Location of Repository

PEMIKIRAN DAUD RASYID TERHADAP UPAYA INGKAR SUNNAH KELOMPOK ORIENTALIS DI INDONESIA

By Khoridatul Mudhiiah

Abstract

Daud Rasyid merupakan intelektual muslim yang kajian spesialisasinya di bidang hadis. Kajian ini penulis mencoba mengangkat sosok spesialis hadis tersebut ketika menyikapi fenomena ingkar Sunnah di Indonesia. Kajian tentang sunnah dalam konteks budaya Indonesia ini sebagian besar disarikan dari buku karangannya Daud Rasyid sendiri yang berjudul as-Sunnah fi> Indun> isiyya:> baina Ans}ar> iha> wa Khusu>miha>. Kajian ini tentang Sunnah dalam konteks budaya Indonesia yang mengungkap tentang fenomena ingkar Sunnah di tanah air. Kajian ini menemukan bahwa fenomena tentang ingkar Sunnah ini mayoritas berada dalam tataran lingkungan akademisi. Kebebasan berpikir menjadikan sebagian intelektul menjadi kemajon dalam berpikir. Walaupun kerancuan berpikir tentang Sunnah yang terjadi di lingkup akademisi belum sepenuhnya dikatakan sebagai ingkar secara hakiki. Namun, sebagian kalangan menganggap bahwa fenomena ini ternyata juga cukup meresahkan masyarakat Islam di Indonesia. Daud Rasyid sebagai pakar hadis yang terkenal agak konservatif amat menyayangkan terjadinya fenomena ingkar Sunnah semacam ini, lebih-lebih jika hal itu bersumber dari pemikiran intelektual muslim sendiri. Kata Kunci: Daud Rasyid, Hadis, Budaya Indonesia, Menolak Hadis. THE THINKING OF DAUd RASYID TO THE REJECTED SUNNAH OF ORIENTALIST IN INDONESIA. Daud Rashid is an intellectual muslim whose studies focus on the hadith. The authors tried to describe this figure when dealing with the phenomenon of breaking Sunnah in Indonesia. Study of the Sunnah in the context of Indonesian culture is largely excerpted from the book Daud Rashid, entitled as-Sunnah fi> Indu>nisiyya>: baina Ans}a>riha> wa Khusu>miha>. Study of the Sunnah in the context of Indonesian culture that reveal about the phenomenon of rejecting the Sunnah in this country. This study found that the majority phenomenon of rejecting this Sunnah are in the academic area. Freedom of thought made some intellectual people think progressively. Although the confusion of thinking about Sunnah that occurred in the scope of academia has not entirely be regarded as essentially rejected. However, some people assume that this phenomenon was also quite disturbing Islamic community in Indonesia. Daud Rashid as renowned the hadith experts who is rather conservative greatly regrets the occurrence of the phenomenon of rejecting the Sunnah of this kind, especially if it comes from their own intellectual muslims thought. Keywords: Daud Rasyid, Hadith, Indonesian Culture, Rejecting Sunnah

Topics: Islam, BP1-253
Publisher: Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Kudus
Year: 2013
OAI identifier: oai:doaj.org/article:8ce7b9097ca743e592bf364bf13b9b5e
Journal:
Download PDF:
Sorry, we are unable to provide the full text but you may find it at the following location(s):
  • https://doaj.org/toc/2476-9479 (external link)
  • https://doaj.org/toc/0854-0594 (external link)
  • http://journal.stainkudus.ac.i... (external link)
  • https://doaj.org/article/8ce7b... (external link)
  • Suggested articles


    To submit an update or takedown request for this paper, please submit an Update/Correction/Removal Request.