E-JOURNAL POLITEKNIK NEGERI BANJARMASIN
Not a member yet
    372 research outputs found

    IMPLEMENTASI SIMPLE ADDITIVE WEIGHTING (SAW) PADA SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN PENENTUAN PENERIMAAN MAHASISWA BARU POLITEKNIK SERUYAN

    Get PDF
    The determination of new student admissions is a crucial process for every higher education institution. To enhance efficiency and objectivity in decision-making, the implementation of the Simple Additive Weighting (SAW) method has been carried out in the decision support system of Politeknik Seruyan. The SAW method is utilized to calculate and assign weights to relevant criteria in the selection of new prospective students. This research elaborates on the implementation process of SAW within the decision support system of Politeknik Seruyan. Data pertaining to prospective students, including entrance exam scores, academic achievements, and other relevant factors, are collected and processed using the SAW method. The outcomes of these calculations provide rankings for prospective students based on their degree of conformity with the criteria established by the polytechnic. The results of this research demonstrate that the use of the SAW method in the process of selecting new student admissions has improved efficiency, objectivity, and transparency in decision-making. With the existence of a SAW-based decision support system, Politeknik Seruyan can make more accurate decisions in accepting new students in accordance with the criteria and educational objectives set by the institution. The implementation of the SAW method in the decision support system contributes positively to enhancing the quality of new student admissions at Politeknik Seruyan, which, in turn, will impact the development of education and the improvement of student achievements in the futurePenentuan penerimaan mahasiswa baru adalah proses yang krusial bagi setiap lembaga pendidikan tinggi. Untuk meningkatkan efisiensi dan objektivitas dalam pengambilan keputusan, telah dilakukan implementasi metode Simple Additive Weighting (SAW) pada sistem pendukung keputusan Politeknik Seruyan. Metode SAW digunakan untuk menghitung dan memberikan bobot kepada kriteria yang relevan dalam pemilihan calon mahasiswa baru. Penelitian yang dilakukan menguraikan proses implementasi SAW dalam sistem pendukung keputusan Politeknik Seruyan. Data calon mahasiswa, termasuk nilai ujian masuk, prestasi akademis, dan faktor-faktor lain yang relevan, dikumpulkan dan diolah menggunakan metode SAW. Hasil dari perhitungan memberikan peringkat kepada calon mahasiswa berdasarkan tingkat kesesuaian mereka dengan kriteria yang telah ditentukan oleh politeknik. Hasil penelitian yang dilakukan menunjukkan bahwa penggunaan metode SAW dalam proses seleksi penerimaan mahasiswa baru telah meningkatkan efisiensi, objektivitas, dan transparansi keputusan. Dengan adanya sistem pendukung keputusan berbasis SAW, Politeknik Seruyan dapat mengambil keputusan yang lebih tepat dalam menerima mahasiswa baru, sesuai dengan kriteria dan tujuan pendidikan yang ditetapkan oleh lembaga. Penerapan metode SAW dalam sistem pendukung keputusan memberikan kontribusi positif terhadap peningkatan kualitas penerimaan mahasiswa baru di Politeknik Seruyan, yang pada gilirannya akan berdampak pada pengembangan pendidikan dan peningkatan prestasi mahasiswa di masa mendatang

    The Disclosure of Sustainability Report in Energy and Financial Sector Companies of Indonesia and Malaysia Sharia Securities List

    No full text
    This study aims to determine the level of sustainability report disclosure in energy and financial sector companies of Indonesia and Malaysia sharia securities list in 2021. Sustainability report is an important measurement tool for the government and stakeholders to see the extent of a company's sustainability performance. This study focuses on analyzing the level of sustainability report disclosure on economic, environmental, and social topics based on the GRI Standards by using qualitative-descriptive research type. The number of samples in this study is 21 companies which was taken based on purposive sampling. The results of this study indicate that the average of sustainability report disclosure for 2021 in the energy sector is higher than the disclosure score made by financial sector. The average disclosure of the energy sector is 41,45%, while the financial sector is 27,53%. Indonesia obtained the highest score for energy sector while Malaysia obtained the highest score for financial sector. The highest disclosure rate for financial sector is owned by Bursa Malaysia Bhd with a score 35,96%. Meanwhile, the highest disclosure rate for the energy sector is occupied by PT Perusahaan Gas Negara Tbk with a total score 77,53%

    ANALISIS TINGKAT KECELAKAAN DAN FAKTOR-FAKTOR PENYEBAB KECELAKAAN PADA JALAN TRANS KALIMANTAN KOTA PALANGKA RAYA

    Get PDF
    Berdasarkan Profil Jalan Nasional Semester II Tahun 2019, Jalan Trans Kalimantan adalah Jalan Nasional. Hal ini menjadikan Jalan Trans Kalimantan penting sebagai jalur penghubung antar provinsi, dengan meningkatnya lalu lintas kendaraan tersebut, maka risiko kecelakaan lalu lintas juga meningkat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat serta faktor penyebab kecelakaan lalu lintas di lokasi tersebut, sehingga tingkat kecelakaan lalu lintas dan faktor penyebab perlu dianalisis dengan melingkupi data ruas jalan, data jumlah penduduk, data lalu lintas harian rata-rata per tahun, data kejadian dan data korban kecelakaan lalu lintas dengan menggunakan metode Accident Rate (per 100.000 penduduk) dan metode Seratus Juta Perjalanan Kendaraan Per-Kilometer (100JPKP). Berdasarkan hasil analisis data, maka dapat dikonklusikan berdasarkan metode per 100.000 penduduk, tingkat kecelakaan tertinggi yaitu pada tahun 2021 dengan sebesar 44,98 per 100.000 orang dan tingkat kecelakaan tertinggi berdasarkan Seratus Juta Perjalanan Kendaraan Per-Kilometer (100JPKP) yaitu pada tahun 2021 sebesar 49,06 per 100JPKP. Faktor penyebab kecelakaan lalu lintas terbesar di Jalan Trans Kalimantan adalah keluar jalur sebesar 16,67%. Penanganannya adalah melakukan pemberian marka jalan, pemasangan patok pengarah pada sisi jalan, pemasangan delineator yang memantulkan cahaya dan pembatas lalu lintas

    ANALISIS KELAIKAN FUNGSI TEKNIS GEOMETRIK JALAN PADA RUAS JALAN M.H. THAMRIN KOTA PALANGKA RAYA

    Get PDF
    Sebagai komponen penting dalam jaringan transportasi, jalan mempunyai peran penting dalam membantu masyarakat dan lingkungan sekitar untuk berkembang secara ekonomi, sosial, dan budaya. Semua pengguna jalan, baik yang bepergian jauh maupun tidak, hendaknya melakukan perjalanan dengan aman dan nyaman. Geometrik teknis jalan merupakan salah satu kriteria yang digunakan untuk menentukan layak atau tidaknya suatu ruas jalan tertentu sesuai peruntukannya. Pada Jalan ini terdapat bangunan komersial, bangunan perkantoran, dan pemukinan warga. Singkatnya, Jalan M.H. Thamrin Kota Palangka Raya merupakan salah satu jalan raya utama Kota Palangka Raya yang berfungsi sebagai pusat kehidupan komersial dan sosial. Tujuan penelitian ini adalah untuk (1) mengetahui apakah keadaan Jalan M.H. Thamrin Kota Palangka Raya memenuhi kriteria teknis kelayakan jalan, dan (2) memberikan solusi potensial untuk mencapai standar tersebut. Oleh karena itu, sesuai Peraturan Menteri Pekerjaan Umum Nomor 11/PRT/M/2010, penting dilakukan evaluasi kepraktisan fungsi teknis geometri jalan yang meliputi penampang badan jalan, alinyemen horizontal, alinyemen vertikal, dan koordinasi alinyemen horizontal dan vertikal. Menurut data, bagian Jalan M.H. Thamrin Kota Palangka Raya mempunyai kategori kelayakan “tidak laik” (TL), dengan kondisi kelayakan yang dilambangkan dengan simbol  yang menunjukkan bahwa jalan tersebut harus diperbaiki pada aspek teknis yang berada di bawah standar teknis

    APLIKASI LOGIKA FUZZY MENGGUNAKAN METODE MAMDANI DALAM OPTIMASI PERENCANAAN PRODUKSI AYAM GEPREK : (Studi kasus di Warung Serbu, Jember)

    No full text
    MSMEs have a very large role in the development of the Indonesian economy. MSMEs in the food sector are the largest sectors compared with other MSME sectors. Warung Serbu is one of the SMEs in the food sector, one of which is geprek chicken. Warung Serbu often makes production decisions that are not always right (optimal) for each period. Product stockpiling often causes losses, but companies often experience product shortages to meet customer demand. The Mamdani method can be used to determine decisions based on this problem. This method is based on fuzzy logic. The process of making decisions through the fuzzy logic of the Mamdani method consists of several stages: fuzzification, rule formation, fuzzy logic analysis (rule implications and composition), and defuzzification. A GUI program was used in the Matlab software to simplify the display. Based on June-September 2022 data, a MAPE percentage of 7.4% was obtained, while the company's MAPE value for the desired (optimal) production was 11.09%. The prediction for the number of geprek chickens in the June 7, 2022, period was 132 portions, with a total production cost of Rp. 824000,-;UMKM memiliki peran yang sangat besar terhadap perkembangan perekonomian Indonesia. UMKM sektor makanan merupakan sektor yang paling banyak dibandingkan UMKM sektor lain. Warung Serbu merupakan salah satu UMKM sektor makanan salah satu menunya ayam geprek. Warung Serbu sering mengambil keputusan produksi yang tidak selalu tepat (optimal) untuk setiap periodenya. Penumpukan stok produk sering terjadi sehingga menimbulkan kerugian, namun perusahaan juga sering mengalami kekurangan produk untuk memenuhi permintaan pelanggan. Metode yang dapat digunakan untuk menentukan keputusan berdasarkan permasalahan ini adalah metode Mamdani. Metode ini didasarkan pada konsep logika fuzzy. Proses dalam pengambilan keputusan melalui logika fuzzy metode Mamdani beberapa tahap yaitu fuzzifikasi, pembentukan aturan, analisa logika fuzzy (implikasi dan komposisi aturan) dan defuzzifikasi. Untuk menyederhanakan tampilan digunakan program GUI pada software Matlab. Berdasarkan data juni-September 2022 maka diperoleh persentase MAPE sebesar 7,4% sedangkan nilai MAPE perusahaan terhadap produksi yang diinginkan (optimal) sebesar 11,09%. Prediksi jumlah ayam geprek pada periode 7 Juni 2022 sebanyak 132 porsi dengan total biaya produksi sebesar Rp. 824000,-

    PENGURUSAN STANDARDISASI PRODUK DI ERKHA POPCORN BANJARMASIN

    Get PDF
    ABSTRACT Micro, Small and Medium Enterprises (MSMEs/UMKM (:in Indonesian) are business sectors that have an important role in the national economy. Based on several studies, MSMEs are the pillars of the country's economy in facing the crisis. When the economic crisis occurred in Indonesia in 1998, many large-scale businesses went bankrupt, but the MSME sector has proven to be resilient and has strong resilience in dealing with the crisis. MSMEs are always able to survive when the economy is not in good condition. MSME is a productive business to be developed to support macro and micro economic development in Indonesia. To expand market share and increase the competitiveness of MSMEs, it is necessary to have a marketing strategy that adds to the selling value of these products among consumers. Based on the results of surveys and observations, it was found a marketing opportunity needed by Erkhan Banjarmasin popcorn, namely the absence of product standardization such as the Halal Certificate label on the product in question and the Business Identification Number (NIB). Through community service activities carried out by this team, assistance was provided to the popcorn Erkhan Banjarmasin in terms of managing the Business Identification Number (NIB).  Keywords: article, paper, conference (number of keywords not more than 5 keyword)   ABSTRAK Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) merupakan sektor usaha yang memiliki peran penting terhadap perekonomian nasional. Berdasarkan beberapa kajian, UMKM merupakan penopang perekonomian negara dalam menghadapi krisis. Saat krisis ekonomi terjadi di Indonesia pada tahun 1998 yang lalu, banyak usaha berskala besar yang mengalami kebangkrutan, akan tetapi sektor UMKM terbukti tangguh dan memiliki daya tahan yang kuat dalam menghadapi krisis tersebut. UMKM selalu mampu bertahan di saat ekonomi dalam kondisi tidak baik. UMKM merupakan usaha yang produktif untuk dikembangkan untuk mendukung perkembangan ekonomi secara makro dan Mikro di Indonesia.  Untuk memperluas pangsa pasar dan meningkatkan daya saing UMKM perlu adanya sebuah strategi pemasaran yang menambah nilai jula produk tersebut ditengah para konsumen. Berdasarkan hasil survei dan observasi ditemukan sebuah peluang pemasaran yang dibutuhkan oleh popcorn Erkhan Banjarmasin yaitu belum adanya standardisasi produk seperti label Sertifikat Halal pada produk yang bersangkutan dan Nomor Induk Berusaha (NIB). Melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan oleh tim ini, dilakukan pendampingan kepada pihak popcorn Erkhan Banjarmasin dalam hal pengurusan Nomor Induk Berusaha (NIB).   Keywords: UMKM, Erkhan Popcorn, Nomor Induk Berusaha (NIB) &nbsp

    PELATIHAN DIGITAL MARKETING PADA KELOMPOK PENGRAJIN PEMULA SASIRANGAN DESA SEI JINGAH

    Get PDF
    Sasirangan merupakan kain khas Kalimantan Selatan yang memiliki potensi pasar yang sangat bagus. Ratusan industri perajin sasirangan dari industri rumah tangga, skala mikro dan makro sudah mulai berkembang di Kalimantan Selatan dengan total omzet ratusan juta per bulan. Pesatnya perkembangan industri ini juga berbanding lurus dengan persaingan di pasar kain khusus Banua yang juga semakin ketat. Kegiatan pengabdian masyarakat pelatihan pemasaran digital ini bertujuan untuk memberikan pemahaman tentang pemasaran produk berbasis teknologi dan keterampilan menggunakan teknologi kepada pengrajin sasirangan pemula. Peserta yang terlibat dalam pelatihan pengabdian masyarakat digital marketing ini terdiri dari 15 orang yang merupakan pengrajin kain sasirangan di Desa Sasirangan, Sei Jingah Banjarmasin. Materi dalam upaya pengembangan usaha berbasis teknologi bagi Pengrajin Sasirangan di Desa Sei Jingah melalui pelatihan digital marketing antara lain: 1) Menumbuhkan jiwa wirausaha dan memberikan inspirasi kesuksesan bisnis online, 2) Sharing session, 3) Pelatihan digital marketing (melalui sosialisasi media dan e-commerce)

    KLASIFIKASI MASSA BATUAN PADA TEROWONGAN PENGELAK BENDUNGAN JRAGUNG DENGAN METODE RMR DAN Q-SYSTEM

    Get PDF
    Bendungan adalah bangunan yang terdiri dari urugan tanah atau batuan. Bangunan ini berfungsi untuk menahan laju air dari waduk atau danau, sebagai pembangkit listrik serta tempat rekreasi masyarakat. Bendungan Jragung terletak di desa Candirejo, Kecamatan Pringapus, Kabupaten Semarang. Dalam pembangunan bendungan ini diperlukan suatu bangunan pengelak yang berfungsi untuk mengelakan air sungai pada saat mengerjakan konstruksi bendungan utama. Pada pelaksanaan terowongan pengelak membutuhkan analisis klasifikasi batuan serta litologi batuan di lapangan dengan menggunakan metode Rock Mass Rating (RMR) dari Bieniawski 1989 untuk mengetahui kondisi litologi batuan beserta klasifikasinya. Selain itu digunakan metode Rock Mass Quality (Q)-System sebagai pembanding. Berdasarkan hasil analisis yang membandingkan dua metode menghasilkan batuan yang memiliki klasifikasi massa batuan fair rock yang termasuk dalam kategori III dengan nilai RMR antara 41- 60 dengan stand up time ± 24 jam sampai dengan ± 28 jam dan good rock yang termasuk dalam kategori II dengan nilai RMR 60-80 dengan rekomendasi pemasangan steel ribs dengan jarak 1,5 m pada metode RMR. Sedangkan pada metode Q-System menghasilkan klasifikasi massa batuan fair rock dengan panjang rockbolt pada penyangga terowongan 3 m serta ketebalan shotcrete 40-100 m tanpa tulangan dengan jarak rockbolt yaitu 2 m-2,3 m

    ANALISIS KINERJA KERETA API EKONOMI LOKAL KRD BOJONEGORO

    Get PDF
    KRD Bojonegoro merupakan kereta api ekonomi lokal yang menjadi salah satu transportasi pilihan masyarakat Jawa Timur, terutama daerah yang menjadi lintasan kereta api tersebut yang mana dikelola oleh PT. Kereta Api Indonesia Daerah Operasional 8 (DAOP 8). Dilihat dari kondisi kereta api yang akhir-akhir ini mengalami overload dikarenakan masih menerima penumpang meskipun jumlah kursi sudah terpenuhi, maka perlu diadakan sebuah penilaian kepada penumpang guna mengetahui seberapa puas atas kinerja dan fasilitas yang didapatkan melalui pemberian kuisioner atas pelayanan dan fasilitas dengan mengacu pada Peraturan Menteri Perhubungan Nomor PM 63 Tahun 2019 Tentang Standar Pelayanan Minimum Angkutan Orang Dengan Kereta Api. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Customer Satisfaction Index (CSI) dan Importance Performance Analysis (IPA). Dengan melakukan pengumpulan data melalui kuisioner terhadap 100 responden, dari hasil pengolahan data yang sudah dilakukan, berdasarkan hasil dari metode Customer Satisfaction Index (CSI) diperoleh nilai 81,53% (sangat puas) dan rata-rata nilai tingkat kesesuaian 89,76% (sangat sesuai) untuk metode Importance Performance Analysis (IPA). Didapatkan juga dari hasil analisis diagram kartesius berupa Fasilitas dan Informasi Keselamatan maupun Kesehatan yang masih diperlukan adanya perbaikan yang diharapkan dapat digunakan sebagai acuan guna meningkatkan kualitas pelayanan pada kereta api KRD Bojonegoro

    PENGARUH PENAMBAHAN ABU DAUN BAMBU DAN LIMBAH PECAHAN KERAMIK SEBAGAI BAHAN SUBTITUSI TERHADAP KUAT TEKAN BETON

    Get PDF
    Penelitian ini menggabungkan abu daun bambu dan limbah pecahan keramik sebagai bahan pengganti material beton. abu dari daun bambu memiliki sifat pozzolan. Sedangkan keramik dapat dicampur dalam beton karena bahan baku seperti tanah liat dan plastik digunakan untuk membuat keramik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh penggunaan abu daun bambu sebagai substitusi sebagian semen dan limbah pecahan keramik sebagai substitusi sebagian agregat kasar terhadap kekuatan tekan serta untuk menentukan proporsi ideal variasi presentase campuran bahan tambah. Perencanaan beton menggunakan metode eksperimen yang mengacu pada SNI 03 -2834-2000, SNI 03-1974-1990 dan Buku Panduan Praktikum Beton Unisla. Jumlah sampel sebanyak 12 benda uji dengan kualitas rencana K-250. Hasil pengujian kuat tekan beton normal dengan kode N sebesar 24,2 MPa. Hasil pengujian kuat tekan beton dengan bahan tambah dengan kode AK2 sebesar 23,64 MPa. Hasil pengujian kuat tekan beton dengan bahan tambah dengan kode AK5 sebesar 21,36 Mpa. Hasil pengujian kuat tekan beton dengan bahan tambah dengan kode AK8 sebesar 19,66 MPa. Berdasarkan hasil penelitian ditarik kesimpulan bahwa bahan tambah abu daun bambu dan limbah pecahan keramik tidak berpengaruh secara signifikan pada kuat tekan beton, semakin tinggi nilai bahan tambah semakin rendah nilai kuat tekan beton

    615

    full texts

    869

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    E-JOURNAL POLITEKNIK NEGERI BANJARMASIN
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇