STMIK Pontianak Online Journals (Sekolah Tinggi Manajemen Informatika dan Komputer)
Not a member yet
650 research outputs found
Sort by
Penerapan Sentimen Analisis Dengan Algoritma SVM Dalam Tanggapan Netizen Terhadap Berita Resesi 2023
Saat ini banyak negara yang sedang memperbincangkan kemungkinan terjadinya resesi di negaranya, Indonesia termasuk diantaranya. Sinyal terjadinya kemungkinan resesi dapat terlihat dari mulai melemahnya aktifitas ekonomi sektor riil pada negara tersebut. Dengan adanya isu berita tersebut, menuai banyak pendapat dan opini dari netizen melalui paltform media sosial twitter, mereka saling berkomentar terhadap adanya isu berita resesi 2023. Tujuan dari penelitian analisis sentimen ini adalah untuk memahami dan mengetahui opini masyarakat atas isu berita resesi pada 2023 pada media sosial twitter apakah opini tersebut masuk dalam kelas sentimen positif atau kelas sentimen negatif serta mengetahui hasil akurasi persentasi dari setiap kelas. Pengujian dilakukan menggunakan model klasifikasi support vector machine (SVM) dan beberapa metode seperti data crawling, pre-processing, dan pembobotan kata. Berdasarkan hasil pengujian model didapatkan hasil akurasi 98,67% nilai Recall Positif sebesar 99.33%, nilai Recall Negatif sebesar 98.00%, nilai Precision Positif sebesar 98.03% dan nilai Precision Negatif sebesar 99.32%. Data latih sebanyak 300 data sebanyak 149 data terprediksi Positif dan 1 data terprediksi Negatif. Untuk hasil prediksi sentiment negative terdapat 147 data dan 3 data terprediksi positif. Dari proses sentimen analisis dengan 667 data uji, dihasilkan prediksi sebanyak 373 Sentimen Positif dan 294 Sentimen Negatif
Kegiatan Bermain Origami Dalam Mengembangkan Keterampilan Motorik Halus Anak Usia Dini
Secara umum, istilah anak usia dini merujuk pada anak-anak yang masih berusia 0-8 tahun. Sebab kajian dalam rumpun keilmuan PAUD menyatakan bahwa PAUD dulaksanakan sejak usia 0-8 tahun atau lebihdikenal dengan istilah "usia emas". Sementara dalam ruang lingkup anak usia dini meliputi bayi (0-1tahun), balita (2-3 tahun), kelompok bermain (3-6 tahun) dan usia sekolah awal (6-8 tahun). Pada usia seperti inilah anak sangat membutuhkan stimulasi sesuai kelompok usia dan kemampuannya. Oleh karena itu, tahapan perkembangan pada anak usia dini mulai dari fisik, kognitif, bahasa ,emosi dan sosial. Apa sih yang dimaksud dari tahapan tersebut diatas?Anak mempunyai tahapan dalam perkembangannya, Perkembangan fisik anak usia dini yang berfokus pada pertambahan berat badan, tinggi, otak serta keterampilan motorik kasar dan halus.Motorik kasar yaitu kemampuan anak untuk bergerak, melompat, dan berlarian.Motorik halus yaitu,kemampuan dan keterampilan fisik yang lebih melibatkan otot kecil dan koordinasi pada mata dan tangan. Salah satu untuk meningkatkan motoric halus anak adalah dengan bermain origami, Permainan ini dilakukan di rumah origami langit biru, disini anak-anak akan diajarkan oleh si pemateri bagaimana cara melipat, memegang gunting dan mengunting serta merekatkan gambar, semua dilakukan dengan menggunakan jari-jemari Tujuannya adalah melatih perkembanagn motoric halus anak agar kedepannya semakin bisa berfungsi sesuai thapan perkembanagn berikutnya dan tujuan lainnya adalah membuat anak happy dengan happy anak-anak akan melakukan hal lain secara smart
Implementasi Naïve Bayes Terhadap Kesadaran Keamanan Informasi Dengan Infeksi Virus Pada Computer
Dalam perkembanagan teknologi yang semakin maju pesat maka perlu diperhatikan juga mengenai pengamanannya baik itu dari segi software maupun dari sisi datanya maka oleh sebab itu keamanan informasi merupakan pengamanan informasi dari berbagai ancaman agar informasi yang tersimpan dan penting tersebut tidak disalahgunakan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab. Salah satu ancaman yang dapat mengancam keamanan informasi adalah infeksi virus. Virus meliputi spyware, ransomware, malware dan sebagainya. Oknum tidak bertanggung jawab menggunakan virus untuk mendapatkan informasi penting dari perangkat yang terinfeksi seperti informasi data pribadi serta informasi penting lainnya seperti pada perusahaan atau instansi pemerintah. Di dalam penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara tingkat kesadaran akan keamanan informasi seseorang dengan besar kemungkinan infeksi virus pada perangkat personal computer menggunakan metode Naïve Bayes. Data diperoleh dari kuesioner yang dibuat secara daring menggunakan Google Form dan dibagikan melalui media sosial. Dari 38 data yang telah terkumpul, sebanyak 29 responden yang perangkat personal computer-nya terinfeksi oleh virus sementara sebanyak 9 responden yang perangkat personal computer-nya tidak terinfeksi oleh virus. Diperoleh bahwa tingkat keamanan informasi sangat berpengaruh pada besar kemungkinan perangkat personal computer seseorang terinfeksi oleh virus. Kata Kunci – Keaman Informasi, Naïve Bayes, Viru
Fuzzy C-Means untuk Klasterisasi Perkiraan Kerugian Bencana Kebakaran
Bencana kebakaran merupakan bencana yang sering terjadi dan mendapatkan perhatian serius dari pemerintah Kota Samarinda. Namun, informasi tentang perkiraan jumlah kerugian yang dialami oleh korban kebakaran masih kurang memadai dan bahkan tidk diketahui. Informasi tentang perkiraan kerugian bencana kebakaran sangat diperlukan oleh pemerintah untuk memberikan penanganan yang tepat sasaran terhadap korban bencana kebakaran. Fuzzy C-Means merupakan metode yang dapat digunakan untuk memberikan informasi tentang perkiraan kerugian bencana kebakaran melalui klusterisasi. Hal ini dikarenakan Fuzzy C-Means mampu mengelompokkan data ke dalam kategori berdasarkan fungsi obyektif yang dihasilkan. Data yang digunakan merupakan data bencana kebakaran di Kota Samarinda sebanyak 306 data. Jumlah perkiraan kerugian bencana kebakaran dikelompokkan ke dalam tiga cluster yaitu sedikit, sedang dan banyak. Dari hasil perhitungan menggunakan Fuzzy C-Means, jumlah perkiraan kerugian bencana kebakaran dengan kategori sedikit (C3) sebanyak 180 data, kategori sedang (C2) sebanyak 83 data dan kategori banyak (C1) sebesar 43 data. Hasil validasi cluster menggunakan Partition Coefficient menunjukkan bahwa tiga cluster adalah cluster yang optimal dengan nilai partisi fuzzy sebesar 0.230. Nilai ini lebih besar dari dua cluster maupun empat cluster sehingga model pembentukan tiga cluster sangat tepat digunakan untuk mengelompokkan perkiraan kerugian bencana kebakaran
Sistem Pendukung Keputusan Pemilihan Lokasi Gudang dengan Metode Vikor Pada PT. ABC
Pada suatu perusahaan perlunya memiliki gudang dalam menyimpan hasil produksi. Karena dengan adanya gudang bisa membantu menjaga hasil produksi supaya aman dan bisa bertahan dengan baik. Pelaku bisnis perlu menentukan lokasi gudang yang strategis supaya proses distribusi dari produksi hingga ke konsumen bisa berjalan dengan baik. Maka perlu adanya sistem pendukung keputusan dalam memilih lokasi gudang. Adapun kriteria yang diperlukan dalam pemilihan lokasi gudang antara lain harga tanah, jarak dari pabrik, jarak dengan gudang yang sudah ada, dan jarak dengan pasar terdekat. Penelitian ini dimulai dari pengumpulan data terkait pemilihan lokasi gudang, lalu terkait analisa data dengan menggunakan metode Vikor mulai dari perhitungan normalisasi, nilai S, Nilai R, dan Index dllanjutkan dengan perancangan. Perancangan ini menggunakan data flow diagram. Kemudian melakukan implementasi dan diakhiri oleh pengujian dengan menggunakan black box. Dengan adanya aplikasi ini dapat membantu pelaku bisnis dalam menentukan lokasi gudang yang strategis
Penanganan Dampak Sosial Psikologis Korban Bencana Merapi Gunung Sinabung
Tidak ada manusia yang bisa menolak bencana, bahkan takdir pun tetap harus diterima dengan lapang dada. Ketika terjadi bencana maka akan mucul berbagai dampak yang dirasakan oleh pengungsi. Hidup di tempat pengungsian yang penuh dengan keterbatasan sering menimbulkan ketidakpastian sampai kapan mereka akan tinggal. Hal ini berkaitan pada kemampuan pemerintah dalam menyediakan pengganti tempat tinggal yang permanen, di samping kemampuan dari korban bencana itu sendiri.Lokasi pengungsian kurang memadai ditinjau dari kepadatan hunian, asupan gizi, sarana MCK, sanitasil ingkungan, fasilitas sosial dan fasilitas umum. Kondisi ini dapat menyebabkan pengungsi terutama anakanakdan lansia rawan terhadap penyakit. Ketersediaan tenaga kesehatan, obat-obatan seringkali tidakseimbang dengan jumlah korban bencana yang membutuhkan penanganan kesehatan. Penanganannyaharus dilakukan secara terkoordinir dan terpadu dengan melibatkan seluruh lapisan masyarakat, LSM,dunia usaha dan pemerintah terkait. Pada intinya dari hasil wawancara dan observasi pada informan dapat disimpulkan bahwa para pengungsi telah ditangani secara fisik, psikis dan sosial. Pemenuhan kebutuhan fisik meliputi pemenuhan kebutuhan makan, pakaian, tempat tinggal, pelayanan kesehatan, airbersih dan sarana MCK. Pemenuhan kebutuhan psikis dengan menghilangkan trauma (trauma healing) seperti menghibur, memberikan pembinaan mental psikologis agar tidak jenuh, pelayanan penguatanmental keagamaan, pendidikan dan informasi. Pemenuhan kebutuhan sosial dengan menerima kunjungan tamu, dan fasilitasi kegiatan sangat dibutuhkan,adanya kunjungan relawan untuk membantu, adanya kegiatan yang diberikan dari berbagai fihak seperti LSM atau para ilmuan psikologi serta psikolog dalam memberikan kebutuhan psikologis mereka, mendengarkan keluhan mereka dan memberi kegiatan yang bersifat menambah pendapatan mereka seperti belajar buat kue, meronce gelang dan kalung yang smuanya bisa di berdayakan hasilnya, kemudian mengadakan kegiatan mendongeng, membaca buku-buku cerita yang semua buku diabwa oleh relawan. Melakukan acara cerdas cermat pada anak-anak di lokasi serta mewarwai dan bermain yang bersifat penuh edukasi. Pemenuhan kebutuhan sosial psikologis di pengungsian dapat dikatakan terpenuhi meskipun serba terbatas. Oleh karena itu disarankan kepada pemerintah khususnya Kementerian Sosial dan lembaga terkait, dalam memberikan bantuan kepada korban perlu melakukan analisis kebutuhan agar tepat sasaran. Kepada masyarakat di daerah rawan bencana perlu peningkatan kesadaran tentang risiko bencana melalui sosialisasi dan simulasi siaga bencana, agar masyarakat berdaya menghadapi bencana dan risikonya
Mengenali “Toxic Relationship” Dalam Keluarga Di Universitas Potensi Utama
Keluarga yang saling menghargai, menghormati dan saling support adalah dambaan kita semua. Dan rumah merupakan tempat yang begitu aman dan nyaman untuk menjadi tempat tinggal kita bersama anggota keluarga. Namun enggak semua dari kita beruntung bisa mendapat hal-hal tersebut. Sejak masa anak-anak, remaja atau sudah berumah tangga, sebagian dari kita berada dalam keluarga yang malah membuatnya terhambat berkembang. Terjebak dalam lingkungan pasif yang menuntut begitu banyak hal untuk dijalani. Namun ya namanya kehidupan memang tidak selalu berjalan mulus seperti keinginan kita. Ada saja masalah yang terjadi, ada saja hambatan yang harus kita atasi. Apalagi dengan orang-orang yang paling dekat dengan kita, yaitu keluarga. Mulai dari masalah yang wajar, hingga yang tidak sehat. Dalam keluarga itu, berbagai macam masalah pasti akan terjadi, mulai dari pasangan suami istri, anak dengan orang tua, dan dengan saudara. Namun jika masalah yang terjadi terus menerus tanpa adanya solusi, yang membuat kita cemas, sedih, dan marah setiap memikirkannya. Bahkan membuat kita merasa harus mengurangi interaksi dan komunikasi dengan keluarga. Sehingga berada di luar rumah adalah pilihan yang tepat, untuk mencari kenyamanan di luar rumah. Hal tersebut menandakan bahwa kita sedang berada dalam keluarga yang beracun, atau biasa disebut toxic family. Adapun tujuan dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah : 1. Sejauh mana keluarga memandang toxic relationship family?, 2) Bagaimana kemampuan keluarga dalam menimbulkan keluarga yang sehat? 3) Bagaimana kemampuan keluarga menciptakan keluarga yang harmonis? 4) Bagaimana hubungan aksi reaksi dan komunikasi antar anggota keluarga?. Metode yang dilakukan adalah a. Meningkatnya pengetahuan dan pemahaman peserta mahasiswa dan mahasiswi tentang Mengenali “Toxic Relationship” Dalam Keluarga Di Universitas Potensi Utama, b. Sikap yang baik ketika selesai penyampaian materi tersebut.. Kesimpulan yang diperoleh dari kegiatan penyuluhan ini adalah, 1) Setelah penyuluhan adanya pemahaman mengenai makna dari “Mengenali “Toxic Relationship” Dalam Keluarga Di Universitas Potensi Utama didalam keluarga pada setiap peserta. Meningkatnya pengetahuan dan pemahaman peserta di Fakultas Psikologi Universitas Potensi Utama dalam memahami materi yang diberikan pada penyuluhan yang sudah diadakan dengan tema “Mengenali “Toxic Relationship” Dalam Keluarga Di Universitas Potensi Utama
The Decision Tree Algorithm on Sentiment Analysis: Russia and Ukraine War
Sentiment analysis is a method to automaticallyunderstand, extract, and process a text data to obtain aninformation or an opinion contained in said data. This is donein order to determine whether an opinion is positive, negativeor neutral in relevance to a object, product or topic. Thisresearch is aimed to implement the decision tree algorithm intoour sentiment analysis application regarding the Russian andUkraine war. This issue has been a trending topic on twitterand is attracting many attention from the public. Therefore,we gathered their opinions and analyze them using the decisiontree algorithm. We managed to gather 1.069 data and obtainthe results along with their average scores by conducting 15tests using three different data partitions. Based on the resultsobtained we concluded that the data partition of 80% trainingdata and 20% testing data gained the highest average score. Theresult was 85.61% for accuracy, 86.27% for the precision, and86.01% for the recall
Implementasi Data Augmentation Random Erasing dan GridMask pada CNN untuk Klasifikasi Batik
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh data augmentation Random Erasing dan GridMask pada klasifikasi batik dengan 550 gambar yang terbagi menjadi 5 kelas, yaitu Ceplok, Kawung, Lereng, Nitik, dan Parang. Dataset terbagi menjadi data train, validation, dan test dengan perbandingan 70% : 20% : 10% sehingga masing-masing data train dan validation terdiri dari 500 gambar dan jumlah data test adalah 50 gambar. Kami mengimplementasikan data augmentation Random Erasing dan GridMask pada model pre-trained VGG16 dengan metode transfer learning dan fine-tuning (melakukan training pada block5 convolutional layer).Berdasarkan training menggunakan model pre-trained VGG16 pada dataset batik dengan membandingkan metode fine-tuning dan transfer learning menunjukkan bahwa metode fine-tuning menghasilkan akurasi lebih tinggi daripada transfer learning. Training tanpa data augmentation dapat menghasilkan akurasi yang lebih tinggi daripada saat menggunakan data augmentation, namun masih mengalami overfitting. Overfitting tersebut dapat diperkecil dengan mengimplementasikan data augmentation Random Erasing dan GridMask
Perancangan Aplikasi SIG Berbasis Web Untuk Memonitoring Kegiatan Posyandu Di Kelurahan Tamanbaru
AbstrakSetiap orang untuk dapat hidup produktif secara sosial dan ekonomi akan berkaitan dengan masalah kesehatan. Untuk menjaga kesehatan itu manusia yang sakit membutuhkan fasilitas tenaga medis untuk mendapatkan pelayanan kesehatan maupun konsultasi melalui kegiatan diantaranya adalah pos pelayanan terpadu (posyandu). Kelurahan Tamanbaru adalah salah satu kelurahan yang terletak di Kecamatan Banyuwangi Kota mempunyai posyandu yang tersebar di beberapa wilayah kelurahan. Oleh karena letak posyandu yang saling berjauhan akan menyulitkan pihak kelurahan untuk memantau kegiatan serta lokasi posyandu secara berkala. Solusi untuk menangani permasalahan tersebut diatas dapat dilakukan dengan bantuan aplikasi Sistem Informasi Geografis yang dapat menampilkan peta lokasi posyandu dengan cepat karena dengan membuka aplikasi Sistem Informasi Geografis berbasis web tersebut maka semua informasi yang berkaitan dengan kegiatan, lokasi serta foto posyandu di wilayahnya dapat langsung ditampilkan dalam bentuk peta digital.