105 research outputs found

    Analisis Tingkat Pencemaran Udara Pada Kawasan Pemukiman Kota Makassar

    Get PDF
    ABSTRAK:\ud Perkembangan penduduk, peningkatan pendapatan dan daya tarik menyebabkan aktifitas dan volume pembangunan dan pemukiman semakin bertambah yang mengakibatkan pencemaran udara menjadimomok yang menakutkan khususnya di kota-kota besar seperti makassar. Tetapi dengan adanya pedoman atau pengujian pencemaran udara yang dilihat dan dihitung berdasarkan Indeks Standar Pencemaran Udara (ISPU). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kosentrasi polutan dan mengetahui tingkat pencemaran udara, dengan menggunakan perbedaan Indeks Standar Pencemara Udara (ISPU) serta mengetahui solusi yan tepat dalam penangananya. Tipe penelitian yang digunakan adalah pengujian manual dan dianalisis diLaboratorium. Hasil penelitian pada kosentrasi polutan terhadap waktu berbanding terbalik dan perhitungan Indeks Standar Pencemaran udara di kategorikan sedang pada rentang 51-100 \ud Kata kunci: Pemukiman, Pencemaran Udara, Kosentrasi Polutan Indeks Standar Pencemaran Udara, Indeks Mutu Udara

    KAJIAN AWAL PEMBUATAN BIOETANOL DARI BUAH PEPAYA AFKIR MENGGUNAKAN BAKTERI ZYMOMONAS MOBILIS DAN SACCHAROMYCES CEREVISIAE SECARA BERSAMAAN

    Get PDF
    Pada saat ini banyak masalah energi yang menjadi pembahasan utama dalam perbincangan dunia. Hal ini disebabkan sumber utama energi dunia yang sebagian besar terdiri dari energi tak terbarukan yang berasal dari fosil – fosil makhluk hidup berjuta tahun yang lalu. Energi alternatif yang mudah dibuat adalah bioetanol dari buah pepaya afkir. Buah pepaya afkir dapat dijadikan bioetanol dengan melalui proses fermentasi dengan bantuan bakteri. Penelitian ini menguji kandungan etanol pada buah pepaya afkir yang telah difermentasi. Waktu fermentasi yaitu 3 hari, 5 hari, 7 hari, 9 hari, 11 hari. Pada proses fermentasi ini menggunakan bakteri zymomonas mobilis sebanyak 7% v/v, 9% v/v, 11% v/v, 13% v/v, 15% v/v. Pada proses fermentasi buah pepaya afkir dengan inokulum Zymomonas mobilis ini di hari ke tiga sampai ke sembilan menunjukkan peningkatan. Pada hari kesebelas pada semua kondisi penambahan starter terjadi penurunan. Kondisi terbaik ketika fermentasi berlangsung di hari ke 9 dengan dosis starter 15% dan didapat kadar alkohol sebesar 8,93%. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penambahan starter zymomonas mobilis dan waktu fermentasi mempengaruhi kadar bioetanol yang dihasilkan. Penambahan starter sebanyak 15% dan waktu fermentasi selama 9 hari merupakan kondisi terbaik pada penelitian ini

    PENINGKATAN KUALITAS PROSES PRODUKSI TAHU MENGGUNAKAN METODE FMEA DAN FTA (STUDI KASUS: PABRIK TAHU DN)

    Get PDF
    DN Tofu Factory is a food industry for tofu products. The company’s main problem is a defect product in October-December 2021 with an average of 7.01%. The purpose of research was to reduce the failure of production in use of the methods of Failure Mode and Effect Analysis (FMEA) and Fault Tree Analysis (FTA). The result of DPMO (Defect per Million Opportunities) calculation is 17500 with a sigma level of 3.6084. Based on the FMEA calculations, two potential causes of failure from the highest perceived value of the RPN (Risk Priority Number), namely that workers do not use the full clothing attributes during the production process with an RPN value of 294 and workers did not pay attention to pressing time with an RPN value of 252. FTA analysis results shows two basic causes of problem, namely workers do not use PPE (Personal Protective Equipment) with a probability of 0.24 and that no tools are available to measure standard time with a probability of 0.2. The proposed improvements implemented by observing the GMP aspect (Good Manufacturing Practice) are to use digital timer, make a tool cleaning form, and make hand-washing posters, smoke free, a restriction on eating and drinking. There is a descrease in the value of DPMO to 16500 with sigma level of 3.6321 after implementation. Keywords: failure mode and effect analysis, fault tree analysis, good manufacturing practice, tofu factor

    Kesalahan Penggunaan EYD pada Majalah Dinding Siswa di SMK Batik 1 Surakarta

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penggunaan EYD pada majalah dinding di SMK Batik 1 Surakarta, mendeskripsikan wujud kesalahan penggunaan EYD pada majalah dinding di SMK Batik 1 Surakarta. Objek pada penelitian ini adalah analisis kesalahan penggunaan EYD pada majalah dinding siswa. Data dalam penelitian ini berupa kesalahan penggunaan EYD dalam artikel majalah dinding siswa. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan teknik observasi, dokumen, metode simak, dan teknik catat. Teknik analisis datanya menggunakan metode padan intralingual. Hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa dalam artikel majalah dinding siswa di SMK Batik 1 Surakarta terdapat beberapa kesalahan penggunaan EYD berupa penggunaan tanda baca, huruf kapital, awalan, kata depan, dan penggunaan bahasa baku

    Karakteristik Da'i menurut Sayyid Quthb dan Hamka : Studi komparatif tafsir Fii Zhilalil Qur'an dan tafsir Al-Azhar

    Get PDF
    ENGLISH : This study aims to explain how Sayyid Qutb and Hamka interpret the verses that talk about the characteristics of the preacher by using the method of comparative interpretation (comparison). This research departs from the idea that in preaching, the personality of a preacher greatly determines the success of preaching. In essence, da'wah is not just theory but also must provide examples and benefits for those who are invited to preach. Therefore a preacher must have several characteristics which determine the success or failure of a da'wah activity. The research method used is literature which is qualitative in nature and uses a descriptive analysis method to analyze verses related to the characteristics of the preacher. It then describes the similarities and differences between the interpretations of Sayyid Qutb and Hamka regarding the characteristics of the preachers. The results of this study are first, Sayyid Qutb believes there are seventeen characteristics that a preacher must possess. Meanwhile, according to Hamka there are 21 characteristics. Of the two there are six characteristics that are considered the same, including brave, wise, sincere, gentle and compassionate, forgiving and patient. While the difference of opinion between the two is due to several factors, including their background in involvement in Islamic organizations, scientific background and life experiences. INDONESIA : Penelitian ini bertujuan untuk memaparkan bagaimana penafsiran Sayyid Quthb dan Hamka mengenai ayat-ayat yang berbicara seputar karakteristik dai dengan menggunakan metode tafsir komparasi (perbandingan). Penelitian ini berangkat dari pemikiran bahwa dalam berdakwah, kepribadian seorang dai sangat menentukan keberhasilan dakwah. Pada hakikatnya, dakwah bukanlah sekedar teori tetapi juga harus memberikan teladan serta manfaat bagi orang yang diajak berdakwah. Maka dari itu seorang dai harus mempunyai beberapa karakteristik yang mana hal tersebut menentukan berhasil tidaknya suatu kegiatan dakwah. Metode penelitian yang digunakan ialah adalah kepustakaan yang bersifat kualitatif serta menggunakan metode analisis deskripsi (descriptive analisys) untuk menganalisa ayat-ayat yang berkaitan dengan karakteristik dai. Kemudian memaparkan persamaan dan perbedaan antara penafsiran Sayyid Quthb dan Hamka mengenai karakteristik dai. Adapun hasil dari penelitian ini adalah pertama, Sayyid Quthb berpendapat ada tujuh belas karakteristik yang harus dimiliki seorang dai. Sedangkan menurut Hamka ada 21 karakteristik. Dari keduanya ada enam karakteristik yang dianggap sama, di antaranya berani, bijaksana, ikhlas, lemah lembut dan kasih sayang, pemaaf dan sabar. Sedangkan perbedaan pendapat diantara keduanya disebabkan beberapa faktor, diantaranya latar belakang keterlibatan mereka dalam organisasi Islam, latar belakang keilmuan serta pengalaman hidup

    PENGARUH ASIMETRI INFORMASI DAN UKURAN PERUSAHAAN TERHADAP MANAJEMEN LABA

    Get PDF
    This study aims to analyze the influence of information asymmetry and firm size on earnings management.In this study the object of research is the Indonesia Stock Exchange. Indonesia Stock Exchange (IDX) or can also called Indonesia Stock Exchange (IDX). Form data in this research is quantitative data. The data used in this research is the company's financial report along with independent auditor's report on the consumer goods industry in IDX period 2011-2015. The sample is determined by purposive sampling. Data analysis methods used consist of descriptive statistical analysis, classical assumption test analysis, multiple linear regression analysis, coefficient of determination and correlation coefficient, and hypothesis test.Based on the results of research show the value of correlation coefficient (R) of 0.230. From the calculation results can be concluded the relationship between variables Asymmetry Information (X1), and Company Size (X2) to variable Management Profit (Y) is weak and positive. While the value of coefficient of determination (R2) seen from Adjusted R Square shows the value of 0.039 or 3.9%. Hypothesis test results show the sign value of 0,048 that information asymmetry significant effect on earnings management. The firm size variable shows a sign value of 0.98 that firm size has no significant effect on earnings management. While testing simultaneously shows sign value of 0.028 that information asymmetry and firm size together have significant effect to earnings management. Keywords: information asymmetry, firm size, earnings management

    UPAYA MAJELIS TAKLIM AL-BAROKAH DALAM PERUBAHAN SOSIAL KEAGAMAAN DI KELURAHAN KEDAUNG KECAMATAN KEMILING BANDAR LAMPUNG

    Get PDF
    ABSTRAK Majelis taklim merupakan lembaga organisasi islam yang berdiri di tengah-tengah masyarakat berperan membentuk suatu visi untuk tujuan yang sama dalam sebuah kegiatan keagamaan masyarakat, dengan tujuan untuk memperbaiki pola fikir masyarakat terhadap keterbekangan pengetahuan atau merubah kehidupan sosial keagamaan menjadi lebih baik lagi. Rumusan masalah dalam penelitian ini yaitu : 1.Bagaimana upaya Majelis Taklim dalam perubahan sosial keagaman masyarakat Kelurahan Kedaung ? 2.Apa sajakah faktor pendukung dan penghambat majelis taklim terhadap perubahan sosial keagamaan masyarakat Kelurahan Kedaung?. Penelitian ini adalah bertujuan 1. Untuk mengetahui upaya yang di lakukan oleh majelitaklim terhadap perubahan sosial keagamaan di kelurahan kedaung. dan 2. Untuk mengetahui faktor pendukung dan penghabat Majelis Taklim terhadap perubahan sosial keagamaan masyarakat di Kelurahan Kedaung. pendekatan yang di gunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan sosiologis yang didalamnya dapat menjelaskan logika-logika dan teori�teori sosial klasik dan modern untuk mengambarkan fenomena�fenomena yang ada dalam masyarakat, metode pengumpulan data dengan menggunakan observasi, wawancara dan dokumentasi. Analisa data yang digunakan adalah reduksi data, penyajian data dan verifikasi data. Hasil penelitian menujukan bahwa upaya yang di lakukan oleh majelis taklim dalam perubahan sosial keagamaan yaitu membentuk masyarakat menjadi manusia yang memiliki pola fikir positif, meningkatnya ilmu keagamaan dan tindakan sosial terhadap sesama. Faktor pendukung ini adalah anggota majelis taklim yang sangat antusias dengan segala program kegiatan sosial keagamaan dan faktor penghambat terjadinya kebiasaan lama yang masih terbawa sehingga masih terbentuk sikap apatis. Kata kunci : Perubahan Sosial dan keagamaa

    PENGARUH PENGGUNAAN APLIKASI PIJAR SEKOLAH TERHADAP HASIL BELAJAR PENDIDIKAN PANCASILA DAN KEWARGANEGARAAN PESERTA DIDIK (Studi Kuantitatif pada SMP Negeri 2 Jakarta)

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar pengaruh penggunaan aplikasi Pijar Sekolah terhadap hasil belajar peserta didik dalam pembelajaran PPKn. Metode ini menggunakan metode penelitian Kuantitatif. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik cluster sampling dengan jumlah sampel penelitian sebanyak 76 peserta didik kelas VIII SMP Negeri 2 Jakarta yang terdiri dari 38 peserta didik kelas kontrol dan 38 peserta didik kelas eksperimen. Teknik pengambilan data berupa tes dengan bentuk soal pilihan ganda. Uji persyaratan analisis yang dilakukan adalah dengan menggunakan uji normalitas dan uji homogenitas. Hasil dari uji normalitas kelas kontrol diperoleh nilai signifikan 0,004 0,05 dan data post-test diperoleh Sig. 0,659 > 0,05, maka dinyatakan data dua kelompok tersebut memiliki varians homogen. Berdasarkan hasil pengujian hipotesis dengan menggunakan uji wilcoxon didapatkan hasil pengujian pada kelas kontrol diperoleh sebesar 0,071 > 0,05 dan kelas eksperimen yaitu 0,000 < 0,05, dengan taraf signifikansi 0,05. Dari perhitungan tersebut dapat dinyatakan pada kelas eksperimen Ha diterima dan Ho ditolak. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh antara penggunaan aplikasi Pijar Sekolah terhadap hasil belajar PPKn peserta didik di SMP Negeri 2 Jakarta. ***** This study aims to determine how much influence using of Pijar Sekolah application towards on student learning outcomes in PPKn learning. This method uses quantitative research methods. The sampling technique used the cluster sampling technique with a total sample of 76 students of class VIII in SMP Negeri 2 Jakarta consisting of 38 students of the control class and 38 students of the experimental class. The data collection technique is using the form of multiple choice questions. Test requirements analysis was done by using the normality test and homogeneity test. The results of the normality test for the control class were obtained whit a significant value of 0.004 < 0.05 and the experimental class gained a significant value of 0.001 < 0.05. Thus, it is stated that the data is not normally distributed. Then the homogeneity test on the pre-test data obtained Sig. 0.015 > 0.05 and post-test data reached Sig. 0.659 > 0.05, it is stated that the data of the two groups has a homogeneous variance. Based on the results of hypothesis testing using the Wilcoxon test, the test results in the control class were obtained at 0.071 > 0.05 and the experimental class was 0.000 < 0.05, with a significance level of 0.05. From these calculations, it can be stated that in the experimental class Ha is accepted and Ho is rejected. In conclusion of the study, it can be concluded that there is an influence between the use of Pijar Sekolah application on the Civics learning outcomes of students at SMP Negeri 2 Jakarta

    Pengaruh Ketinggian Tempat terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tanam Cabai Rawit (Capsicum frutescens L.)

    Get PDF
    Cabai rawit merupakan salah satu tanaman holtikultura yang memiliki nilai ekonomi yang tinggi. Penanaman cabai rawit harus memperhatikan kondisi lingkungan. Kondisi lingkungan sangat berpengaruh terhadap pertumbuhan dan produksi cabai rawit. Salah satu pertumbuhan tanaman cabai rawit dipengaruhi oleh ketinggian tempat yang berbeda. Ketinggian tempat menyebabkan perbedaan kondisi iklim seperti temperatur, kelembaban, dan intensitas cahaya. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui pengaruh ketinggian berbeda terhadap pertumbuhan dan hasil tanam cabai rawit, serta untuk menentukan ketinggian tempat yang terbaik untuk pertumbuhan dan hasil cabai rawit. Penelitian dilakukan dengan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL). Penelitian dilaksanakan di tiga lokasi ketinggian tempat yang berbeda yaitu Sumampir, Kabupaten Banyumas (±100 m dpl), Sumbang, Kabupaten Banyumas (±500 m dpl), dan Serang, Kabupaten Purbalingga (±1.000 m dpl). Variabel yang digunakan terdiri atas ketinggian tempat sebagai variabel bebas dan pertumbuhan dan hasil tanaman cabai rawit sebagai variabel terikat. Data hasil penelitian, kemudian dianalisis dengan Analisis Varian ANOVA pada taraf uji 95% dan 99%. Jika hasil ANOVA menunjukkan berbeda nyata, maka dilakukan dengan uji beda nyata jujur (BNJ) dengan taraf uji 5%. Untuk mengetahui hubungan kondisi lingkungan dengan pertumbuhan dan hasil tanam dilakukan analisis regresi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketinggian tempat berpengaruh terhadap pertumbuhan dan hasil tanam. Ketinggian tempat yang terbaik untuk pertumbuhan tanaman yaitu pada ketinggian 100 m dpl dan 500 m dpl. Ketinggian tempat untuk memperoleh hasil tanam yang terbaik pada ketinggian 500 m dpl. Hubungan ketinggian tempat dengan pertumbuhan dan hasil tanam menunjukkan bahwa semakin tinggi ketinggian tempat, akan menurunkan pertumbuhan dan hasil tanam. Kata kunci: Cabai Rawit, Ketinggian Tempat, Pertumbuha

    Preferensi Nasabah Pelaku UMKM dalam Menggunakan Pembiayaan Bank Syariah Indonesia (Studi Kasus UMKM Kota Mataram Nusa Tenggara Barat)

    Get PDF
    One of the main problems encountered by the micro, small, and medium enterprises (SMEs) is the capital of the injustice system in bank lending rates and the high cost of conventional interest rate for the borrower (micro, small, and medium enterprises). As a result, SMEs are looking for other alternatives to increase capital by proposing financing to Islamic banking. The purpose of this study is to examine the preference of SMEs to choose financing in Bank Syariah Indonesia (BSI) in the Municipality of Mataram West Nusa Tenggara and to determine the effect of each preference, as well as to determine the most dominant preference behind this preference. The object of this research is customers (SMEs actors) who have used sharia financing at the Bank Syariah Indonesia (BSI) in the municipality of Mataram West Nusa Tenggara. The sampling technique in this research uses purposive sampling, while the primary data is collected by a questionnaire. Data were analyzed using multiple linear regression techniques. The results of this study indicate that preference of SMEs in choosing Islamic finance in Bank Syariah Indonesia (BSI) in the Municipality of Mataram West Nusa Tenggara is positively and significantly driven by the intention to run the Islamic law, profit-sharing, financing terms, service of employees, and quick process of granting financing which was accounted to 87.8%. That is, provided that the intention to enforce Sharia Law is getting stronger, profit-sharing is more equitable, financing requirements is much lighter, the service by the employee is more qualified, and the process of financing is more quickly, the preference of SMEs in choosing to use Islamic finance in Bank Syariah Indonesia (BSI) in the Municipality of Mataram West Nusa Tenggara will also be higher. Among the five of preferences, the most dominantly influential preferences is a service provided by the employee, followed by a strong intention to implement Islamic law, the speed of the process of financing, financing requirements, and profit-sharing system applied
    • …
    corecore