Analisis Model Perencanaan Jalan Usaha Tani Subak Latu Terhadap Perkembangan Infrastruktur Ekowisata: Studi Jalan Usaha Tani Subak Latu Desa Abiansemal Kabupaten Badung

Abstract

This study aims to design a potential Subak Latu farm road design model for Abiansemal Village and analyze the perspective of acceptance and contribution of the Subak Latu farm road as an ecotourism support infrastructure to residents in the Subak Latu neighborhood in Abiansemal Village. This research uses the field development trust method in conducting potential model studies and quantitative surveys to examine the community's perspective from the perspective of benefits, risks, and community acceptance of agricultural roads. The results of this study indicate that the potential of the Jalan Usaha Tani Subak Latu model is a model with a road dimension of 2 m, equipped with supporting facilities for safety lights, guardrails, intersections, and conveniences such as seats, trash bins, and parking lots. . Furthermore, based on the results of the study, it showed that the majority of the community agreed with the construction of Jalan Usaha Tani in terms of the benefits, trust, and high public acceptance, and in terms of the low risk of Jalan Usaha Tani. This research provides a new perspective for stakeholders, related to the potential of the Jalan Usaha Tani model in collaboration with a socio-psychological approach.Penelitian ini bertujuan untuk merancang model desain jalan usaha tani Subak Latu yang potensial untuk Desa Abiansemal dan menganalisis perspektif penerimaan dan kontribusi jalan usaha tani Subak Latu sebagai infrastruktur penunjang ekowisata terhadap warga di lingkungan Subak Latu di Desa Abiansemal. Penelitian ini menggunakan metode tinjauan lapangan dalam melakukan telaah model yang potensial serta metode kuantitatif kuesioner untuk menelaah perspektif masyarakat yang ditinjau dari perspektif kebermanfaatan, risiko, kepercayaan, dan penerimaan publik terhadap pembangunan jalan usaha tani. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa model potensial Jalan Usaha Tani Subak Latu adalah model dengan dimensi jalan 2 m, dilengkapi dengan fasilitas penunjang keamanan seperti lampu, pagar pembatas, tempat persimpangan serta penunjang kenyamanan seperti tempat duduk, tempat sampah, dan tempat parkir. Selanjutnya berdasarkan hasil kuesioner menunjukkan bahwa mayoritas masyarakat menetujui pembangunan Jalan Usaha Tani yang dilihat berdasarkan persepektif kebermanfaatan, kepercayaan, dan penerimaan publik yang tinggi, serta rendahnya perspektif risiko dari pembangunan Jalan Usaha Tani. Penelitian ini memberikan perspektif baru bagi para stakeholder, terkait dengan model potensial Jalan Usaha Tani yang di kolaborasikan dengan pendekatan socio phycological

    Similar works