ETD - Unsyiah Central Library

    PENGARUH PENGALAMAN MEREK TERHADAP LOYALITAS MEREK DIMEDIASI OLEH KOMITMEN AFEKTIF PADA PENGGUNA MOBIL HONDA DI KOTA BANDA ACEH

    Get PDF
    ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pengalaman merekterhadap loyalitas merek dengan komitmen afektif sebagai pemediasi. Studi empiris dilakukan pada pengguna mobil Honda di Kota Banda Aceh menggunakan kuesioner sebagai instrument penelitian, yang mana sampel pada penelitian ini yaitu sebesar 110 orang. Nonprobability Sampling digunakan sebagai teknik pengambilan sampel dengan metode Purposive Sampling. Metode HLM (Hierarchical Linear Modelling)digunakan sebagai metode analisis data dengan menggunakan software IBM SPSS 20. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pengalaman merek berpengaruh dan signifikan terhadap loyalitas merek, komitmen afektif berpengaruh dan signifikan terhadap loyalitas merek, pengalaman merek berpengaruh dan signifikan terhadap komitmen afektif dan selain itu diperoleh hasil bahwa komitmen afektif memediasipengaruh pengalaman merek terhadap loyalitas merek.Kata Kunci : Pengalaman Merek, Komitmen Afektif, dan Loyalitas Mere

    UPAYA GURU MENGEMBANGKAN LITERASI DALAM PEMBELAJARAN DI KELAS AWAL SD NEGERI 12 BANDA ACEH

    Get PDF
    ABSTRAKKamara, Ayunda. 2017. Upaya Guru Mengembangkan Literasi Dalam Pembelajaran Di Kelas Awal SD Negeri 12 Banda Aceh. Skripsi, Jurusan Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Syiah Kuala. Pembimbing:(1)Drs. Adnan, M.Pd., (2) Dra. Hasmiana Hasan, M.Si. Kata Kunci: upaya, literasi, kelas awal Upaya guru mengembangkan literasi dalam pembelajaran dikelas awal. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui usaha yang dilakukan oleh guru dan kendala yang dihadapi guru pada mengembangkan literasi dalam pembelajaran di kelas awal SD Negeri 12 Banda Aceh. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Subjek dalam penelitian ini adalah seluruh guru kelas awal yaitu guru kelas satu, guru kelas dua dan guru kelas tiga yang terdiri dari 6 orang guru. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi nonpartisipan, dilanjutkan dengan mewawancarai guru serta dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Dari hasil pengamatan dan wawancara yang dilakukan oleh peneliti mengenai pengembangan literasi dalam kegiatan pembelajaran di kelas awal SD Negeri 12 Banda Aceh, kegiatan literasi sudah mulai terlaksana dengan baik. Dalam pengembangan kegiatan literasi guru melakukan berbagai upaya mulai dari tahap pembiasaan membaca 15 menit sebelum memulai pembelajaran, menciptakaan sudut baca didalam kelas serta menentukan waktu kunjungan keperpustakaan. Guru juga mendukung dan memotivasi siswa pada kegiatan literasi dalam pembelajaran, mulai dari memilih buku cerita yang bermanfaat dan menarik untuk dibacakan oleh siswa serta melakukan tanya jawab tentang cerita yang telah dibacakan. Adapun kendala yang dihadapi guru dalam pelaksanaan literasi dalam pembelajaran ini yaitu masih terbatasnya ketersediaan buku-buku bacaan disekolah. Solusi yang dilakukan oleh guru untuk mengatasi hal tersebut yaitu menyediakan media yang mendukung kegiatan literasi seperti kartu kata, media gambar, bacaan-bacaan yang ada dilingkungan kelas serta guru juga mengajak siswa menyumbangkan satu buah buku bacaan pada sudut baca didalam kelas

    HUBUNGAN DERAJAT KEKERAPAN ASMA DENGAN PRESTASI BELAJAR PADA SISWA SMA DI KOTA BANDA ACEH

    Get PDF
    ABSTRAKAsma merupakan penyakit saluran pernapasan ditandai dengan inflamasi kronik yang mengakibatkan obstruksi dan hiperreaktivitas saluran pernapasan dengan derajat bervariasi. Gejala asma memiliki dampak terhadap anak, salah satunya adalah penurunan prestasi belajar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan derajat kekerapan asma dengan prestasi belajar pada siswa SMA di Kota Banda Aceh. Jenis penelitian adalah analitik observasional dengan desain cross-sectional. Penelitian ini dimulai dari tanggal 14 Oktober hingga 27 Oktober 2017 dengan metode non probability sampling, yaitu total sampling. Hasil penelitian dengan jumlah 61 responden, didapatkan data responden yang mengalami derajat intermiten dan persisten ringan paling banyak berprestasi baik (35,9% dan 38,5%), sedangkan derajat persisten berat paling banyak berprestasi cukup (41,2%). Hasil analisis data dengan menggunakan uji Pearson menunjukkan terdapat hubungan signifikan dengan intensitas sedang antara derajat kekerapan asma dengan prestasi belajar (? < 0,05; p = 0,000; r = -0,437). Simpulan dari penelitian ini, semakin berat derajat kekerapan asma maka semakin menurun prestasi belajar.Kata kunci : Asma, Derajat Kekerapan Asma, Prestasi BelajarBanda Ace

    PELAKSANAAN PEMBELAJARAN PENDIDIKAN JASMANI OLAHRAGA DAN KESEHATAN DI SDLB KOTA BANDA ACEH TAHUN AJARAN 2017/2018

    Get PDF
    ABSTRAKMaulana, Akbar. 2017. Pelaksanaan Pembelajaran Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan di SDLB Kota Banda Aceh Tahun Ajaran 2017/2018. Skripsi, Program Studi Pendidikan Jasmani Kesehatan Dan Rekreasi. Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Syiah Kuala. (1) Dr. Nyak Amir, M.Pd (2) Ifwandi, S.Pd, M.PdKata Kunci : Pelaksanaan Pembelajaran, Penjasorkes, SDLBPelaksanaan pembelajaran Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan di SDLB kota Banda Aceh dibedakan tergantung pada jenis ketunaan setiap anak. Metode mengajar yang digunakan yaitu demonstrasi guru memberikan contoh lalu diikuti oleh anak. Guru melakukan pendekatan emosional sebelum mengajar agar Anak Berkebutuhan Khusus (ABK) lebih mudah memahami apa yang akan dilakukan. Kurikulum yang digunakan yaitu K13 Khusus, berbeda dengan kurikulum yang digunakan untuk sekolah umum lainnya. Media pembelajaran pendidikan jasmani olahraga dan kesehatan yang digunakan lebih dimodifikasi sesuai dengan ketunaan anak tersebut.Teknik pengumpulan data dengan menggunakan wawancara langsung dengan guru Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan, indikator yang menjadi pertanyaan dalam wawancara terdiri dari; 1) Penyusunan Perangkat Pembelajaran 2) Proses Pelaksanaan Pembelajaran 3) Media Pembelajaran 4) Penilaian 5) Remedial. Populasi pada penelitian ini seluruh guru Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan di SDLB yang terdapat di kota Banda Aceh yaitu 5 orang guru. Untuk teknik pengambilan sampel digunakan teknik total sampling karena populasi tidak sampai 100. Teknik analisis data dengan menggunakan metode deskriptif, hasil data penelitian dideskriptifkan secara narasi.Hasil analisis peneliti menunjukan: 1) Guru terlebih dahulu menyusun perangkat pembelajaran seseuai dengan kurikulum dan disesuaikan dengan jenis ketunaan anak, 2) Metode pembelajaran yang digunakan yaitu secara langsung atau metode demonstrasi dan melalui pendekatan emosional agar lebih memudahkan anak dalam mengerti apa yang akan diajarkan, 3) Sarana dan Prasarana yang digunakan khusus dan media untuk mengajar hasil dari modifikasi sesuai dengan kebutuhan anak, 4) Tidak memakai penilaian autentik seperti disekolah pada umumnya, penilaian di SDLB ini lebih kepada keaktifan anak dalam mengikuti pelajaran, dan 5) Remedial dilakukan terhadap anak-anak yang belum memahami materi yang diajarkan

    EVALUASI KONDISI KOMPONEN FISIK, NON-FISIK SERTA PASAR PRASARANA BANGUNAN PASAR TERHADAP UPAYA RELOKASI PASAR SAYUR DAN BUAH PEUNAYONG KOTA BANDA ACEH

    Get PDF
    ABSTRAKKawasan Peunayong merupakan kawasan perdagangan dan jasa, juga sebagai kawasan wisata heritage yang berada di Kecamatan Kuta Alam, Kota Banda Aceh. Sejak diresmikan pada tahun 2007 hingga saat ini Pasar Sayur dan Buah Peunayong tidak berfungsi sebagaimana mestinya. Pedagang hanya mau berjualan di lantai satu, dan di sepanjang koridor jalan RA. Kartini, sedangkan lantai dua dan tiga tidak ditempati. Dalam menyikapi permasalahan tersebut, Pemerintah Kota Banda Aceh berupaya melakukan relokasi Pasar Peunayong ke pasar terpadu di kawasan Lampulo, yang saat ini sedang dibangun. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor penyebab pedagang tidak menempati gedung pasar Sayur dan Buah Peunayong, mengidentifikasi persepsi pembeli terhadap upaya relokasi Pasar Sayur dan Buah Peunayong, dan mengevaluasi komponen fisik, non fisik serta prasarana Pasar Sayur dan Buah Peunayong. Penelitian ini menggunakan metode kualititatif melalui observasi dan wawancara, serta metode kuantitatif melalui penyebaran kuesioner. Responden dalam penelitian ini adalah pedagang sebanyak 70 orang, dan pembeli sebanyak 100 orang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor-faktor yang menyebabkan pedagang tidak menempati gedung Pasar Sayur dan Buah Peunayong adalah pembeli tidak mau naik ke lantai 2, tidak adanya aksesibilitas yang baik bagi pedagang dan pembeli, adanya kendala sirkulasi barang, dan jumlah kios dan los tidak cukup menampung seluruh pedagang. Persepsi pembeli terhadap upaya relokasi pasar Sayur dan Buah Peunayong adalah, dibangun gedung pasar baru yang dapat menampung seluruh pedagang, memiliki fasilitas umum yang lengkap, dan desain yang mengikuti SOP Kemendag. Evaluasi bangunan Pasar Sayur dan Buah Peunayong pada komponen fisik, umumnya tidak sesuai peraturan yang berlaku dengan tingkat kesesuaian sebesar 36,84%. Komponen non fisik, menunjukkan tempat berdagang di lantai 2 sebanyak 92 lapak, tidak sanggup menampung 185 pedagang yang berjualan di jalan RA. Kartini dan area sekitarnya. Prasarana pasar, pada umumnya sesuai peraturan yang berlaku dengan tingkat kesesuaian sebesar 73,33%.Kata Kunci: Pasar, tradisional, fisik, non fisik, prasarana, relokasi, kesalahan desainBanda Ace

    PEMODELAN DAN PERHITUNGAN CADANGAN BIJIH BESI DI DAERAH FELDA CHINI TIGA, PEKAN, PAHANG, MALAYSIA

    Get PDF
    Tahapan perencanaan tambang memerlukan hasil perkiraan cadangan yang tepat. Oleh karena itu diperlukan proses pemodelan dan perhitungan cadangan untuk mengetahui informasi kuantitas, kualitas dan bentuk dari cadangan pada area tersebut. Dengan ditemukannya suatu sumber daya mineral bijih besi di Daerah Felda Chini Tiga, Pekan, Pahang, Malaysia, maka diperlukan sebuah evaluasi lanjutan guna melihat seberapa besar cadangan yang terdapat pada lokasi tersebut. Dengan alasan tersebut maka dilakukan proses pemodelan dan perhitungan cadangan bijih besi. Berdasarkan data bor dengan 82 lubang, evaluasi dilakukan dengan memakai metode inverse distance pada software Surpac 6.6.2. Hasil dari perhitungan dan pemodelan cadangan adalah sebuah block model dengan total jumlah blok berdimensi 20 m x 20 m x 5 m berjumlah 26.503 blok dengan tonase sebesar 20.441.760 ton. Dari 20.441.760 ton sumber daya, hanya sebesar 2.259.960 ton yang menjadi cadangan dengan 2.339 blok atau hanya 9 % dari total jumlah blok. Dan demikian 18.177.360 ton atau 24.164 blok tidak termasuk sebagai cadangan atau 91 % dari total jumlah blok secara keseluruhan.Kata kunci: pemodelan dan perhitungan cadangan, blok model, bijih besi, Surpac 6.6.2, metode inverse distanc
    ETD - Unsyiah Central Libraryis based in ID
    Repository Dashboard
    Do you manage ETD - Unsyiah Central Library? Access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard!