Pembuatan Produk Mie “Kekar” Daun Kelakai (Stenochlaena palustris) Dan Buah Karamunting (Melastoma malabathricum) Pada Kelompok Ibu-Ibu Pengajian Di Kelurahan Menteng Palangka Raya

Abstract

Pengetahuan masyarakat yang ada di Kelurahan Menteng terhadap pemanfaatan tanaman Kelakai (Stenochlaena palustris) dan Karamunting (Melastoma malabathricum) masih sangat minim, padahal nilai ekonomis kelakai dapat ditingkatkan lagi dengan cara melakukan inovasi pengembangan produk pengolahannya. Daun kelakai dapat diolah menjadi mie kelakai. Sedangkan buah karamunting dengan memanfaatkan zat warna alam yang dikandungnya dapat diolah menjadi pewarna pada produk mie dari daun kelakai yang dihasilkan. Tujuan dari pengabdian masyarakt ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan mitra yakni ibu-ibu kelompok pengajian di Kelurahan Menteng, Kota Palangka Raya tentang diversifikasi produk olahan dari sumber daya lokal yakni daun kelakai dan karamunting menjadi produk pangan. Kegiatan ini dilaksanakan di Kelurahan Menteng Kecamatan Jekan Raya Kota Palangka Raya Kalimantan Tengah. Metode yang dipakai dalam pencapaian tujuan tersebut adalah pemberdayaan partisipatif aktif masyarakat melalui kerjasama dengan mitra yakni transfer ilmu dan teknologi melalui kegiatan penyuluhan diversifikasi produk olahan pangan dengan menerapkan konsep pemanfaatan sumberdaya lokal. Hasil penilaian pretes dan postes kegiatan menunjukkan terjadi peningkatan pengetahuan dengan rerata sebesar 59%. Kegiatan ini dapat meningkatkan pengetahuan dan keterampilan mitra dalam mengolah bahan lokal menjadi olahan pangan yang akan menunjang ketahanan pangan

    Similar works