Growth Mindset Guru: Studi Efektivitas Pelatihan Menumbuhkan Growth Mindset pada Guru

Abstract

Motivasi menjadi hal penting untuk dimiliki guru. Salah satu variabel yang baru-baru ini diteliti dalam dunia pendidikan dan diketahui berpengaruh pada motivasi adalah growth mindset. Beberapa penelitian untuk menguji efektivitas pelatihan growth mindset, namun belum diketahui efektivitasnya pada guru. Penelitian ini bertujuan mengetahui efektivitas pelatihan growth mindset pada guru, apakah terdapat perbedaan growth mindset guru sebelum dan setelah mengikuti pelatihan growth mindset? Sebanyak 15 guru dari sekolah menengah pertama berpartisipasi dalam penelitian ini. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif, kuasi eksperimen. Sekelompok guru diberikan perlakuan dengan sebelumnya diberikan pre-test dan post-test setelahnya untuk mengetahui perbedaan growth mindset yang dimiliki guru. Adapun pre-test dan post-test dilakukan dengan memberikan skala growth mindset guru (α Cronbach = 0,783). Wilcoxon test paired sample menjadi teknik analisis statistik yang digunakan dalam studi ini. Hasil penelitian ini menunjukkan tidak terdapat perbedaan signifikan growth mindset pada guru, sebelum dan setelah mengikuti pelatihan growth mindset (M differences= 0.15; SE differences = 0.725; p>0,05), namun terjadi peningkatan skor mean setelah pelatihan. Studi lebih lanjut dibutuhkan agar terjadi efektivitas. Hasil penelitian lain yang berkaitan juga didiskusikan pada bagian pembahasan.Motivasi menjadi hal penting untuk dimiliki guru. Salah satu variabel yang baru-baru ini diteliti dalam dunia pendidikan dan diketahui berpengaruh pada motivasi adalah growth mindset. Beberapa penelitian untuk menguji efektivitas pelatihan growth mindset, namun belum diketahui efektivitasnya pada guru. Penelitian ini bertujuan mengetahui efektivitas pelatihan growth mindset pada guru, apakah terdapat perbedaan growth mindset guru sebelum dan setelah mengikuti pelatihan growth mindset? Sebanyak 15 guru dari sekolah menengah pertama berpartisipasi dalam penelitian ini. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif, kuasi eksperimen. Sekelompok guru diberikan perlakuan dengan sebelumnya diberikan pre-test dan post-test setelahnya untuk mengetahui perbedaan growth mindset yang dimiliki guru. Adapun pre-test dan post-test dilakukan dengan memberikan skala growth mindset guru (α Cronbach = 0,783). Wilcoxon test paired sample menjadi teknik analisis statistik yang digunakan dalam studi ini. Hasil penelitian ini menunjukkan tidak terdapat perbedaan signifikan growth mindset pada guru, sebelum dan setelah mengikuti pelatihan growth mindset (M differences= 0.15; SE differences = 0.725; p>0,05), namun terjadi peningkatan skor mean setelah pelatihan. Studi lebih lanjut dibutuhkan agar terjadi efektivitas. Hasil penelitian lain yang berkaitan juga didiskusikan pada bagian pembahasan

    Similar works