227 research outputs found

    SISTEM INFORMASI PEMBELAJARAN BAHASA JAWA BERBASIS WEB

    Get PDF
    Pembelajaran bahasa dan sastra di Sekolah Dasar masih memprihatinkan. Kurikulum terus berganti dari kurikulum 1975 hingga kurikulum KTSP. SK Gubernur Jawa Timur no 188/KP/188 Tanggal 11 Juli 2005 yang menegaskan pentingnya pembelajaran Bahasa dan Sastra Jawa dan mewajibkan penyelenggaraannya di tingkat dasar hingga menengah. Namun kenyataannya kondisi pembelajaran Bahasa dan Sastra Jawa saat ini belum juga mengalami kemajuan yang berarti. Untuk itu diperlukan adanya web bahasa jawa inovatif yang dapat digunakan untuk pencarian data. Dengan adanya web ini diharapkan siswa maupun masyarakat sadar akan pentingnya berbahasa yang baik dalam komunikasi, juga sadar untuk mau mempelajari dan memelihara bahasa Jawa. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan suatu pembelajaran bahasa Indonesia-Jawa berbasis web yang memberikan pembelajaran bahasa Indonesia-Jawa, terjemahan kata bahasa Jawa-Indonesia, penulisan aksara Jawa dan unggah-ungguhing basa Jawa. Selain itu juga untuk mengembangkan keluaran antar muka yang mudah dimengerti oleh pengguna dan untuk mengetahui tingkat kelayakan pembelajaran bahasa Indonesia-Jawa bagi masyarakat. Penelitian ini dikembangkan dengan menggunakan PHP dan MySQL dengan prosedur yang dilakukan adalah identifikasi kebutuhan, analisis kebutuhan, desain dan pengujian terhadap program. Antarmuka untuk setiap kategori dibedakan menjadi menu administrator dan menu pengguna umum. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Sistem Pembelajaran Bahasa IndonesiaJawa sudah dapat berfungsi sesuai dengan rancangan desain dalam memberikan informasi berupa terjemahan kata Bahasa Indonesia-Jawa, Jawa-Indonesia, aksara Jawa dan Unggah-ungguhing Basa Jawa. Kata yang tersimpan dalam sistem berjumlah kurang lebih 500 kata. . Web ini digunakan untuk Sistem Pembelajaran Bahasa Indonesia ke Bahasa Jawa, yang mana web ini bertujuan untuk mempermudah percakapan Bahasa Jawa dan sebagai tempat mencari ilmu tentang apa itu Bahasa Jawa. Kata Kunci : Sistem Informasi, Bahasa Jawa, Web

    PENENTUAN STRUKTUR KRISTAL DAN KOMPOSISI KIMIA BAHAN SEMIKONDUKTOR Sn(S0,2Se0,8) HASIL PREPARASI DENGAN METODE BRIDGMAN

    Get PDF
    ABSTRAK Telah dilakukan penelitian tentang penumbuhan kristal bahan dasar sel surya berbahan dasar paduan Sn(S0,2Se0,8) dengan menggunakan metode Bridgman. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui struktur kristal, morfologi permukaan, komposisi kimia dan pengaruh temperatur maksimum pada alur pemanasan terhadap hasil akhir kristal yang terbentuk. Penumbuhan kristal dilakukan dengan metode Bridgman, temperatur maksimum pemanasan untuk ketiga buah sampel dibuat bervariasi. Bahan kristal semikonduktor paduan Sn(S0,2Se0,8) dipanaskan dari temperatur lingkungan hingga temperatur 250 oC kemudian dibiarkan konstan selama 120 menit kemudian temperatur dinaikkan pada 550 oC untuk sampel 1, 600 oC untuk sampel 2 dan 500 oC untuk sampel 3 kemudian dibiarkan konstan selama 300 menit. Kristal Sn(S0,2Se0,8) hasil preparasi dikarakterisasi menggunakan XRD, SEM dan EDAX. Dari hasil karaterisasi XRD yang berupa difraktogram menunjukan bahwa kristal bahan paduan Sn(S0,2Se0,8) yang terbentuk merupakan polikristal dengan struktur orthorombik, nilai parameter kisi untuk sampel 1 adalah a = 11,42 Å; b = 4,32 Å; c = 4,33 Å, untuk sampel 2 a = 11,41 Å; b =4,12 Å; c = 4,41 Å dan untuk sampel 3 a = 11,42 Å; b = 4,11 Å; c = 4,42 Å. Hasil karaterisasi SEM dan EDAX diperoleh komposisi unsur Sn, Sdan Se dengan perbandingan mol Sn : S : Se pada sampel 1 yaitu 1 : 0,15 : 1,37 dan untuk sampel 2 yaitu 1 : 0,20 : 0,52. Morfologi permukaan kristal yang terbentuk didominasi oleh bentuk yang homogen dari penyusunnya. Kata kunci : Sel Surya, Metode Bridgman, SEM, Morfologi Permukaan, EDAX dan Komposisi Kimi

    Analisa Pola Aliran Bodi Mobil Esemka Rajawali Standar Dengan Esemka Rajawali Modifikasi Menggunakan CFD (Computional Fluid Dynamic) Pada Software Ansys 15.0

    Get PDF
    One development in a car is a car body design . Car design factor not only in terms of aesthetics ( beauty ) , but also by the shape of its body aerodynamics . Thesis research aims to determine differences in the flow pattern , the coefficient of drag ( CD ) and the lift coefficient ( CL ) on the car body with a standard ESEMKA RAJAWALI and ESEMKA RAJAWALI car body modifications. This research was done by changing the geometry of the corner of the hood with glass body with a standard car into a 156o angle of 165o , and change the front bumper has become a 90o angle 65o . Manufacture of car body design using SolidWorks 2014 software and simulated using the software Ansys CFD 15.0 CFD simulation results obtained from differences in patterns of flow and pressure values on each car body car body . Based on the results of the simulation calculations drag coefficient and lift coefficient on the car body modification ESEMKA RAJAWALI smaller than standard ESEMKA RAJAWALI car bod

    PELAKSANAAN PASAL 90 UNDANG-UNDANG NOMOR 22 TAHUN 2009 TENTANG LALU LINTAS DAN ANGKUTAN JALAN (TERKAIT BATASAN WAKTU KERJA PENGEMUDI) PADA TRAYEK BUS JURUSAN SURABAYA-YOGYAKARTA

    Get PDF
    Surabaya memiliki terminal bus Purabaya yang termasuk terminal bus terbesar di Asia Tenggara dan merupakan terminal bus tersibuk di Indonesia dengan jumlah penumpang mencapai 120.000 orang per hari. Terminal Purabaya memiliki 25 jalur keberangkatan bus termasuk AKDP,AKAP, bus malam baik patas maupun ekonomi. Dari jumlah keseluruhan jalur keberangkatan yang tersedia, terdapat 1 jalur keberangkatan yang paling menarik yakni jalur keberangkatan jurusan Surabaya-Yogyakarta. Jalur keberangkatan jurusan Surabaya-Yogyakarta menjadi menarik sebab diisi oleh armada bus yang seringkali terlibat kecelakaan, yakni Perusahaan Otobus (Selanjutnya disebut P.O.) Eka Mira Bus dan P.O. Selamat Sumber Group. Armada bus yang mengisi trayek jurusan Surabaya-Yogyakarta meskipun seringkali terlibat kecelakaan namun tetap memiliki peminat yang cukup banyak bahkan beroperasi 24 jam dalam sehari. Tingginya minat konsumen terhadap trayek bus Surabaya-Yogyakarta secara tidak langsung mengakibatkan padatnya jadwal keberangkatan bus yang mencapai 2-3 menit pada akhir pekan. Padatnya jadwal keberangkatan bus mengakibatkan terjadinya pelanggaran waktu kerja pengemudi. Adanya peraturan terkait jam kerja pengemudi cenderung hanya sebagai pelengkap saja bagi pihak pengemudi dan perusahaan penyedia jasa angkutan umum. Untuk mengetahui dan memahami kendala dan  langkah-langkah yang dilakukan oleh Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Timur untuk mengatasi kendala saat menegakkan pasal 90 Undang-Undang Lalulintas dan Angkutan Jalan (selanjutnya disebut UU LLAJ)tentang waktu kerja pengemudi. Skripsi ini menggunakan jenis penelitian deskriptif, yakni menggambarkan pelaksanaan pasal 90 UU LLAJ oleh Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Timur. Lokasi penelitian ini berada di Kantor Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Timur, di Kantor Unit Pelaksana Teknis Daerah terminal Purabaya dan di dalam bus kelas ekonomi jurusan Surabaya-Yogyakarta. Informan dalam penelitian ini adalah petugas Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Timur, petugas Unit Pelaksana Teknis Daerah terminal Purabaya, pengemudi bus kelas ekonomi jurusan Surabaya-Yogyakarta serta penumpang bus jurusan Surabaya-Yogyakarta. Informan dalam penelitian ini akan diambil secara random. Data yang terkumpul dalam penelitian ini akan dianalisis secara kualitatif. Hasil penelitian ini adalah pelaksanaan aturan waktu kerja pengemudi belum berjalan dengan baik. Petugas di lapangan tidak bisa membuktikan terjadinya pelanggaran dikarenakan minimnya jumlah petugas serta tidak adanya sarana yang mendukung. Upaya preventif berjalan dengan baik berkat kerja sama pihak Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Timur dan Polda Jawa Timur. Hambatan yang dialami oleh petugas Dinas Perhubungan adalah jumlah petugas tidak sebanding dengan jumlah armada yang beroperasi serta tidak adanya alat yang memadai untuk membuktikan terjadinya pelanggaran. Sesuai dengan Keputusan Direktur Jendral Perhubungan Darat Nomor : SK.1186/HK.402/DRJD/2002 Tentang Pemberian Sanksi Administratif Terhadap Pelanggaran Yang Dilakukan Oleh Pengusaha Angkutan Penumpang Umum Dalam Trayek Dan Teratur, Seharusnya pelaku pelanggaran menerima sanksi administratif berupa pembekuan izin trayek sampai dengan paling lama 6 bulan dan penundaan perluasan izin trayek paling lama 24 bulan   Kata Kunci: Pasal 90 UU LLAJ,  waktu kerja pengemudi, trayek bus Surabaya-Yogyakarta. Abstract Surabaya has several main bus terminal which includes the largest bus terminal in Southeast Asia and is the busiest bus terminal in Indonesia with the number of passengers reached 120,000 per day. Terminal Purabaya has 25 Bus lane departure included AKDP, AKAP, Night Bus patas and economic good. Of the total number of lane departure is available, there is one lane departure of the most` Surabaya has several main bus terminal which includes the largest bus terminal in Southeast Asia and is the busiest bus terminal in Indonesia with the number of passengers reached 120,000 per day. Terminal Purabaya has 25 Bus lane departure included AKDP, AKAP, Night Bus patas and economic good. Of the total number of lane departure is available, there is one lane departure of the most interesting is a lane departure majors Surabaya-Yogyakarta. Lane departure majors Surabaya-Yogyakarta to be interesting because it is filled by a fleet of buses that are often involved in accidents, namely P.O. Eka Mira Bus and P.O. Congratulations Resource Group. Bus fleet fill Surabaya route majors-Yogyakarta though often involved in the accident but still has quite a lot of fans who even operate 24 hours a day. The high interest of consumers against bus lines Surabaya-Yogyakarta indirectly lead to the tight schedule of bus departures which reached 2-3 minutes on weekends. Tight schedule resulted in the departure of the bus driver's violation of labor time. Their related regulations driver working hours tend to be only as a supplement only for the driver and the provider of public transport services. This thesis uses descriptive research, which describes the implementation of article 90 of Law Number 22 Year 2009 regarding Traffic and Road Transportation by East Java Provincial Transport Department. The location of this research is in the Office of East Java Provincial Transport Department, the Office UPTD several main terminal and in economy class buses majors Surabaya-Yogyakarta. Informants in this study is an officer of East Java Provincial Transport Department, officers UPTD Purabaya terminal, the bus driver Surabaya majoring in economy class-Yogyakarta and Surabaya majors bus passengers-Yogyakarta. Informants in this study will be taken at random. The data collected in this study will be analyzed qualitatively describes the available data and then do the description and interpretation of the sentences in order to obtain a discussion or exposure to systematic and understandable. The result of this research is the implementation of the working time rules the driver has not been going well. Officers in the field can not prove the infringement because minimnya the number of officers and the lack of means of support. Preventive efforts went well thanks to cooperation with the Department of Transportation of East Java Province and East Java regional police. Barriers experienced by officers of Department of Transportation is the number of staff is not proportional to the number of operating fleet as well as the absence of an adequate tool to prove the infringement. In accordance with the decision of the Director General of Land Transportation Number: SK.1186 / HK.402 / DrJD / 2002 on Issuance of Administrative Sanctions Against Abuse ducted by Public Transport Entrepreneurs In Route And Organized, supposed offenders receive administrative sanctions such as the freezing of route permits up to period of 6 months and delay the expansion of route permits a maximum of 24 months

    Hydraulics Performance of Coastal Flood Control in Madukoro Area, Semarang City, Indonesia

    Get PDF
    Madukoro area located on the northern coast of Semarang City has been prone to flooding caused by rainfall and seawater high-tide. Ineffective flood control management and land subsidence are considered as the cause of this problem. In order to understand land subsidence effect and flood control performance, location, water surface height of the inundation in West Flood Canal, western part of Madukoro area need to analyze. Flood analysis was conducted using HEC-HMS software and rational method. Flow hydraulics on five channels, i.e. the West Flood Canal, Ronggolawe River, Karangayu River, Arterial Channel and Madukoro were analyzed using HEC-RAS software. Increasing levee level and additional water pumps in Madukoro and Ronggolawe were chosen as flood control alternatives. Its performance was investigated through software simulation. The results showed total runoff volume in all drainage channels for 2-years return period discharge was about 80% of capacity with 0.7 m water depth. Runoff volume in West Flood Canal with 50-years return period discharge was about 40%. Land subsidence 4 cm/year affected the water level increase on West Flood Canal. Operation of 2 - 4 pump units could not significantly decrease water level at flood peak, yet increase flood recession time 6 - 8 hours.

    HUBUNGAN ANTARA HASIL EVALUASI KESIAPAN SARANA DAN PRASARANA BENGKEL PLAMBING TERHADAP PRESTASI SISWA SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN (SMK) DALAM KEGIATAN LOMBA KOMPETENSI SISWA (LKS) BIDANG PLUMBING AND HEATING

    Get PDF
    HUBUNGAN ANTARA HASIL EVALUASI KESIAPAN SARANA DAN PRASARANA BENGKEL PLAMBING TERHADAP PRESTASI SISWA SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN (SMK) DALAM KEGIATAN LOMBA KOMPETENSI SISWA (LKS) BIDANG PLUMBING AND HEATING Oleh: Deby Wahyu Jatmiko NIM. 08505241017 Penelitian bertujuan untuk mengetahui hasil evaluasi kesiapan sarana dan prasarana ruang praktik plambing apakah berpengaruh terhadap prestasi siswa SMK di dalam kegiatan LKS bidang plumbing and heating tingkat Propinsi. Jenis penelitian ini adalah pendekatan penelitian kualitatif, teknik pengumpulan data yang digunakan pada penelitian ini adalah Observasi, Dokumentasi, dan Wawancara tentang sarana prasarana ruang praktik plambing. Subjek pada penelitian ini adalah guru praktik plambing/pembimbing LKS bidang plumbing and heating. Objek penelitian ini adalah seluruh sarana dan prasarana pada masing-masing ruang praktik plambing. Hasil penelitian menunjukan bahwa nilai rata-rata prosentase kesiapan sarana prasarana pada SMK Negeri 2 Wonosari diperoleh 92,19%, SMK Negeri 2 Pengasih 87,56%, SMK Negeri 2 Yogyakarta 79,70%, dan SMK Negeri 2 Depok 64,51%. Pada kegiatan LKS bidang plumbing and heating tingkat Provinsi SMK Negeri 2 Depok mendominasi kegiatan LKS bidang plambing dengan mendapatkan juara pertama sebanyak tiga kali pada lima tahun terakhir yaitu pada tahun 2013, 2011, dan 2010 padahal pada tingkat kesiapan sarana prasarana bengkel plambing mendapatkan skor nilai prosentase terendah diantara keempat SMK yang diteliti. Hasil penelitian tersebut menunjukan bahwa hasil evaluasi kesiapan sarana dan prasarana ruang praktik plambing tidak berpengaruh terhadap prestasi siswa dalam kegiatan LKS bidang plumbing and heating. Kata Kunci: Sarana, Prasarana, LKS-SMK Bidang Plumbing and Heatin

    Between Sharia Maqasid Index and Human Development Index: Which One is Happier?

    Get PDF
    This research aims to find a more precise composite measurement format (index) in quantifying the ultimate achievement of human existence, which is happiness, in Organization of Islamic Cooperation (OIC) countries. Up until now, Human Development Index (HDI) is considered to be sufficiently representing the measure of human well-being. However, Easterlin (1974) argues that higher welfare does not always imply to higher happiness. Blanchflower and Oswald (2005) prove the statement of Easterlin (1974) by demonstrating the paradox between HDI level and happiness in Australia. Further, the measure of HDI is said to be less representative in reflecting happiness as it has not yet incorporated the element of religiosity. Thus, several of the new composite measures of well-being in Muslim countries have been proposed, one of them is Sharia Maqasid Index constructed by Ali and Hasan (2014). This research attempts to make comparison between HDI and Sharia Maqasid Index and to decide which of the two indices gives the best measure of human happiness. The authors employ Ordered Logit method and use data taken from World Value Survey along the period of 1999-2009 to measure happiness as in Leigh and Wolfers (2006), as well as to measure Sharia Maqasid Index as in Ali and Hasan (2014). Findings of this research can benefit the government of OIC countries to determine a more precise index as a benchmark to set more appropriate public policies

    RANCANG BANGUN MESIN PEMBUAT ES KRIM

    Get PDF
    Ice cream is a type of food that is liked by many people, both young and old. The results of literature studies and field observations show that there are several problems such as effectiveness, efficiency, and ergonomics in the process of making ice cream. This design aims to make a machine that can function properly, effectively, efficiently, and ergonomically. The calculation of propulsion needs, power successor, v-belt speed, frame strength aims to meet the demand for ice cream targets according to the design plan. The ice cream maker uses a 0.25 HP motor with a rotation speed of 1400 rpm and a dough tube with a capacity of 16 liters. The effectiveness of the ice cream results shows that the rotation speed of 230 rpm is a good rotation speed used in the manufacturing process. Time efficiency reaches 10% because it is 2 minutes faster than the old engine. The capacity efficiency reaches 22.23% because it is able to produce 6.67 liters more. Cost efficiency reaches 55.29% or more efficient electricity costs Rp. 98.25. Ergonomic ice cream maker machine developed is very decent and better than the old machine

    PENGARUH LATIHAN ALTERNATE LEG BOUND DAN KANGAROO JUMP TERHADAP DAYA LEDAK OTOT TUNGKAI ATLET SSB PORASS TRENGGALEK KU 16-17 TAHUN

    Get PDF
    ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mencari jawaban dari rumusan masalah, yaitu pengaruh latihan alternate leg bound terhadap daya ledak otot tungkai , pengaruh latihan kangaroo jump terhadap daya ledak otot tungkai dan, perbedaan pengaruh antara latihan alternate leg bound dan kangaroo jump terhadap daya ledak otot tungkai. Metode Penelitian ini adalah kuantitatif eksperimen dengan sasaran penelitian sebanyak 20 atlet SSB Porass Trenggalek KU 16-17 tahun yang dibagi menjadi 2 kelompok dengan menggunakan teknik ordinal pairing dalam pembagian kelompoknya. Teknik pengumpulan data menggunakan standing broad jump untuk mengetahui daya ledak otot tungkai dari setiap atletnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kelompok latihan alternate leg bound terdapat pengauh yang signifikan terhadap peningkatan daya ledak otot tungkai dikarenakan hasil pehitungan statistik menggunakan paired sample t test nilai dari Sig. (2-tailed) 0,000<0,05 dan kangaroo jump juga terdapat pengaruh terhadap daya ledak otot tungkai dikarenakan hasil perhitungan statistik menggunakan paired sample t test nilai dari Sig. (2-tailed) 0,000<0,05, artinya dapat disimpulkan bahwa kedua latihan tersebut dapat dijadikan variasi latihan dalam meningkatkan daya ledak otot tungkai. Untuk uji t hasil diantara kedua latihan tersebut menggunakan independent sample t test bahwa tidak terdapat perbedaan pengaruh yang signifikan antara kedua latihan karena nilai dari Sig. (2-tailed) 0,536>0,05 dan dapat disimpulkan bahwa kedua latihan tersebut tidak terdapat perbedaan pengaruh dikarenakan sama-sama terdapat peningkatan. Berdasarkan data peningkatan kemampuan daya ledak, kelompok latihan alternate leg bound memiliki persentase kenaikan yang lebih besar dari kelompok latihan kangaroo jump yaitu 6,64% persentase milik kelompok latihan alternate leg bound berbanding 6,11% persentase milik kelompok latihan kangaroo jump .Berikut merupakan hasil dari penelitian ini sehingga bisa dijadikan kajian dan masukan kepada para pelatih cabang olahraga sepakbola Kabupaten Trenggalek, tetapi setiap pelatih ataupun praktisi olahraga perlu memperhatikan, mengkaji, dan menganalisa kebutuhan yang sesuai dengan atlet dalam meningkatkan kualitas serta prestasi di masa mendatang. Kata kunci : pengaruh, latihan alternate leg bound, latihan kangaroo jump, daya ledak otot, sepakbol
    corecore