15 research outputs found

    PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN BERBASIS E-MODUL MENGGUNAKAN MODELING EXO OLO TASK PADA PEMBELAJARAN SKI DI MADRASAH TSANAWIYAH

    Get PDF
    Dalam kegiatan pembelajaran, penggunaan media termasuk komponen penting yang perlu perhatikan oleh pendidik. Namun kenyataannya, media yang digunakan oleh pendidik justru cenderung media konvensional yang mengandalkan buku, papan tulis, spidol, dan alat peraga yang kurang menarik. Penyampaian materi ajar terkesan kurang antraktif dan membosankan, sehingga tujuan pendidikan belum tercapai secara maksimal. Tujuan penelitian ini untuk (1) menghasilkan rancangan media pembelajaran berbasis e-modul menggunakan modeling EXO OLO Task pada mata pelajaran SKI kelas VIII MTsN 01 Kota Pariaman, (2) mengetahui respon pendidik dan peserta didik terhadap pengembangan media pembelajaran berbasis e-modul menggunakan modeling   EXO OLO Task pada mata pelajaran SKI kelas VIII MTsN 01 Kota Pariaman.Penelitian ini adalah jenis penelitian pengembangan atau research and development (R&D) dengan model pengembangan 4-D. Subjek penelitiannya adalah peserta didik kelas VIII MTsN 01 Kota Pariaman tahun ajaran 2020/2021. Sementara untuk mengetahui respon pendidik dan peserta didik terhadap e-modul diperoleh dengan menggunakan metode angket.Hasil penelitian yang diperoleh menunjukkan bahwa: (1) hasil rancangan dan implementasi e-modul menggunakan modeling EXO OLO Task berhasi diterapkan untuk memotivasi belajar peserta didik pada mata pelajaran SKI esuai dengan hasil uji yang dilakukan, (2) hasil analisis data dan uji praktikalitas produk 1 orang pendidik, didapatkan rata-rata skor respon sebesar 95%, jika dikonversikan kedalam tabel penggolongan responden maka termasuk pada kategori sangat praktis. Hasil analisis data dan uji praktikalitas produk untuk 1 orang peserta didik diperoleh hasil 90% dengan kategori sangat praktis. Sedangkan hasil analisis data untuk uji efektifitas produk 1 orang peserta didik diperoleh hasil 85% dengan kategori efektif

    Analisis Sistem Pengelolaan Limbah Cair di Rumah SAKIT Stroke Nasional Bukittinggi

    Get PDF
    FAKULTAS KESEHATAN MASYARAKAT UNIVERSITAS ANDALAS Skripsi, 22 Juli 2016 LAILATUL RAHMI, No. BP. 1210333010 ANALISIS SISTEM PENGELOLAAN LIMBAH CAIR DI RUMAH SAKIT STROKE NASIONAL BUKITTINGGI xii + 78 halaman, 18 tabel, 3 gambar, 5 lampiran ABSTRAK Tujuan Penelitian Limbah cair rumah sakit adalah semua air buangan termasuk tinja yang berasal dari kegiatan rumah sakit yang kemungkinan mengandung mikroorganisme, bahan kimia beracun dan radio aktif yang berbahaya bagi kesehatan. Berdasarkan data hasil laboratorium bahwa limbah cair di RSSN Bukittinggi belum terkelola secara optimal. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis sistem pengelolaan limbah cair di RSSN Bukittinggi. Metode Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif. Objek penelitian ini ditentukan berdasarkan purposive sampling. Pengumpulan data dengan cara wawancara mendalam ,eksplorasi data sekunder, dan berdasarkan catatan pengamatan langsung di lapangan untuk mendapatkan gambaran tentang sistem pengelolaan limbah cair. Hasil Hasil penelitian mengenai input pengelolaan limbah belum sepenuhnya memadai. Kebijakan, tenaga dan dana telah ada namun sarana prasarana masih belum lengkap yaitu tidak ada grease trap dan flowmeter. Pada aspek proses perencanaan, penggorganisasian telah ada namun dalam pelaksanaan belum sepenuhnya sesuai persyaratan. Pada aspek output kualitas air limbah masih ada yang melebihi baku mutu pada parameter mikrobiologi MPN Coli Form 8000/100mL (baku mutu 5000/100mL), dan TSS 105mg/L (baku mutu 30 mg/L). Kesimpulan Peneliti dapat menyimpulkan bahwa pengelolaan limbah cair di RSSN Bukittinggi belum sepenuhnya memadai baik dari segi input, proses, maupun output. Diharapkan rumah sakit untuk melakukan semua ketentuan yang sudah ada di dalam peraturan agar pengelolaan selanjutnya menjadi lebih baik. Daftar Pustaka : 29 (2004-2016) Kata Kunci : pengelolaan limbah cair, rumah saki

    Pengaruh Brand Activation Terhadap Brand Engagement AIESEC Universitas Andalas 2021

    Get PDF
    AIESEC menciptakan project initiative yang diadakan dalam bentuk webinar sebagai brand activation dalam rangka mempromosikan dan memperkenalkan organisasi di kala pandemi. Brand activation digunakan secara spesifik oleh organisasi ini sesuai dengan media komunikasi yang tepat dalam menyampaikan topik dan tujuan yang berbeda dalam setiap webinar yang dilaksanakan. Komunikasi yang diintegrasikan bertujuan untuk menjangkau audiens dan meningkatkan keputusan audiens untuk mengikuti program lanjutan dari webinar tersebut. Teori komunikasi pemasaran terpadu digunakan untuk menganalisis penelitian ini yang menekankan perencanaan dan perpaduan bentuk komunikasi pemasaran yang matang untuk memberikan dampak yang optimal. Metode kuantitatif deskriptif korelasional digunakan pada penelitian ini untuk mengetahui hubungan kedua variabel. Populasi penelitian ini adalah partisipan atau audiens yang telah mengikuti salah satu brand activation oleh AIESEC in UNAND. Berdasarkan data kuesioner yang diperoleh dari 96 responden, hasil analisis menggunakan Smart PLS 4.0 menunjukkan bahwa brand activation berpengaruh secara signifikan terhadap brand engagement AIESEC in Universitas Andalas

    The use of task based learning to develop English speaking ability of seventh grade student of MTs Al-Kautsar Trowulan Mojokerto

    Get PDF
    In this study, three research questions are investigated. First, How can speaking ability of seventh grades student of MTs Al- Kautsar Trowulan Mojokerto be improved trough the implementation of task-based learning. Second, What is the improvement after task-based learning method applied, the last is how students' responses toward the implementation of task based learning. The researcher uses some instruments such as observation checklist, assessment form of the student's speaking, Tests, and questionnaire. This study is classroom action research which takes two cycles. Each cycle of this study contains four steps. First step is planning the action; in this stage the researcher prepares the form of lesson plan. The second is implementing the action; researcher implements task- based learning based on lesson plan. Third is observing, the real English teacher acts observer and observes the classroom activities using task based learning in the class. The last step is reflecting, the researcher evaluated the action and what should be revised for the next cycle. After conducting the research in two cycles, it can be found out that using task based learning to develop english speaking ability of seventh grade students of Mts Al­ Kautsar Trowulan Mojokerto is successful because the success criteria used in this research is achieved well. It can be known by checking the result the students' score in every cycle. It can reach the minim um standard level score namely 3. In addition, the mean of students' score in first cycle is 2.15 and in second cycle is 3.55. The percentage of students who success in second cycle is 95 %. It is greater than 75 % which has been set by the researcher up in this study. The last is the result of questionnaire shows that 90 % students like task-based learning to be implemented in their school

    TEKNOLOGI PLASMA DIELECTRIC BARRIER DISCHARGE DALAM MENGURANGI BOD, COD LIMBAH CAIR INDUSTRI KELAPA SAWIT

    Get PDF
    Teknologi pengolahan limbah cair kelapa sawit saat ini masih banyak yang menggunakan teknologi konvensional berupa pengolahan biologis seperti kolam aerasi. Pengolahan ini membutuhkan lahan yang luas sehingga perlu dicari alternative teknologi pengolahan  lainnya yang tidak membutuhkan lahan luas tapi mampu untuk menurunkan kadar COD dan BOD pada limbah cair industri kelapa sawit, seperti teknologi plasma. Penelitian ini bertujuan untuk melihat efektivitas teknologi plasma tipe dielectric barrier discharge dalam menurunkan BOD dan COD limbah cair kelapa sawit. Dalam pengujian ini limbah cair industri kelapa sawit diberi tegangan yang berbeda-beda sebesar 0 Kv, 15Kv, 20Kv, 25 Kv. Didapatkan kadar BOD dengan tegangan 25 kV sebesar 184 mg/l dengan tingkat efisiensi sebesar 97% dan COD sebesar 321 mg/l dengan tingkat efisiensi sebesar sebesar 97%

    Hubungan Pengetahuan Ibu dan Dukungan Keluarga dengan Pemberian ASI Eksklusif

    Get PDF
    Latar Belakang: Pemberian air susu Ibu (ASI) eksklusif disebabkan beberapa faktor, secara global masih pada angka yang rendah. Beberapa studi pada masyarakat Tengger, 79% Ibu memberikan kolostrum, namun 60% tidak berhasil memberikan ASI eksklusif. Studi lain menunjukkan prevalensi ASI eksklusif pada balita Tengger sebesar 38%. Tujuan: Penelitian bertujuan untuk menganalisis hubungan antara pengetahuan Ibu dan dukungan keluarga dengan pemberian ASI eksklusif pada anak usia bawah dua tahun (Baduta) di Suku Tengger. Metode: Penelitian bersifat observasional analitik, desain studi case-control. Pembuatan proposal dimulai bulan Februari dan penelitian selesai bulan Juli 2022 dengan besar sampel 57 Ibu baduta, 28 Ibu kelompok kontrol serta 29 Ibu kelompok kasus dengan metode total sampling berlokasi di Suku Tengger, Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur. Wawancara dan kuesioner sebagai pengumpulan data. Hasil: Usia Ibu antara 20-34 tahun dengan pengetahuan baik (67,9%) dan dukungan keluarga yang baik (75%) dari kelompok kontrol. Pengetahuan Ibu dengan pemberian Air Susu Ibu eksklusif berhubungan negatif sangat lemah (r=-0,05). Dukungan keluarga dengan pemberian ASI eksklusif positif sangat lemah (r=0,139). Pada variabel dukungan keluarga terdapat dukungan emosional (r=0,41) hasil positif cukup kuat, informasional (r=0,228) hasil positif sangat lemah, penilaian (r=208) hasil positif sangat lemah, dan instrumental (r=0,15) hasil negatif sangat lemah. Hasil didapatkan melalui uji korelasi Spearman. Kesimpulan: Semakin tinggi pengetahuan Ibu maka semakin lemah mempengaruhi pemberian ASI eksklusif. Semakin besar dukungan keluarga akan semakin kuat mempengaruhi pemberian ASI eksklusif. Pengetahuan Ibu dan peran keluarga bisa memberikan pengaruh terkait pentingnya ASI eksklusif

    Effect of Acetic Acid and/or Sodium Hydroxide Treatment towards Characters of Wonosari Natural Zeolite for Hydrotreatment of Castor Oil into Biofuel

    Get PDF
    Natural zeolite (ZA) obtained from Wonosari, Indonesia, was treated with acetic acid (ZAA) or NaOH (ZAB), and the combination of both treatments (ZAAB) in order to increase the Si/Al ratio and catalytic performance on hydrotreatment of castor oil. The Si/Al ratio of ZA increased after the combination of acetic acid and NaOH treatment. The change of the Si/Al ratio was observed in the FTIR spectra as the shifting of internal asymmetric stretching vibration of T−O−T at 1032-1100 cm−1. The XRD profile of ZA was maintained after being subjected to treatments, and ZAB exhibited the lowest crystallinity. The surface area of the ZA after treatment is in the order ZAA < ZA < ZAAB < ZAB. The ZAB catalyst having the highest surface area (19.144 m2 g−1) showed the highest catalytic activity on the hydrotreatment of castor oil with a liquid fraction of 55.1 wt.% and selectivity towards the hydrocarbon compounds of 22.40 wt.%

    Pengolahan Sampah Plastik Menjadi Ecobrick (Bangku) Sebagai Solusi Pencemaran Lingkungan Di Alue Lhok, Kecamatan Bubon, Aceh Barat

    Get PDF
    Kehidupan manusia tidak terlepas dari sampah dalam menjalani kehidupan sehari-hari. Untuk itu, jika sampah plastik tersebut tidak dikelola dengan baik, makan akan menghasilkan dampak negatif bagi kesehatan dan lingkungan. Untuk itu, artikel ini bertujuan untuk memberikan edukasi kepada masyarakat desa Alue Lhok sebagai solusi untuk mengatasi permasalahan tersebut dengan mengolah sampah plastik menjadi suatu karya yang mempunyai nilai guna dan nilai jual menjadi Ecobrick. Adapun metode yang digunakan untuk mengolah sampah plastik menjadi ecobrick (bangku) diantaranya: mengumpulkan sampah plastik dengan ketentuan tertentu, dicuci, dikeringkan atau dijemur, mengisi botol dengan sampah plastik, supaya padat isian sampah plastik ditekan menggunakan kayu, dan dirakit membentuk suatu karya menggunakan bantuan lakban. Tahap selanjutnya, botol yang sudah dirakit berbentuk bangku dilapisi busa dan diberikan sarung. Hasil dari kegiatan ini mendapatkan respon yang baik di kalangan masyarakat Alue Lhok, selain dapat mengatasi pencemaran lingkungan, juga menambah wawasan masyarakat dalam mengelola sampah plastik, serta menambah sumber pendapatan masyarakat setempat dengan memanfaatkan sampah plastik sebagai bahan utama dalam pembuatan ecobrick bangku

    The use of task based learning to develop English speaking ability of seventh grade student of MTs Al-Kautsar Trowulan Mojokerto

    Get PDF
    In this study, three research questions are investigated. First, How can speaking ability of seventh grades student of MTs Al- Kautsar Trowulan Mojokerto be improved trough the implementation of task-based learning. Second, What is the improvement after task-based learning method applied, the last is how students' responses toward the implementation of task based learning. The researcher uses some instruments such as observation checklist, assessment form of the student's speaking, Tests, and questionnaire. This study is classroom action research which takes two cycles. Each cycle of this study contains four steps. First step is planning the action; in this stage the researcher prepares the form of lesson plan. The second is implementing the action; researcher implements task- based learning based on lesson plan. Third is observing, the real English teacher acts observer and observes the classroom activities using task based learning in the class. The last step is reflecting, the researcher evaluated the action and what should be revised for the next cycle. After conducting the research in two cycles, it can be found out that using task based learning to develop english speaking ability of seventh grade students of Mts Al­ Kautsar Trowulan Mojokerto is successful because the success criteria used in this research is achieved well. It can be known by checking the result the students' score in every cycle. It can reach the minim um standard level score namely 3. In addition, the mean of students' score in first cycle is 2.15 and in second cycle is 3.55. The percentage of students who success in second cycle is 95 %. It is greater than 75 % which has been set by the researcher up in this study. The last is the result of questionnaire shows that 90 % students like task-based learning to be implemented in their school

    An analysis of corrective feedback in the speaking activities at english department of Ikip Widya Darma Surabaya

    No full text
    corecore