TEACHER’S LANGUAGE TO SCAFFOLD PRIMARY STUDENTS IN LEARNING ENGLISH

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi bahasa guru yang difungsikan untuk menuntun siswa Sekolah Dasar selama pembelajaran Bahasa Inggris di kelas. Bahasa guru memiliki beberapa fungsi, salah satu fungsi bahasa guru adalah untuk menuntun siswa agar mereka dapat berbahasa Inggris. Penelitian difokuskan pada ujaran guru dan siswa yang muncul selama pembelajaran. Ujaran direkam dan di transkripsikan, kemudian dianalisis dengan menggunakan Initiation-Response-Follow-up (IRF) untuk menghitung frekuensi giliran berbicara. Selanjutnya ujaran guru ditelaah lebih lanjut dengan Interpersonal Moves untuk menemukan ujaran yang berfungsi menuntun siswa. Hasil menunjukkan bahwa dari 5 transkrip interaksi terdapat 1.708 ujaran guru teridentifikasi hanya 483 ujaran yang berfungsi untuk menuntun siswa. Tuntunan tersebut berupa perintah (command), pertanyaan (question) dan tindak lanjut (follow-up). Dari bahasa penuntun yang digunakan, perintah (command) terbanyak digunakan (205 ujaran) dengan menuntun untuk mengatakan kata atau kalimat (182 ujaran) dan menuntun siswa untuk memulai bicara dalam Bahasa Inggris (23 ujaran). Disusul dengan pertanyaan (question) (94 ujaran) dengan menuntun dalam makna kata (33 ujaran), untuk memberi petunjuk (26 ujaran), dan untuk memeriksa pemahaman (35 ujaran). Kemudian untuk tindak lanjut (follow-up) (184 ujaran) dengan mengulang ucapan siswa (43 ujaran), dan memeriksa jawaban siswa (141 ujaran): Temuan ini menggambarkan bahwa pembelajaran Bahasa Inggris para siswa di Sekolah Dasar yang diamati masih terbatas pada mengikuti perintah guru untuk mengucapkan kata atau kalimat

    Similar works