1,118 research outputs found

    Kecemasan dan motivasi belajar

    Get PDF
    AbstractThis study aims to determine the relationship between anxiety with learning motivation and the hypothesis of this study stated that there is a negative correlation between anxiety with learning motivation, assuming the higher anxiety, the lower the learning motivation will be and conversely the lower anxiety, the higher learning motivation will be. The subject population of this study was 1.241 students, and the number of samples used was 275 students of 13th State Senior High School Medan selected by disproportionate stratified random sampling. Data were obtained from the Hamilton Anxiety Rating Scale (HARS) to measure anxiety and learning motivation scale. The analysis of the data was performed by Pearson Product Moment Correlation with SPSS 17 for Windows. The results of this research showed that there is a negative relationship between anxiety with learning motivation. Students who have no acute anxiety feelings would be able to cope with difficult learning situations with prepare through learning activities. Conversely, the students who have excessive anxiety would tend to have a negative perception that there is no motivation and passion for learning. Keywords: Anxiety; Learning motivation AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kecemasan dengan motivasi belajar dan hipotesis yang diajukan dalam penelitian ini adalah ada hubungan negatif antara kecemasan dengan motivasi belajar, asumsinya bahwa semakin tinggi kecemasan, maka semakin rendah motivasi belajar dan sebaliknya semakin rendah kecemasan maka semakin tinggi motivasi belajar. Populasi subjek penelitian ini sebanyak 1.241 orang, dan jumlah sampel yang digunakan adalah 275 orang siswa-siswi SMA Negeri 13 Medan yang dipilih dengan metode disproportionate stratified random sampling. Data diperoleh dari Hamilton Anxiety Rating Scale (HARS) untuk mengukur kecemasan dan skala motivasi belajar. Analisis data yang digunakan adalah menggunakan korelasi Pearson Product Moment melalui bantuan SPSS 17 for Windows. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ada hubungan negatif antara kecemasan dengan motivasi belajar. Siswa-siswi yang tidak memiliki perasaan cemas berlebihan, akan mampu mengatasi situasi pembelajaran yang sulit dengan mempersiapkan diri melalui kegiatan belajar. Sebaliknya siswa-siswi yang mengalami perasaan cemas berlebihan akan cenderung memiliki persepsi negatif sehingga tidak memiliki motivasi dan gairah untuk belajar. Kata kunci: Kecemasan; Motivasi belaja

    Cerita Rakyat Bantul Ki Ageng Mangir Wonoboyo I Menjadi Inspirasi Penciptaan Naskah Drama Mahogra

    Get PDF
    MAHOGRA merupakan sebuah naskah drama yang terinspirasi dari Cerita rakyat Ki Ageng Mangir Wonoboyo I serta kondisi sosial politik jaman sekarang. Dengan menggunakan teori intertekstual, cerita rakyat tersebut dijadikan sebagai teks pertama, kondisi sosial politik sebagai teks kedua, serta gagasan dan sudut pandang adalah teks ketiga, sehingga antara teks pertama, kedua, dan ketigaterjadi proses dialogis yang saling mempengaruhi untuk kemudian menghasilkan karya seni baru berupa naskah drama MAHOGRA. Naskah ini mengangkat tentang kisah pencarian kesempurnaan oleh seorang anak yang mempunyai kelebihan berupa ilmu kanuragan yang sangat sakti, namun ia tidak dapat menerima kelemahannya yang berupa wujud buruk. Akan tetapi justru pada akhirnya bukanlah kesempurnaan yang didapatkan olehnya, melainkan hukuman berupa kutukan serta kehilangan ilmu kesatiannya yang selama ini tidak dipergunakan dengan baik itu

    Tradisi Koloan di Desa Kemiren, Kecamatan Glagah, Kabupaten Banyuwangi (Kajian Semiotik Kultural)

    Get PDF
    Abstrak Tradhisi Koloan salah satu tradisi yang dimiliki oleh masyarakat Osing Desa Kemiren sebagai cara untuk membuang suatu hal yang buruk yang ada dalam diri dan juga meminta keselamatan kepada Allah Swt dari gangguan makhluk halus. Tradisi Koloan dilakukan sehari sebelum anak akan dikhitan. Tujuan dari penelitian yang akan dibahas yaitu untuk mengetahui: 1) asal mula, 2) prosesi 3) ubarampe dan makna denotasi & konotasi, 4) fungsi, 5) perubahan yang terjadi dalam tradisi. Tradisi Koloan akan diteliti dengan menggunakan tintingan Semiotik Kultural. Karena Tradisi Koloan mengandung makna didalamnya. Penelitian tentang Tradisi Koloan menggunakan jenis penelitian deskriptif kualitatif. Sumber data yang digunakan yaitu dari dokumentasi hasil observasi dan wawancara. Hasil dari penelitian Tradisi Koloan yaitu Koloan sebagai sarana untuk menolak balak juga sarana untuk meminta keselamatan kepada Allah Swt., dari gangguan makhluk halus baik setelah dikhitan ataupun sebelum dikhitan. Meminta keselamatan tersebut disimbolkan dengan beberapa sesaji yang sudah disiapkan. Tradisi Koloan mengandung fungsi didalamnya. Fungsi tersebut akan dijelaskan menurut pendapat Bascom, yakni sebagai sistem proyeksi, sebagai pengesah kebudayaan, sebagai sistem pendidikan, sebagai pengatur norma dalam masyarakat. Fungsi lain yang ditemukan adalah fungsi solidaritas; fungsi agama; fungsi gotong yoyong; fungsi ekonomi; dan fungsi pelestarian budaya. Mengenai perubahan budaya yang terjadi yakni terdapat 3 perubahan yaitu saat mandi, saat meneteskan darah ayam, dan saat berziarah di makam. Kata Kunci: Tradisi, Semiotik Kultural, Tradisi Koloan

    THE IMPLEMENTATION OF RECIPROCAL TEACHING STRATEGY TO SUPPORT READING COMPREHENSION IN TEACHING READING RECOUNT TEXT FOR EIGHT GRADERS AT SMP NEGERI 2 SIDOARJO

    Get PDF
    Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana strategy Reciprocal Teaching Strategy dalam mendukung pemaham membaca pada pengajaran membaca yang diterapkan oleh guru di SMP Negeri 2 Sidoarjo, hasil pekerjaan siswa setelah penerapan strategi reciprocal teaching, dan respon siswa setelah penerapan teknik tersebut. Reciprocal Teaching Strategy diambil dari teori Palinscar and Brown (1984) dia mengatakan bahwa Reciprocal Teaching Strategy adalah strategi yang cocok untuk pengajaran membaca, dimana strategy tersebut siswa harus bekerja dalam satu kelompok diskusi yang beranggotakan 4 siswa. Data-data dikumpulkan melalui pengamatan ketika menerapkan strategi reciprocal teaching, pekerjaan siswa, dan kuesioner. Dengan melakukan pengamatan, peneliti memperoleh aktivitas yang dilakukan oleh guru dan siswa selama penerapan strategi reciprocal teaching, dengan menganalisis pekerjaan siswa peneliti memperoleh bagaimana kemampuan membaca siswa setelah menggunakan strategi reciprocal teaching dan dengan melalui kuesioner peneliti memperoleh respon siswa stelah penerapan strategi reciprocal teaching. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dimana hasil dari data-data tersebut akan didiskripsikan menggunakan kata-kata sesuai dengan realita yang ada di kelas. Hasil dari observasi di kelas menunjukkan bahwa guru dan siswa mengikuti langkah-langkah teknik Reciprocal Teaching Strategy dengan baik meskipun terdapat perbedaan sedikit dengan teori yang ada. Selain itu, dari data pekerjaan siswa dapat dilihat bahwa strategi ini membantu siswa dalam memahami teks karena banyak siswa yang dapat melengkapi tahapan dari reciprocal teaching strategy dengan pehaman mereka mengenai teks yag di bantu dengan 4 tahapan pada reciprocal teaching strategy, ini meliputi predicting, questioning, clarifying, and summarizes, dan mereka juga dapat membuat rangkuman dengan menggunakan bahasa mereka sendiri.  Dan hasil dari respon siswa banyak siswa yang setuju bahwa strategi ini membantu mereka dalam memahami teks jadi lebih baik. Dari hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa strategi reciprocal teaching dapat diterapkan untuk pengajaran membaca karena membantu siswa dalam membaca. Terdapat beberapa siswa VIII-10 di SMP Negeri 2 Sidoarjo yang setuju bahwa mereka senang dan strategi tersebut membantu mereka.  Stategi reciprocal teaching dapat membnatu siswa dalam memahami teks.     Kata Kunci: Reciprocal Teaching, memebaca, dan memahami. Abstract This study was conducted to know how The Implementation of Reciprocal Teaching Strategy to Support Reading Comprehension in Teaching Reading Recount Text For Eight Graders at SMP Negeri 2 Sidoarjo, the implementation of  reciprocal teaching strategy, students’ task, and the students’ responses after the implementation of Reciprocal Teaching Strategy. Reciprocal Teaching Strategy was taken from Palinscar and Brown (1984), he stated that Reciprocal Teaching Strategy is a strategy to teach reading which is the students work together in group discussion, one group consists of 4 students. The data was collected through observation, students’ task, and questionnaire. By conducting the observation the researcher gains the teacher’ and the students’ activity during the implementation of Reciprocal Teaching Strategy, by analyzing the students’ task the researcher gains the students’ reading ability after the implementation of reciprocal teaching strategy, and by distributing questionnaire the researcher gains the students’ responses after using Reciprocal Teaching Strategy. This study used descriptive qualitative research method which is from the data the result will be described using words based on the fact in class. The observation result showed that the teacher and the students followed the procedure of Reciprocal Teaching Strategy very well, although there is a slight difference with the existing theory. Moreover, from the students’ task data showed that this strategy helps the students to understanding the text well because there were many students can answered for the states of reciprocal teaching strategy by their comprehension about the text by this stages  correctly, and they can wrote summary by using their own words. From the students’ responses, it showed that there were many students who agreed Reciprocal Teaching Strategy helped them to understand the text well. In conclusion, Reciprocal Teaching Strategy can be implemented to support reading comprehension because it helped the students in reading. There were many students of viii-10 in SMP Negeri 2 Sidoarjo agreed that they were happy and it can help them

    The Effect of Excellent Services and Corporate Images to Customer Satisfaction on Financial Banking Sectors

    Get PDF
    The banking sector plays an important role in the world economy. In a very tight banking competition, banks must be able to understand what they want and what is needed by their customers. And then the bank must be able to create banking products that are suitable and can satisfy the needs of its customers. Customer satisfaction can form a positive perception and can further position the company's image in the minds of customers. Excellent service that is doing the best possible service to customers or consumers, causing satisfaction. The purpose of excellent service is to provide services so that they can meet and satisfy customers so that the company gets maximum profit

    Insulin Signaling in Osteocytes in Bone Development

    Get PDF
    Hypothesis: IRS1/2 signaling is necessary for osteocyte development and functionhttps://knowledgeconnection.mainehealth.org/lambrew-retreat-2021/1022/thumbnail.jp

    Implementasi Pembelajaran Inovatif Berbasis Deep Dialogue untuk Meningkatkan Aktivitas Siswa dalam Belajar Matematika (PTK Pembelajaran Matematika Siswa Kelas VII Semester Gasal di SMP Negeri 2 Kartasura Tahun Ajaran 2011/2012)

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan aktivitas siswa dalam belajar matematika setelah dilakukan pembelajaran berbasis deep dialogue (dialogmendalam /DD). Jenis penelitian pada penelitian ini adalah penelitian kualitati fberdesain Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang bersifat kolaboratif antara peneliti dan guru matematika. Subyek penerima tindaka nadalah siswa kelas VII B SMP Negeri2 Kartasura yang berjumlah 40 siswa dan subjek pelaksana tindakan adalah guru matematika kelas VIIB sedangkan peneliti sebagai observer. Obyek penelitian adalah aktivitas siswa dalam belajar matematika dengan menggunakan pendekatan deep dialogue. Teknik pengumpulan data yang dilakukan melalui metode observasi, tes, catatan lapangan dan dokumentasi.Teknikanalisis data yang digunakan adalah dengan metode alur yang terjadi dari reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkana danya peningkatan aktivitas siswa dalam belajar matematika dengan pendekatandeep dialogue.Hal inidapatdilihatdari indikator: 1) kemampuan siswa dalam mengajukan pertanyaan sebelum tindakan12, 5% dan diakhir tindakan 27,5%, 2) kemampuan siswa dalam mengemukakan pendapat sebelum tindakan 7,5% dan diakhir tindakan 30%, 3) kemampuan siswa mengerjakan soal di depan kelas sebelum tindakan 20% dan diakhir tindakan 45%, serta 4) kemampuan siswa dalam menanggapi dan menjawab pertanyaan sebelum tindakan12,5% dan diakhir tindakan 42,5%. Penelitian ini menyimpulkan bahwa implementasi pembelajaran inovatif berbasis deep dialogue dalam pembelajaran matematika dapat meningkatkan aktivitas siswa dalam belajar matematika

    THE LOWER CLASS IN THOMAS GRAY’S “ELEGY WRITTEN IN A COUNTRY CHURCHYARD”

    Get PDF
    “Elegy Written in a Country Churchyard”, by Thomas Gray is the main source data of this study. It is a poem of reflections – reflections of death, nature, the lots of marginal people, the poor, or the lower class which becomes the subject matter of the study. The objectives are to find out the concept of lower class in social discrimination. It is qualitative research. The research result show that the examples of discrimination found in Stanza 4,8, 10, 12, 13, 14, 16, 17 and 18. In this elegy, the social stratification formed by itself and the system is the closed system. The poor belongs to the lower class and always becones a focus of attention owing to their being wretched, powerless and illiterate. They are actually great in their low quality. All of these traits are beautifully exposed in the poem

    DEVELOPING SPEAKING SKILL THROUGH STAD AT GRADE XI STUDENTS

    Get PDF
    This research aimed at developing students’ speaking skill through STAD. The researcher used pre-experimental design. The population was 88 students comprising three parallel groups (one for major science group and two for social science groups). The sample was determined by using cluster random sampling technique. The test used to measure the students’ achievement consisted of pre-test and post-test. Both tests were analyzed in order to find out the significance of the students’ achievement between the pre-test and the post-test. By applying 0.05 level of significance and 22 (22-1=21) degree of freedom (df), the researcher found that the value of the t-counted (18.15) is greater than t-table (1.721). Based on the analysis result, it implies that the use of STAD can develop speaking skill of grade XI students of SMA Negeri 8 Palu. Keywords: Developing; Speaking Skill; STA
    • 

    corecore