Jurnal Kedokteran Universitas Lampung
Not a member yet
    253 research outputs found

    Susunan Redaksi

    Get PDF
    Susunan Redaks

    Daftar Isi

    Get PDF
    Daftar Is

    Mitra Bestari

    Get PDF
    Mitra Bestar

    Cover Agromedicine

    No full text
    Cover Agromedicin

    Peran Estrogen Receptor (ER), Progesteron Receptor (PR), dan Human Epidermal Growth Factor Receptor 2 (HER-2) untuk Memprediksi Stadium Klinis Kanker Payudara

    Get PDF
    Kanker payudara adalah suatu penyakit yang banyak menyerang wanita dan merupakan penyebab kematian terbesar pada wanita. Diagnosis kanker payudara sendiri diperoleh dengan cara pengambilan biopsi jarum halus sebelum prosedur bedah. Kemudian dilakukan pemeriksaan selanjutnya yaitu pemeriksaan reseptor penanda dari kanker seperti pemeriksaan Estrogen Reseptor (ER), Progesteron Reseptor (PR), dan Human Epidermal Growth Factor Receptor 2 (HER-2). Tujuan penelitian ini adalah untuk menilai hubungan antara status ER, PR, HER-2 dengan status stadium klinis pasien kanker payudara. Penelitian ini dilakukan pada bulan September hingga Oktober 2015 di Rumah Sakit Umum Daerah Abdoel Moeloek Bandar Lampung menggunakan metode Observasional Analitik dengan pendekatan cross sectional. Pengambilan sampel dilakukan dengan cara consecutive sampling, didapatkan sebesar 68 responden. Pada penelitian hubungan status ER dan PR dengan status stadium klinis didapatkan hubungan antara status ER dan PR dengan status stadium klinis bermakna dibuktikan dengan nilai (p=0,015) dan (p=0,019), untuk nilai korelasinya didapatkan (r=-0,293) dan (r=-0,283) hubungan bersifat terbalik, sedangkan untuk hubungan status HER2 dengan stadium klinis didapatkan nilai tidak bermakna dibuktikan dengan nilai (p=0,195).Kata kunci: estrogen receptor, human epidermal growth factor receptor 2, kanker payudara, progesteron recepto

    Efektivitas Kulit Batang Bakau Minyak (Rhizopora apiculata) sebagai Antioksidan

    Get PDF
    Senyawa antioksidan adalah senyawa pemberi elektron (elektron donor) yang dapat menurunkan kadar radikal bebas dan membantu mengurangi atau mencegah dampak stress oksidatif akibat radikal bebas. Banyak bahan alam asli Indonesia mengandung antioksidan yang belum diketahui oleh masyarakat. Penggunaan bahan alam yang mengandung antioksidan membantu meningkatkan kualitas kesehatan individu dengan biaya relatif lebih terjangkau. Tumbuhan bakau minyak (Rhizopora apiculata) merupakan salah satu tanaman di Indonesia, sumber alami kaya antioksidan. Tumbuhan ini memiliki kandungan banyak antioksidan seperti senyawa alkaloid, flavonoid, triterpenoid, steroid, saponin dan tanin. Metode Penangkapan Radikal Bebas dengan metode 2,2’-Difenil-1-pikrilhidrasil (DPPH) ekstrak metanol kulit batang bakau menghasilkan IC50: 3,31 μgmL-1, pada ekstrak metanol batang didapatkan IC50: 30 μgmL-1, nilai terendah terdapat pada ekstrak metanol akar didapatkan IC50: 53,2 μgmL-1. Penangkapan radikal bebas dengan metode Asam 2,2-Azinobis(3-etilbenzatiazolin)-6-sulfonat (ABTS) pada kulit batang menghasilkan IC50: 18,47 3 μgmL-1. Nilai IC50 pada ekstrak metanol akar adalah 55,54 μgmL-1. Nilai IC50 terendah adalah ekstrak metanol batang dengan nilai IC50 sebesar 77.12 μgmL-1. Metode Penangkapan Radikal Bebas 2,2’-Difenil-1-pikrilhidrasil (DPPH) dan Metode Penangkapan Radikal Bebas Asam 2,2-Azinobis(3-etilbenzatiazolin)-6-sulfonat (ABTS) menunjukkan ekstrak kulit batang bakau merupakan bagian yang paling potensial sebagai antioksidan. Aktivitas antioksidan tertinggi pada kulit batang Rhizopoda apiculata dapat mengangkap radikal bebas adalah senyawa tanin.Kata kunci: antioksidan, radikal bebas, tanaman bakau minyak (Rhizopora apiculata), tani

    Pengaruh Pemberian Kayu Manis (Cinnamomum cassia) Terhadap Penurunan Gula Darah Pada Penderita Diabetes Melitus Tipe 2

    Get PDF
    Diabetes melitus tipe 2 adalah penyakit metabolik yang ditandai dengan tingginya kadar gula darah(hiperglikemia). Penyakit ini terjadi ketika pankreas tidak cukup dalam memproduksi insulin atau ketika tubuh tidak efisien menggunakan insulin itu sendiri. WHO memperkirakan kenaikan jumlah penderita diabetes melitus di Indonesia dari 8,4 juta pada tahun 2000 menjadi sekitar 21,3 juta pada tahun 2030. Salah satu tanaman yang dapat menurunkan gula darah adalah kayu manis (Cinnamomim casiia). Tanaman ini berasal dari genus Cinnamomum yang merupakan tumbuhan khas Sri Langka, tumbuh di daerah bersuhu 10-23oC dengan ketinggian 100-1200 m dpl. Kandungan bioaktif pada kayu manis (Cinnamomim casiia) yaitu asam cinnamat yang dapat menghambat enzim HMG-CoA reduktase hepar dan menurunkan peroksidasi lipid di hepar, cinnamaldehid yang memiliki efek meningkatkan transport glukosa oleh GLUT 4 pada sel adiposa dan otot skeletal sehingga dapat menurunkan glukosa darah, polifenol dan flavonoid yang memiliki kemampuan menangkap radikal bebas terutama pada sel β pankreas.Kata kunci: diabetes melitus tipe 2, kayu manis (cinnamomum cassia), penurunan gula dara

    Penatalaksanaan Kehamilan dengan Tuberkulosis Paru

    No full text
    Tuberkulosis (TB) adalah penyakit infeksi menular yang disebabkan oleh Mycobakterium tuberkulosis dan masih menjadi masalah kesehatan utama dunia terutama di negara berkembang seperti Indonesia. World Health Organization (WHO) menyatakan bahwa sepertiga penduduk dunia telah terinfeksi kuman TB. Tuberkulosis di Indonesia menduduki peringkat lima besar dunia bersama India, China, Filipina dan Pakistan. Angka prevalensi TB di Indonesia pada tahun 2016 adalah 391 per 100.000 penduduk, dimana hampir separuhnya adalah wanita pada usia produktif dan sekitar 1-3% merupakan wanita hamil yang menderita TB. Selama kehamilan dapat terjadi transmisi basil TB ke janin, biasanya terjadi secara limfatik, hematogen atau secara langsung. Diagnosis klinis TB pada kehamilan lebih sulit karena gejala yang muncul seperti kelelahan, sesak nafas, berkeringat, lemas, batuk, dan demam ringan mirip dengan gejala fisiologis kehamilan. World Health Organization sangat merekomendasikan skrining gejala dan pemeriksaan Xpert MTB (Mycobacterium tuberculosis)/RIF (Resistance to Rifampin) untuk mendiagnosis TB pada kehamilan. Pengobatan TB pada kehamilan sama seperti wanita yang tidak hamil. Dalam pengobatan menggunakan OAT (Obat antituberkulosis) seperti isoniazid, rifampisin, atau etambutol harus diperhatikan efek teratogenik pada janin. TB yang tidak diobati atau TB yang diobati terlambat dapat mengarah ke peningkatan morbiditas neonatal, berat lahir rendah, prematuritas, dan peningkatan komplikasi kehamilan, termasuk peningkatan morbiditas ibu, aborsi, perdarahan post partum, komplikasi persalinan, dan pre-eklampsia.Kata kunci: kehamilan, OAT, tuberkulosis paru

    Penggunaan Air Tajin (Air Beras) untuk Rehidrasi Oral pada Penatalaksanaan Demam Dengue

    No full text
    Demam dengue adalah salah satu masalah kesehatan masyarakat utama di Indonesia. Lebih dari separuh anak di daerah perkotaan terinfeksi demam dengue pada usia 5 tahun, dan lebih dari 80 persen telah terinfeksi virus ini setidaknya satu kali pada usia 10 tahun. Penyakit ini memiliki spektrum klinis yang luas sehingga mencakup manifestasi klinis yang beragam dari tidak menunjukkan gelaja hingga parah. Komplikasi utama demam dengue jika tatalaksana yang tidak adekuat adalah dengue shock syndrome, kejang demam, perdarahan dan dehidrasi. Terdapat beberapa manajemen terapi yang dapat diberikan dalam penatalaksanaan dehidrasi, untuk mengganti cairan yang hilang akibat kebocoran plasma, demam dan muntah/diare, salah satunya air tajin (air beras). Larutan rehidrasi oral, contohnya air tajin, memang sudah diakui aman dan efektif secara klinis untuk pengobatan pasien dengan diare atau kekurangan cairan dan dianggap sebagai terapi efektif untuk pengobatan dehidrasi ringan-sedang. Air beras merupakan cairan yang diperoleh setelah menguras beras yang akan dimasak, air ini memiliki keunggulan gizi dalam memberikan kalori lebih banyak dalam rehidrasi dari pada oral rehydration solution (ORS) dan keuntungan osmolarnya yaitu dapat melepaskan karbohidrat di usus secara bertahap. Air ini memiliki keunggulan gizi dalam memberikan kalori lebih banyak dalam rehidrasi dari pada formula larutan rehidrasi oral. Sehingga ini bisa menjadi salah satu pilihan alternatif terapi rehidrasi oral pada demam dengue.Kata kunci: air beras, air tajin, dehidrasi, demam dengue, rehidrasi oral

    Efektifitas Pelatihan Kader Posyandu Dalam Peningkatan Cakupan Imunisasi Di Desa Gunungtiga, Kecamatan Ulubelu, Kabupaten Tanggamus, Lampung

    Get PDF
    Imunisasi merupakan suatu tindakan efektif pencegahan penyakit dan kematian balita di Indonesia. Kebijakan penyelenggaraan imunisasi ini dilaksanakan oleh semua sektor, terutama posyandu. Posyandu merupakan pelayanan kesehatan utama ibu dan anak bersumber daya masyakarat yang tenaga utama pelaksana posyandu adalah kader posyandu. Pelatihan kader posyandu di Desa Gunungtiga perlu dilakukan karena kurangnya keterampilan dan pengetahuan, serta jauhnya akses pelayanan kesehatan. Tujuan dilakukannya penelitian ini adalah untuk mengetahui adanya pengaruh pelatihan kader posyandu terhadap kemampuan dan pengetahuan kader mengenai cakupan imunisasi di Desa Gunungtiga, Tanggamus, Lampung. Penelitian ini adalah pre-eksperimen dengan menggunakan desain One group Pretest Posttest. Pengambilan sampel menggunakan metode simple random sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kuisioner pengetahuan. Rerata nilai pre-test kader sebelum pelatihan adalah 37,03 dan rerata nilai post-tes adalah 79,62. Hasil uji paired t test menunjukkan bahwa peningkatan pengetahuan ini secara statistik signifikan dengan nilai p = 0,000 ( α<0,05). Kesimpulan, terdapat pengaruh yang signifikan dari adanya pelatihan terhadap kemampuan dan pengetahuan kader mengenai cakupan imuNisasi di Desa Gunungtiga.Kata kunci: imunisasi, kader posyandu, pelatihan

    168

    full texts

    253

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Jurnal Kedokteran Universitas Lampung is based in Indonesia
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇