Etheses of Maulana Malik Ibrahim State Islamic University

    Tingkat pengetahuan dan perilaku Swamedikasi Maag Pada Mahasiswa Thailand di Malang

    Get PDF
    مستخلص البحث التعليم الذاتي او النفسي هو وسيلة للرعاية الذاتية من قبل الجمهور ضد الأمراض الشائعة التي يعاني منها. في هذا الوقت ، يقوم العديد من الإندونيسيين بالتطبيب الذاتي كمحاولاتهم الأولى لمعالجة مرضهم. ومع ذلك ، إذا لم يتم تنفيذ الدواء نفسه بشكل صحيح ، فإنه في الواقع يخلق مشكلة جديدة لا تشفي المرض بسبب المقاومة البكتيرية والاعتماد عليها. مستوى المعرفة له وظيفة كمعلومات داعمة عند إجراء التلقيح حتى يكون استخدامه مناسبًا. يجب أن يكون الطلاب كجيل صغير مجهزين بالمعرفة حتى يتمكنوا من القيام بسلوك العلاج الذاتي بشكل جيد. المرض الذي يسهل مهاجمته في الفئة العمرية المنتجة هو قرحة. القرحة هي مرض خفيف يهاجم الجهاز الهضمي ويمكن التغلب عليه عن طريق التداوي الذاتي. كان الغرض من هذه الدراسة هو تحديد مستوى معرفة وسلوك التطبيب الذاتي للقرحة لدى الطلاب التايلانديين في مالانج. هذا البحث هو نوع من البحث الميداني مع تصميم بحث وصفي نوعي. تستخدم تقنية أخذ العينات أخذ العينات غير الاحتمالية مع نهج أخذ العينات الهدف كانت العينة المستخدمة في هذه الدراسة 65 مستجيبا. أجريت الدراسة في مارس 2020 وأظهرت النتائج أن 3.1 ٪ من المشاركين لديهم مستويات منخفضة جدًا من المعرفة ، و 6.2 ٪ صُنِّفوا على أنهم منخفضون ، و 41.5 ٪ صُنِّفوا على أنهم مناسبون ، و 49.2 صُنِّفوا على أنهم مرتفعون. أما فيما يتعلق بسلوك التطبيب الذاتي ، فيظهر أن 6.2 ٪ يعانون من قرحة التطبيب الذاتي المصنفةعلى أنها غير كافية ، و 40 ٪ كافية و 53.8 ٪ مصنفة على أنها جيدة. ENGLISH Self-medication is a way of self-care by the public against common illnesses suffered. At this time, many Indonesians are doing self-medication as their first attempt at tackling their condition . However, if the medication itself is not carried out correctly, it creates a new problem that does not heal the disease due to bacterial resistance and dependence. The level of knowledge has a function as supporting information when conducting self-medication so that its use can be appropriate. Students, as young generations, must be equipped with the ability to be able to do self-medicated behavior well. The disease that is easy to attack in the productive age range is an ulcer. The ulcer is a mild disease that attacks the digestive tract and can be overcome by self-medication. This study aimed to determine the level of ulcer self-medication knowledge and behavior in Thai students in Malang. This research is a type of field research with a descriptive qualitative research design. The sampling technique uses non-probability sampling with a purposive sampling approach. The sample used in this study was 65 respondents. The study was conducted in March 2020. The results showed that 3.1% of respondents had very low levels of knowledge, 6.2% were classified as low, 41.5% were classified as adequate and 49.2 were classified as high. As for self-medication behavior, it shows that 6.2% have ulcer self-medication behavior which is classified as insufficient, 40% is sufficient and 53.8% is classified as good. INDONESIA Swamedikasi merupakan suatu cara perawatan sendiri oleh masyarakat terhadap penyakit yang umum diderita. Pada saat ini, masyarakat Indonesia banyak yang melakukan swamedikasi sebagai usaha pertama dalam menanggulangi penyakit yang dialaminya. Namun bila pengobatan sendiri tidak dilakukan secara benar justru menimbulkan masalah baru yaitu tidak sembuhnya penyakit karena adanya resistensi bakteri dan ketergantungan. Tingkat pengetahuan memiliki fungsi sebagai informasi pendukung saat melakukan swamedikasi agar penggunaannya dapat tepat. Mahasiswa sebagai generasi muda harus dibekali dengan pengetahuan agar mampu melakukan perilaku swamedikasi dengan baik. Penyakit yang mudah menyerang pada rentang usia produktif adalah maag. Maag merupakan penyakit ringan yang menyerang saluran pencernaan dan bisa diatasi dengan swamedikasi. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui tingkat pengetahuan dan perilaku swamedikasi maag pada mahasiswa Thailand di Malang. Penelitian ini merupakan jenis penelitian lapangan dengan rancangan penelitian deskriptif kualitatif. Teknik pengambilan sampel menggunakan non probability sampling dengan pendekatan purposive sampling. Sampel yang digunakan pada penelitian ini sebanyak 65 responden. Pengambilan data dilakukan pada bulan Maret 2020. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 3,1% responden memiliki tingkat pengetahuan yang tergolong sangat rendah, 6,2% tergolong rendah, 41,5% tergolong cukup dan 49,2 tergolong tinggi. Sedangkan untuk perilaku swamedikasi menunjukkan bahwa 6,2% memiliki perilaku swamedikasi maag yang tergolong kurang, 40% tergolong cukup dan 53,8% tergolong baik

    Hubungan dukungan sosial dengan resiliensi penghafal Al-Qur'an di Pondok Pesantren Nurul Huda Mergosono Kota Malang

    Get PDF
    INDONESIA: Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan mengenai hubungan dukungan sosial dengan resiliensi pada penghafal al-Qur’an di Pondok Pesantren Nurul Huda Mergosono Malang. Resiliensi penting dimiliki oleh setiap individu untuk menghadapi, mengatasi, memperkuat, dan atau mengubah dirinya dari keadaan sulit (Grotberg, 1995). Keadaan sulit yang dihadapi oleh para penghafal al-Qur’an ini diantaranya adalah membuat hafalan dan mempertahankan hafalan sehngga dibutuhkan kompetensi dan kepercayaan diri. Smet (1994 dalam Kumalasari & Ahyani, 2012) mengungkapkan bahwa individu akan lebih merasa tenang, diperhatikan, percaya diri dan kompeten dalam menjalankan aktivitasnya jika ia mendapatkan dukungan dari lingkungannya. Subjek penelitian adalah 54 penghafal al-Qur’an di Pondok Pesantren Nurul Huda Mergosono Malang. Pada penelitian ini, dukungan sosial merupakan variabel bebas (X) dan resiliensi adalah variabel terikat (Y). Instrumen yang digunakan adalah skala yang dikembangkan secara pribadi oleh peneliti berdasarkan pada sumber-sumber dukungan sosial menurut Zimet, Dahlem, Zimet, & Karley (1988) yakni family, friend, dan significant other. Sedangkan untuk variabel resiliensi berdasarkan aspek-aspek menurut Reivich & Shatte (2002) yakni regulasi emosi, pengendalian impuls, optimisme, causal analysis, empati, efikasi diri, dan reaching out. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa mayoritas subjek memiliki tingkat dukungan sosial tinggi sebesar 74,1% serta memiliki tingkat resiliensi tinggi sebesar 50%. Dukungan sosial terbukti memiliki hubungan yang positif namun rendah dengan nilai koefisien sebesar 0,328 dan nilai signifikansi sebesar 0,016 dengan resiliensi. ENGLISH: This study aims to explain the relationship of social support with resilience in memorizing al-Qur'an at Nurul Huda Mergosono Islamic Boarding School in Malang. Important resilience is owned by every individual to face, overcome, strengthen, and or change themselves from difficult circumstances (Grotberg, 1995). Difficult circumstances faced by the memorizers of the Qur'an include making memorization and maintaining memorization so that competence and confidence are needed. Smet (1994 in Kumalasari & Ahyani, 2012) revealed that individuals will feel more calm, cared for, confident and competent in carrying out their activities if they get support from their environment. The subjects were 54 memorizers of the Koran at the Nurul Huda Mergosono Islamic Boarding School in Malang. In this study, social support is an independent variable (X) and resilience is a dependent variable (Y). The instrument used is a scale that was developed personally by researchers based on sources of social support according to Zimet, Dahlem, Zimet, & Karley (1988), namely family, friends, and significant others. As for the resilience variable based on aspects according to Reivich & Shatte (2002) namely emotional regulation, impulse control, optimism, causal analysis, empathy, self-efficacy, and reaching out. The results of this study indicate that the majority of subjects have a high level of social support of 74.1% and have a high level of resilience of 50%. Social support is proven to have a positive but low relationship with a coefficient value of 0.328 and a significance value of 0.016 with resilience. ARABIC: تهدف هذه الدراسة إلى شرح علاقة الدعم الاجتماعي بالمرونة في حفظ القرآن في مدرسة نور الهدى ميرغوسونو الإسلامية الداخلية في مالانج. يمتلك كل فرد القدرة على الصمود في وجه الظروف القاسية أو التغلب عليها أو تقويتها أو تغييرها (Grotberg. 1995) . تشمل الظروف الصعبة التي يواجهها مقدمو القرآن صنع الحفظ والحفاظ على الحفظ بحيث تكون هناك حاجة للكفاءة والثقة. كشفت 1994) ,Smet في (2012,Kumalasari & Ahyani أن الأفراد سوف يشعرون بمزيد من الهدوء والعناية والثقة والكفاءة في تنفيذ أنشطتهم إذا حصلوا على الدعم من بيئتهم. وكانت الموضوعات 54 من الحفظ القرآن في مدرسة نور الهدى Mergosono الإسلامية الداخلية في مالانج. في هذه الدراسة ، يعد الدعم الاجتماعي متغيرًا مستقلاً (X) والمرونة هي متغير تابع (Y). الأداة المستخدمة هي مقياس تم تطويره شخصيًا من قِبل الباحثين استنادًا إلى مصادر الدعم الاجتماعي وفقًا لـ Zimet و Dahlem و Zimet وKarley (1988) أي العائلة والأصدقاء وغيرهم. بالنسبة لمتغير المرونة بناءً على الجوانب وفقًا لـReivich & Shatte (2002) وهي التنظيم العاطفي والتحكم في الدافع والتفاؤل والتحليل السببي والتعاطف والفعالية الذاتية والتواصل. تشير نتائج هذه الدراسة إلى أن غالبية الأشخاص يتمتعون بمستوى عالٍ من الدعم الاجتماعي بنسبة 74.1 ٪ ولديهم مستوى عال من المرونة قدره 50 ٪. ثبت أن الدعم الاجتماعي له علاقة إيجابية ولكن منخفضة مع قيمة معامل 0.328 وقيمة دلالة 0.016 مع الم

    Pengaruh ekstrak etanol daun lampes (Ocimum Sanctum L.) terhadap jumlah makrofag pada tunika intima aorta kelinci model aterosklerosis ditinjau dari gambaran histopatologi

    Get PDF
    ABSTRACT Coronary heart disease is still the leading cause of death worldwide with an increasing trend. This disease is caused by the narrowing of the coronary arteries, and atherosclerosis is one of the risk factors. Atherosclerosis occurs in the tunica intima and is characterized by progressive hardening and narrowing of the arteries due to fat deposits and inflammation. Macrophages are one of the main immune cells that play role in atherosclerotic lesions. The lampes plant (Ocimum sanctum L.) has been shown to reduce lipid levels, reduce ROS and inflammation, but the use of lampes as an alternative medicines to prevent the development of atherosclerotic lesions is still limited. The purpose of this study was to prove the effect of the lampes leaves (Ocimum sanctum L.) on the number of macrophages in the tunica intima aorta on atherosclerosis model of New Zealand White rabbit. The research was experimental with post-test only control group method, using 25 rabbits which were divided into 5 random groups, namely the negative control group (without treatment), positive control group (without lampes leaf extract), group treatment 1 (10 mg/kg body weight of lampes leaf extract), group treatment 2 (25 mg/kg body weight of lampes leaf extract), and group treatment 3 (50 mg/kg body weight of lampes leaf extract). Atherogenic diets given in this study were cow brain and NOVA pellets. The lampes leaf was extracted using the UAE method with 96% ethanol, solvent for 3x2, then evaporated using a rotary evaporator at 45.40oC. After 45 days the rabbit was terminated and the number of macrophages was seen histopathologically, using a Nikon Eclipse E200 microscope with 400x magnification in 10 visual fields. The results showed an average decrease in the number of macrophages according to the dose (positive control 5 ± 0.42947, P1 4 ± 1.01921, P2 4 ± 0.27822, and P3 3 ± 0.27889). Statistically, the data were significant (p = 0,000). Based on these results, it can be concluded that there was an increase in the number of macrophages in rabbit models that were given an atherogenic diet with cow brain and NOVA pellets with a composition of 0.3-2% cholesterol and 4-8% fat, and administration of ethanol extract of lampes leaves able to reduce the number of macrophages in the tunica intima aorta on atherosclerotic model of rabbit reviewed histopathologically. ABSTRAK Penyakit jantung koroner masih menjadi penyebab utama kematian di seluruh dunia dengan tren yang terus meningkat. Penyakit ini disebabkan karena adanya penyempitan arteri koroner, dan aterosklerosis menjadi salah satu faktor risikonya. Aterosklerosis terjadi di tunika intima, ditandai dengan adanya pengerasan serta penyempitan arteri secara progresif akibat timbunan lemak dan disertai peradangan. Makrofag merupakan salah satu sel imun utama yang berperan dalam lesi aterosklerosis. Tanaman lampes (Ocimum sanctum L.) dapat menurunkan kadar lipid, mengurangi ROS dan inflamasi, namun pemanfaatan lampes sebagai obat alternatif dalam pencegahan perkembangan lesi aterosklerosis masih terbatas. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk membuktikan pengaruh daun lampes (Ocimum sanctum L.) terhadap jumlah makrofag di tunika intima aorta kelinci New Zealand White model aterosklerosis. Penelitian bersifat eksperimental dengan metode post-test only control group, menggunakan 25 ekor kelinci yang dibagi menjadi 5 kelompok acak, yaitu kelompok kontrol negatif (tanpa perlakuan), kontrol positif (tanpa ekstrak daun lampes), perlakuan 1 (10 mg/kgBB ekstrak daun lampes), perlakuan 2 (25 mg/kgBB ekstrak daun lampes), dan perlakuan 3 (50 mg/kgBB ekstrak daun lampes). Diet aterogenik yang diberikan menggunakan otak sapi dan pelet NOVA. Daun lampes diekstraksi menggunakan metode UAE dengan pelarut etanol 96% selama 3x2 menit, selanjutnya dilakukan evaporasi menggunakan rotary evaporator pada suhu 45,40C. Setelah 45 hari, kelinci diterminasi dan dilihat jumlah makrofag secara histopatologi menggunakan mikroskop Nikon Eclipse E200 dengan perbesaran 400x dalam 10 lapang pandang. Hasil penelitian menunjukkan penurunan rata-rata jumlah makrofag sesuai dengan pemberian dosis (kontrol positif 5 ± 0,42947, P1 4 ± 1,01921, P2 4 ± 0,27822, dan P3 3 ± 0,27889). Secara statistik, data bersifat signifikan (p=0,000). Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa terjadi peningkatan jumlah makrofag pada model kelinci yang diberi diet aterogenik dengan otak sapi dan pelet NOVA dengan komposisi kolesterol 0,3-2% dan lemak 4-8% serta pemberian ekstrak etanol daun lampes (Ocimum sanctum L.) mampu menurunkan jumlah makrofag pada tunika intima aorta kelinci model aterosklerosis ditinjau secara histopatologi

    تطبيق الطريقة المباشرة في تعليم مهارة الكلام على أساس الأسلوب القرآني في المدرسة الثانوية الحكومية الأولى بقدس

    Get PDF
    مستخلص البحث إن الطريقة المباشرة هي الطريقة التي تستخد لغة الهدف لتعليم اللغة بدون استخدام لغة الأم. كانت المدرسة الثانوية الحكومية الأولى بقدس التي أحسنت للقيام بعملية تعليم اللغة العربية. وبعد أن قام الباحث بالملاحظة هناك، وجد الباحث أن تعليم اللغة العربية هناك بستخدام الطريقة المباشرة، أي أن هذه المدرسة لا يستخدم اللغة الإندونيسية في تعليم اللغة العربية. أهداف هذا البحث إلى تحديد خطوات تطبيق الطريقة المباشرة في تعليم مهارة الكلام على أساس الأسلوب القرآني لطلاب الفصل الحادي عشر قسم الرياضيات وعلوم الطبيعية 5 في المدرسة الثانوية الحكومية الأولى بقدس، ومعرفة دواعي وعوائقها. استخدم الباحث المدخل الكيفي على منهج الوصفي بدراسة الحالة. كانت أساليب جمع البيانات المستخدمة هي المقابلة والملاحظة والوثائق. طريقة تحليل البيانات المستخدمة هي الوصفي التحليلي. نتائج هذا البحث يعني: 1) إن خطوات تطبيق الطريقة المباشرة في تعليم مهارة الكلام على أساس الأسلوب القرآني في المدرسة الثانوية الحكومية الأولى بقدس هي: يبدأ المعلم الدرس بإلقاء السلام، ويسأل المعلم عن موضوع الدرس الأخير، يعطي المعلم جملة جديدة التي تم تطويرها على أساس الأسلوب القرآني المصحوب بشرح، يقرأ المعلم الجملة ويتبعها الطلاب و يطلب المعلم من الطلاب تطوير جمل جديدة من الأمثلة، يختتم المعلم الدرس بالدعاء والسلام. 2) إن مزاياها هي أن كثير من الطلاب لهم كفاءة في الكلام باللغة العربية، سهل تطبيقه، تطبيقه على أساس الأسلوب القرآن يساعد الطلاب على حفظ القرآن وفهمه. وأن عوائقها هي أنه ليس كل المعلمين لديهم مهارات جيدة في اللغة العربية، صعب تطبيقه لطلاب الذين لم يعودو باللغة الأجنبية. ABSTRACT The direct method is a method that directly uses a foreign language in learning languages without using the mother tongue. MAN 1 Kudus is a school that does Arabic learning well. After conducting the research, the researchers found that the teacher did not use Indonesian in teaching Arabic. However, students were able to learn Arabic well. This study aims to determine the steps of applying the direct method in learning speaking skills based on the style of the Al-Qur'an language for students of class XI MIPA 5 in MAN 1 Kudus, knowing the advantages and disadvantages of the direct method in learning speaking skills based on the style of the Al-Qur’an language for grade XI MIPA 5 students in MAN 1 Kudus. This research uses a qualitative approach and type of case study research. The data collection methods used were interviews, observation, and documentation. The data analysis method used is descriptive analysis. The results of this study are: 1) the steps of applying the direct method in learning speaking skills based on the style of the Qur'an in MAN 1 Kudus are: First, the teacher starts the lesson with greetings and prayers. Second, the teacher asks about the title of the course. Third, the teacher checks the attendance list. Fourth, the teacher gives a new sentence that is developed based on the style of the Qur'an, accompanied by an explanation. Fifth, the teacher reads the sentences, and the students follow it. Sixth, the teacher asks the students to develop a new sentence from the example given. Last, the teacher concludes and closes the lessons with prayers and greetings. 2) the advantages of the direct method of improving speaking skills based on the style of the Qur'an language in MAN 1 Kudus are: first, many students in MAN 1 Kudus can speak Arabic. Second, this method is easy to apply. Third, students have mastery of pronouncing sentences well. Fourth, students are not afraid of being wrong in speaking Arabic. Third, the application based on the Qur'an language style that helps students understand the Qur'an meaning. Lack of this methods are: first, not all the teachers are good at speaking Arabic. Second, this method is quite challenging to apply to students who are not familiar with foreign languages. Last, this method requires more time to explain and understand the lesson. ABSTRAK Metode langsung adalah metode yang langsung menggunakan bahasa asing dalam mempelajari bahasa tanpa menggunakan bahasa ibu. MAN 1 Kudus adalah sekolah yang melakasanakan pembelajaran bahasa Arab dengan bagus. Setelah melakukan penelitian disana, peneliti menemukan bahwa pembelajaran bahasa Arab disana menggunakan metode langsung, guru tidak menggunakan bahasa Indonesia dalam mengajar bahasa Arab, meskipun demikian siswa mampu mempelajari bahasa arab dengan baik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui langkah-langkah penerapan metode langsung dalam pembelajaran keterampilan berbicara berdasarkan gaya bahasa Al-Qur’an untuk siswa kelas XI MIPA 5 di MAN 1 Kudus, mengetahui kelebihan dan kekurangan metode langsung dalam pembelajaran keterampilan berbicara berdasarkan gaya bahasa Al-Qur’an untuk siswa kelas XI MIPA 5 di MAN 1 Kudus. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan jenis penelitian studi kasus. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, observasi dan dokumentasi. Metode analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif. Hasil dari penelitian ini adalah: 1) langkah-langkah penerapan metode langsung dalam pembelajaran keterampilan berbicara berdasarkan gaya bahasa Al-Qur’an di MAN 1 Kudus adalah: guru memulai pelajaran dengan salam dan doa, guru bertanya tentang judul pelajaran, guru membaca absen, guru bertanya tentang tema pelajaran terakhir, guru memberi kalimat baru yang dikembangkan berdasarkan gaya bahasa Al-Qur’an disertai dengan penjelasan, guru membaca kalimat tersebut dan siswa mengikutinya, guru meminta siswa untuk mengembangkan kalimat baru dari contoh yang diberikan, guru menyimpulkan pelajaran dan menutup pelajaran dengan doa dan salam. 2) kelebihan metode langsung pada pembelajaran keterampilan berbicara berdasarkan gaya bahasa Al-Qur’an di MAN 1 Kudus adalah banyak siswa di MAN 1 Kudus bisa berbicara dengan bahasa arab, metode ini mudah diterapkan, siswa memiliki penguasaan mengucap kalimat dengan bagus, para siswa tidak takut salah untuk berbicara bahasa arab, penerapannya berdasarkan gaya bahasa Al-Qur'an membantu siswa dalam menghafal dan memahami Al-Qur'an. Kekuranganya adalah tidak semua guru memiliki kemampuan bahasa arab bagus, metode ini sulit diterapkan kepada siswa yang belum terbiasa dengan bahasa asing, metode ini membutuhkan waktu lebih banyak untuk menjelaskan dan memahami pelajaran

    Perancangan griya batik jonegoroan di kabupaten Bojonegoro dengan pendekatan dekonstruksi

    Get PDF
    Abstrak: Negara Indonesia mempunyai kemajemukan budaya yang sangat beragam, ciri khas yang berbeda satu sama lain, dan ketika kemajemukan dan kekayaan itu menyatu menjadi satu bangsa, maka yang muncul adalah sebuah keindahan. Kebudayaan daerah tercermin dalam berbagai aspek kehidupan masyarakat di seluruh daerah di Indonesia. Setiap daerah memilki ciri khas kebudayaan yang berbeda. Aspek- aspek keberagaman budaya indonesia sangatlah banyak, diantaranya rumah adat, upacara adat, aksara, teater dan drama, tarian, lagu, seni gambar dan lukis, pakaian adat dan lain sebagainya. Batik merupakan salah satu keanekaragaman budaya di Indonesia. Batik adalah kain bermotif yang pembuatannya dengan menuliskan atau menerakan malam dan pewarna pada kain itu, kemudian pengolahannya diproses dengan cara tertentu yang memiliki kekhasan. Bojonegoro merupakan salah satu kabupaten yang aktif dalam melestarikan budaya batik. Hal ini terbukti dengan Bojonegoro memiliki batik khasnya sendiri, yaitu batik jonegoroan. Namun peminat batik jonegoroan dari masyarakat dan kalangan muda tergolong kurang, sebagian besar peminat merupakan Pegawai Negeri Sipil (PNS). Hal ini bisa disebabkan dengan masyarakat yang kurang mengenal batik jonegoroan, untuk itu perlu adanya wadah atau fasilitas untuk melestarikan dan mengenalkan batik jonegoroan kepada masyarakat. Menarik minat masyarakat salah satunya falilitas tersebut harus menarik dengan memunculkan ciri khas. Pendekatan dekonstruksi dianggap mampu menjawab masalah tersebut, dengan memunculkan wajah baru yang ikonik tanpa meninggalkan makna-makna setempat. Abstract: Indonesia has a various cultural diversity, distinctive characteristics among each other, so meanwhile the cultural diversity and wealth assimilated into a nation, it creates a magnificence. A local culture is reflected into various aspects in Indonesia society. Each region has different cultural characteristics. The various culture aspects in Indonesian are numerous; traditional houses, traditional ceremonies, scripts, performing arts and dramas, dances, folk songs, drawing and painting arts, traditional outfit and so on. One of the cultural diversity in Indonesia is batik. Batik is a patterned fabric which is made by writing or putting wax by coloring on the fabric, then the making process is produced in certain way that has specialty. Currently, Bojonegoro is one of regency that is still preserving batik. It is proven by the existence of typical batik in Bojonegoro, known as jonegoroan batik. Yet, jonegoroan batik enthusiasts are classified less in the young generation. Most of the enthusiasts are from Civil Servants (PNS). It is caused due to people are not familiar with jonegoroan batik. For this reason, it is need to have a place or facility to preserve and introduce jonegoroan batik to the Bojonegoro society. The one of way to engage the society’s attention is providing attractive facility by giving a signature characteristics. The deconstruction approach is considered capable to counter the problem, by providing new iconic impression without leaving local customs. مستخلص البحث تتمتع دولة إندونيسيا بتنوع ثقافي متنوع للغاية، وخصائص مختلفة عن بعضها البعض، ويتحد تجميع التنوع والثروة في دولة واحدة، ثم يظهر الجمال. الثقافة الإقليمية في جميع أنحاء إندونيسيا. لكل منطقة خصائص ثقافية مختلفة. جوانب تنوع الثقافة الإندونيسية والعديد من المنازل التقليدية والاحتفالات التقليدية والنصوص والمسرح والدراما والرقصات والأغاني والرسم والملابس التقليدية وما إلى ذلك. الباتيك هو واحد من المساهمات الثقافية في إندونيسيا. الباتيك هو نسيج مزخرف مصنوع عن طريق التغيير أو الحياكة ليلاً ثم على القماش، ثم معالجته بطريقة معينة لها خصوصية. بوجونكارا هي واحدة من المناطق التي تنشط في الحفاظ على ثقافة الباتيك. وقد ثبت ذلك من خلال البوجونكارا وجود الباتيك المميز الخاص به، وهو معرض الباتيك الجونيكورواني. ومع ذلك، يتم تصنيف المتحمسين معرض الباتيك الجونيكورواني من المجتمع والشباب على أنهم أقل، ومعظم الناس المهتمين هم من موظفي الخدمة المدنية (PNS). يؤثر ذلك على الأشخاص الذين هم أقل دراية بمعرض الباتيك الجونيكورواني، لذلك من الضروري أن يكون لديك حاوية أو منشأة للحفاظ على معرض الباتيك الجونيكورواني وتقديمها للجمهور. جذب اهتمام المجتمع يجب أن يكون أحدهم جذابًا من خلال إبراز الخصائص. تصميم التفكيك يستطيع أن يكون إجابة على هذا السؤال، من خلال إظهار وجه جديد مبدع دون ترك المعاني المحلية

    Analisis implementasi corporate social responsibility dalam meraih sustainability pada PR. Bintang Sayap Insan Kepanjen

    Get PDF
    INDONESIA: Corporate Social Responsibility memiliki peran penting bagi perusahaan terkait dengan dampak sosial dan lingkungan yang diakibatkan oleh perusahaan. Saat ini, menjadi hal yang penting bagi perusahaan untuk melakukan program Corporate Social Responsibility yang berkelanjutan demi tercapainya keberlangsungan hidup perusahaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui implementasi Corporate Social Responsibility dalam upaya meraih sebuah sustainability perusahaan pada PR. Bintang Sayap Insan. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan analisis deskriptif. Obyek dalam penelitian adalah Perusahaan Rokok Bintang SayapInsan Kepanjen. Analisis data yang digunakanya itu dengan cara observasi, wawancara, dan dokumentasi untuk mendapatkan data yang dibutuhkan pada pihak internal perusahaan dan pihak eksternal perusahaan. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa dengan mengimplementasikan program Corporate Social Responsibility PR. Bintang Sayap Insan yang selama ini dijalankanya itu program penanganan limbah, program pemberdayaan masyarakat, program pemeliharaan jalan, program pembangunan fasilitas umum dan program donasi, perusahaan dapat mempertahankan sustainabilitynya. Hal ini dibuktikan dari komplain masyarakat yang semakin sedikit dari waktu ke waktu. Serta didukung dengan adanya peningkatan laba dari tahun ke tahun. Rata-rata peningkatan laba setiap tahunnya adalah sebesar 0,5% dan 2% dari laba tersebut dialokasikan perusahaan untuk program Corporate Social Responsibility. ENGLISH: Corporate Social Responsibility has an important role for the company related to the social and environmental impacts caused by the company. At present, it is important for companies to carry out sustainable Corporate Social Responsibility programs for the achievement of the company's life. This study aims to determine the implementation of Corporate Social Responsibility in an effort to achieve a PR. Bintang Sayap Insan Kepanjen company's sustainability in public relations. This research uses qualitative research methods with descriptive analysis. The object of the research was Kepan Insan Bintang Wings Cigarette Company. Analysis of the data used is by observation, interview, and documentation to get the data needed on the company's internal parties and the company's external parties. The results of the study indicate that by implementing the PR Bintang Sayap Insan Corporate Social Responsibility program. which has been running, namely the waste management program, community empowerment program, road maintenance program, public facilities development program, and donation program, the company can maintain its sustainability. This is evidenced from the complaints of the community that is getting fewer from time to time. And supported by an increase in profits from year to year. The average increase in profits each year is 0.5% and 2% of the profit is allocated by the company for the Corporate Social Responsibility program

    Verbal humour used in comedian in cars getting coffee talk show: Just tell him you’re the president

    Get PDF
    ENGLISH: Humor is an intricate phenomenon. Therefore, the research about humor is still rare. However, the research is really necessary. In spite of its intricacy, humor is phenomenon that often occurs in daily life. It begins to be a tool for the mass entertainment. It also has many kinds, including verbal humor that are found within Comedian in Cars Getting Coffee Talk Show: “Just Tell Him You’re The President”. The theory about verbal humor namely General Theory of Verbal Humor (GTVH) causes it interesting to do study about verbal humor. Verbal Humour Used in Comedian in Cars Getting Coffee Talk Show: “Just Tell Him You’re The President” was intended to do an investigation about verbal humor. The first research objective was to examine kinds of verbal humor that are found within Comedian in Cars Getting Coffee Talk Show: “Just Tell Him You’re The President”. The second research objective was for analyzing verbal humor that are found within Comedian in Cars Getting Coffee Talk Show: “Just Tell Him You’re The President” with GTVH. This research was qualitative. The research data was collected by using content or document analysis. The instrument employed in the study was human instrument. The classification of verbal humor by Shade (1996) was utilized to solve the first problem of the study, while the second problem of the study was solved by employing GTVH by Attardo (1994). There were findings of the study. 41 verbal humors were gathered within Comedian in Cars Getting Coffee Talk Show: “Just Tell Him You’re The President”. The verbal humor appeared most was satire (31.7%), then joke (24.4%), riddle (12.2%), irony (12.2%), anecdote (4.9%), tall tale (4.9%), wit (4.9%), farce (2.4%) and sarcasm (2.4%). The verbal humor that were found in the talk show were analyzed by using the Knowledge Resources (KRs) from GTVH. They are Language (LA), Narrative Strategy (NS), Target (TA), Situation (SI), Logical Mechanism (LM) and Script Opposition (SO). The analysis was conducted in sequence according to the order of the KRs for the purpose of examining verbal humor from the fundamental element. INDONESIA: Humor adalah fenomena yang rumit. Dengan sebab itu, penelitian dengan topik ini masih jarang dijumpai, padahal kenyataannya sangat diperlukan. Walaupun rumit, humor adalah sebuah fenomena yang sering terjadi didalam kehidupan setiap harinya, khususnya di dunia hiburan. Humor memiliki banyak jenis. Satu diantaranya ialah humor verbal yang ditemukan dalam Comedian in Cars Getting Coffee Talk Show: “Just Tell Him You’re The President”. General Theory of Verbal Humor (GTVH) menyebabkannya menarik untuk melakukan penelitian tentang humor verbal. Penelitian dengan judul Verbal Humour Used in Comedian in Cars Getting Coffee Talk Show: “Just Tell Him You’re The President” ini bertujuan untuk menelaah humor verbal. Sasaran penelitian ini yang pertama yaitu untuk menyelidiki jenis humor verbal yang ditemukan dalam Comedian in Cars Getting Coffee Talk Show: “Just Tell Him You’re The President”. Sementara sasaran yang kedua yaitu untuk menelaah humor verbal yang ditemukan dalam Comedian in Cars Getting Coffee Talk Show: “Just Tell Him You’re The President” dengan GTVH. Penelitian ini memakai analisis dokumen guna mengumpulkan data. Instrumen penelitian ini juga menggunakan instrumen manusia. Klasifikasi humor verbal oleh Shade (1996) dipakai untuk memecahkan masalah pertama. Sementara soal kedua diselesaikan dengan memakai GTVH dari Attardo (1994). Ada beberapa penemuan dari penelitian ini. Didapatkan 41 humor verbal di Comedian in Cars Getting Coffee Talk Show: “Just Tell Him You’re The President”. Humor verbal yang sangat sering muncul ialah satire (31.7%), lalu joke (24.4%), riddle (12.2%), irony (12.2%), anecdote (4.9%), tall tale (4.9%), wit (4.9%), farce (2.4%) dan sarcasm (2.4%). Humor verbal ditelaah dengan memakai Knowledge Resources (KRs) dari GTVH. Mereka adalah Language (LA), Narrative Strategy (NS), Target (TA), Situation (SI), Logical Mechanism (LM) dan Script Opposition (SO). Analisa ini dikerjakan dengan berurutan sesuai dengan urutan KRs guna meneliti humor verbal dari elemen pokoknya

    Sintesis dan karakterisasi zeolit X dari kaolin dengan variasi rasio mol Na2O/SiO2 menggunakan metode hidrotermal

    Get PDF
    INDONESIA: Sintesis zeolit X dari kaolin Blitar telah berhasil dilakukan. Kaolin sebagai material awal sintesis zeolit diubah menjadi material yang reaktif melalui proses alkali fusi. Parameter kebasaan pada kondisi sintesis zeolit X dipelajari dengan memvariasikan rasio mol Na2O/SiO2 : 0,0067 ; 0,34 ; 0,5, dan 0,67. Karakteristik kaolin sebelum dan setelah alkali fusi dianalisa menggunakan XRF, XRD, FTIR, dan SEM. Karakteristik zeolit X sintetis dianalisa menggunakan XRD, FTIR, dan SEM. Hasil analisa XRF menunjukkan bahwa persentase Si/Al kaolin setelah pencucian menggunakan HCl 1 M mengalami peningkatan yaitu dari 5,47 menjadi 6,53. Hasil analisa XRD menunjukkan bahwa kaolin Blitar mengandung unsur kaolin dan pengotor berupa mineral kuarsa, kristobalit, dan piropilit. Setelah proses alkali fusi, kaolin dan kuarsa bertransformasi menjadi sodium silikat dan metakaolin ditandai dengan menghilangnya serapan pada bilangan gelombang 1041, 912, dan 797 cm-1 pada spektra FTIR. Morfologi dari kaolin berupa lempengan yang tersusun berlapis-lapis, sedangkan morfologi kaolin setelah alkali fusi berbentuk bulat dengan topografi yang tidak rata. Hasil analisa XRF kaolin setelah alkali fusi menunjukkan bahwa kandungan silika 28,7%, alumina 3,6%, dan natrium 19%. Hasil analisa XRD menunjukkan bahwa pada rasio mol Na2O/SiO2: 0,0067 menghasilkan puncak yang amorf. Pada rasio mol Na2O/SiO2 0,34 menghasilkan zeolit X dan sedikit pengotor sodalit, sedangkan pada rasio mol Na2O/SiO2 0,5 dan 0,67 menghasilkan zeolit X dengan intensitas difraksi rendah dan pengotor sodalit yang semakin banyak. Spektra FTIR zeolit X sintetis pada rasio mol Na2O/SiO2: 0,34 ; 0,5, dan 0,67 memiliki serapan pada bilangan gelombang 550 cm-1 yang merupakan serapan khas zeolit faujasit. Morfologi zeolit X berupa kristal dengan ukuran partikel yang semakin kecil dengan meningkatnya rasio mol Na2O/SiO2. ENGLISH: Sintesis zeolit X dari kaolin Blitar telah berhasil dilakukan. Kaolin sebagai material awal sintesis zeolit diubah menjadi material yang reaktif melalui proses alkali fusi. Parameter kebasaan pada kondisi sintesis zeolit X dipelajari dengan memvariasikan rasio mol Na2O/SiO2 : 0,0067 ; 0,34 ; 0,5, dan 0,67. Karakteristik kaolin sebelum dan setelah alkali fusi dianalisa menggunakan XRF, XRD, FTIR, dan SEM. Karakteristik zeolit X sintetis dianalisa menggunakan XRD, FTIR, dan SEM. Hasil analisa XRF menunjukkan bahwa persentase Si/Al kaolin setelah pencucian menggunakan HCl 1 M mengalami peningkatan yaitu dari 5,47 menjadi 6,53. Hasil analisa XRD menunjukkan bahwa kaolin Blitar mengandung unsur kaolin dan pengotor berupa mineral kuarsa, kristobalit, dan piropilit. Setelah proses alkali fusi, kaolin dan kuarsa bertransformasi menjadi sodium silikat dan metakaolin ditandai dengan menghilangnya serapan pada bilangan gelombang 1041, 912, dan 797 cm-1 pada spektra FTIR. Morfologi dari kaolin berupa lempengan yang tersusun berlapis-lapis, sedangkan morfologi kaolin setelah alkali fusi berbentuk bulat dengan topografi yang tidak rata. Hasil analisa XRF kaolin setelah alkali fusi menunjukkan bahwa kandungan silika 28,7%, alumina 3,6%, dan natrium 19%. Hasil analisa XRD menunjukkan bahwa pada rasio mol Na2O/SiO2: 0,0067 menghasilkan puncak yang amorf. Pada rasio mol Na2O/SiO2 0,34 menghasilkan zeolit X dan sedikit pengotor sodalit, sedangkan pada rasio mol Na2O/SiO2 0,5 dan 0,67 menghasilkan zeolit X dengan intensitas difraksi rendah dan pengotor sodalit yang semakin banyak. Spektra FTIR zeolit X sintetis pada rasio mol Na2O/SiO2: 0,34 ; 0,5, dan 0,67 memiliki serapan pada bilangan gelombang 550 cm-1 yang merupakan serapan khas zeolit faujasit. Morfologi zeolit X berupa kristal dengan ukuran partikel yang semakin kecil dengan meningkatnya rasio mol Na2O/SiO2

    Pengaruh ekuitas merek terhadap keputusan pembelian produk hijab Zoya: Survei pada konsumen mahasiswi UIN Maulana Malik Ibrahim Malang

    Get PDF
    INDONESIA: Persaingan dalam dunia pemasaran saat ini telah menjurus ke arah perang antar merek (brand). Melalui pemberian merek, suatu produk tidak hanya akan dipandang sebagai komoditi karena merek merubah evaluasi konsumen yang bersifat obyektif ke subyektif. Persepsi terhadap merek tertentu akan mempengaruhi bagaimana pelanggan merasakan nilai dari sebuah produk. Produk yang memiliki ekuitas merek yang kuat cenderung lebih mudah memenuhi kebutuhan dan keinginan sesuai dengan persepsi konsumen. Zoya merupakan salah satu perusahaan kerudung terbesar di Indonesia yang senantiasa dinamis dengan pertumbuhan dan perkembangan yang progresif. Zoya mampu mempertahankan mereknya sehingga bisa menjadi Top Brand urutan nomor 1 pada 3 tahun terakhir ini. Penelitian ini bertujuan untuk melihat adanya pengaruh antara variabel independen tersebut terhadap variabel dependen yaitu Keputusan Pembelian (Y) produk hijab Zoya di lingkungan Mahasiswi UIN Malang. Metode pengambilan sampel yang digunakan adalah accidental sampling dan purposive sampling, dengan cara pengambilan sampel secara kebetulan (spontanitas), akan tetapi sampel yang dipilih juga harus berdasarkan pertimbangan tertentu yaitu mahasiswi yang pernah membeli atau memakai hijab merek Zoya. Sedangkan analisis hipotesisnya menggunakan analisis regresi linier berganda melalui pengujian SPSS beserta dengan pertimbangan uji asumsi klasik. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa ekuitas merek yang terdiri dari kesadaran merek, persepsi kualitas, asosiasi merek, dan loyalitas merek secara simultan berpengaruh signifikan terhadap keputusan pembelian. Namun, secara parsial, kesadaran merek tidak berpengaruh secara signifikan sedangkan ketiga variabel yang lain seperti persepsi kualitas, asosiasi merek, dan loyalitas merek berpengaruh secara signifikan terhadap keputusan pembelian produk hijab Zoya di lingkungan Mahasiswi UIN Malang. ENGLISH: Competition in the marketing world has now led to a war between brands. Through giving a brand, a product will not only be seen as a commodity because the brand changes the evaluation of consumers who are objective to subjective. Perception of a particular brand will influence how customers feel the value of a product. Products that have strong brand equity tend to more easily fulfill their needs and desires according to consumer perceptions. Zoya is one of the largest veil companies in Indonesia which is always dynamic with progressive growth and development. Zoya is able to maintain his brand so that he can become the number 1 Top Brand in the last 3 years. This study aims to see the influence of these independent variables on the dependent variable, namely the purchasing decision (Y) of Zoya hijab products in the UIN Malang student environment. The sampling method used was accidental sampling and purposive sampling, by accidental sampling (spontaneity), but the sample chosen must also be based on certain considerations, namely students who have bought or used the Zoya brand hijab. While the hypothesis analysis uses multiple linear regression analysis through SPSS testing along with consideration of the classic assumption test. Based on the results of the study indicate that brand equity consisting of brand awareness, perceived quality, brand association, and brand loyalty simultaneously have a significant effect on purchasing decisions. However, partially, brand awareness does not significantly influence while the other three variables such as perceived quality, brand association, and brand loyalty significantly influence the decision to purchase Zoya hijab products in the UIN Malang Student environment

    Komitmen organisasional sebagai variabel intervening pengaruh kepuasan kerja terhadap kinerja karyawan Pusat Koperasi Syariah (PUSKOPSYAH) Alkamil Malang Jawa Timur

    Get PDF
    INDONESIA: Studi ini dilakukan pada Pusat Koperasi Syariah (Puskopsyah) Alkamil Jawa Timur. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kepuasan kerja terhadap kinerja karyawan baik secara langsung maupun secara tidak langsung melalui komitmen organisasional. Populasi penelitian ini adalah 22 karyawan, karena menggunakan sampling jenuh maka semua karyawan yang ada di populasi menjadi sampel yaitu berjumlah 22 responden. Data dikumpulkan langsung dari responden dengan kuesioner. Ini adalah penelitian eksplanatori. Teknik analisis data yang digunakan adalah teknik analisis jalur (Path Analysis). Hasil uji statistik dan pengamatan di lapangan menunjukkan bahwa variabel kepuasan kerja berpengaruh terhadap variabel komitmen organisasional (p = 0,000 0,05), dan variabel komitmen organisasional tidak berpengaruh terhadap variabel kinerja karyawan (p = 0,336 > 0,05). Dengan analisis jalur dapat disimpulkan bahwa kepuasan kerja tidak berpengaruh secara langsung terhadap kinerja karyawan dan kepuasan kerja tidak berpengaruh secara tidak langsung terhadap kinerja karyawan melalui komitmen organisasional. ENGLISH: This study was conducted at the Center of Islamic Cooperation (Puskopsyah) Alkamil East Java. This study aims to determine the effect of job satisfaction on employee performance, both directly and indirectly through organizational commitment. The study population was 22 employees, because it uses a sampling saturated then all employees in the population being sampled is numbered 22 respondents. Data are collected directly from respondents with a questionnaire. This is explanatory research. Data analysis technique used is the technique of path analysis. Statistical test results and field observations indicate that job satisfaction variables affect the organizational commitment variables (p = 0.000 0.05), and organizational commitment variables does not affect on employee performance variables (p = 0.336> 0.05). With path analysis can be concluded that job satisfaction has no direct influence on employee performance and job satisfaction does not affect indirectly on employee performance through organizational commitment
    Etheses of Maulana Malik Ibrahim State Islamic Universityis based in ID
    Repository Dashboard
    Do you manage Etheses of Maulana Malik Ibrahim State Islamic University? Access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard!