13 research outputs found

    Pengembangan Buku Referensi Berbasis Riset

    Get PDF
    Buku yang dikembangkan merupakan buku referensi berbasis riset Induksi Kalus Manggis (Garcinia mangostana L.). Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan buku referensi berbasis riset yang layak digunakan sebagai salah satu sumber buku penunjang dalam pembelajaran kultur jaringan bagi mahasiswa S1 jurusan Biologi Universitas Negeri Medan. Pengembangan buku referensi ini menggunakan model pengembangan Thiagarajan (1974), yang terdiri atas empat tahap (4-D models), yaitu tahap define (pendefenisian), tahap design (perancangan), tahap development (pengembangan) dan tahap disseminate (penyebaran). Namun pada penelitian ini hanya dibatasi pada sampai pada tahap development (pengembangan). Model pengembangan ini berorientasi pada produk. Data diperoleh dengan cara melakukan analisis kebutuhan, perancangan produk, pembuatan produk, validasi produk dan uji coba produk. Instrumen yang digunakan untuk mengumpulkan data penelitian menggunakan instrumen validasi kelayakan produk dan angket responden. Data dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) penilaian dua orang dosen ahli materi berdasarkan kelayakan isi, kelayakan penyajian dan keterbacaan diperoleh skor rata-rata persentase sebesar 89% dengan kategori sangat baiak, (2) penilaian oleh dua orang dosen ahli desain instruksional berdasarkan kelayakan isi dan kelayakan penyajian diperoleh skor rata-rata persentase sebesar 98% dengan kategori sangat baik, (3) penilaian oleh satu orang dosen ahli desain layout buku berdasarkan ukuran buku, desain sampul buku, desain isi buku, kaidah penulisan dan kelayakan penyajian buku diperoleh skor rata-rata persentase sebesar 91% dengan kategori sangat baik, (4) penilaian oleh satu orang dosen pengampu matakuliah kultur jaringan diperoleh skor rata-rata persentase sebesar 91% dengan kategori sangat baik dan (5) penilaian oleh mahasiswa termasuk kategori sangat baik yang terdiri dari uji coba perorangan diperoleh 95%, uji coba kelompok kecil diperoleh 93% dan uji coba kelompok lapangan diperoleh 89%. Dapat disimpulkan bahwa buku referensi berbasis riset yang dikembangkan telah layak menurut dosen ahli materi, desain instruksional, desain layout buku, dosen pengampu matakuliah kultur jaringan dan mahasiswa sehingga buku referensi berbasis riset pada topik induksi kalus manggis (Garcinia mangostana L.) dapat digunakan sebagai salah satu sumber buku penunjang dalam pembelajaran kultur jaringan bagi mahasiswa

    Analisis Perkembangan Usaha Penerima Bantuan Produktif Usaha Mikro (BPUM) Persfektif Ekonomi Islam (Studi Kasus Kecamatan Panyabungan Kabupaten Mandailing Natal)

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perkembangan usaha Penerima Bantuan Produktif Usaha Mikro (BPUM) dan untuk mengetahui bagaimana pandangan ekonomi islam terhadap penggunaan dana Bantuan Produktif Usaha Mikro (BPUM). Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif. Teknik pengumpulan data dengan metode observasi, wawancara dan dokumentasi yaitu melakukan wawancara langsung terhadap pelaku UKM yang menerima Bantuan Produktif Usaha Mikro (BPUM) di Kecamatan Panyabungan. Hasil dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa Bantuan Produktif Usaha Mikro (BPUM) di Kecamatan Panyabungan menurut ketentuannya digunakan untuk tambahan modal usaha sehingga usaha UKM dapat bertahan dan berkembang ditengah Pandemi Covid-19, namun pada kenyataannya di Kecamatan Panyabungan para pelaku UKM yang menerima dana tersebut belum sepenuhnya menggukana dana tersebut untuk tambahan modal usaha dikarenakan berbagai macam factor, dana yang diperoleh sebesar Rp. 2.400.000 yang disalurkan melalui Bank Rakyat Indonesia (BRI) ke rekening penerima. Bantuan Produktif Usaha Mikro ini (BPUM), dalam ekonomi Islam dikenal dengan Hibah yaitu pemberian yang dilakukan secara sukarela dalam meningkatkan diri kepada Allah tanpa mengharapkan balasan apapun. Hibah merupakan salah satu bentuk tolong menolong dalam kebajikan sesama manusia sangat baik dan benilai positif, dan sebagai pemimpin dana (BPUM) merupakan tanggung jawabnya untuk kesejahteraan masyarakatnya

    HUBUNGAN SIKAP KARYAWAN STIKES AUFA ROYHAN DENGAN PENGGUNAAN KANTONG PLASTIK

    Get PDF
    The use of plastic bags as a place to store goods is a cause of environmental damage and pollution. Health behavior for humans can be seen from the behavior of their environmental health, environmental health behavior is included in health protection for humans, one of which includes behavior towards waste and its management (Notoatmodjo, 2013). STIKES Aufa Royhan with the use of plastic bags. This type of research is analytical research with cross sectional research design. Research conducted at the Aufa Royhan STIKes in Padangsidimpuan City in February - July 2018. The population of this study were all employees at the Aufa Royhan STIKes in Padangsidimpuan City with a sample of 38 people. The independent variable in this study is the temporary employee variable, the dependent variable is the use of plastic bags. Univariate and bivariate data analysis. The results obtained from the Aufa STIkes company have a negative attitude of 84.2% and a positive relationship with attitudes (p = 0.018 and r = 0.385) with the use of plastic bags and have an adequate increase in positive direction which will increase the company's endurance so that many employees have bad actions in using plastic bags. Suggested to respondents to be able to improve positive attitudes by getting information through various media both oral and writtenKeywords:. Attitude, plasti

    The Effectiveness of Peer Group Health Education Against Behaviour Change Personal Hygiene for Primary School Students

    Get PDF
    Elementary school students is a group of people which has a big share in the continuity of this country so it is very necessary improved ability to live healthy, one of them by increasing knowledge and attitudes of children about health especially about personal hygiene. The purpose of this research is know the effectiveness Peer Group Health Education behavior personal hygiene for elementary school students. Special target in this study, namely examine behavior personal hygiene of students before and after given health education with the peer group method in the experimental group and the lecture method in the control group. Types of research used is pre-experimental research, by using Non-Equivalent Control Group design. Sampling in this research performed with purposive sampling technique, with the number of samples as many as 50 students with details of 25 students as an experimental group and 25 students as a control group. The Data analysis using Paired sample t test and Independent sample t test. Statistical test results p = 0.000 show statistically there is a difference meaningful between personal hygiene behavior before and after peer group health education. The result of statistical test also p = 0.000 show statistically there is a difference meaningful between personal hygiene behavior before and after health education with the lecture method. But it can be concluded that there is no significant difference between Group behavior Peer Group Health Education and Group Behavior Health Eduvation With the Lecture Method (p = 0.565). With the results of this study expected to open the knowledge and the mindset of health workers to be more active and creative in empowering the community in an effort to improve public health status. Keywords: Personal hygiene; primary schools students; health educatio

    COMPARISON OF STUDENT LEARNING OUTCOMES USING COOPERATIVE LEARNING MODEL SNOWBALL THROWING WITH GROUP INVESTIGATION ON THE MAIN MATERIAL OF PLANT TISSUE STRUCTURE IN CLASS XI IPA MAN 1 MEDAN

    No full text
    This study aims to determine student learning outcomes using the Snowball Throwing type learning model with the Group Investigation type, and to find out whether there are differences in student learning outcomes using the Snowball Throwing type learning model with the Group Investigation type on the subject matter of Plant Tissue Structure in class XI Science. MAN 1 Medan. The population in this study were all students of class XI at MAN 1 as many as 266 people. While the research sample was taken randomly with a total of 76 students. This type of research is experimental research. Based on the test results of data analysis requirements, it is known that both student learning outcomes data in the Snowball Throwing class and in the Group Investigation type class are declared to be normally distributed and have homogeneous variance. Based on the results of data analysis, it can be seen that there are differences in learning outcomes in the two research classes. Student learning outcomes using the Snowball Throwing type were 82.53 with a standard deviation of 7.84, while student learning outcomes using the Group Investigation type were 75.56 with a standard deviation of 5.99. The difference in learning outcomes in the two research classes was also proven through hypothesis testing using t-test and confidence level = 0.05 where tcount > ttable (4.38 > 1.99), which means in this study Ho is rejected and Ha received. So that it can be stated that there is a significant difference in student learning outcomes who are taught with the Snowball Throwing type cooperative learning model with the Group Investigation type on the subject matter of Plant Tissue Structure in class XI IPA MAN 1 Medan

    Effect of Biological Metacognitive Skills using Project-Based Learning Model

    Get PDF
    The purpose of this study was to determine the effect of biological metacognitive skills taught by a project-based learning model in class X MAS Al-Wasliyah 22 Tembung. The population in this study were all students of class X MAS Al-Wasliyah 22 Tembung which consisted of 3 classes. This type of research uses a quasi-experimental research sample taken by random sampling, namely class X-A with a total of 40 students who are taught using a project-based learning model. The research instrument used a test of metacognitive skills using a questionnaire. The data analysis technique used the t test at a significant level of = 0.05 with the help of SPSS 22.0. The results showed: there was a significant effect on biological metacognitive skills taught by the project-based learning model (thit = 2.05; P = 0.043). The results of biological metacognitive skills that were learned using a project-based model (86.14 ± 3.8) had a significant effect. As a follow-up to the results of this study, it is hoped that teachers can apply project-based learning models to ecosystem materials as an effort to improve the results of metacognitive skills

    PELATIHAN RELAKSASI OTOT PROGRESIF PADA MASYARAKAT DI DESA PURWODADI

    Get PDF
    Relaksasi otot progresif merupakan terapi yang dapat digunakan untuk mengurangi ketegangan pada otot tubuh. Relaksasi ini merupakan latihan relaksasi yang memiliki berbagai manfaat dalam menjaga kesehatan maupun dalam penanganan penyakit. Pelatihan relaksasi dapat menurunkan efek destruktif dan gejala yang ditimbulkan dari suatu penyakit dan dapat meningkatkan kualitas hidup seseorang. Tujuan pengabdian kepada masyarakat ini agar masyarakat lebih mandiri dalam menjaga dan memelihara kesehatannya. Pelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat ini dilakukan dengan sasaran perangkat desa dan masyarakat Desa Purwodadi, Kecamatan Padangsidimpuan Batunadua, Kota Padangsidimpuan. Kegiatan ini dilaksanakan di Balai Desa dan di rumah masyarakat Desa Purwodadi. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilakukan dengan memberikan pelatihan gerakan relaksasi otot progresif kepada masyarakat. Kegiatan ini dipandu oleh instruktur/pelatih dan media berupa video gerakan refleksi otot progresif untuk membantu dalam memandu gerakan masyarakat. Kegiatan ini juga diselingi dengan diskusi dan tanya jawab. Hasil yang diperoleh yaitu kegiatan pengabdian masyarakat ini dilaksanakan selama 12 hari. Kegiatan ini diikuti oleh 10 orang perangkat Desa Purwodadi, 30 orang kader dan 60 orang masyarakat. Hasil kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini diterima antusias oleh masyarakat Desa Purwodadi terbukti dengan tingkat persentasi kepuasaan sebesar 98% masyarakat merasa puas dengan kegiatan ini. Masyarakat merasakan dampak langsung setelah dilakukan pelatihan. Masyarakat menjadi lebih relaks setelah mempraktikkan gerakan otot progresif ini. Diharapkan agar gerakan relaksasi otot progresif ini disampaikan juga kepada anggota keluarga dan masyarakat lainnya agar keluarga dan masyarakat menjadi lebih sehat sehingga akhirnya dapat meningkatkan derajat kesehatan masyarakat

    Determinan Kejadian TB Paru di Wilayah Kerja Puskesmas Pijorkoling: Determinants of Pulmonary Tuberculosis in Wilayah Kerja Puskesmas Pijorkoling

    No full text
    Latar Belakang: Tuberkulosis merupakan penyakit menular yang disebabkan oleh bakteri mycobacterium tuberkulosis yang menyebar melalui udara dan tertular melalui percikan ludah ketika penderita batuk, bersin, berbicara dan meludah di sebarangan tempat. Tuberkulosis masih menjadi penyakit dengan tingkat morbiditas tinggi, disertai penularannya yang sangat mudah yaitu melalui udara. Tujuan: untuk mengetahui faktor utama penyebab kejadian TB Paru. Metode: Jenis penelitian analitik, desain studi cross sectional. Variabel independen adalah karakteristik responden (umur, jenis kelamin, pendidikan, pekerjaan), pengetahuan, sikap dan kelembapan rumah. Variabel dependen adalah kejadian TB Paru. Hasil: ada hubungan pendidikan (p=0,009), pengetahuan (p=0,000), sikap (p=0,010) dan kelembapan rumah (p=0,022) terhadap kejadian TB Paru dan tidak ada hubungan umur (p=0,097), jenis kelamin (0,722) dan pekerjaan (0,508) terhadap kejadian TB Paru. Kesimpulan: Faktor utama penyebab kejadian TB Paru dipengaruhi oleh pengetahuan dengan OR=2,75. Responden dengan pengetahuan yang kurang mempunyai peluang 2,75 kali lebih besar mengalami kejadian TB Paru dibandingkan dengan responden yang memiliki pengetahuan baik
    corecore