6 research outputs found

    Analisis kualitas soal olimpiade matematika (OLMAT) UINSA tingkat MTs mengacu pada taksonomi bloom dua dimensi

    Get PDF
    Melihat soal yang digunakan pada Programe for International Student Assessment (PISA) atau Trends International Mathematics Science Study (TIMSS) yang merupakan survei atau penelitian di dunia untuk melihat kualitassuatu pendidikan, soal yang digunakan merupakan soal yang menuntut keterampilan berpikir tingkat tinggi. Soal yang menuntut keterampilan berpikir tingkat tinggi biasanya terdapat pada level C4 – C6 Taksonomi Bloom Dua Dimensi. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tingkatan dimensi proses kognitif dan dimensi pengetahuan Taksonomi Bloom Dua Dimensi untuk melihat kualitas soal Olimpiade Matematika (OLMAT) UINSA Tingkat MTs Tahun 2019 pada babak penyisihan. Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode dokumentasi yakni mempelajari data yang berkaitan dengan fokus penelitian. Dalam penelitian ini data penelitian didapat dari panitia OLMAT UINSA tahun 2019 berupa soal olimpiade tingkat MTs pada babak penyisihan berjumlah 40 soal yang terdiri dari 30 soal pilihan ganda dan 10 soal uraian, jawaban peserta, dan kunci jawaban soal olimpiade. Hasil data yang diperoleh tersebut dianalisis mengunakan analisis validitas dan reliabilitas. Hasil analisis menunjukkan bahwa persentasedimensi proses kognitif soal OLMAT sebesar 5% C2 (memahami), 72,5%, C3 (mengaplikasikan), 7,5% C4 (menganalisis), 5% C5 (mengevaluasi), dan 10% C6 (mencipta). Persentase dimensi pengetahuan soal OLMAT diperoleh bahwa sebesar 2,5% pengetahuan konseptual, 90% pengetahuan prosedural, dan 7,5% pengetahuan metakognitif. Sedangkan hasil analisis lanjutan memperoleh hasil bahwa tingkat kesukaran soal yakni 4 butir soal dalam kategori sedang dan 36 soal dalam kategori sulit, daya pembeda yakni 2 butir soal sangat memuaskan dan 8 butir soal memuaskan dannilai reliabilitasnya adalah 0,608 pada soal pilihan ganda dan 0,479 pada soal uraian yang berarti reliabilitas soal OLMAT dapat dikatakan cukup baik

    IMPLEMENTATION OF ARIAS LEARNING MODEL TO IMPROVE STUDENT’S CREATIVE THINKING ABILITY

    Get PDF
    A good teaching process is a teaching that allows student active role or recoqnisa student for their active participation. One of the methods that can be applied in teaching process is ARIAS. This research aims to analyze student creative thinking skill in grade VIII student at SMP Muhammadiyah Mataram. The research implies on class activity observation as research methodology by enacting two cycles. The data of creative thinking skill was collected by using essay test to measure the student skill at the end of the cycle. The result of this research has shown that student creative thinking skill on the first cycle was categorized less-creative with the average of 52,25% and the second cycle was found that creative thinking skill of student has increased and classified as creative with the average of 74,74%. At the conclusion, that the implementation of ARIAS teaching method has enhancad creative thinking skill on the subject of Works and Energy in grade VIII student at SMP Muhammadiyah Mataram, on the academic year of 2015/2016

    Correlation of student learning style and self-concept with self regulated learning In MAN 1 Malang

    Get PDF
    INDONESIA: Kemandirian belajar sangat penting untuk menunjang keberhasilan dalam proses pembelajaran. Kemandirian belajar dapat ditingkatkan dengan mengetahui peran individu dalam menghadapi dan menyelesaikan masalah atau disebut sebagai konsep diri. Selain konsep diri, gaya belajar juga sangat penting untuk membentuk kemandirian belajar. Dengan mengetahui karakteristik belajar bisa membuat siswa mudah menyerap materi pembelajaran. Tujuan penelitian ini adalah untuk: (1) Menjelaskan hubungan antara gaya belajar dengan kemandirian belajar siswa kelas XI jurusan IPS di MAN 1 Kota Malang, (2) Menjelaskan hubungan konsep diri dengan kemandirian belajar siswa kelas XI jurusan IPS di MAN 1 Kota Malang, (3) Menjelaskan hubungan gaya belajar dan konsep diri dengan kemandirian belajar siswa kelas XI jurusan IPS di MAN 1 Kota Malang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian korelasional. Penelitian ini menggunakan cluster sampling pada siswa kelas XI jurusan IPS di MAN 1 Kota Malang yang berjumlah 48 sebagai subjek penelitian. Instrument penelitian ini menggunakan angket dan dokumen, teknik pengumpulan data yang digunakan adalah kuesioner dan dokumentasi. Data dianalisis dengan menggunakan analisis regresi, korelasi sederhana dan korelasi ganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, 1) terdapat hubungan positif yang signifikan antara gaya belajar dengan kemandirian belajar siswa IPS di MAN 1 Kota Malang, H1 diterima dan H0 ditolak, 2) terdapat hubungan positif yang signifikan antara konsep diri dengan kemandirian belajar siswa di MAN 1 Kota Malang, H1 diterima dan H0 ditolak 3) terdapat hubungan positif yang signifikan antara gaya belajar dan konsep diri dengan kemandirian belajar siswa IPS di MAN 1 Kota Malang, H1 diterima dan H0 ditolak. ENGLISH: Self Regulated Learning is very important to success learning process. Self regulated learning can be enhanced by knowing the role of individuals in facing and solving problems or referred to as self-concept. In addition to self-concept, learning styles are also very important to shape self regulated learning. By knowing the characteristics of learning, students understand learning material easily. The research purposes were to: (1) Explain the correlation between learning styles with self regulated learning of eleventh class of the social sciences department at State Senior High School of 1 Malang, (2) Explain the correlation between self-concept with self regulated learning of eleventh class of the social sciences department at State Senior High School of 1 Malang, ( 3) Explain the correlation between learning styles and self-concept with self regulated learning of eleventh class of the social sciences department at State Senior High School of 1 Malang. This research used a quantitative approach and its type is correlational research. This research choose cluster sampling in eleventh class of the social sciences department at State Senior High School of 1 Malang, which amounted to 48 as research subjects. The research instrument used questionnaires and documents, data collection techniques used were questionnaires and documentation. Data were analyzed by using regression analysis, simple correlation and multiple correlation. The results showed that, 1) there was a significant positive correlation between learning styles with self regulated learning of eleventh class of the social sciences students, H1 accepted and H0 rejected, 2) there was a correlation Significantly positive between self-concept and student sef regulated learning in eleventh class of the social sciences students, H1 accepted and H0 rejected 3) there was a significant positive correlation between learning styles and self-concept with Social studies self regulated learning at State Senior High School of 1 Malang, H1 accepted and H0 rejected

    Pengaruh Intensitas Menonton Tayangan Gaming Pada Akun Youtube Reza Oktovian Terhadap Perilaku Imitasi Bahasa Anak

    No full text
    ABSTRAKIffah MawaddahPengaruh Intensitas Menonton Tayangan Gaming Pada AkunYouTube Reza Oktovian Terhadap Perilaku ImitasiBahasa AnakPenelitian ini bertujuan untuk mencari tahu apakahintensitas menonton tayangan gaming pada akun YouTube milikReza Oktovian berpengaruh pada perilaku imitasi bahasaanak laki-laki usia 10-14 tahun di Kelurahan Cakung Timur, yangjuga menjadi responden dalam penelitian ini.Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif denganmetode survei. Kuesioner atau angket menjadi sumber utamadalam mengumpulkan data. Skala yang digunakanuntuk mengukur jawaban responden adalah skala likert denganmenguji seluruh pertanyaan yang diberikan melalui ujivaliditas agar pertanyaan tersebut dapat digunakan dalammenganalisis seluruh jawaban responden. Adapun penelitianini dilakukan sesuai dengan kriteria responden dalampenelitian yaitu di daerah Kelurahan Cakung Timur danmenyebarkan kuesioner selama satu minggu kepada 96responden.Teori belajar sosial dari Albert Bandura dan intensitasmenonton menjadi teori yang digunakan dalam penelitian ini.Adapun dimensi dari teori intensitas menonton terdapat frekuensi(seberapa sering) dan durasi (seberapa lama) seseorang menontonsatu tayangan. Sedangkan dalam teori belajar sosial, penulismenggunakan dimensi dalam teori tersebut, yaitu attention(proses perhatian), retention (proses mengingat), reproduksi(mengeluarkan kedalam bentuk perilaku) dan motivasional(mengulang kembali perilaku yang telah dicoba lakukan).Berdasarkan hasil penelitian menggunaan uji Wald,terdapat pengaruh dari intensitas menonton tayangan gamingmilik RezaOktovian terhadap perilaku imitasi bahasa pada anaklaki-laki usia 10-14 tahun yang bertempat tinggal diKelurahan Cakung Timur. Adapun besaran pengaruh tersebutberdasarkan uji koefisien determinasi nagelkerke hanya sebesar15,2%.Kata kunci: Intensitas, perilaku imitasi bahasa, teori belajarsosialxiii, 93 hlm,; 29 cm

    Yield estimation comparison of harum manis based on savi coefficient variation index / Iffah Hidayati Md Abdul Rahman

    Get PDF
    Harum manis mango (MA 128) is one of the fruits that has high economic demand and potential for Malaysia export business. Because of the growing demand of Harum Manis mango, crop yield estimation is necessary. Such estimation can warn the decision makers about potential reduction in crop yields and allow timely import and export decision. Remote sensing data has the potential and capability to provide spatial information for large scale plantation. Compared to ground data, remote sensing offers a simpler way of yield estimation by using satellite image. In remote sensing, the appearance of soil background may influence the Harum Manis tree reflection. Choosing the right vegetation index can decrease the effect of soil background. The relevant of this research is to apply the use of remote sensing in the determination of Harum Manis yield. This research will be using Soil Adjusted Vegetation Index (SAVI) to reduce the appearance of soil background. Choosing the right density coefficient of SAVI is necessary for estimating crop yield. The aim of this study is to determine the best density coefficient of SAVI for estimating the yield of Harum Manis. The study area of this research is at Harum Manis plantation in Pusat Kecemerlangan Harum Manis Bukit Bintang, Perlis. The data of SPOT-6 satellite image with 6 meter resolution and field yield data of Harum Manis is used in this study. Processing is carried out using ERDAS Imagine software. This research method utilizes SAVI transformation with density coefficient E-O, L-0.5 and L - I . Regression analysis is done in order to analyze the relationship between each density coefficient with the yield of Harum Manis. The relationship was used to estimate the yield of Harum Manis over the study area for year 2016
    corecore