E-Journal Universitas 17 Agustus 1945 Jakarta (UTA'45)
Not a member yet
2410 research outputs found
Sort by
EVALUASI FUNGSI GINJAL BERDASARKAN FARMAKOKINETIK EKSKRESI PADA PASIEN HIPERTENSI DI INSTALASI RAWAT INAP RSUD CILINCING JAKARTA UTARA
Hypertension is a major risk factor for impaired renal function, which may progress to chronic kidney disease (CKD). This study aimed to evaluate renal function based on excretory pharmacokinetic parameters (urea, creatinine, and creatinine clearance) in hypertensive inpatients, and to assess the impact of patient characteristics and types of antihypertensive drugs on renal function decline. This observational analytic study with a cross-sectional design utilized secondary data from 100 medical records of hypertensive inpatients at RSUD Cilincing, North Jakarta, collected during March–April 2025. Most patients were classified in CKD stages 2–3a. The most frequently prescribed therapies were calcium channel blockers (CCBs) and angiotensin receptor blockers (ARBs). Chi-Square analysis revealed significant associations between renal function and gender, age, and CCB use (p < 0.05), while diuretic use was not significantly associated (p = 0.134). These findings highlight the importance of appropriate antihypertensive drug selection and regular renal monitoring to prevent CKD progression in hypertensive patients
Migrasi Ilegal dari Libya Melalui Jalur Mediterania Tengah: Tantangan dan Respon Kebijakan Uni Eropa
Migrasi ilegal dari Libya melalui Jalur Mediterania Tengah merupakan salah satu tantangan paling kompleks dalam tata kelola migrasi global dan kebijakan luar negeri Uni Eropa. Fenomena ini dipicu oleh kombinasi faktor struktural di negara asal migran, kegagalan negara Libya sebagai wilayah transit pasca-2011, serta keterbatasan jalur migrasi legal menuju Eropa. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor pendorong migrasi ilegal dari Libya serta mengevaluasi dampak dan efektivitas respons kebijakan Uni Eropa dalam menangani arus migrasi tersebut tanpa mengabaikan prinsip keamanan dan hak asasi manusia. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi literatur, memanfaatkan data sekunder dari jurnal ilmiah, laporan organisasi internasional, dokumen kebijakan Uni Eropa, dan laporan lembaga hak asasi manusia. Analisis dilakukan dengan mengintegrasikan teori push–pull migration, securitization theory, human security, dan global governance. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebijakan Uni Eropa cenderung didominasi oleh pendekatan keamanan melalui sekuritisasi migrasi dan eksternalisasi pengendalian perbatasan, terutama melalui kerja sama dengan Libya dan penguatan peran Frontex. Namun, pendekatan ini terbukti belum efektif dalam mengurangi arus migrasi secara signifikan dan justru memperbesar risiko pelanggaran hak asasi manusia terhadap migran. Penelitian ini menyimpulkan bahwa ketegangan antara kepentingan keamanan dan kewajiban normatif global melemahkan keberlanjutan kebijakan migrasi Uni Eropa. Oleh karena itu, diperlukan pendekatan yang lebih integratif berbasis human security dan global governance, termasuk pembukaan jalur migrasi legal, reformasi sistem suaka, serta stabilisasi politik di Libya, guna mewujudkan pengelolaan migrasi yang adil, aman, dan berkelanjutan
Penerapan Dolibarr untuk Pencatatan Penjualan Harian pada Warung Makan Podomoro
Studi ini mengevaluasi peralihan sistem pencatatan di Warung Makan Podomoro dari metodekonvensional ke platform digital Dolibarr ERP/CRM. Masalah utama seperti ketidaksesuaianstok dan laporan yang tidak lengkap menjadi dasar pengujian modul-modul inti seperti POS,Produk, dan Penjualan. Dengan pendekatan kualitatif, hasil penelitian membuktikan bahwasistem ini berhasil menyinkronkan aktivitas pembelian dan penjualan secara akurat sesuaikondisi riil di lapangan. Implementasi Dolibarr tidak hanya meningkatkan ketertibanadministrasi dan konsistensi harga, tetapi juga memberikan efisiensi yang signifikan bagipemilik usaha mikro dalam memantau pendapatan harian dibandingkan saat masihmenggunakan pencatatan manual
INTEGRASI INOVASI DAN STRATEGI PENETAPAN HARGA DALAM MENINGKATKAN KEUNGGULAN BERSAING STARTUP DIGITAL DI INDONESIA
Perkembangan ekonomi digital di Indonesia berkembang sangat cepat, sehingga mengakibatkan peningkatan jumlah startup digital yang beroperasi di tengah persaingan yang semakin ketat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara kreativitas digital, inovasi, strategi harga, dan keunggulan bersaing pada startup digital di Indonesia dengan menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif berbasis Systematic Literature Review (SLR). Peneliti menganalisis 30 jurnal nasional dengan teknik content analysis untuk menemukan pola, temuan utama, serta kesenjangan dalam penelitian sebelumnya. Hasil menunjukkan bahwa kreativitas digital menjadi faktor utama dalam mendorong lahirnya inovasi, baik dalam pengembangan produk, layanan, maupun model bisnis. Inovasi yang kuat kemudian memengaruhi strategi penetapan harga, terutama dalam penerapan harga berdasarkan nilai (value-based pricing) dan harga yang bisa berubah sesuai dinamika pasar. Strategi harga yang tepat terbukti sangat berpengaruh dalam meningkatkan keunggulan bersaing melalui peningkatan persepsi nilai, kemampuan menonjolkan produk, dan kesetiaan pelanggan. Selain itu, penelitian ini menemukan bahwa inovasi tidak hanya memengaruhi keunggulan bersaing secara langsung, tetapi juga memengaruhinya secara tidak langsung melalui strategi harga. Dengan demikian, menggabungkan kreativitas digital, inovasi, dan strategi harga menjadi kombinasi yang strategis bagi startup digital agar tetap kompetitif dalam era digital. Hasil penelitian diharapkan bisa menjadi acuan bagi startup dalam menyusun strategi bisnis yang lebih efektif, serta menjadi dasar penelitian lebih lanjut dengan pendekatan kuantitatif
PENGARUH PENGGUNAAN APLIKASI MOBILE JKN SEBAGAI PENGINGAT TERHADAP MANAJEMEN RISIKO PENONAKTIFAN BPJS KESEHATANAKIBAT TUNGGAKAN IURAN PESERTA MANDIRI
ABSTRAKBPJS Kesehatan merupakan badan publik yang menyelenggarakan program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) untuk seluruh masyarakat Indonesia. Namun, tingginya angka penonaktifan kepesertaan terutama dari segmen peserta mandiri akibat tunggakan iuran masih menjadi persoalan serius dalam keberlanjutan layanan. Salah satu penyebab utama adalah rendahnya kepatuhan pembayaran yang dipengaruhi oleh tingkat pengetahuan yang rendah mengenai manfaat BPJS, kesulitan finansial untuk membayar iuran, ketidakmampuan dalam mengakses informasi atau saluran pembayaran, faktor lupa dan kurangnya sistem pengingat. Untuk menjawab tantangan tersebut, BPJS Kesehatan meluncurkan aplikasi Mobile JKN dengan fitur pengingat pembayaran iuran. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penggunaan aplikasi Mobile JKN sebagai pengingat terhadap manajemen risiko penonaktifan BPJS Kesehatan akibat tunggakan iuran peserta mandiri. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan pendekatan deskriptif-asosiatif. Sampel sebanyak 30 responden dipilih secara purposive dari peserta mandiri BPJS Kesehatan Kabupaten Tegal yang menggunakan aplikasi Mobile JKN. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner skala Likert dan dianalisis dengan uji regresi linear sederhana menggunakan SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh positif dan signifikan antara penggunaan aplikasi Mobile JKN terhadap manajemen risiko penonaktifan layanan. Kesimpulannya, aplikasi Mobile JKN merupakan alat efektif dalam upaya mitigasi risiko penonaktifan layanan bagi peserta mandiri.Kata kunci: Aplikasi Mobile JKN, BPJS Kesehatan, Manajemen Risiko, Penonaktifan Layanan ABSTRACTBPJS Kesehatan is a public body that administers the National Health Insurance (JKN) program for all Indonesians. However, the high rate of membership deactivation, especially among independent participants due to contribution arrears, remains a serious problem in service sustainability. One of the main causes is low payment compliance influenced by a low level of knowledge about BPJS benefits, financial difficulties in paying contributions, inability to access information or payment channels, forgetfulness, and a lack of a reminder system. To address these challenges, BPJS Kesehatan launched the Mobile JKN application with a contribution payment reminder feature. This study aims to analyze the effect of using the Mobile JKN application as a reminder on the risk management of BPJS Kesehatan deactivation due to contribution arrears for independent participants. The research method used is quantitative with a descriptive-associative approach. A sample of 30 respondents was purposively selected from independent BPJS Kesehatan participants in Tegal Regency who use the Mobile JKN application. Data were collected using a Likert scale questionnaire and analyzed with a simple linear regression test using SPSS. The results showed a positive and significant influence between the use of the Mobile JKN application on service deactivation risk management. In conclusion, the Mobile JKN application is an effective tool in mitigating the risk of service deactivation for independent participants.Keywords: Mobile JKN Application, BPJS Kesehatan, Risk Management, Service Deactivatio
PENINGKATAN KESADARAN DAN KEPATUHAN PENGGUNAAN OBAT PADA PENDERITA HIPERTENSI MELALUI EDUKASI MASYARAKAT
Kegiatan pengabdian masyarakat oleh mahasiswa farmasi yang berlangsung di RW 008 Kelurahan Sunter Agung bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, kesadaran, dan kepatuhan warga dalam mengonsumsi obat antihipertensi secara tepat. Selain itu, kegiatan ini juga memberikan informasi mengenai kemungkinan interaksi antara obat medis dengan tanaman herbal yang sering dikonsumsi oleh masyarakat. Mengingat hipertensi ialah penyakit kronis yang membutuhkan penanganan berkelanjutan, kepatuhan pasien menjadi hal penting guna mencegah terjadinya komplikasi. Dalam hal ini, edukasi kesehatan menjadi langkah strategis untuk membantu masyarakat mengontrol tekanan darah, terutama di kawasan perkotaan. Pelaksanaan kegiatan meliputi penyuluhan dengan metode interaktif, diskusi terbuka untuk menampung pengalaman peserta, pemeriksaan tekanan darah sebagai upaya deteksi awal, serta pembagian leaflet sebagai bahan bacaan lanjutan. Ibu-ibu PKK menjadi sasaran utama karena peran aktif mereka dalam menjaga kesehatan keluarga dan lingkungan sekitar. Berdasarkan hasil pengisian kuesioner sebelum dan sesudah kegiatan, tercatat peningkatan pemahaman yang cukup signifikan. Persentase peserta yang memahami risiko hipertensi naik dari 65% menjadi 90%, kesadaran pentingnya minum obat secara teratur meningkat dari 70% ke 95%, dan pemahaman tentang interaksi obat dan herbal melonjak dari 60% menjadi 90%. Sebanyak 85% peserta juga menyatakan lebih termotivasi untuk mematuhi pengobatan. kegiatan ini membuktikan bahwa mahasiswa farmasi dapat berkontribusi langsung dalam meningkatkan literasi kesehatan di masyarakat. Kegiatan serupa sangat potensial untuk direplikasi dan dikembangkan secara berkesinambungan di wilayah lainnya
RANCANG BANGUN PEMBANGKIT LISTRIK TENAGA SURYA (PLTS) 200WP DENGAN BEBAN LAMPU DAN SUBMERSIBLE PUMP
Kebutuhan energi listrik pada sektor pertanian yang terus meningkat berdampak pada tingginya biaya operasional, terutama untuk penerangan dan pengoperasian pompa air. Salah satu solusi yang berkelanjutan adalah penerapan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) off-grid. Penelitian ini mengevaluasi kinerja sistem PLTS off-grid berkapasitas 200 Wp yang diterapkan di Depok menggunakan modul surya polycrystalline untuk memenuhi beban listrik dasar pertanian. Metodologi penelitian meliputi perancangan dan instalasi sistem, pengukuran intensitas radiasi matahari, tegangan, arus, dan daya, serta perbandingan hasil pengukuran dengan data estimasi Global Solar Atlas. Hasil pengujian menunjukkan daya rata-rata aktual sebesar 334,77 W pada interval waktu 11.00–16.00 WIB, lebih rendah 36,11% dibandingkan estimasi sebesar 524 W. Selisih kinerja dipengaruhi oleh kondisi cuaca, sudut kemiringan modul, dan kebersihan panel. Analisis beban menunjukkan potensi risiko kelebihan daya saat pengoperasian pompa air 125 W bersamaan dengan penambahan beban lampu yang melebihi kapasitas desain
REVIEW ARTIKEL: WAWASAN FARMAKOGENOMIK DAN BIOINFORMATIKA VARIAN GEN ACE DAN PENGARUHNYA TERHADAP RESPONS INHIBITOR ACE PADA HIPERTENSI
Respons terhadap terapi antihipertensi berbasis angiotensin-converting enzyme inhibitors (ACEIs) bervariasi antar individu, yang sebagian besar dipengaruhi oleh faktor genetik. Gen ACE memiliki sejumlah polimorfisme yang dapat memengaruhi kadar enzim dan efektivitas terapi. Penelitian ini bertujuan mengeksplorasi hubungan antara variasi genetik pada gen ACE dan respons terhadap kaptopril, lisinopril, ramipril, dan enalapril pada pasien hipertensi. Penelitian ini menggunakan pendekatan bioinformatika dan farmakogenomik dengan menganalisis data dari PharmGKB, Ensembl, dan GTEx Portal. Polimorfisme genetik dianalisis untuk mengevaluasi keterkaitannya dengan efektivitas ACEI menggunakan pendekatan statistik deskriptif. Empat polimorfisme nukleotida tunggal (SNP) pada gen ACE ditemukan berasosiasi dengan respons terhadap ACEI. Varian rs4291 dan rs1799752 dikaitkan dengan efikasi kaptopril, di mana genotipe AA menunjukkan penurunan keparahan gagal ginjal. Varian rs1799752 juga terkait dengan lisinopril dan enalapril, dengan genotipe DD memberikan penurunan tekanan darah yang lebih besar. Selain itu, rs4359 dan rs4344 berkorelasi dengan efektivitas ramipril, terutama pada genotipe CC+TT dan AA+GG. Kesimpulan: Variasi genetik pada gen ACE berperan dalam menentukan respons terhadap terapi ACEI. Pendekatan farmakogenetik berpotensi meningkatkan efikasi dan keamanan pengobatan antihipertens
In Silico Study of Kaempferol Targeting MMPs and COX-2 for Anti-Aging and Wound Healing
Skin aging and impaired wound healing are complex biological processes involving chronic inflammation and excessive degradation of the extracellular matrix. Matrix metalloproteinases (MMP-1, MMP-3, and MMP-9) and cyclooxygenase-2 (COX-2) play crucial roles in these processes and are considered important molecular targets for anti-aging and wound healing therapies. Kaempferol is a natural flavonoid compound known for its antioxidant and anti-inflammatory activities; however, its molecular interaction mechanisms with these targets remain incompletely understood. This study aimed to evaluate the potential of kaempferol as an anti-aging and wound healing agent through a molecular docking approach targeting MMP-1, MMP-3, MMP-9, and COX-2. Molecular docking simulations were performed using Molegro Virtual Docker 6.0, while ligand-protein interactions were visualized and analyzed using BIOVIA Discovery Studio Visualizer v.21.1.0.20298. The docking results indicated that kaempferol exhibited favorable binding affinities toward all target proteins, with the strongest interactions observed for MMP-9 and COX-2. Kaempferol formed conventional hydrogen bonds as well as hydrophobic and aromatic interactions within the active sites of the proteins. In conclusion, kaempferol demonstrates potential as a multitarget natural compound for anti-aging and wound healing applications, although further in vitro and in vivo studies are required to validate its biological activity
REVIEW ARTIKEL: TINJAUAN VALIDASI METODE ANALISIS MENGGUNAKAN SPEKTROFOTOMETRI UV-VIS PADA SENYAWA FENOLIK DALAM BERBAGAI SAMPEL
Spektrofotometri UV-Vis ialah metode analisis yang banyak dipakai karena prosedurnya sederhana, biaya yang relatif rendah, serta sensitivitas yang memadai. Review artikel ini bertujuan untuk meninjau penerapan spektrofotometri UV-Vis dalam validasi metode analisis pada senyawa fenolik dalam berbagai sampel. Kajian dilakukan secara sistematis terhadap jurnal ilmiah nasional dan internasional yang dipublikasikan dalam sepuluh tahun terakhir (2015-2025) melalui penelusuran beberapa basis data elektronik dengan kriteria inklusi dan eksklusi. Artikel terpilih dianalisis secara kualitatif dengan fokus pada parameter-parameter validasi metode, yang meliputi linearitas; akurasi;presisi; batas deteksi (LOD) ; batas kuantitasi (LOQ). Hasil review bahwa spektrofotometri UV-Vis telah diaplikasikan secara luas dalam analisis senyawa fenolik serta menunjukkan pemenuhan terhadap kriteria validasi metode yang berlaku. Review ini diharapkan dapat memberikan gambaran mengenai keandalan spektrofotometri UV-Vis dalam validasi metode analisis senyawa fenolik