Latar Belakang:.Sepakbola merupakan permaian yang membutuhkan stamina dan\ud
daya tahan tubuh yang tinggi dalam bermain. Stamina dan daya tahan atlet dapat\ud
ditentukan dari tingkat kebugaran tubuh, sebab tingkat kebugaran merupakan\ud
indikator dalam menentukan tingkat performa atlet. Kebugaranatlet dapat dilihat dari\ud
pengukuran nilai VO2Max. Kondisi kebugaran fisik secara keseluruhan siswa sekolah\ud
sepak bola (SSB) se Kabupaten Demak sebagian besar (60%) siswa termasuk dalam\ud
kategori sedang, (38%) termasuk dalam kategori baik, dan 2%) siswa termasuk\ud
dalam kategori kurang. Tujuan: Untuk mengetahui pengaruh High intensity interval\ud
training terhadap peningkatan VO2Max pada Pemain Sekolah Sepak Bola. Metode:\ud
Penelitian ini menggunakan metode quasi eksperimental dengan pre dan post test\ud
one group design. Sampel berjumlah 15 orang kemudian diberikan intervensi high\ud
intensity interval training dengan frekuensi 3 kali dalam seminggu selama 4 minggu.\ud
Alat ukur penelitian ini adalah Balke Test. Hasil: Uji normalitas menggunakan\ud
Shapiro wilk test, sedangkan uji statistik menggunakan paired sample t-test hasil\ud
hipotesis p=0,000 (p<0.05). Hal ini menunjukkan bahwa ada pengaruh high intensity\ud
interval training terhadap peningkatan VO2Max pada kelompok perlakuan.\ud
Kesimpulan: Ada pengaruh high intensity interval training terhadap peningkatan\ud
VO2Max pada Pemain Sekolah Sepak Bola.Saran: Dalam penelitian selanjutnya\ud
disarankan menambahkan kuisioner riwayat penyakit dahulu
Is data on this page outdated, violates copyrights or anything else? Report the problem now and we will take corresponding actions after reviewing your request.