Article thumbnail

PERBANDINGAN KINERJA SISTEM MIMO STBC MENGGUNAKAN ANTENA DUAL POLARISASI DAN POLARISASI VERTIKAL

By WAHYU JOKO PRASETYO

Abstract

ABSTRAKSI: MIMO merupakan suatu teknik diversitas yang menggunakan multiple antenna pada sisi pengirim dan penerima untuk mendapatkan peningkatan kapasitas sistem dan diversity gain. Space Time Block Codes dirancang sebagai salah satu skema transmisi MIMO untuk mendapatkan diversitas spasial secara maksimal pada kanal MIMO. Diversitas meningkat dengan bertambahnya antena pengirim dan antena penerima. Untuk mendapatkan penerimaan sinyal yang tidak berkorelasi pada space diversity diperlukan spasi antar elemen antena yang lebar. Tetapi hal ini menjadi suatu masalah saat dimensi yang disediakan untuk antena sangatlah terbatas.Diversitas polarisasi didesain untuk dapat memancarkan sinyal dengan polarisasi yang saling orthogonal untuk menciptakan kanal yang tidak berkorelasi atau independent. Diversitas ini tidak membutuhkan spasi antar elemen antena yang lebar. Pada Tugas Akhir ini dilakukan analisa dan perbandingan kinerja sistem MIMO menggunakan antena dual polarisasi dan antena polarisasi vertikal. Konfigurasi antenna yang disimulasikan meliputi VV-VV, VV-VH, dan VH-VH. Sistem MIMO yang digunakan adalah Space-Time Block Coding (STBC) skema Alamouti dengan dua antena pada sisi transmitter dan receiver. Sebagai pemodelan kanalnya pada Tugas Akhir ini digunakan Spatial Channel Model (SCM).Dari hasil simulasi, penggunaan antena dual polarisasi dan polarisasi vertikal pada sistem MIMO STBC mempunyai kinerja yang sama pada saat user dalam keadaan diam. Saat user bergerak, sistem MIMO STBC dengan antena polarisasi vertikal spasi 2λ pada transmitter dan 0,5 λ pada receiver mempunyai performansi yang lebih baik. Tetapi ketika spasi antena dirubah menjadi 1λ antena dual polarisasi memberikan performansi yang lebih baik pada sistem MIMO STBC 2x2. Pada saat kecepatan user 30 km/jam, BER 10-4 dicapai dengan SNR ± 10,5 dB selisih 1 dB terhadap penggunaan antena polarisasi vertikal yaitu ± 11,5 dB.Kata Kunci : MIMO, STBC, DUAL POLARISASI, POLARISASI VERTIKAL, SCMABSTRACT: MIMO is a diversity technique that uses multiple antennas at both transmitter and receiver to get the capacity and gain diversity. Space Time Block Codes is one of the MIMO transmission scheme to get the optimum of spatial diversity at the MIMO channel. Diversity increased according to the number of antenna at both transmitter and receiver. To get the received uncorrelated signal at space diversity, there are need large separation between adjacent antennas. It becomes the problem while dimension of the separated antennas are limited.Polarization diversity designed to radiate with orthogonal radiation polarization to create uncorrelated channel. That diversity does not need large separation between adjacent antennas. This final assignment compared and analyzed the performance of MIMO system using dual polarized antennas and vertically polarized antenna. There are three configuration of antenna; they are VV-VV, VV-VH, and VH-VH. MIMO system that used is Space Time Block Code Alamouti scheme with two antennas at both transmitter and receiver. Spatial Channel Model (SCM) is the channel modeling that used at this final assignment.From the simulation result, MIMO STBC system using dual polarized and vertically polarized antennas have the same performance for the V=0 km/jam. While the user move with velocity vector, MIMO STBC system using vertically polarized with spacing 2λ at the transmitter and spacing 0.5 λ at the receiver have a better performance. But when the antenna spacing changed to 1 λ, dual polarized antennas give a better performance for the MIMO STBC system. For the velocity of user are 30 km/jam, BER 10-4 need 10.5 dB of SNR. There are different performance about 1dB than using vertically polarized antenna that is 11.5 dB.Keyword: MIMO, STBC, DUAL POLARIZED, VERTICALLY POLARIZED, SC

Topics: Transmisi Telkom
Publisher: Universitas Telkom
Year: 2009
OAI identifier: oai:openlibrary.telkomuniversity.ac.id:111051037
Provided by: Open Library

Suggested articles


To submit an update or takedown request for this paper, please submit an Update/Correction/Removal Request.