72 research outputs found

    Manajemen Pembiayaan Ketua Yayasan Pendidikan Islam Dalam Memperluas Akses Kelembagaan

    Get PDF
    Dalam kajian ini penulis mencoba mengangkat factor-faktor yang mempengaruhi paradigma berpikir kesisteman pendidikan Islam. Yang menjadi fokus masalah bagi penulis ialah manajemen, pembiayaan, akses dan kelembagaan. Selanjutnya dalam penelitian ini penulis menggunakan metode penelitian kualitatif. Pendekatan ini lebih dideskripsikan dan diklasifikasikan sesuai dengan kondisi penelitian. Dari hasil kajian ini menunjukkan bahwa: Manajemen Pembiayaan pendidikan berpengaruh terhadap akses kelembagaan pendidikan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa manajemen pembiayaan merupakan sebuah proses dalam mengoptimalkan sumber dana yang ada, mengalokasikan dana yang tersedia dan mendistribusikannya sebagai fasilitas atau sarana pendukung proses pembelajaran sehingga tercipta proses pembelajaran yang efektif dan efisien serta jauh lebih baik. Untuk mencapai mutu sekolah yang baik, biaya pendidikan harus dikelola dengan optimal dan maksimal. Oleh karena itu, tahapan pada manajemen pembiayaan pendidikan perlu diperhatikan dan menjadi prioritas utama

    Manajemen Mutu SDM Dalam Peningkatan Kompetensi Profesional Ustadz di Pondok Pesantren

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis manajemen mutu sumber daya manusia dalam peningkatan kompetensi professional Ustadz di Pontren Sabilur Rosyad Pangkalan Bun. Penelitian ini menggunakan analisis data statistik deskriptif maupun analisis secara kualitatif. Sumber data berasal dari observasi, wawancara, dokumentasi, dan Library Research. Hasil penelitian menunjukan bahwa manajemen mutu sumber daya manusia (SDM) dalam peningkatan kompetensi professional ustadz di Pontren Sabilur Rosyad Pangkalan Bun telah di implementasikan dalam perencanaan rekrutmen dengan melakukan analisis kebutuhan, mengadakan pemanggilan dan seleksi sebelum memulai mengajar. Pontren Sabilur Rosyad Pangkalan Bun juga menempatkan ustadz sesuai dengan bidang keilmuan yang dimiliki, dan pengembangan pendidikan dilakukan dengan mengikutsertakan pelatihan-pelatihan dan memberikan kesempatan untuk melanjutkan pendidikan di jenjang yang lebih tinggi. Penelitian ini juga menemukan bahawa dalam penilaian sistem kerja dilakukan dengan mengadakan pertemuan seminggu satu kali untuk evaluasi dan perbaikan

    Manajemen Strategis Peningkatan kinerja Guru bersertifikat

    Get PDF
    Konsep dan implementasi manajemen strategis dalam meningkatkan kinerja guru yang memiliki sertifikat belum betul-betul dipahami, baik secara teori maupun pelaksanaannya. Penelitian ini untuk mengetahui dan menganalisis tentang kebijakan, perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, evaluasi, kinerja dan mutu strategis pembinaan kemampuan guru bersertifikat di Sekolah Menegah Pertama Negeri Kota Administrasi Jakarta Selatan. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah Pendekatan Kualitatif (Qualitative Approach) untuk mengungkapkan fenomena di lapangan berkaitan dengan pembinaan guru bersertifikat dalam meningkatkan kinerja dan mutu sekolah secara faktual, nyata dan realitas dengan metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif analisis, sedangkan teknik pengumpulan datanya menggunakan Triangulasi yaitu teknik wawancara dengan sumber data 2 orang Kepala Sekolah dan 2 orang wakil guru yang sudah disertifikasi, untuk memperkuat perolehan data hasil wawancara peneliti menggunakan teknik studi dokumentasi (documentation study) dan peneliti bertindak sebagai observer langsung sebagai key instrument, agar data yang diperoleh bersifat langsung dari sumber data. Penelitian ini menemukan bahwa: (1) Kebijakan strategis masih bersifat top-down, artinya Pusat masih memegang peranan utama, sedangkan Kota Administrasi Jakarta Selatan sebagai pelaksana teknis; (2) Perencanaan sudah ada, namun masih bersifat perencanaan biasa, belum berdasar analisis SWOT; (3) Pengorganisasian pembinaan guru bersertifikat belum maksimal, karena KKG, KKKS guru bersifat insidental; (4) Pelaksanaan pembinaan guru bersertifikat melalui seminar, lokakarya, simposium, studi lanjutan dan lain-lain; (5) Evaluasi pembinaan guru bersertifikat menunjukkan kemajuan walaupun belum signifikan; (6) Kinerja guru bersertifikat masih perlu ditingkatkan; (7) Mutu Sekolah Menegah Pertama belum maksimal menyentuh budaya mutu. Penulis merekomendasikan agar pimpinan pemerintah provinsi terkait lebih memfasilitasi pelayanan pendidikan yang berkualitas, serta kepada peneliti berikut dengan pendekatan, metode, teknik pengolahan data yang lebih akurat

    Learning Management in Improving the Quality of Graduates Madrasah Diniyah Takmiliyah Awaliyah (MDTA) in Sukabumi District

    Get PDF
    This research is motivated by the existence of an interesting phenomenon in the implementation of Madrasah Diniyah Takmiliyah Awaliyah (MDTA) in Sukabumi Regency. The regional government 's very strong attention to religious education in Sukabumi District , the lack of conditions for MDTA infrastructure, inadequate learning management at MDTA, limited sources of activity funds, and the structure of the MDTA curriculum that has not been fully understood have become the focus of problems in this research. This study presents the results of research on Learning Management in Improving the Quality of Madrasah Diniyah Takmiliyah Awaliyah Graduates in Sukabumi District. This study is a qualitative research with descriptive methods were performed on MDTA in three (3) the District, the District, Cicantaya n , Caringin and Cisaat. The data collection technique combines field observations, in-depth interviews and documentation studies. Inductive data analysis resulted in the following conclusions: in general, the management of Learning in Improving the Quality of Madrasah Diniyah Takmiliyah Awaliyah Graduates (MDTA) in Cicantayan, Caringin and Cisaat Districts, Sukabumi Regency has not run optimally. In particular, first, the policy product of the Sukabumi Regency Government in the provision of education at MDTA has been successfully implemented even though the realization of the operational assistance budget and the pattern of guidance and supervision are still not optimal. Second, the achievements of the results of the implementation of learning at MDTA so far have been sufficient to meet the graduation standards of students, but in the implementation of learning activities still do not meet the standards of the learning process. Third, there are some inhibiting factors faced in the form of limited budget, weak understanding of the methodology and the mindset of teachers in learning, inadequate learning facilities, and the absence of a national madrasah diniyah curriculum standard. Fourth, the future demands are in the form of community support for the development of MDTA with a modern and innovative perspective, the formation of the diniyah teachers' deliberation forums and the professional training of teachers. Fifth, several improvements have been made in the form of holding MDTA accreditation and strengthening the Diniyah Takmiliyah Communication Forum (FKDT). And the sixth is the impact obtained from the implementation of education at MDTA in the form of a religious community environment, holding back the moral decadence of the younger generation and creating religious figures in the Cicantayan, Caringin and Cisaat Districts. This study also offers a hypothetical model for the application of learning management to MDTA

    Implementasi Praktik Kerja Industri dalam Meningkatkan Kompetensi Lulusan Pada Smk

    Get PDF
    Kesenjangan antara harapan pemerintah agar lulusan SMK dapat diserap oleh dunia kerja dengan kenyataan yang mengungkapkan bahwa lulusan SMK menjadi penyumbang angka Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) tertinggi di Indonesia. Hal tersebut menjadi indikator tidak efektifnya penyelenggaraan SMK. Salah satu penyebabnya adalah adanya missmatch antara SMK dengan dunia usah dan dunia industri (DUDI) yang mengakibatkan mismanajemen prakerin. Hal tersebut menjadikan lulusan SMK yang underqualified. Tujuan penelitian ini adalah ingin memperoleh gambaran umum dan mencari jawaban deskriptÄ°f analitik terhadap permasalahan peningkatan mutu lulusan SMK dalam konteks manajemen Prakerin SMK. Tujuan khususnya adalah I) Mengkaji perencanaan progam prakerin dalam meningkatkan mutu lulusan SMK, 2) Mengkaji implementasi progam prakerin. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif, metode deskriptif, dan teknik pengumpulan datanya adalah wawancara, observasi, studi dokumentasi, dan triangulasi. Hasil penelitian ini menemukan bahwa implementasi prakerin SMK belum efektif, di antaranya, ketidaksesuaian job dengan kompetensi keahlian, intensitas pekerjaan kurang, bimbingan dari DUDI kurang menyeluruh, fasilitas dari DUDI pada umumnya tidak ada, perlakuan DUDI kepada siswa kurang memberi kepercayaan, monitoring dari sekolah kurang intens solusi dan upaya perbaikan ke depan kurang efektif karena kegiatan prakerin dianggap rutinitas yang tidak perlu dipermasalahkan, semua berjalan seadanya. penelitian ini memberikan rekomendasi bahwa manajemen prakerin dalam meningkatkan mutu lulusan SMK masih banyak yang perlu diperbaiki baik dalam perencanaan program, implementasi, evaluasi dan hasil, serta solusi dan upaya ke depan

    Manajemen Bimbingan Manasik Haji Dalam Membina Kemandirian Calon Jamaah Haji

    Get PDF
    Ibadah haji merupakan rukun Islam yang kelima setelah syahadat, shalat, zakat dan puasa. Menunaikan ibadah haji merupakan kewajiban bagi setiap muslim yang memenuhi syarat mampu baik material, fisik dan keilmuan dengan cara berkunjung ke Baitullah dan melaksanakan beberapa kegiatan mengenai haji seperti syarat, rukun, wajib, sunah haji. Sebab haji itu berbeda dengan ibadah yang lainnya yang dalam pelaksanaannya membutuhkan waktu dan tempat tertentu. Pelaksanaan pelayanan ibadah haji haruslah dilakukan secara optimal dan professional untuk menghindari setiap permasalahan yang dihadapi. Termasuk didalamnya adalah peran Kelompok Bimbingan Ibadah Haji (KBIH) yang sangat diperlukan. Penyusunan artikel ini menggunakan pendekatan kualitatif. Sedangkan jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian lapangan. Hasil penelitian menunjukkan Program pelaksanaan manasik haji sebagai upaya peningkatan pengetahuan ibadah haji di KBIHU Armina Kota Palangka Raya yaitu mulai dari pendaftaran, bimbingan manasik haji, bimbingan pada saat pelaksanaan ibadah haji di Arab Saudi, pemulangan, hingga pembinaan dan bimbingan setelah pelaksanaan ibadah Haji. Metode pembelajaran dalam pelaksanaan manasik haji sebagai upaya peningkatan pengetahuan ibadah haji bagi calon jamaah haji di KBIHU Armina Kota Palangka Raya yaitu penggunaan metode dalam pembimbingan haji dan umrah melalui manasik haji bisa lebih dari satu macam (bervariasi). Metode yang variatif dapat membangkitkan motivasi calon jamaah haji. Dalam pemilihan dan penggunaan sebuah metode harus mempertimbangkan aspek efektifitasnya dan relevansinya dengan materi yang disampikan oleh pembimbing. Metode yang digunakan dalam manasik haji diantaranya yaitu metode ceramah, metode simulasi, dan metode tanya jawab

    Strategi Kepala Madrasah Dalam Meningkatkan Kinerja Guru Di MA Muslimat NU Palangka Raya

    Get PDF
    Pendidikan sangat penting bagi masyarakat dan merupakan kebutuhan manusia. Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap strategi kepala madrasah dalam meningkatkan kinerja guru di Madrasah Aliyah Muslimat Nahdlatul UlamaPalangka Raya. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kualitatif. Peneliti menggunakan teknik observasi, wawancara dan studi dokumentasi. Informan dari penelitian ini yaitu Kepala madrasah dan Guru di MA Muslimat NU Palangka Raya. Analisis data oleh Miles dan Huberman yaitu reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Sedangkan dalam keabsahan data peneliti menggunakan kredibilitas, keteralihan, ketergantungan dan ketegasan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pelaksanaan strategi kepala madrasah pada aspek kinerja guru yang mencangkup, pembinaan kinerja guru, pengawasan kinerja guru, pembinaan disiplin kinerja guru, dan pemberia motivasi. Kinerja guru sudah baik dan berjalan dengan baik hanya saja belum dilakukan dengan maksimal

    Management of Thematic Learning in Fostering Student Creativity in Early Children Education in Garut District

    Get PDF
    In fact, early childhood education management in the field is still far from fulfilling the needs according to national education standards because basically the institution organizing PAUD service activities departs from a concern for early childhood education, therefore education carried out in PAUD units in the implementation of PAUD institutions experiences various obstacles. which can affect the continuity of educational activities, especially in the implementation of learning activities that become obstacles in the management of thematic learning in early childhood education units, including the lack of infrastructure, low qualifications and competence of educators, minimal finance, parents' understanding of early childhood education, efforts to improve learning outcomes. maximum systematically in education management including program planning, program implementation and program evaluation. This study aims to examine thematic learning management in fostering student creativity. In particular, this study aims to examine the planning, implementation, evaluation, problems, and solutions of learning in the development of student creativity. The research method used is descriptive qualitative method. This research was conducted using three data collection techniques regarding the results of research activities, namely interviews, observation and documentary studies. The theory underlying this research is George Robert Terry's theory, which is about POAC (Planning, organizing, actuating, and controlling). The results of research carried out on this occasion at the Prosperous Family Planning Institution and TK Plus Prima Insani Garut district have generally carried out thematic learning activities in fostering student creativity which refers to Permendikbud No. 137/2014 and Permendikbud No. 146/20014 by compiling planning, organizing, implementing and good control, in accordance with the prevailing regulations, both the management of its human resources and its facilities or infrastructure

    Manajemen Pendidikan Dan Pelatihan Kepemimpinan Pengawas Dalam Mengembangkan Kualitas Kinerja Aparatur Sipil Negara

    Get PDF
    Manajemen pendidikan dan pelatihan kepemimpinan merupakan representasi dari berbagai sumber yang bertanggung jawab untuk meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia. Manajemen pendidikan dan pelatihan kepemimpinan diharapkan mempunyai arah dan kebijakan yang akan menopang keberhasilan lembaga yang menjadi kelompok dasar untuk pengembangan sumber daya manusia. Penelitian ini menggunakan metode data statistik deskriptif untuk mengetahui manajemen pendidikan dan pelatihan kepemimpinan kinerja aparatur sipil negara. Hasil penelitian menemukan bahwa pelatihan pengawas dan melakukan koordinasi awal dengan lembaga penyelenggara pelatihan terakreditasi. Hasil penelitian memberikan rekomendasi model pendidikan dan pelatihan yang cocok pada era sekarang untuk aparatur sipil Negara yang memiliki jabatan pengawas

    Implementation of Integrated Quality Management in Improving the Quality of MTs Graduates in Pondok Pesantren Kholafiyah

    Get PDF
    The background of this research MTs inferior quality of graduates, allegedly because not terimplementasinya m anagement m utu t erpadu (MMT) so that the performance of education and learning is still weak. The research objective to describe the preparation, steps, processes, supervision, results, problems, solutions and innovative ideas in the implementation of m anagement m utu t erpadu in improving the quality of graduates MTs in Kholafiyah Pontren environment. The research foundation used is theological, philosophical, theoretical, and tual concepts , the six value systems, and relevant prior research. Using Edward Sallis' theory of integrated quality management (TQM) with a qualitative approach with descriptive methods . T eknik collecting data through interviews, observation , and documentation study. The research location is MTs Assalam Darul Faizah Warungkiara and MTs Al-Ma'tuq Cisaat Sukabumi Regency . The results of the research are as follows: (1) preparation for the implementation of MMT has been going well, starting with the preparation of programs and work plans for Islamic boarding schools in macro and micro MTs, (2) MMT steps begin with the formulation of the vision, mission, and objectives of the pesantren. holistically and integrated with the vision, mission and objectives of MTs, (3) the implementation process of MMT in general is related to quality learning services, (4) supervision in MMT implementation is carried out through four techniques, namely coaching, monitoring, guidance, and performance appraisal, (5) the results of the implementation of MMT produced a generation that is faithful, devoted, berakhlakul karimah, academic achievement and non-academic, (6) the problem that ditemu right in the implementation of MMT is partly HR and education Personnel not in accordance with educational qualifications and operational costs of education not yet balanced with the amount of madrasah income, (7) efforts made to overcome the problem d ith a regeneration program for teachers and education personnel through lectures in accordance with the needs of the institution. For educational operational costs, there is a movement to finance a cross-subsidized system from parents / guardians of students with advanced economic conditions (aghniya), and (8) innovative ideas in implementing MMT to improve the quality of MTs graduates in the Pontren Kholafiyah environment, namely the application of the “integrated quality management model. Islamic boarding schools integrated into madrasah education units. The implication of the research results is that the implementation of MMT can improve the quality of graduates, so every education unit must apply it . Recommendations to boarding school leaders who manage formal education units always give more authority to manage madrasah-based management
    • …
    corecore