Analisis variabel pembiayaan perbankan syariah Jakarta Islamic Index (JII), sertifikat Bank Indonesia Syariah (SBIS), jumlah uang beredar (JUB) dan Produk Domestik Bruto (PDB) periode 2003-2010

Abstract

Kata kunci: Pembiayaan Perbankan Syariah, , SBIS, JUB, PDB, Kointegrasi, Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis dalam jangka pendek dan jangka panjang antara empat variabel independen yaitu: pembiayaan perbankan syariah, ( ), sertifikat Bank Indonesia syariah (SBIS), dan jumlah uang beredar (JUB) terhadap produk Domestik Bruto (PDB) periode 2003-2010 Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data kuartalan (per tiga bulan) dari Maret 2003 sampai Desember 2010 dari laporan bulanan Indikator Ekonomi Badan Pusat Statistik, Laporan Bulanan Makro Bank Indonesia, dan Laporan Statistik Bursa Efek Indonesia. Penelitian ini menggunakan uji Kointegrasi untuk melihat adanya indikasi hubungan jangka panjang dan untuk melihat adanya hubungan jangka pendek. Hasil penelitian menunjukkan dalam jangka panjang terdapat pengaruh antara variabel pembiayaan perbankan syariah, ( ), sertifikat Bank Indonesia syariah (SBIS), dan jumlah uang beredar (JUB) terhadap PDB. Hal ini membawa implikasi bahwa dalam jangka panjang variabel perbankan syariah, JII, SBIS dan JUB dapat digunakan untuk memprediksi pertumbuhan PDB. Sedangkan dalam jangka pendek tidak terdapat pengaruh pembiayaan perbankan syariah, JII dan JUB terhadap PDB, hanya variabel SBIS yang mempengaruhi PDB dalam jangka pendek. Hal ini membawa implikasi bahwa dalam jangka pendek variabel pembiayaan perbankan syariah, ( ), dan jumlah uang beredar (JUB) bukan merupakan indikator yang baik untuk memprediksi pertumbuhan PDB. Tetapi variabel SBIS dapat digunakan untuk memprediksi pertumbuhan dalam jangka pendek

    Similar works

    Full text

    thumbnail-image