research

Status Metabolit Ternak Sapi Bali pada Kebuntingan Trimester Terakhir

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui status metabolit khususnya glukosa, blood urea nitrogen (BUN), dan kreatinin induk sapi Bali pada kebuntingan trimester terakhir. Penelitian ini dilakukan di Kabupaten Bantaeng dengan menggunakan ternak-ternak sapi milik petani-peternak. Sebanyak 21 ekor induk sapi Bali pada periode kebuntingan akhir digunakan pada penelitian ini. Sampel darah dikoleksi dengan interval dua bulan pada semua ternak pada pagi hari melalui vena jugularis ke dalam tabung vakum. Setelah dikoleksi, setetes darah diambil untuk uji glukosa, kemudian sampel disimpan pada suhu 4??C dan kemudian disentrifugasi dalam waktu 4 jam pada 1500 x g selama 15 menit untuk diambil plasma darahnya. Plasma kemudian disimpan pada suhu -20??C sampai dilakukan analisa BUN dan kreatinin. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak terdapat perbedaan yang nyata (P=0,5944) terhadap konsentrasi glukosa (56,95??18,41 mg/dL vs 53,73??9,32 mg/dL) antara dua bulan interval pengambilan sampel darah. Demikian halnya dengan konsentrasi BUN dan kreatinin tidak menunjukkan perbedaan yang nyata (13,85??4,23 mg/dL vs 11,69 ?? 6,14 mg/dL; P=0,3495), dan (1,61??0,32 mg/dL vs 1,51??0,17 mg/dL; P=0,3920). Dapat disimpulkan bahwa status metabolit induk sapi Bali pada kebuntingan akhir pada penelitian ini masih pada kondisi yang normal

    Similar works