Jurnal-el Badan Bahasa (e-Jurnal Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa - Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan)

    Kemampuan Pemain Teater Cepung Lombok sebagai Kekayaan Dramaturgi Tradisional

    Get PDF
    Artikel ini mendiskusikan tentang fenomena Teater Cepung Lombok di tengah masyarakat Sasak. Dengan menggunakan metode kualitatif, artikel ini berpijak pada keinginan untuk mengetahui tentang Teater Cepung Lombok, khususnya mengenai pemain yang secara tradisional memiliki kemampuan untuk menafsirkan teks Tutur Monyeh sebagai sumber penciptaan Teater Cepung.Meneropong dengan teori teks, artikel ini menunjukkan bahwa Teater Cepung merupakan produk kesenian asli Lombok yang menonjolkan kekuatan pemain sebagai keutamaan dalam pementasan. Meskipun dikategorikan tradisional, namun pemain teater Cepung pada hakikatnya memberikan ruang baru untuk memahami kekayaan bentuk dramaturgi Indonesia

    STRUKTUR MANTRA KAGANCANGAN DALAM NASKAH MANTRA MISTIK

    Get PDF
    The kagancangan mantra is a mantra that produces supernatural power both on the hand or body to hit. This kagancangan mantra is useful for creating strength on the body generally and on the hand specifically. This research will describe the kagancangan mantra, the structure and language used. The data of this study are six mantras found in the 'Mystical Mantra' (MM), the text written in code E. 4508. The result shows that each mantra of these six kagancangan mantra has its own rituals, methods and prohibitions. The structure of the kagancangan mantra consists of elements such as the title, opening, and suggestion elements, and there are also mantra that consists of element of the title and element of suggestion only. Meanwhile the purpose is implied by the element of purpose and the element of suggestion. The language of the kagancangan mantra consists of Banjar language; combination of Banjar and other languages, especially Arabic; and only Arabic.Key words: mantra, kagancangan, structure, and languag

    IKLAN DALAM PEMBELAJARAN PRAGMATIK DI SEKOLAH MENENGAH ATAS

    Get PDF
    Abstract: This research conducted to describe the implementation of the advertisement on Indonesian learning, especially pragmatic learning in senior high school in form of lesson plan. The lesson plan included based on competence, indicator, material, learning procedure, and evaluation. The lesson plan can be used by the teacher in learning activity, especially in learning advertisement. The material and evaluation of learning was prepared by the reseacrher to make the teacher easy in the process of learning. The data used in the research was some advertisement published from January to June 2013. The advertisements used for analyzing were the advertisement of motorcycle, the advertisemnet of fortable computer, the advertisement of internet appliances, the advertisement of XL sim card, the advertisement of printer, and the advertisement of car. At the end of learning activity, the students were hoped to be able to make their own advertisement

    VERBA KEKUASAAN SBY DALAM SURAT KABAR BERBAHASA INDONESIA

    Get PDF
    Dalam kehidupan modern saat ini media massa telah menjadi corong atau alat kekuasaan. Bahkan, media massa sendiri juga menjadi bagian dari penguasa itu. Media massa telah menjadi perekam kekuasaan individu atau kelompok dan pada saat yang bersamaan telah menjadi bagian dari kekuasan itu. Dalam konteks di Indonesia pada 2009--2014, kekuasaan yang banyak direkam oleh media massa adalah kekuasaan seorang SBY, baik sebagai presiden maupun sebagai ketua umum partai politik. Masalah yang dibahas dalam tulisan ini adalah apa saja jenis verba yang menggambarkan kekuasaan SBY. Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan dan menjelaskan jenis-jenis verba yang menunjukkan kekuasaan SBY. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif analitis. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa ada dua jenis verba yang digunakan SBY, yaitu verba tindak tutur dan verba nontindak tutur. Dalam kaitannya dengan kekuasaan, kedua jenis verba itu dapat dikelompokkan menjadi empat jenis, yaitu (1) verba konfliktif, (2) verba kompetitif, (3) verba kolaboratif, dan (4) verba konvival

    MENGAWINKAN PAIKEM DAN MODEL KREATIF- PRODUKTIF DALAM PEMBELAJARAN MENULIS KREATIF PUISI

    Get PDF
    Abstrak :Pembelajaran mengalami perubahan paradigma seiring dengan perkembangan mutakhir model pembelajaran. Akhir-akhir ini diperkemalkan Pembelajaran Aktif Inovatif Kreatif Efektif dan Menyenangkan (PAIKEM). Sebelumnya diperkenalkan Model Pembelajaran Krwatif-Produktif (MPKP) dalam pembelajaran sastra. Makalah ini merupajan eujud nyata upaya mengimplementasikan model pembelajaran mutakhir untuk pembelajaran menulis kreatif puisi. Makalah yang diunggah berdasarkan pengalaman empiris dan teoretis ini tentu saja perlu diperkenalkan secara luas sehingga tujuan pembelajaran tercapai seperti harapan bersama. Pangkal tolak pembelajaran ini tentu saja kreativitas pengajar seraya dengan kepekaan dan inisiatif terus berupaya memadupadankan model pembelajaran yang ideal untuk mencapai efektivitas pembelajaran.Kata-kata kunci: menulis kreatif puisi, strategi PAIKEM, Model Pembelajaran Kreatif-Produkti

    LEKSIKON KEKERABATAN ETNIK MELAYU BANGKA DI KOTA PANGKALPINANG

    Get PDF
    This is research aims to identity and classify the kinship lexicon then explain the role and meaning in Bangkanese Malay greetings. The research used descriptive method. The technique used was ethnographical interview. Bangkanese Malay ethnic in communicating either in nuclear family based on matchmaking or bloodline (offspring). That research result showed that the role and meaning of lexicon kinship dislayed that the people considered as close  relatitive are family. Family relation is both consanguine and afinal. It is categorized into ego aligned, over ego, and below ego

    Representasi Pejabat Pemerintah terhadap Kebijakan Lockdown Pada Tayangan ILC TV One

    Get PDF
    The purpose of this study is to see how the representation of government officials about the pros and cons of lockdown by those who are pro with the policy of government officials; and how the representation of government officials about the lockdown counter by those who are counter to the policy of government officials in conveying their ideology in a speech on the ILC TV ONE talk show with the theme Corona: Pro and Counter Lockdown. This type of research is qualitative research with descriptive methods. The data in this study were in the form of speeches from each of the speakers, namely government officials and experts. The subjects in this study were government officials and experts who were the speakers at the ILC TV ONE program. The approach of this research is AWK Norman Fairclough's qualitative approach. The results of this study indicate that, that there is no one vote whether the pros or cons lockdown. Because there are a lot of considerations and shadows if the lockdown is done what the impact is and if nothing is done. There are 3 findings of representation from government officials' statements on the lockdown policy, namely (1) Government officials in their speeches do not have strong control to make decisions, local government officials still play it safe and maintain respect for the government above it. (2) Central government officials, which are represented by the President's spokesman, can only provide an educational explanation on what is social distancing and what is lockdown and the policies that are carried out; and (3) Representative government officials and experts criticizing the policies taken by the government have not been maximized and are not firm. AbstrakTujuan penelitian ini adalah untuk mengungkapkan bagaimana representasi pejabat pemerintah  tentang pro dan kontra lockdown oleh pihak yang pro dengan kebijakan pejabat pemerintah; dan bagaimana representasi pejabat pemerintah tentang prokontra lockdown oleh pihak yang kontra dengan kebijakan pejabat pemerintah dalam menyampaikan ideologinya dalam tuturan di talk show ILC TV ONE dengan tema Corona: Pro dan Kontra Lockdown. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan metode deskriptif. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis wacana kritis model Norman Fairclough yang meliputi teks, discourse practice, dan sociocultural practice. Pendekatan penelitian ini berupa pendekatan kualitatif prespektif AWK Norman Fairclough. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa, bahwa tidak satu suara apakah pro atau kontra lockdown. Karena banyak pertimbangan dan bayangan-bayangan jika lockdown dilakukan apa dampaknya dan jika tidak dilakukan apapula dampaknya. Ada 3 temuan representasi dari tuturan pejabat pemerintah atas kebijakan lockdown, yaitu (1) Pejabat pemerintah dalam tuturannya tidak mempunyai kendali yang kuat untuk membuat keputusan, pejabat pemerintah daerah masih bermain aman dan menjaga kehormatan kepada pemerintah diatasnya. (2) Pejabat pemerintah pusat yaitu diwakili oleh jubir Presiden hanya bisa memberikan penjelasan pendidikan mengenai apa itu sosial distancing dan apa itu lockdown serta kebijakan yang dilakukan; dan (3) Pejabat pemerintah wakil rakyat dan pakar mengkritisi kebijakan yang diambil pemerintah belum maksimal dan tidak tegas

    RESISTENSI TERHADAP PENYIMPANGAN KEKUASAAN DALAM TIGA CERPEN KALIMANTAN TIMUR

    Get PDF
     AbstrakPenelitian ini menunjukkan gambaran resistansi terhadap penyimpangan kekuasaan pemegang kekuasaan dalam tiga cerpen Kalimantan Timur, yaitu “Banjirkap”, “Poniran” dan “Kota ini telah Terjual”. Masalah yang difokuskan dalam penelitian ini adalah bagaimana bentuk resistansi dan penyimpangan kekuasaan dalam tiga cerpen tersebut. Untuk memecahkan masalah dan mencapai tujuan digunakan metode kualitatif yang memperhatikan data alamiah sehingga penelitian dapat melibatkan sejumlah gejala sosial yang relevan, termasuk unsur-unsur kebudayaan. Dengan menggunakan teori resistansi Scott, tulisan ini menganalisis bentuk-bentuk penyimpangan kekuasaan yang memarginalkan masyarakat. Hasil pembahasan menunjukkan bahwa tokoh di tiga cerita pendek tersebut melakukan resistansi terhadap penyimpangan kekuasaan yang berbentuk aksi penindasan terhadap masyarakat marginal. Berdasarkan pembahasan, penelitian ini menyimpulkan bahwa relasi kekuasaan adalah suatu bentuk legalitas untuk menindas masyarakat marginal.  Relasi kekuasaan tersebut merupakan suatu ikatan yang saling menguntungkan.  Kata kunci: resistansi, penyimpangan kekuasaan, gejala sosial, cerpen  AbstractThis study reveals of resistance to power deviations from power holders in three short stories in East Kalimantan, namely "Banjirkap", "Poniran" and "Kota ini telah Terjual". The problem of this research is focused on what is the form of resistance and power deviation in the three short stories.To solve problems and achieve goals, qualitative methods are used that concern about original data that's include of relevant social phenomena and cultural elements. Using Scott's resistance theory, this paper analyzes resistance to power deviations against marginal society. The results of the discussion show that the characters in the three short stories resist the power deviations by abusing their power as oppression against marginalized communities. Based on the discussion, this study concludes that power relations are a form of legality to oppress marginal communities, but are a mutually beneficial bond. Keywords: resistance, power deviation, social phenomenon, short storiesKeywords: resistance, power deviation, social phenomenon, short stories 

    Prasangka dan Perilaku Destruktif dalam Novel Si Anak Badai Karya Tere Liye

    Get PDF
     Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan: 1) prasangka tokoh terhadap utusan gubernur dalam novel Si Anak Badai karya Tere Liye, 2) dampak prasangka tokoh terhadap utusan gubernur pada novel Si Anak Badai karya Tere Liye. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif dengan pendekatan psikologi sastra, dengan sumber datanya novel Si Anak Badai karya Tere Liye. Data berupa satuan cerita yang terwujud dalam dialog, paragraf, maupun narasi yang menjelaskan prasangka tokoh terhadap tokoh lain. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik baca catat kemudian dikelompokkan dalam tabel. Analisis data menggunakan langkah reduksi data yang meliputi menyeleksi, meringkas, serta menggolongkan data. Hasil penelitian ini adalah: 1) prasangka tokoh terhadap utusan gubernur yang hendak mendirikan secara paksa pelabuhan di kampung Manowa yang terwujud dalam persepsi, kekhawatiran, bahkan tindakan perlawanan yang dilakukan oleh rakyat Manowa, 2) dampak prasangka tokoh terhadap utusan gubernur yang berwujud kemarahan dan juga kenekatan dalam melancarkan pembangunan pelabuhan tersebut. This study aims to describe 1) the prejudice of the characters on the governor's delegation in Si Anak Badai novel by Tere Liye, 2) The impact of the character's prejudice on the governor's delegation in Si Anak Badai novel by Tere Liye. This research is a descriptive qualitative study with a literary psychology approach. The data source is the novel Si Anak Badai by Tere Liye. Data in the form of story units that are manifested in dialogues, paragraphs, and narratives that explain the character's prejudice about other characters. The data collection technique used the reading and notes technique and then grouped them in a table. Data analysis uses data reduction steps which include selecting, summarizing, and classifying data. The results of this study are 1) the prejudice of the figures regarding the governor's delegation who want to forcibly establish a port in Manowa Village which are manifested in perceptions, worries, and even acts of resistance by the people of Manowa, 2) the impact of the figures' prejudice on the governor's delegation who is angry and impetuous in accelerating the construction of the port

    FAKTA SEJARAH DALAM CERPEN INDAHNYA PERSATUAN KARYA ODHY’S

    Get PDF
    This research aims to know the historical facts behind the Odhy’s’s sort story Indahnya Persatuan. As the work of literature relates certainly to the space and time so those contexts will surround it certainly. Historical context denotes the problem which fills in that short story through reading first. Knowing included answering the historical context is used method of qualitative with theory of contextuality and socio-history for revealing the historical facts were appeared. Then, the result of research was found the historical fact related with the horizontal conflict between Dayaknese and Madurese. The other hand, the other historical facts were found as chronological history of that horizontal conflict. The conclusion of result of research was the short story Indahnya Persatuan containing the elements of historical facts were happened in West Borneo. Through those result can be mentioned that the process of literature work related deeply to contextuality, either the space or the time
    Jurnal-el Badan Bahasa (e-Jurnal Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa - Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan) is based in ID
    Do you manage Jurnal-el Badan Bahasa (e-Jurnal Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa - Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan)? Access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Dashboard!