Bobot Organ Limfoid dan Rasio Heterofil-Limfosit pada Kalkun yang Diberi Daun Gamal dan Cekuti sebagai Substitusi Poultry Meat Meal

Abstract

ABSTRAKPenelitian bertujuan untuk mengevaluasi penggantian poultry meat meal (PMM) dengan tepung daun gamal dan cekuti terhadap ketahanan tubuh kalkun berdasarkan bobot relatif bursa, limpa, timus dan rasio heterofil-limfosit (H/L). Manfaat dari penelitian untuk meminimalisir biaya pengeluaran bahan pakan hewani yang mahal dengan sumber protein nabati yang tersedia lokal. Ternak yang digunakan adalah kalkun sebanyak 100 ekor unsex umur 2,5 bulan dan ransum mengandung tepung daun gamal serta cekuti. Penelitian disusun dalam rancangan acak kelompok (RAK) dengan 5 perlakuan dan 4 kelompok. Perlakuan penelitian terdiri dari T0 (ransum kontrol dengan PMM sebagai sumber protein hewani), T1 (ransum dengan 5% tepung daun gamal sebagai pengganti PMM), T2 (ransum dengan 10% tepung daun gamal, tanpa PMM), T3 (ransum dengan 5% tepung daun cekuti sebagai pengganti PMM), dan T4 (ransum dengan 10% tepung daun cekuti, tanpa PMM). Pengelompokan berdasarkan bobot badan yaitu K1 (bobot 300 – 375 g), K2 (376 – 450 g), K3 (451 – 525 g), dan K4 (526 – 600 g). Data diolah menggunakan analysis of variance dan uji lanjut dengan duncan multiple range test (DMRT). Hasil penelitian menunjukkan bahwa substitusi tepung daun gamal dan cekuti terhadap PMM tidak berpengaruh nyata (P>0,05) terhadap bobot relatif timus dan bursa, tetapi berpengaruh nyata (P<0,05) terhadap bobot relatif limpa dan rasio H/L. Simpulan dari penelitian bahwa tepung daun gamal dan cekuti pada level 5% sebagai pengganti PMM menunjukkan ketahanan tubuh lebih baik dilihat dari penurunan rasio H/L dan bobot relatif limpa dengan bobot bursa fabrisius sama dengan kontrol.

    Similar works