Suska Journal of Mathematics Education
Not a member yet
159 research outputs found
Sort by
Desain Website Etnomatematika Berbasis Kemampuan Literasi Matematis
Tantangan peserta didik di abad 21 jauh lebih berat karena peserta didik di tuntut menguasai kecakapan literasi, kompetensi global, karakter, serta jati diri sebagai bagian dari suatu bangsa. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan website etnomatematika berbasis kemampuan literasi matematis peserta didik berdasarkan kriteria kevalidan dan kepraktisan. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan menggunakan tiga tahap dari model 4D, yang terdiri dari tahap pendefinisian, perancangan dan pengembangan. Subjek penelitian terdiri dari 24 peserta didik kelas VIII di SMP IT Wahdatul Ummah. Teknik pengumpulan data menggunakan lembar validasi untuk penilaian ahli, dan angket respon untuk penilaian respon peserta didik dan pendidik. Teknik analisis data menggunakan deskripsi kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa website yang telah dikembangkan dinyatakan layak digunakan berdasarkan uji validitas dan uji kepraktisan. Berdasarkan penilaian validator ahli media diperoleh skor rata-rata 86,66 dengan kategori sangat valid, dan validasi ahli materi 89,74 dengan kategori sangat valid. Selanjutnya, berdasarkan uji kepraktisan produk diperoleh skor rata-rata 79 berkategori praktis. Sehingga, website etnomatematika dinyatakan layak berdasarkan kriteria valid dan praktis
Pengembangan Lembar Kerja Peserta Didik Berbasis PMRI Menggunakan Konteks Motif Songket Palembang pada Materi Pencerminan untuk Mengukur Kemampuan Penalaran Matematis Siswa
Penelitian ini bertujuan mengembangkan Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) berbasis Pendidikan Matematika Realistik Indonesia (PMRI) dengan mengintegrasikan motif Songket Palembang pada materi pencerminan untuk meningkatkan kemampuan penalaran matematis siswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan Research and Development (R&D) dengan model ADDIE yang mencakup tahapan analisis, desain, pengembangan, implementasi, dan evaluasi. Subjek penelitian adalah 26 siswa kelas IX SMP Islam Az-Zahrah 2 Palembang. Hasil validasi oleh ahli menunjukkan LKPD memenuhi kriteria sangat valid dengan skor aspek materi 90,9%, media 100%, dan bahasa 93,3%. Uji kepraktisan menunjukkan respon positif sebesar 96,7% pada tahap uji coba terbatas dan mencapai 100% pada tahap implementasi penuh. Pengukuran efektivitas LKPD menunjukkan peningkatan kemampuan penalaran matematis siswa dengan capaian tertinggi pada indikator mengajukan dugaan (94,23%), disusul oleh menyajikan pernyataan matematis (88,46%), dan perhitungan prosedural (80,77%). Hasil ini mengindikasikan bahwa integrasi konteks budaya lokal, seperti motif Songket Palembang, efektif mendukung pembelajaran kontekstual dan bermakna. Penelitian ini memberikan kontribusi dalam pengembangan bahan ajar berbasis kearifan lokal yang mendukung pembelajaran matematika kontekstual serta meningkatkan minat dan pemahaman siswa terhadap materi geometri transformasi
Evolusi, Tren dan Arah Penelitian tentang Model Deep Learning: Analisis Bibliometrik
Keadaan literatur yang berkembang saat ini menyajikan bahwa proses pembelajaran berkualitas tinggi didasarkan pada model pembelajaran mendalam (Deep Learning Model/DLM). Meskipun DLM telah diterapkan secara luas, hanya sedikit penelitian yang menyoroti evolusi atau lintasan pertumbuhan, tren, dan juga arah penelitian di masa depan. Penelitian ini mengidentifikasi penelitian tentang DLM yang dapat memberikan perspektif global tentang pengembangan dan penyelidikan lebih lanjut. Tujuan tersebut dicapai dengan menganalisis 308 artikel jurnal dan prosiding dari tahun 2013 hingga 2025 menggunakan basis data Google Scholar dan Scopus. Pencarian data menggunakan aplikasi Publish or Perish (POP), dan program penampil VOS membantu dalam menganalisis hubungan antar tema. Penelitian ini membahas dua masalah: (i) meninjau lintasan pertumbuhan studi terkait DLM; dan (ii) menentukan pemetaan antartema untuk mengidentifikasi kesenjangan dan topik yang paling penting. Hasil analisis menunjukkan bahwa lintasan studi tampak cair dan dimediasi oleh dampak pembatasan sosial karena Covid-19. Topik utama dan kesenjangan penelitian dibahas. Beberapa implikasi disajikan sebagai informasi yang bermanfaat bagi para ilmuwan dan pemangku kepentingan
Validity and Practicality of Guided Discovery based E-Module in Facilitating Student Mathematical Creative Thinking Ability at Junior High School
This research aimed to develop a guided discovery-based e-module to facilitate students' mathematical creative thinking abilities at Junior High School/ Islamic Junior High School. Β It was Research and Development with the ADDIE model, consisting of 5 development steps: analysis, design, development, implementation, and evaluation. Β The subjects of this research were 22 eighth-grade students at the Private Junior High School of YPPI Perawang. Validity and practicality questionnaires were used to collect data. Validity data were collected from expert validators, and practicality data were collected through questionnaires distributed to students. The research findings showed that the validity score was 90% (very valid) and the practicality score was 86% (convenient). Β Based on the findings, the Guided Discovery-based e-module was found to be valid and practical in facilitating students' mathematical creative thinking at Junior High School/ Islamic Junior High School
Augmented Reality as a Bridge between Culture and Technology in Mathematics Education: A Meta-Analysis
The rapid development of Augmented Reality (AR) in education has created new possibilities for connecting cultural heritage with technological innovation, particularly through an ethnomathematics approach to mathematics learning. This study provides novelty by offering a comprehensive meta-analysis investigating how sample size and subject matter moderate the effectiveness of AR-based ethnomathematics in improving mathematics education outcomes. Fifteen relevant empirical studies published between 2015 and 2025 were systematically identified through leading academic databases, and effect sizes were synthesized using a random-effects model. A rigorous coding process and statistical analysis were used to ensure the reliability and validity of the findings. The results indicate that AR significantly improves students' mathematical abilities, with variations depending on the subject matter. Furthermore, subject matter was found to be an important moderating variable, influencing the extent to which AR supports the integration of cultural and technological dimensions in mathematics education. These findings recommend that future research consider pedagogical design, cultural context, and technological adaptability when implementing AR-based ethnomathematics to optimize learning outcomes
ICARE: Development of Mathematics Student Worksheets on Sequences and Series Material
This study aims to develop and produce learning media, using ICARE-based Student Worksheets (LKS) on sequence and series material, that meet the criteria of validity, practicality, and effectiveness. This type of research is development research with the ADDIE model. The subjects of this study were grade XI students, educational technology experts, and learning material experts. The object of the study was Learning Media using ICARE-based Student Worksheets on sequence and series material. Data collection techniques used questionnaires and test techniques. The research instruments were validation sheets for research technology experts, validation sheets for learning materials, student response questionnaires, and post-test questions. The types of data were quantitative and qualitative. The data were analyzed using both qualitative and quantitative descriptive analysis techniques. The results of this study indicate that the Learning Media, using ICARE-based Student Worksheets on Sequence and Series Material, developed, is classified as very valid and very practical for small, limited groups. The results of the effectiveness test showed that the learning media using ICARE-based Student Worksheets on sequence and series material are effective. In addition, the average value of the experimental class is higher than the average value of the control class
Penerapan Pembelajaran dengan Pendekatan Blended Learning untuk Meningkatkan Kemampuan Komunikasi Matematis Siswa SMP/MTs
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya fakta dilapangan yang menunjukkan masih rendahnya kemampuan komunikasi matematis siswa. Adapun tujuan penelitian ini untuk mengetahui ada atau tidaknya peningkatan kemampuan komunikasi matematis antara siswa yang menggunakan pembelajaran pendekatan Blended Learning dengan siswa yang menggunakan pembelajaran langsung. Penelitian ini merupakan penelitian Quasi Eksperimen dengan desain penelitian Non-equivalent control grup design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VII SMP Islam Al Azhar 37 Pekanbaru. Sampel dalam penelitian ini adalah kelas VII C sebagai kelas eksperimen dan kelas VII A sebagai kelas kontrol. Teknik pengambilan sampel pada penelitian ini adalah teknik Purposive Sampling. Instrumen penelitian yang digunakan yaitu tes yang berupa soal tes Pretest dan Posttest kemampuan komunikasi matematis. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: 1) Terdapat perbedaan kemampuan komunikasi matematis siswa yang mengikuti pembelajaran dengan pendekatan Blended Learning dengan siswa yang mengikuti pembelajaran langsung. 2) Terdapat perbedaan peningkatan kemampuan komunikasi matematis siswa yang mengikuti pembelajaran dengan pendekatan Blended Learning dengan siswa yang mengikuti pembelajaran langsung. Berdasarkan hasil rata-rata Posttest siswa yang mengikuti pembelajaran dengan pendekatan Blended Learning lebih baik daripada siswa yang mengikuti pembelajaran langsung. Sehingga, pembelajaran dengan pendekatan Blended Learning efektif digunaka
Development of Student Worksheets Using Question Probing Scaffolding with Perplexity AI to Enhance Creative Thinking Skills and Mathematical Problem-Solving Abilities
The main objective of this study is to develop teaching materials in the form of Student Worksheets using Question Probing Scaffolding with Perplexity AI to encourage creative thinking and mathematical problem-solving skills in the subject of Relations and Functions. The type of research used was Research and Development (R&D) using the ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation) development procedure. This research was conducted in two schools, namely SMP Muhammadiyah 3 Bandar Lampung and SMPN 1 Menggala Timur in the 2024/2025 academic year. The research instruments used were validation questionnaires, tests, and documentation. The data obtained was then analyzed using quantitative and qualitative data analysis techniques. Based on the feasibility test by the validator, the student worksheets using Question Probing Scaffolding was categorized as very feasible. Based on the student response questionnaire, the student worksheets using Question Probing Scaffolding was categorized as very interesting. The N-Gain calculation results show that the use of student worksheets based on Question Probing Scaffolding produces an increase in creative thinking and problem-solving abilities in the high category. The t-test also shows a significant difference between the pre-test and post-test scores, proving that the developed student worksheets is feasible and effective for use in Relations and Functions material. Overall, this student worksheets is considered practical, easy to implement, and able to improve the learning outcomes of junior high school students
Analisis Kemampuan Abstraksi Reflektif pada Materi Aljabar ditinjau dari Gaya Kognitif Siswa
Kemampuan abstraksi reflektif matematis merupakan salah satu kemampuan untuk menyelesaikan masalah matematika yang membentuk konsep baru dengan melibatkan hubungan antar simbol, objek, atau konsep matematis. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kemampuan abstraksi reflektif matematis siswa ditinjau dari gaya kognitif kelas VIII SMP Negeri 1 Conggeang. Metode penelitian ini kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Sampel pada penelitian ini adalah siswa kelas VIII yang berjumlah 26 siswa. Pengumpulan data dilakukan dengan pemberian tes MFFT dan tes berbentuk soal uraian sebanyak lima butir soal yang mencakup indikator kemampuan abstraksi reflektif matematis, yaitu (1) mengintegrasikan dan merumuskan masalah, serta (2) mentransformasikan masalah ke dalam bentuk simbol. Penentuan gaya kognitif reflektif, impulsif, fast accurate, dan slow inaccurate dilakukan dengan cara mencari median dari skor jawaban salah Β dan waktu Β dari siswa yang bertujuan untuk menentukan batas pengelompokan gaya kognitif siswa. Dari hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa kemampuan abstraksi reflektif matematis ditinjau dari gaya kognitif reflektif, impulsif, fast accurate, dan slow inaccurate memiliki hasil yang berbeda. Penelitian ini menunjukkan bahwa kemampuan abstraksi reflektif matematis sangat dipengaruhi oleh gaya kognitif siswa. Subjek dengan gaya kognitif reflektif mampu memenuhi hampir seluruh indikator dengan kecermatan tinggi, sedangkan gaya impulsif cenderung gagal memahami dan merumuskan masalah akibat terburu-buru. Subjek fast accurate menunjukkan ketepatan dan kecepatan dalam menjawab namun sering melewatkan proses perumusan, sementara gaya slow inaccurate menghadapi kesulitan dalam memahami dan menyelesaikan soal secara akurat. Perbedaan hasil ini menegaskan bahwa karakteristik gaya kognitif berperan penting dalam pencapaian kemampuan abstraksi reflektif matematis siswa
Pengaruh Strategi Pembelajaran Everyone Is a Teacher Here terhadap Komunikasi Matematis Berdasarkan Self Confidence Siswa
Rendahnya kemampuan komunikasi matematis siswa menjadi perhatian penting dalam pembelajaran matematika di Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh strategi pembelajaran Everyone is a Teacher Here (ETH) terhadap kemampuan komunikasi matematis siswa ditinjau dari tingkat self confidence. Penelitian ini merupakan eksperimen dengan desain faktorial. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas XI SMA Negeri 2 Tambang, dengan pengambilan sampel menggunakan teknik cluster random sampling. Teknik pengumpulan data meliputi tes, angket dan observasi. Instrumen penelitan berupa soal kemampuan komunikasi matematis dan angket self confidence yang telah divalidasi serta lembar observasi. Analisis data menggunakan uji ANOVA dua arah. Hasil penelitian menunjukkan: (1) terdapat perbedaan signifikan kemampuan komunikasi matematis antara siswa yang mengikuti pembelajaran ETH dan pembelajaran konvensional; (2) terdapat perbedaan kemampuan komunikasi matematis berdasarkan tingkat self confidence (tinggi, sedang, rendah); (3) tidak terdapat efek interaksi signifikan antara strategi pembelajaran dan self confidence terhadap kemampuan komunikasi matematis. Implikasi dari penelitian ini menunjukkan bahwa strategi ETH efektif digunakan dalam meningkatkan komunikasi matematis siswa, khususnya ketika mempertimbangkan perbedaan tingkat self confidence siswa