E-Journal Universitas Asahan
Not a member yet
5278 research outputs found
Sort by
ANALISA VARIASI PENEKANAN BRIKET TERHADAP LAMANYA HASIL PEMBAKARAN
The increasing global energy crisis has encouraged the use of renewable and environmentally friendly energy sources. This study aims to analyze the effect of pressing pressure variations on the physical and combustion characteristics of biomass briquettes made from mixed materials of coconut shell, rice husk, and sawdust. The research employed an experimental method using three pressure variations of 1000 Psi, 1300 Psi, and 1600 Psi. The parameters observed included density, porosity, volume shrinkage, and combustion time. The results show that higher pressure reduces briquette volume while increasing density and combustion duration. The optimum pressure was found at 1600 Psi, producing the densest and most efficient briquettes with the longest burning time of 174 minutes. Briquettes from coconut shell exhibited the best performance due to high lignin and carbon content, making them suitable as an alternative renewable energy source.
Krisis energi yang meningkat secara global mendorong pemanfaatan sumber energi terbarukan yang ramah lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh variasi tekanan pengepresan terhadap karakteristik fisik dan pembakaran briket biomassa berbahan campuran tempurung kelapa, sekam padi, dan serbuk kayu. Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimen dengan tiga variasi tekanan, yaitu 1000 Psi, 1300 Psi, dan 1600 Psi. Parameter yang diamati meliputi densitas, porositas, penyusutan volume, dan waktu pembakaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peningkatan tekanan menyebabkan penurunan volume briket, peningkatan densitas, serta waktu pembakaran yang lebih lama. Tekanan optimum dicapai pada 1600 Psi yang menghasilkan briket paling padat dan efisien dengan waktu pembakaran 174 menit. Briket tempurung kelapa menunjukkan performa terbaik karena kandungan lignin dan karbon tinggi, sehingga berpotensi sebagai sumber energi alternatif yang efisien dan ramah lingkungan.
An Analisis Semiotika Peirce pada Logo Gerakan Salam Empat Jari
This study aims to examine the meaning contained in the “Four Fingers” logo using Charles Sanders Peirce’s semiotic approach. It employs a qualitative descriptive method, with Peirce’s semiotic theory serving as the analytical framework. Data collection was conducted using a note-taking technique. This research was carried out due to the absence of prior studies addressing this phenomenon from a semiotic perspective. The findings indicate that the message conveyed through the design of the “Four Fingers” logo and its visual campaign is communicatively received by the public. Based on Peirce’s elements of representamen, object, and interpretant, the logo is interpreted as a symbolic call for the public to collectively monitor and prevent potential electoral fraud in the 2024 election, which is perceived as a threat to the principles of democracy in Indonesia. Overall, the results of this study contribute to the richness of semiotic discourse and may serve as a reference for future research.Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji makna yang terkandung dalam logo “Salam Empat Jari” dengan menggunakan pendekatan semiotika Charles Sanders Peirce. Penelitian ini menerapkan metode deskriptif kualitatif dengan teori semiotika Peirce sebagai landasan analisis. Teknik pengumpulan data dilakukan menggunakan teknik catat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pesan yang ingin disampaikan melalui desain logo dan kampanye visual “Salam Empat Jari” dapat diterima secara komunikatif oleh masyarakat. Berdasarkan elemen representamen, object, dan interpretant dalam teori Peirce, logo tersebut dimaknai sebagai simbol ajakan kepada masyarakat untuk bersama-sama mengawasi dan mencegah potensi kecurangan dalam pemilu 2024 yang dinilai dapat mengancam prinsip-prinsip demokrasi di Indonesia
STUDI EKPERIMENTAL PENGARUH PROSES GALVANISASI CELUP PANAS (HOT DIP GALVANIZING) TERHADAP KUAT TARIK BAJA RINGAN
This study examines the effect of galvanization on the tensile strength of light steel widely used in civil construction. The zinc coating process (galvanization) on light steel aims to protect it from corrosion. Galvanization provides a protective zinc layer that prevents corrosion damage to the light steel. However, the high temperatures involved in galvanization can affect the mechanical properties of the steel. The research method involved tensile testing on C-profile light steel samples, both with and without galvanic coating. Test results showed that for light steel with a thickness of 0.45 mm, galvanization caused a 9.51% decrease in tensile strength. For steel with a thickness of 0.75 mm, tensile strength decreased by 6.54%. Meanwhile, for relatively thicker light steel at 1.00 mm, the tensile strength dropped by 2.65% compared to uncoated steel. This study confirms that while galvanization enhances corrosion resistance, it may reduce the mechanical performance of light steel, especially in thinner sections
Pengaruh Model Pembelajaran Search, Solve, Create, Berbantuan Macromedia Flash Terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis Siswa Kelas X Smk Darul Jalal Asahan
Tujuan penelitian ini untuk mengetahui apakah kemampuan pemecahan masalah matematis siswa menggunakan model pembelajaran Search,Solve, Create, Share berbantuan macromedia flash lebih baik daripada kemampuan pemecahan masalah matematis siswa menggunakan metode ceramah pada siswa kelas X SMK Swasta Darul Jalal Asahan Tahun Ajaran 2021/2022. Jenis penelitian ini adalah quasi eksperimen. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas X yang terdiridari 2 kelas. Sampel penelitian ada 2 kelas. Pada kelas X1 sebagai kelas eksperimen menggunakan model pembelajaran Search,Solve, Create, Share berbantuan macromedia flash dan pada kelas X2 sebagai kelas kontrol dengan menggunakan metode ceramah. Setelah pembelajaran selesai diberikan, diperoleh postest dengan hasil rata-ratakelas eksperimen 84,8 dan kelas kontrol
74. Hasil uji t diperoleh ????ℎ???????????????????? = 5,0199 > ???????????????????????? = 1,68595 maka ????0 ditolak dan ???????? diterima. Dengan demikian, diperoleh kesimpulan bahwa kemampuan pemecahan masalah matematika siswa menggunakan menggunakan model pembelajaran Search,Solve, Create, Share berbantuan macromedia flash lebih baik daripada kemampuan pemecahan masalah matematika siswa menggunakan metode ceramah pada siswa kelas X SMK Swasta Darul Jalal Asahan
KEPASTIAN HUKUM TERHADAP HAK PEKERJA EKONOMI GIG DALAM UPAYA PENINGKATAN KESEJAHTERAAN
Perkembangan ekonomi gig sebagai bagian dari transformasi digital telah mengubah pola hubungan kerja di Indonesia. Pekerja ekonomi gig menjalankan aktivitas kerja melalui platform digital dengan karakteristik hubungan kerja yang fleksibel dan nonkonvensional. Kondisi tersebut menimbulkan persoalan hukum, khususnya terkait kepastian hukum pemenuhan hak atas jaminan sosial dan keselamatan kerja. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kepastian hukum jaminan sosial dan keselamatan kerja bagi pekerja ekonomi gig dalam perspektif konstitusional. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian hukum normatif dengan pendekatan perundang-undangan dan pendekatan konseptual. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengaturan hukum ketenagakerjaan saat ini belum secara tegas mengakomodasi kedudukan pekerja ekonomi gig, sehingga pemenuhan jaminan sosial dan keselamatan kerja belum memberikan kepastian hukum. Kondisi tersebut tidak sejalan dengan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 yang menjamin hak atas pekerjaan, perlakuan yang adil dalam hubungan kerja, serta jaminan sosial bagi setiap warga negara. Oleh karena itu, diperlukan penguatan kerangka hukum ketenagakerjaan yang berlandaskan nilai-nilai konstitusi guna menjamin perlindungan hukum dan kesejahteraan pekerja ekonomi gig di Indonesia.Perkembangan ekonomi gig sebagai bagian dari transformasi digital telah mengubah pola hubungan kerja di Indonesia. Pekerja ekonomi gig menjalankan aktivitas kerja melalui platform digital dengan karakteristik hubungan kerja yang fleksibel dan nonkonvensional. Kondisi tersebut menimbulkan persoalan hukum, khususnya terkait kepastian hukum pemenuhan hak atas jaminan sosial dan keselamatan kerja. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kepastian hukum jaminan sosial dan keselamatan kerja bagi pekerja ekonomi gig dalam perspektif konstitusional. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian hukum normatif dengan pendekatan perundang-undangan dan pendekatan konseptual. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengaturan hukum ketenagakerjaan saat ini belum secara tegas mengakomodasi kedudukan pekerja ekonomi gig, sehingga pemenuhan jaminan sosial dan keselamatan kerja belum memberikan kepastian hukum. Kondisi tersebut tidak sejalan dengan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 yang menjamin hak atas pekerjaan, perlakuan yang adil dalam hubungan kerja, serta jaminan sosial bagi setiap warga negara. Oleh karena itu, diperlukan penguatan kerangka hukum ketenagakerjaan yang berlandaskan nilai-nilai konstitusi guna menjamin perlindungan hukum dan kesejahteraan pekerja ekonomi gig di Indonesi
TRADISI SALAWAT DULANG SEBAGAI WARISAN SASTRA LISAN INDONESIA: ANALISIS FUNGSI DAN NILAI BUDAYA DI ASAHAN MELALUI MEDIA DIGITAL
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji eksistensi dan transformasi sastra lisan dalam perkembangan teknologi media melalui studi terhadap tradisi Salawat Dulang. Fokus penelitian diarahkan pada perubahan bentuk penyajian, fungsi, serta makna Salawat Dulang sebagai warisan budaya lisan di tengah arus modernisasi dan digitalisasi media. Penelitian ini menggunakan metode penelitian studi literatur (literature review). Studi literatur merupakan metode penelitian yang dilakukan dengan cara mengkaji, menelaah, dan menganalisis berbagai sumber pustaka yang relevan dengan topik penelitian, seperti buku teks, jurnal ilmiah, artikel penelitian, laporan resmi, dan sumber akademik lainnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perkembangan teknologi media berperan signifikan dalam mempertahankan keberlangsungan tradisi Salawat Dulang, terutama melalui media sosial dan platform digital yang memperluas jangkauan audiens. Namun demikian, terjadi pula pergeseran dalam struktur penyampaian, durasi pertunjukan, serta konteks sosial-budaya pelaksanaannya. Transformasi ini tidak hanya berdampak pada estetika pertunjukan, tetapi juga memengaruhi nilai-nilai religius dan edukatif yang terkandung di dalamnya. Dengan demikian, Salawat Dulang mengalami adaptasi budaya yang dinamis sebagai bentuk respon terhadap perkembangan teknologi media tanpa sepenuhnya meninggalkan identitas tradisionalnya.
Kata kunci: Salawat Dulang, Sastra Lisan, Nilai Budaya Asahan, Media Digita
THE EFFECT OF PROJECT BASED LEARNING MODEL ON STUDENTS WRITING ABILITY OF NARRATIVE TEXT
The aim of the research is to determine the effect of using the Project Based Learning model on students\u27 ability to write narrative text. This research method is quantitative and experimental research with a pre-test post-test control group design. The population in this study were students of class X of SMA Negeri 4 Tanjung Balai. The sample for this research consisted of 72 students taken by random sampling. The learning activities of students who are taught using a Project Based Learning model are better than students who are taught not using a Project Based Learning model the experimental class there was an average result of 86.86, while in the control class there was an average percentage of 67.42. From the results of hypothesis testing using the t test, the tᶵ value was 2.042. So it can be concluded that tʱ > tᶵ (9.894 > 2.042). So it can be stated that there is a significant difference in the increase in learning outcome scores in the experimental group and the control group. Thus, it can be concluded that Ho is rejected and Ha is accepted, meaning there is the effect of Project Based Learning model on students\u27 ability in writing narative text at grade X SMA Negeri 4 Tanjung Balai in 2024/2025 Academic Year
IMPLEMENTATION OF CONTEXTUAL TEACHING AND LEARNING (CTL) MODEL ON STUDENT’S WRITING ABILITY
Contextual Teaching and Learning (CTL) is not optimal in the Learning Model on Students\u27 Writing Ability Many students do not fully understand what is meant by theme, so they have difficulty identifying and developing relevant themes in their writing. This study aims to determine the effect of the Contextual Teaching and Learning (CTL) Model on students\u27 writing ability in compiling themes in texts. This study was conducted using a classroom action research design. The research participants were grade XII students of SMAN 1 Sei Kepayang. Data collection was carried out using a writing test and analyzed quantitatively. The results of the study showed that students in cycle I only achieved 11% of the average value of student writing, namely 62.4. In cycle II, the study showed an increase of 74%, namely 83.5. In cycle III, the study showed an increase of 80%. This means that the research has been carried out well. The implication of this research is an increase in students\u27 writing abilities in English writing and Indonesian writing
STUDI EMPIRIS TENTANG DAMPAK RESTORATIVE JUSTICE TERHADAP REINTEGRASI SOSIAL TERSANGKA TINDAK PIDANA RINGAN DI WILAYAH HUKUM POLRES ASAHAN
Penelitian ini dilatarbelakangi meningkatnya penerapan restorative justice sebagai alternatif penyelesaian tindak pidana ringan di Indonesia yang menekankan pemulihan hubungan antara pelaku, korban, dan masyarakat. Fokus penelitian adalah penerapan restorative justice terhadap tersangka tindak pidana ringan di Polres Asahan serta dampaknya pada reintegrasi sosial pelaku. Menggunakan metode yuridis empiris melalui wawancara dan kuesioner, penelitian menemukan bahwa Polres Asahan menerapkan restorative justice dengan musyawarah dan mediasi di Balai Musyawarah Polsek, sesuai Peraturan Kepolisian Nomor 8 Tahun 2021. Pendekatan ini mempercepat penyelesaian perkara, mengurangi beban aparat, memulihkan korban, dan memberi kesempatan pelaku untuk memperbaiki diri. Lebih dari 80% responden menilai restorative justice mampu memperbaiki hubungan pelaku-korban dan mengurangi stigma sosial. Namun, tantangan seperti kurangnya pemahaman masyarakat dan keterbatasan syarat formil masih ada. Penelitian ini menyimpulkan restorative justice efektif mendukung reintegrasi sosial pelaku tindak pidana ringan.Penelitian ini dilatarbelakangi meningkatnya penerapan restorative justice sebagai alternatif penyelesaian tindak pidana ringan di Indonesia yang menekankan pemulihan hubungan antara pelaku, korban, dan masyarakat. Fokus penelitian adalah penerapan restorative justice terhadap tersangka tindak pidana ringan di Polres Asahan serta dampaknya pada reintegrasi sosial pelaku. Menggunakan metode yuridis empiris melalui wawancara dan kuesioner, penelitian menemukan bahwa Polres Asahan menerapkan restorative justice dengan musyawarah dan mediasi di Balai Musyawarah Polsek, sesuai Peraturan Kepolisian Nomor 8 Tahun 2021. Pendekatan ini mempercepat penyelesaian perkara, mengurangi beban aparat, memulihkan korban, dan memberi kesempatan pelaku untuk memperbaiki diri. Lebih dari 80% responden menilai restorative justice mampu memperbaiki hubungan pelaku-korban dan mengurangi stigma sosial. Namun, tantangan seperti kurangnya pemahaman masyarakat dan keterbatasan syarat formil masih ada. Penelitian ini menyimpulkan restorative justice efektif mendukung reintegrasi sosial pelaku tindak pidana ringan.
Analisis Kemampuan Pemecahan Masalah Siswa Pada Materi Statistika Kelas XI Mas Al Washliyah 49 Pasar Lembu
This study aimed at describing students’s mathematical problem solving ability. This research is a qualitative descriptive study. The subject of this research is statistics. The subjects in this study were students of MAS Al Washliyah 49 Pasar Lembu at class XI IPA totaling 25 students. Data collection instruments used included test questions totaling questions that referred to indicators of students’ problem solving ability including understanding problems, planning solutions, implementing plans, and reinterpreting them. Data analysis techinques used in this study were to assess the results of student answers and determine the percentage of students’ problem solving ability seen from the low, medium, and high categories. Based on the result of data processing, obtained as many as 6 students (24%) included in the category of “low” or have not been able to carry out the four stages well, and 11 students (44%) included in the category of “medium” or able to carry out category of “high” or have not been able to carry out the fourth stage