Student Centered Learning-Comprehensive Musicianship Through Performance Dalam Pembelajaran Orkestra

Abstract

Model pembelajaran merupakan bagian penting untuk mengembangkan kapabilitas musikal peserta didik. Artikel ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan model pembelajaran musik orkestra berbasis Student-Centered Learning: Comprehensive Musicianship through Performance (SCL-CMP). Penelitian ini menggunakan metode kualitatif, dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan model interaktif Huberman meliputi pengumpulan data, kondensasi data, reduksi data, dan verifikasi/kesimpulan, serta didukung dengan penggunaan software NVivo 12 untuk pengorganisasian data. Hasilnya yang pertama adalah manfaat SCL-CMP dalam pembelajaran orkestra bagi peserta didik meliputi partitur musik orkestra dapat dijelaskan dengan detail, mendorong peserta didik untuk lebih aktif, karakter instrumen musik menjadi lebih mudah dipahami, dan permasalahan teknis dalam memainkan instrumen musik lebih mudah diatasi; kedua, daya tarik SCL-CMP dalam pembelajaran orkestra antara lain peserta didik memiliki waktu lebih banyak untuk berdiskusi, lebih berani berpendapat, dan mendiskusikan partitur musik secara kritis; ketiga , kendala yang dihadapi dalam pembelajaran berbasis SCL-CMP antara lain sikap peserta didik yang malas dan pasif, dan kurangnya kesadaran pendidik terhadap kemajuan peserta didik; dan keempat, optimalisasi SCL-CMP dalam pembelajaran orkestra melalui upaya mengutamakan diskusi dalam pembelajaran, membagi kelompok alat musik menjadi beberapa kelompok, dan mencari solusi dari setiap permasalahan. Permasalahan dalam pembelajaran orkestra dapat dibahas secara mendalam beserta solusinya, sehingga dapat disimpulkan bahwa pembelajaran berbasis model Student-Centered Learning-Comprehensive Musicianship Through Performance sangat cocok diterapkan dalam pembelajaran orkestra.

    Similar works