54 research outputs found

    PERTUMBUHAN SANSEVIERIA PADA KOMPOSISI MEDIA TANAM MENGGUNAKAN TANAH LIMBAH PETI DI KABUPATEN KUANTAN SINGINGI

    Get PDF
    This study aims to examine the best composition of planting media using PETI (unlicensed gold mining) which is best for the growth of Sansevieria aubritiana 'Tiger' and Sansevieria trifasciata 'Laurentii'. This research was conducted at the greenhouse of the Faculty of the Agriculture University of Riau. The research was carried out experimentally by using a Completely Randomized Design (Factorial) consisting of two factors, the first was plant type (S) and then planting media (M), which consisted of 6 treatments and 3 replications. So that 18 research units were obtained. The treatments consisted of M1S1 (Coffin land + TKKS compost 1:1, type S. aubrytiana 'Tiger'), M2S1 (Coffin land + husk charcoal 1:1, type S. aubrytiana 'Tiger'), M3S1 (Coffin land + TKKS compost + husk charcoal 1:1:1, type S. 'Tiger'), M1S2 (Coffin land + TKKS compost 1:1, type S. trifasciata 'Laurentii'), M2S2         (Coffin land + husk charcoal 1:1, type S. trifasciata 'Laurentii') and M3S2 (Coffin land + TKKS compost + husk charcoal 1:1:1, type S. trifasciata 'Laurentii'). The data obtained were then further tested by Duncan's multiple range test at 5 %.  The results of the study concluded that the combination of planting media of Coffin land + husk charcoal 1:1 was to be able to increase height, the number of leaves, leaf length, root volume, and the number of tillers in S.  aubrytiana 'Tiger'. The use of a combination of planting media of Coffin land + TKKS compost 1:1 was able to increase height, the number of leaves, leaf length, and leaf width on S. trifasciata 'Laurentii'

    Polimer Bercetakan Molekul sebagai Adsorben Zat Warna Metilen Biru

    Get PDF
    Polimer bercetakan molekul adalah salah satu jenis material polimer sintetis yang punya kemampuan pengenalan spesifik pada molekul target. Jika dibanding dengan jenis adsorben yang biasa digunakan misalnya karbon aktif, polimer bercetakan molekul punya selektivitas lebih tinggi, serta pemakaian kembali yang lebih besar. Pada penelitian ini telah dilakukan pembuatan polimer bercetakan molekul untuk adsorpsi zat warna metilen biru dengan mengaplikasikan pada larutan dengan berbagai variasi pH dan waktu adsorpsi. Hasil pengujian diperoleh bahwa pH kondisi larutan yang paling baik untuk proses adsorpsi yaitu pada pH 10 dengan persentase penyerapan sebesar 99,07 %, sedangkan waktu penyerapan yang paling optimal pada saat 90 menit dengan mencapai persentase penyerapan sebesar 94,20 %

    Knowledge Attitude and Practices of adolescent youth regarding Hepatitis B & C in district Hyderabad

    Get PDF
    Introduction: Globally Hepatitis B and C is a major public health problem & potential cause of substantial morbidity and mortality. Pakistan has been rated among countries which are endemic for hepatitis B and C where disease burden is high. Methodology: A cross sectional descriptive study was conducted from June- August 2006 in government colleges of district Hyderabad. 243 students were interviewed by using a pre-tested, closed ended questionnaire. The variables assessed were regarding knowledge, attitude and practice towards hepatitis B & C Results: 243 students were approached for interviewed. 10% (n=25) knew that hepatitis is caused by virus. 84% (n=205) agreed that it is transmitted from one person to another person. Among these 29% (n=71) agreed on reuse of syringes, 19% (n=47) attributed unscreened blood transfusion, 18% (n=44) consider reuse of blade and sexual intercourse as a mode of transmission. 45% (n=110) mentioned it as preventable disease, in this group 17% (n=42) advocated safe sex practices, 15% (n=37) stated vaccination, 12% (n=30) recommended use of new disposable syringe, 10% (n=25) advocated use of new blade and 8% (n=20) stressed screening of blood before transfusion. 71% (n=173) & 68% (n=166) respondents used new syringe & new blade respectively. 29% (n=71) were vaccinated against Hepatitis B. Television was the leading source of information. Conclusion: Students’ knowledge regarding Hepatitis is low, but their preventive practices are good. Majority of students were unvaccinated against Hepatitis B. Messages about Hepatitis may be incorporated in media to increase the level of awareness.   Key Words: KAP, Youth, Hepatiti

    HUBUNGAN ANTARA MOTIVASI LATIHAN DENGAN PRESTASI ATLET ANGKAT BESI JAWA BARAT

    Get PDF
    Olahraga angkat besi merupakan olahraga yang dominan di lakukan oleh pria, sedangkan perempuannya hanya sedikit. Tetapi dari sedikitnya atlet perempuan angkat besi di Jawa Barat ada salah satu perempuan yang memang menggemparkan dunia olahraga di indonesia dengan hasil perolehan medalli peraknya di Olimpiade Rio Brazil 2016 yaitu Sri Wahyuni. Oleh karena itu peneliti ingin melakukan penelitian ini untuk mengetahui tentang hubungan antara motivasi latihan dengan prestasi atlet wanita dan juga perbandigan motivasi antara atlet wanita dan laki-laki. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui adakah hubungan antara motivasi latihan dengan prestasi atlet wanita di Jawa Barat dan untuk mengetahui perbandingan antara atlet wanita dan atlet laki-laki dalam mengikuti latihan angkat besi di Jawa Barat. Dalam penelitian ini menggunakan metode pendekatan kuantitatif dengan desain penelitian deskriptif korelasi. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh atlet angkatbesi Jawa Barat dengan beberapa kriteria. Teknik pengambilan sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah total sampling yang sesuai dengan kriteria populasi. Instrumen penelitian ini menggunakan angket dari The Sport Motivation scale (SMS-6). Psychology of sport and exercise 8 (2007) 600-614 yang nantinya akan di hubumgkan dengan hasil prestasi atlet. Berdasarkan hasil pengolahan data dan analisis data uji korelasi maka di peroleh data signifikan sebesar (0.006 < 0.05) dan pearson correlation 0.459. maka H0 ditolak, menunjukan bahwa secara statistik terdapat hubungan antara motivasi latihan dengan prestasi atlet dan dari uji Independent sampel T-Test diperoleh hasil signifikansi sebesar (0.006 < 0.05) maka H0 ditolak, menunjukan bahwa terdapat perbandingan antara motivasi latihan atlet wanita dan laki-laki. Weightlifting is a dominantly sport practiced by men, while women are few. But from the few weightlifting athletes in West Java there is one who has indeed shocked the world of sports in Indonesia with the results of her silver medalli at the 2016 Rio Brazil Olympics, Sri Wahyuni. Therefore, the researchers wanted to conduct this study to find out about the relationship between exercise motivation and the performance of female athletes and also the comparison of motivation between female and male athletes. This study aims to determine relationship between training motivation and the achievement of female athletes in West Java and to find a comparison between female athletes and male athletes in taking weight lifting exercises in West Java. In this study using the quantitative approach method with descriptive correlation design. The population in this study were all West Java lifters with several criteria. The sampling technique used in this study is total sampling that matches the criteria of the population. The instrument of this study used a questionnaire from The Sport Motivation scale (SMS-6). Psychology of sport and exercise 8 (2007) 600-614 which will later be related to the results of athletes' achievements. Based on the results of data processing and analysis of correlation test data obtained significant data for (0.006 <0.05) and pearson correlation 0.459. then Ho is rejected, indicating that there is a statistically relationship between training motivation and athlete's achievement and from the Independent T-Test sample test results obtained significance (0.006 <0.05) then Ho is rejected, indicating that there is a comparison between training motivation for female and male athletes

    ADSORPSI ZAT WARNA TEKSTIL DIRECT BLUE 14 MENGGUNAKAN KITOSAN TERMODIFIKASI DAN KOMPOSIT KITOSAN TERMODIFIKASI BENTONIT

    Get PDF
    Dalam studi ini dipelajari kemampuan adsorpsi dari kitosan dan bentonit yang dimodifikasi untuk menyisihkan warna pada larutan yang mengandung zat warna tekstil Direct Blue 14 (DB 14). Kitosan termodifikasi disintesis dengan penambahan glutaraldehid (KG) sedangkan komposit kitosan termodifikasi-bentonit dilakukan penambahan bentonit pada kitosan termodifikasi (KKGB). Aspek yang dipelajari meliputi pengaruh waktu kontak, dosis adsorben, dan konsentrasi awal larutan zat warna. Mekanisme proses adsorpsi dievaluasi menggunakan model isoterm dan kinetika. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa peningkatan efisiensi penyisihan warna dan penurunan kapasitas adsorpsi KG dan KKGB terjadi pada dosis adsorben lebih tinggi dan konsentrasi awal zat warna lebih rendah. Waktu kesetimbangan adsorpsi DB 14 pada kedua adsorben dicapai pada 20 menit. Dosis adsorben optimum untuk KG dan KKGB dicapai pada dosis masing-masing sebesar 1,0 g/L dan 1,4 g/L, dengan penyisihan zat warna berturut-turut sebesar 91,6% dan 91,8%. Kinetika adsorpsi DB 14 pada KG dan KKGB sesuai dengan model orde kedua semu dengan nilai K2 0,060 g .g-1 .min-1 dan R2 0,999 untuk KG dan K2 0,081 g.mg-1 .min-1 dan R2 0,999 untuk KKGB. Data kesetimbangan adsorpsi DB 14 pada KG paling baik digambarkan oleh model isoterm Langmuir dengan nilai KL 8,482 L/mg dan R2 0,999 sedangkan untuk KKGB paling baik digambarkan oleh model isoterm Freundlich dengan nilai KF 7,157 mg/g dan R2 0,999

    Sintesis Membran Komposit Berbahan Dasar Kitosan dengan Metoda Sol-Gel sebagai Membran Fuel Cell Pada Suhu Tinggi

    Get PDF
    Kitosan adalah polisakarida kationik yang terdiri dari residu glukosamin dan N-asetil glukosamin yang terikat oleh ikatan β-1,4 glikosidik. Keberadaan gugus alkohol bebas pada kerangka kitosan dapat dimanfaatkan sebagai gugus pembentuk matrik dengan atom lainnya, dalam penelitian ini adalah silika (Si). Kondisi ini dapat dimanfaatkan sebagai bahan dasar sintesis membran sel bahan bakar (Fuel Cell). Sintesis kitosan dilakukan dengan mendeasetilasi kitin yang bersumber dari limbah kulit udang. Membran komposit kitosan-TEOS (Tetraetilortosilikat) telah berhasil disintesis dengan menggunakan variasi nilai konsentrasi kitosan terhadap jumlah TEOS. Membran komposit kitosan-TEOS disintesis dengan menggunakan metoda sol-gel dan pembalikan fasa. Kitosan dan membran komposit yang dihasilkan kemudian dikarakterisasi sifat kimia dan fisika nya yaitu penentuan derajat deasetilasi, penentuan berat molekul rata-rata (Mv), persen kelarutan, analisis struktur dengan menggunakan FTIR, uji ketahanan suhu, analisis morfologi dengan menggunakan SEM, dan kapasitas pertukaran ion (KPI). Hasil karakterisasi menunjukkan derajat deasetilasi kitosan sebesar 79,31% dengan nilai berat molekul rata-rata (Mv) 1,16 x 107 g/mol dan persen kelarutan 1% (v/v) asam asetat. Hasil pengukuran FTIR membran menunjukkan terdapat puncak 1377 cm-1 yang merupakan puncak dari eter siklik, puncak 3454 cm-1 yang merupakan puncak dari O-H, puncak pada 1662-1666 cm-1 yang merupakan puncak dari C=O asetamida, dan 3454-3500 cm-1 yang merupakan puncak N-H, sedangkan puncak 904 cm-1 dan 1091,7 cm-1 menunjukkan adanya ikatan silang antara Si-OH dan Si-O-C (alifatik). Uji ketahanan membran terhadap suhu sebesar 120oC sedangkan nilai konduktivitas ionik terbesar dimiliki oleh tipe membran CTSN-1,5 dengan nilai 0,114 meq/g. Hasil analisis SEM menunjukkan bahwa membran mempunyai struktur yang rapat

    SIMULASI DINAMIKA MOLEKUL FENOMENA ADSORPSI DI-(2-ETILHEKSIL)FTALAT (DEHP) PADA MINERAL MONTMORILONIT

    Get PDF
    Senyawa di(2-etilheksil) ftalat (DEHP) merupakan salah satu polutan yang ditetapkan oleh European Union (EU) dan World Health Organization (WHO) ke dalam daftar polutan utama dan dianggap paling bermasalah bagi kesehatan manusia yaitu dapat menimbulkan gangguan sistem endokrin, sistem saraf, dan hepatotoksik. DEHP digunakan sebagai plasticizer terutama pada polivinil klorida (PVC) yang hampir 50% mengandung DEHP. Senyawa DEHP tidak terikat secara kovalen dengan produknya sehingga mudah terlepas dari produk dan dapat memasuki lingkungan bebas. Jumlah DEHP di lingkungan bebas perlu dikendalikan dan salah satu metode yang sederhana dan efektif adalah adsorpsi. Pada penelitian ini dilakukan adsorpsi dengan pendekatan molekuler, yaitu simulasi dinamika molekul menggunakan perangkat lunak GROMACS. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan adsorpsi DEHP pada montmorilonit dan montmorilonit termodifikasi BDED atau CTMA yang kemudian disebut sebagai organo-montmorilonit, serta menentukan kondisi optimum sistem adsorpsi DEHP. Berdasarkan hasil simulasi, konsentrasi awal (C0) DEHP 0,044 mol/L menghasilkan adsorpsi maksimum yaitu sebanyak 3 molekul DEHP teradsorpsi (77,5%). Saat C0 DEHP dinaikkan menjadi 0,088 mol/L, tidak ada molekul DEHP yang teradsorpsi pada permukaan MMT. Sementara itu, pada MMT (1 lapis) termodifikasi BDED dengan jumlah molekul BDED 0,24 KTK, persentase adsorpsi mengalami peningkatan menjadi 44%. Hal ini menunjukkan bahwa penambahan surfaktan kationik berhasil meningkatkan persentase adsorpsi DEHP

    Adsorption of lignosulfonate compounds using powdered eggshell

    Get PDF
    Batch adsorption of lignosulfonates using untreated powdered eggshell under the influences of mixing time, pH,particle size and dose of powdered eggshell was investigated. Adsorption isotherms of lignosulfonates onto powder eggshellwere also studied. Eggshells were collected from the Balubur traditional market in Bandung, Indonesia, washed with distilledwater, air dried, and then ground into powder of different particle sizes. Kinetic studies found that equilibrium time was ashigh as 90 minutes. From experiments carried out at different pH, it was observed that pH plays an important role in theadsorption of lignosulfonate compounds. It was also observed that particles size has no significant effect on the adsorptionof lignosulfonate compounds. The optimum dosage of powdered eggshell was 30 g/100 mL of 500 mg/L lignosulfonatesolution. Adsorption isotherms studied through the use of graphical methods revealed that the adsorption of lignosulfonatesonto powdered eggshell follows the Langmuir model

    Platinum and Cobalt hydroxide – modified Platinum Electrode as Sensor for Electrochemical Oxidation of Amoxicillin

    Get PDF
    Antibiotics have recently gained in popularity due to their usage in medical treatment and the process of removing them from the environment. Amoxicillin is one of the antibiotics that constitutes the study's subject. On a Pt disc electrode and a cobalt hydroxide modified-Pt electrode, the scan rate and pH in the electrochemical oxidation of amoxicillin were investigated. The voltammetry measurement's current peak revealed that changing the electrode surface could increase the electrochemical response and sensitivity of the working electrodes. The Pt/Co(OH)2 modification working electrode had a high sensitivity in the electro-oxidation determination of amoxicillin, with a linear range of the sensor of 20 to 80 M and a limit of detection of 7.15 M for the Pt disc electrode and 3.64 M for the cobalt hydroxide modified Pt electrode. The findings of determination in real samples with electro-oxidation using a modified electrode were in good agreement with a confidence level of 95 percent, according to the comparing method with HPLC

    Study of Humic Acid Adsorption Equilibrium on Dual Nanofiber PMMA/PVDF

    Get PDF
    The main objective of this study is to investigate the isotherm sorption of humic acid (HA) from aqueous solution onto dual nanofiber PMMA/PVDF. Batch adsorption experiments were carried out using HA solution as an adsorbate under variety of concentration in the range of 50-200 mg/L. The experimental data were analyzed by the Langmuir, Freundlich and Sips models of adsorption. The experimental results indicate that, the adsorption capacity of HA adsorption increases with an increase in the HA concentrations. The adsorption of HA onto dual nanofiber PMMA/PVDF agrees well with the Langmuir isotherm models with the maximum adsorption capacity was found to be 137.40 mg g-1 at concentration of 100 mg L-1
    corecore