Teknologi Pengolahan Mi Sehat pada Ibu PKK Desa Wedoroklurak Kecamatan Candi Kabupaten Sidoarjo

Abstract

Mi banyak dikonsumsi sebagai alternatif pengganti nasi yang sangat disukai anak-anak. Ditinjau dari kandungan nutrisinya, nilai gizi mi tergolong rendah karena hanya sebagai sumber karbohidrat. Untuk itu diperlukan fortifikasi pada produk mi agar nilai gizinya meningkat. Sayuran, buah dan ikan mempunyai potensi untuk ditambahkan pada produk mi, karena jenisnya yang cukup banyak dan mengandung vitamin, mineral, serat pangan dan protein yang sangat diperlukan untuk meningkatkan gizi. Sebagai penyedia pangan keluarga, ibu rumah tangga berperan penting untuk menyediakan makanan yang bergizi, sehat dan bersih, sehingga diperlukan pengetahuan dan teknologi pengolahan mi sehat tanpa menggunakan bahan tambahan pangan. Tujuan kegiatan ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan dan ketrampilan ibu rumah tangga tentang pengolahan mi sehat secara tepat guna, serta memberikan pilihan produk olahan untuk berwirausaha. Peserta kegiatan ini adalah ibu-ibu PKK Desa Wedoroklurak, Kecamatan Candi, Kabupaten Sidoarjo. Setelah kegiatan selesai, sebanyak 90% ibu menyatakan bahwa telah memahami proses pembuatan mi sehat, dan sebanyak 90 % ibu menyatakan tertarik untuk membuat mi sehat. Semua ibu tertarik untuk membuat mi sehat dan menyajikannya sebagai menu keluarga, dan hanya ada seorang ibu yang tertarik untuk mencoba berwirausaha mi sehat ini sebagai pengembangan industri mi kering yang sudah digelutinya

    Similar works