25 research outputs found

    Storyboard Design of Android-Based Learning Multimedia Integration Application Using Standard Process Tutorial Model

    Get PDF
    Bina Pribadi Islam is a subject taught in Islamic elementary schools with the aim of improving students' spiritual well-being through guidance from teachers or mentors. Islamic elementary schools have an educational system designed by the Ministry of National Education and adapted to Islamic law. In the process of learning Bina Pribadi Islam, there is a need for a strategy to increase students' motivation and interest by using a multimedia application that includes elements such as text, audio, graphics, video, and animation tailored to the standard process tutorial model. To create an interactive multimedia application, multimedia design should be prepared in accordance with the tutorial model. Therefore, to produce a good application, a storyboard design needs to be created first that is tailored to the tutorial model to facilitate the application's development. Based on the storyboard design created according to the tutorial model, three main menus are produced as the characteristic features of the tutorial model, namely introduction, tutorial material, and exercises. Each menu produces several sub-menus tailored to the material in the Bina Pribadi Islam subject

    TEKNIK EXPLOSION PADA CINEMA 4D UNTUK MENGHASILKAN EFEK GERAK MULTIPLE OBJECT

    Get PDF
    Cinema 4D merupakan sebuah software yang sangat menarik untuk membuat objek 3D yang memiliki berbagai fitur yang dapat dimanfaatkan juga untuk memodifikasi objek, salah satu fitur yang dapat digunakan yaitu teknik Explosion, yang dapat memodifikasi objek sehingga menghasilkan sebuah efek gerak multiple object, atau bisa juga dikatakan mennghasilkan efek ledakan serta pecahan pada suatu objek yang telah di modifikas

    SIKAP PEMIRSA TENTANG ACARA DAKWAH KAJIAN ISLAM ASWAJAH (KISWAH) DI TV9 SURABAYA (Studi Deskriptif Terhadap Sikap Pemirsa Surabaya Tentang Acara Dakwah Kajian Islam Aswajah ‚ÄúKiswah‚ÄĚ di TV9)

    Get PDF
    ABSTRAKSI SANTI SANGGA.P. SIKAP PEMIRSA TENTANG ACARA DAKWAH KAJIAN ISLAM ASWAJAH (KISWAH) DI TV9 SURABAYA. (Studi Deskriptif Terhadap Sikap Pemirsa Surabaya Tentang Acara Dakwah Kajian Islam Aswajah ‚ÄúKiswah‚ÄĚ di TV9). Salah satu acara dakwah yang menghiasi layar kaca adalah acara dakwah Kiswah yang ditayangkan di TV9 Surabaya. Terlepas dari tujuan diproduksinya acara dakwah Kiswah agar masyarakat tetap kembali pada ajaran Islam yang sebenarnya dengan meningkatkan iman dan taqwa, yaitu dengan mengerjakan perbuatan baik dan meninggalkan perbuatan buruk. Landasan teori yang digunakan adalah teori sikap. Sikap merupakan konstelasi komponen-komponen kognitif, afektif, konatif yang saling berinteraksi dalam memahami, merasakan, dan berperilaku terhadap suatu objek. Sehingga, dapat dikatakan bila sikap terdiri dari komponen kognitif, afektif, dan konatif. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif deskriptif. Teknik penarikan sampel yang digunakan adalah accidental sampling. Responden dalam penelitian ini adalah warga Surabaya yang beragama muslim dan berusia 17 tahun keatas. Jumlah responden dalam penelitian ini adalah 100 orang. Pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuesioner. Sedangkan analisis data yang digunakan adalah statistik deskriptif. Hasil yang diperoleh dari penelitian menunjukkan bahwa masyarakat Surabaya mempunyai sikap positif terhadap muatan yang ada di dalam acara dakwah Kiswah, yakni muatan dakwah itu sendiri, pendidikana Islam, Kajian Hadits, Kajian Kitab Kuning, Kajian Kitab Minhajul Abidin, dan Ilmu Fiqih, masyarakat memahami muatan tersebut, menyukai muatan yang ada di dalam acara kajian dakwah Kiswah, serta memiliki kecenderungan untuk mengamalkan pesan-pesan yang disampaikan oleh penceramah meskipun acara dakwah Kiswah dianggap sebagai acara yang Kampungan. Saran yang disampaikan oleh penulis adalah kepada TV9 sebagai media massa yang memiliki banyak fungsi diharapkan mampu menampilkan tayangan-tayangan yang cerdas dan benar-benar mendidik sehingga dengan demikian akan muncul sikap yang positif dalam diri pemirsanya, diharapkan dapat mengemas tayangan tersebut secara apik agar dapat menarik perhatian pemirsa sebagai khalayak media untuk tetap menontonnya. Dan untuk pemirsa, supaya dalam memilih program televisi lebih selektif dan mengutamakan acara-acara yang dapat memberikan tambahan ilmu dan pengetahuan, tidak hanya sekedar untuk mencari hiburan dan sekedar mengisi waktu luang

    UPAYA GURU MENUMBUHKAN SIKAP TOLERANSI BAGI ANAK USIA DINI

    Get PDF
    Abstrak: Masalah penelitian dalam penelitian ini adalah ‚ÄúBagaimana Upaya Guru Menumbuhkan Sikap Toleransi bagi Anak Usia Dini di Taman Kanak-Kanak Town For Kids Pontianak Tenggara?‚ÄĚ. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memberikan gambaran dan informasi tentang Upaya guru menumbuhkan sikap toleransi melalui pendidikan multicultural bagi Anak Usia Dini di Taman Kanak-Kanak Pontianak Tenggara. Penelitian ini dilakukan dengan metode penelitian deskriptif¬† menggunakan pendekatan penelitian kualitatif. Hasil penelitian ini adalah: 1) Perencanaan pembelajaran dalam menumbuhkan sikap toleransi¬† bagi anak Usia Dini, termuat dalam RKH. 2) Pelaksanaan pembelajaran mengacu pada RKH yang dibuat guru. Pengenalan menumbuhkan sikap toleransi¬† bagi anak Usia Dini dilakuan dengan pembiasaan. 3) Sikap toleransi¬† bagi anak Usia Dini. Belum sesuai dengan harapan karena masih ada yang tidak bersikap toleransi. 4) Kendala guru¬† dalam mengenalkan menumbuhkan¬† sikap toleransi pada Anak Usia Dini di Taman Kanak-Kanak¬† Town For Kids Pontianak Tenggara membutuhkan waktu yang cukup dan kerja sama dengan orang tua anak. Kata Kunci: Sikap Toleransi Abstract: The problem in this research is "How to Grow Teacher Attitudes Tolerance Efforts for Early Childhood at Kindergarten Town For Kids South East Pontianak?". The purpose of this study is to provide an overview and information on the efforts of teachers foster multicultural tolerance through education for Early Childhood at Kindergarten South East Pontianak. This research was conducted by descriptive study using qualitative research approach. The results of this research are: 1) Planning learning in growing tolerance for Early Childhood, contained in RKH. 2) Implementation of learning refers to RKH made teachers. Intro to cultivate an attitude of tolerance for Early Childhood was done by habituation. 3) The attitude of tolerance for Early Childhood. Does not meet expectations because there is not to be tolerated. 4) constraints of teachers in introducing foster tolerance in Early Childhood at Kindergarten Town For Kids South East Pontianak takes considerable time and working with parents of children. Keyword : Attitude of Tolerance

    KEEFEKTIFAN TEKNIK TRANSFORMASI LIRIK LAGU DALAM PEMBELAJARAN MENULIS CERPEN : Penelitian Eksperimen Semu pada Peserta Didik SMA Kartika XIX-1 Kelas XII Tahun Ajaran 2014/2015

    Get PDF
    Penelitian ini dilatarbelakangi oleh masalah yang terdapat dalam pembelajaran menulis cerpen, yakni siswa kesulitan dalam menemukan dan mengembangkan ide atau gagasan ke dalam sebuah tulisan dan teknik pembelajaran yang digunakan kurang bervariasi sehingga minat peserta didik dalam pembelajaran menulis cerpen menjadi rendah. Hal ini terlihat dari hasil temuan penulis yang menunjukkan dari 30 peserta didik pada satu kelas hanya 5 siswa yang menyukai pembelajaran menulis cerpen. Tujuan dari penelitian ini adalah: 1) memperoleh gambaran tentang hasil pembelajaran menulis cerpen di kelas eksperimen dengan menggunakan teknik transformasi lirik lagu. 2) memperoleh gambaran tentang hasil pembelajaran menulis cerpen di kelas pembanding tanpa menggunakan teknik transformasi lirik lagu. 3) Membuktikan adanya perbedaan yang signifikan antara hasil pembelajaran menulis cerpen kelas eksperimen dan kelas pembanding. Metode dalam penelitin ini eksperimen semu dengan desain penelitian pretest-posttest control group design. Penelitian dilakukan di SMA Kartika XIX-1 Bandung dengan subjek penelitian kelas XII IPS 4 sebagai kelas eksperimen dan kelas XII IPS 3 sebagai kelas pembanding yang masing-masing berjumlah 30 siswa. Berdasarkan pengolahan data hasil dari penelitian ini adalah: 1) terjadi peningkatan yang signifikan antara kemampuan menulis cerpen di kelas eksperimen setelah diterapkan model teknik transformasi lirik lagu; 2) terjadi peningkatan yang signifikan antara kemampuan menulis cerpen di kelas pembanding; 3) terdapat perbedaan yang signifikan antara kemampuan menulis cerpen di kelas eksperimen dan kelas pembanding. Simpulan dalam penelitian ini adalah hasil pembelajaran menulis cerpen di kelas eksperimen sebelum menggunakan teknik transformasi lirik lagu memiliki rata-rata 64 sedangkan setelah diberi perlakuan dengan menggunakan teknik transformasi lirik lagu memiliki nilai rata-rata 84. Selanjutnya, hasil pembelajaran menulis cerpen di kelas pembanding sebelum diberi perlakuan memiliki rata-rata 63 sedangkan setelah diberi perlakuan sebesar 70. Hal tersebut menunjukkan pembelajaran menulis cerpen yang telah dilakukan mampu memberikan perubahan yang signifikan. Hal tersebut membuktikan teknik transformasi lirik lagu efektif digunakan dalam pembelajaran menulis cerpen. Kata kunci : pembelajaran menulis cerpen, teknik transformasi, lirik lagu This research is motivated by problems found in learning to write short stories, the students' are having difficulties in finding and developing the idea into a writing and learning techniques are used less variable so learners that interest in learning to write short stories become low. This is evident from the findings that indicate the author of 30 students in one class only 5 students who like learning to write short stories. The purpose of this study is: 1) to obtain an overview of the learning outcomes in the experimental class to write a short story using song lyrics transformation techniques. 2) obtain an overview of the results of learning to write short stories in control class without using transformation technique song lyrics. 3) Proving the existence of significant differences between the results of the experimental class learning to write short stories and classroom control. The method in this research is quasi-experimental research design with pretest-posttest control group. The research was conducted in the SMA Kartika XIX-1 Bandung with research subjects class XII IPS 4 as an experimental class and class XII IPS 3 as the control classes, each of which amounted to 30 students. Based on the data processing results from this study are: 1) a significant increase in the ability to write short stories in class experiments after application of the model transformation technique song lyrics; 2) a significant increase in the ability to write short stories in control class; 3) there are significant differences between the ability to write short stories in the experimental class and the control class. Thectonclusions this research is the result of learning to write short stories in the experimental class before using the lyrics transformation techniques have average 64point, whereas after treated using the lyrics transformation techniques have an average value 84 point. Furthermore, the results of learning to write short stories in control classes before have treated an average of 63 point, while after the treatment was given for 70 point. It shows that learning to write short stories have been made capable of providing a significant change. This proves the lyrics transformation technique are very effective if used in learning to write short stories. Key words: learning to write short stories, transformation techniques, song lyric

    PENGEMBANGAN SISTEM INFORMASI HASIL UJI LAB BENIH PADI BERSERTIFIKAT MENGGUNAKAN METODE RATIONAL UNIFIED PROSES

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan sebuah sistem informasi hasil uji lab benih bersertifikasi di BPSB (Balai Pengawasan dan Sertitifikasi Benih) Satuan Pelayanan Wilayah III Subang agar proses penyampaian informasi mengenai penyaluran benih dapat berjalan optimal serta dapat meminimalisir kelasahan informasi antara piak BPSB dan pihak penerima informasi (masyarakat). Penelitian ini menggunakan metode pengembangan RUP (Rational Unified Proses) digunakan pada saat melakukan proses identifikasi sistem yang berjalan serta menggambarkan rancangan sistem yang akan dibangun dengan tujuan untuk mendapatkan sebuah sistem yang tepat bagi pihak BPSB. Adapun  analisis pengembangan menggunakan metode RUP (Rational Unified Proses) sebagai alat bantu agar dapat memodelkan proses bisnis yang dibutuhkan (business modeling) dan mendefinisikan kebutuhan sistem yang akan dibuat. Selain itu pada penelitian ini menggunakan tool UML ( Unified Modelling Language ). Penelitian ini menggunakan studi kasus sebagai metode untuk pengambilan dan pengumpulan data dimana proses penelitian diawali dengan mengidentifikasi suatu kasus untuk dicarikan solusi nya dalam bentuk pengembangan sistem. Berdasarkan hasil analisis, sistem yang berjalan masih menggunakan cara konvensional, yang berujung tidak optimal nya proses penyampaian informasi kepada konsumen. Oleh karena itu, penulis mengusulkan pengembangan sistem informasi hasil uji lab benih bersertifikasi dimana sistem yang diusulkan memiliki salah satu kebutuhan fungsional yaitu dapat mengelola hasil uji serta bisa menampilkan data penyaluran benih dengan cepat. Sehingga, proses penyampaian informasi kepada konsumen menjadi lebih optimal dan meminimalisir kesalahan informasi yang diberikan

    PEMBELAJARAN DIGITAL MARKETING SEBAGAI STRATEGI PENINGKATAN PENJUALAN MENGGUNAKAN MARKETPLACE DAN FANSPAGE FACEBOOK PADA USAHA MIKRO, KECIL DAN MENENGAH BINAAN BADAN USAHA MILIK DESA DESA SINDANGLAYA-TANJUNGSIANG

    Get PDF
    Desa Sindanglaya merupakan desa yang berada pada dataran tinggi daerah Subang selatan yang terdapat berbagai macam sumber ekonomi yang memiliki potensi untuk bisa lebih ditingkatkan pendapatannya, salah satu nya produk-produk Usaha Mikro Kecil dan Menengah, melalui Badan Usaha Milik Desa Bangkit Jaya Desa Sindanglaya-Tanjungsiang. Dalam penerapan nya ada tiga tahapan yaitu Melihat Potensi Desa, Identifikasi Peluang dan Solusi, dan Mengaplikasikan solusi. Impelementasi e-commerce sebagai konsep jual beli secara online dan berinteraksi nya penjual dan pembli bisa di wujudkan melalui market place Shopee dan Media Sosial Fanspage Facebook merupakan strategi yang paling tepat untuk melakukan promosi dan penjualan yang dapat dilakukan lebih luas lagi

    Kampanye Edukasi Pemanfaatan Lahan Pekarangan Sebagai Media Tanam Melalui Media Sosial

    Get PDF
    Media sosial merupakan wadah untuk memberikan informasi yang sangat efektif untuk penyebaran yang lebih luas dan memberikan informasi yang lebih interaktif bagi penyedia dan penerima informasi. Dalam hal ini media sosial digunakan untuk memberikan motifasi kepada warga terkait dengan pelaksanaan program warung hidup. Warung hidup merupakan tanaman yang dapat di tanam di lahan pekarangan warga yang mana dengan adanya warung hidup ini bisa memenuhi kebutuhan dapur seperti halnya sayuran, bumbu dan buah buahan, dalam pengabdian masyarkat ini warung hidup difokuskan kepada tanaman yang dapat meningkatkan imunitas daya tahan tubuh dalam rangka pencegahan dan penanggualangan covid-19. Kampanye edukasi melalui media sosial kepada masyarakat mengenasi pemanfaatan Lahan Pekarangan sebagai Media Tanam untuk Ketahanan Pangan dan Imunitas Tubuh dalam Penanggulangan Covid-19, merupakan tema yang akan diangkat dalam pengabdian masyarakat dengan program utama warung hidup. Metode yang diterapkan dalam pengabdian masyarakat yaitu dengan dilakukannya penilaian tiga sesi penilaian dengan melalui empat kriteria yaitu keragaman tanaman, budidaya yang dilakukannya, kerapihan terhadap penataan tanaman dan kreativitas dalam mengemas tanaman obata keluarga (TOGA). Dari hasil kegiatan ini masyarakat memiliki motivasi dan keinginan untuk melakukan pengelolaan warung hidup di pekarangan rumah masing-masing dan dari hasil penilaian yang dilakukan oleh tim, dihasilkan tiga juara, yaitu juara satu, dua dan tiga

    Analisis Kebutuhan Fungsional Pada Sistem Informasi Evaluasi Kinerja Menggunakan Metode Management By Objective Pada Organisasi Sigertengah

    Get PDF
    Sigertengah adalah organisasi kelompok dagang yang berjalan dalam pengelolaan sekaligus melakukan penjualan benda seni batu akik. Dalam melakukan pengiriman Sigertengah menggunakan proses estapet dimana pengirim mengambil barang yang tersedia di penjual lalu mengirimkan barangnya kepada pengirim kedua dan seterusnya hingga nantinya barang sampai ke tangan penerima. Evaluasi kinerja sangat di butuhkan untuk menilai kinerja guna mengetahui tingkatan kinerja karyawan dalam suatu organisasi. Untuk mengevaluasi kinerja Sigertengah, pemahaman dan pemenuhan kebutuhan fungsional menjadi krusial dalam mengoptimalkan fungsi dan layanan sistem informasi. Metode yang digunakan adalah metode MBO (Management by Objectives), sebuah pendekatan manajemen yang fokus pada penetapan dan pencapaian tujuan organisasi. Dari hasil analisis didapatkan tujuan dari perusahaan dan sasaran yang spesifik pada karyawan, serta kebijakan dan proses untuk melakukan evaluasi kinerja, yang memberikan landasan yang kuat untuk menganalisis dan merancang kebutuhan fungsional sistem informasi evaluasi kinerj

    Penguatan Keterampilan Interpersonal bagi Guru-Guru SMP Terbuka Mandiri Teuku Umar Baitul Maal Tangerang Selatan

    Get PDF
    Teachers at SMP Terbuka Mandiri Baitul Maal Baitul Maal (Baitul Maal) have never attended training to develop their abilities. The number of teachers in SMP Baitul Maal is 7 (seven) teachers, ranging in age from 25 years to 40 years and non-teacher backgrounds. According to the Principal of SMP Baitul Maal, Mr. Edi Supriadi, the problems that occurred at SMP Baitul Maal included: (1) there was no opportunity to organize self-development programs; (2) teacher need to upgrade their communication techniques verbally to students in class; and (3) There is a need to improve skills in preparing fun presentation materials. The objectives of community service (PKM) are (1) to provide insights for SMP Baitul Maal  teachers to carry out self-development with the Johary Window concept; (2) train Baitul Maal SMP teachers to communicate well with students; and (3) train SMP Baitul Maal teachers in techniques for preparing fun presentation materials. The methods used are discussion, presentation, question and answer, and demonstration. The PKM achieved: (1) increasing teachers' insights for self-development of the Johary Window concept; (2) improving the skills of the teacher to communicate verbally with students, and (3) the teacher is able to prepare fun presentation material. Keywords: human resource development; communication technique; training Abstrak Salah satu SMP yang berada di kota Tangerang Selatan dengan fasilitas yang sagat terbatas adalah SMP Terbuka Mandiri Teuku Umar Baitul Maal (SMP Baitul Maal).  Guru-guru di SMP Baitul Maal belum pernah mengikuti pelatihan untuk mengembangkan kemampuan mereka. Jumlah guru-guru di  SMP Baitul Maal sebanyak 7(tujuh) orang guru, dengan rentang usia 25 tahun sampai dengan 40 tahun dan latar belakang non-keguruan.  Menurut Kepala Sekolah SMP Baitul Maal, Bapak Edi Supriadi, masalah yang terjadi di SMP Baitul Maal antara lain:  (1) belum ada kesempatan menyelenggarakan program pengembangan diri.; (2) Perlu penyegaran tentang teknik berkomunikasi Guru-Siswa secara verbal dengan baik.; dan (3) Perlu peningkatan keterampilan dalam menyiapkan materi presentasi yang menyenangkan. Tujuan   pengabdian pada masyarakat (PKM) ini adalah (1) memberikan wawasan kepada guru-guru SMP Baitul Maal agar melakukan pengembangan diri dengan konsep Johary Window; (2) melatih guru-guru SMP Baitul Maal berkomunikasi secara verbal dan visual yang baik dengan siswa; dan (3) melatih guru-guru SMP Baitul Maal tentang teknik menyiapkan materi presentasi yang menarik. Metode yang digunakan adalah diskusi, presentasi, tanya jawab, dan demostrasi.  Hasil PKM yang dicapai adalah (1) peningkatan wawasan guru untuk melakukan pengembangan diri dengan konsep Johary Window; (2) peningkatan keterampilan guru berkomunikasi secara verbal dengan siswa, dan (3) guru mampu menyiapkan materi presentasi yang menyenangkan. Kata Kunci: pengembangan sumber daya manusia; komunikasi; pelatiha
    corecore