36 research outputs found

    Bentuk Penyajian Drumband SMA Negeri 3 Unggulan Kayuagung Kabupaten Ogan Komering Ilir

    Get PDF
    The purpose of this study was to determine and describe the form of Drumband Presentation at SMA Negeri 3 Unggulan Kayuagung, Ogan Komering Ilir Regency. This study uses a qualitative method. Based on the results of the study, the Presentation Form of Drumband High School 3 State High School Kayuagung Ogan Komering Ilir Regency is divided into two (2) versions, namely Defile and Display. The presentation order consists of the initial (Pampare), Middle (Mars and Song) and the final ( Down tool). While the Display in terms of Drumband SMA Negeri 3 Featured Kayuagung is a form of presentation Drumband that plays one or several songs by using a number of combinations of musical instruments on the Out door page (In the open stage) or In door (Stage Arena) in a line that forms a formation with a pattern that always changes according to the choreography flow of the song being played. For this version of the Display the composition of the formation and sequence of presentation from beginning to end consists of: Solo Fox in - Early Respect - Mars, Formations and Songs (Tentative according to Duration and Event) - Final Respect - Solo Fox Out. The types of musical instruments presented from the defile and display versions consist of: 1) Command Sticks, 2) Types of melodic musical instruments consisting of Trumpets, Mellophone, Bellyra, and Marching Bell, 3) Types of rhythmic musical instruments, namely: Drum Strings , Tenor Drum and Bass Drum, and 4) Flag (Flag)

    Bentuk Penyajian Musik Terbangan Pada Acara Arak-Arakan Pernikahan Oleh Grup Syarofal An-Nisa di Desa Kenten Laut Sumatera Selatan

    Get PDF
    Penelitian bertujuan untuk mengetahui bagaimanakah Bentuk Penyajian Musik Terbangan pada acara Arak-Arakan Pernikahan oleh grup Syarofal AN-NISA di desa Kenten Laut Sumatera Selatan. Masalah difokuskan pada Musik Terbangan (rebana) yang berasal dari negara Arab Saudi  yang bertujuan sebagai sarana dakwah dan mempunyai sejarah kisah sejak dahulu yang menceritakan sejarah perjuangan Baginda Nabi Muhammad SAW. Masuknya musik terbangan ke Indonesia sehingga sampai saat ini masih berkembang khususnya di Desa Kenten Laut. Guna mendekati masalah ini dipergunakan acuan teori Prof. Dr. Sugiyono dalam buku Metode Peneltian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Data-data dikumpulkan melalui Observasi, wawancara dan Hasil, dan dianalisis secara ringkas dan jelas, kajian ini menyimpulkan bahwa terdapat beberapa unsur dalam bentuk penyajian yakni pemain, alat musik, lagu, musik, kostum penonton, tempat pertunjukan dan penelitian ini ditemukan beberapa pola-pola pukulan yang berbeda salah satunya pukulan serang(selang), kincat dan yahum. Kata Kunci : Bentuk Penyajian; Musik; Terbangan

    EFEKTIVITAS PEMBELAJARAN LAGU WAJIB NASIONAL DENGAN MEDIA APLIKASI SIBELIUS 7.1.2 DI SMA ISLAM AZ-ZAHRAH PALEMBANG

    Get PDF
    Penelitian bertujuan untuk mencari Keefektivitasan Pembelajaran Lagu Wajib Nasional dengan menggunakan Media Aplikasi Sibelius 7.1.2. Guna mendekati masalah ini dipergunakan acuan teori dari Prof. Dr. Sugiyono dalam buku Metode Peneltian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Media Aplikasi Sibelius 7.1.2 adalah Aplikasi Multimedia yang secara rinci di fungsikan di dalam kelas sebagai media yang membantu proses pembelajaran seni musik, dikarenakan Sibelius 7.1.2 ini digunakan untuk membantu para siswa dalam menjalankan imajinasi nya, seperti contoh Ketika menjelaskan unsur-unsur musik yaitu Tempo, Dinamika, dan Nada. Metode penilitian adalah metode kuantitatif eksperimen, Teknik pengumpulan data yaitu Evaluasi kemudian Teknik Analisa data menggunakan Uji Validitas, Uji Realibilitas, Uji Normalitas, dan Uji Hipotesis yaitu Uji T. Setelah pengumpulan data dilakukan dan data yang sudah dianalisis, maka terdapat hasil penelitian dan pembahasan yang dapat disimpulkan bahwa Media Aplikasi Sibelius 7.1.2 dapat meningkatkan keefektivitas Pembelajaran Lagu Wajib Nasional di SMA Islam Az-Zahrah Kelas XI IPS Kota Palemban

    BENTUK DAN STRUKTUR PENYAJIAN MUSIK KULINTANG PADA PROSES ARAK-ARAKAN DALAM ADAT PERNIKAHAN SUKU KOMERING DI OKU TIMUR

    Get PDF
    This research tittle is the Form And Strucuture Of Presentation Of Music In Process Kulintang Procession Komering Interest In Traditional Wedding In Oku East. Kulintang music is means of a tribal society of komering in marriage. That staging in customery marriage are parade process, milur dance, giving the customery law, and sada sabai dance. But in its development nowadays the existence of kulintang music is declining in customery marriage.Based on the fact, this research aims to reveal the factors that affect the existence of kulintang music in East OKU. Besides, this research to do the description of analysis form and structure of kulintang music in every stage of the komering family marriage. Analysis includes the elements of musical the form and structure of the prersensation of kulintang music. The technique of collecting data to do with an observation, interviews, study says and documents. For analysis then used the method of analysis form and structure of music. In addition to the existence and the dynamics of the music kulintang not justbe descriptive, then this research will borrow the concepts of culture, music, and social community to have a perspective that is analytical. The study conclude that the cause of the decrease existence of the kulintang music in east OKU is because the disappearance of clan system in 1979. Clans system that change into district made there was no more loyality to the customery marriage process that use kulintang music. Internal and external factor are also influence thing to the existence of kulintang music. That internal and external factor consist of management, less of capability to play kulintang, motivation, finance, government role, and influence goreign culture. Keywords: kulintang; customery marriage; dynamics; form and structure musi

    EFEK LISTRIK TEGANGAN RENDAH TERHADAP PERTUMBUHAN BAKTERI Escherichia Coli

    Get PDF
    Bakteri Escherichia coli merupakan salah satu jenis bakteri gram negatif dan bersifat fakultatif anaerob.Bakteri yang ditemukan oleh Theodor Escherich ini biasanya hidup di usus besar manusia berfungsi untuk menjaga kesehatan sistem pencernaan. Bakteri ini umumnya tidak berbahaya,walaupun begitu tingkat kewaspadaan terhadap Escherichia coli perlu tetap diterapkan.Prevalensi infeksi karena bakteri Escherichia coli sangat tinggi di negara berkembang dengan perkiraan angka kejadian lebih dari 100 kasus per 100.000 penduduk (WHO, 2006). Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental dengan tujuan untuk mengetahui efek listrik tegangan rendah terhadap pertumbuhan bakteri Escherichia coli.Perlakuan menggunakan perlakuan sebanyak lima batch yang masing-masing batch terdiri dari lima tabung. Setiap 1 batch penelitian menggunakan tegangan listrik yang sama selama 1 jam dengan mengevaluasi pemantauan setiap 20 menit, 40 menit, dan 60 menit.Pada batch 1,digunakan tegangan listrik 0,4 volt sebanyak lima tabung,batch ke-2 dilanjutkan dengan tegangan listrik 0,5 volt sebanyak lima tabung,batch ke-3 dengan menggunakan tegangan listrik 0,7 volt,dan batch ke-4 dengan menggunakan tegangan listrik 0,8 volt dan pada batch ke-5 dengan menggunakan tegangan listrik 1 volt sebanyak lima tabung.Dari hasil penelitian ini didapatkan hasil bahwa listrik tegangan rendah dapat membunuh bakteri Eschericia coli dengan tegangan listrik optimal sebesar 0,5 volt,arus listrik 40 mA dan waktu pemantauan optimal yaitu 20 menit

    KEBERADAAN MUSIK KULINTANG DALAM ADAT PERNIKAHAN SUKU KOMERING DI OKU TIMUR

    Get PDF
    ABSTRAK Penelitian ini berjudul KEBERADAAN MUSIK KULINTANG DALAM ADAT PERNIKAHAN SUKU KOMERING DI OKU TIMUR. Musik kulintang merupakan sebuah sarana yang diperlukan masyarakat suku Komering di OKU Timur untuk melangsungkan tahapan-tahapan dalam proses adat pernikahan. Tahapan dalam adat pernikahan tersebut ialah proses arak-arakan, tari milur, pemberian gelar adat, serta tari sada sabai. Namun dalam perkembangannya saat ini keberadaan musik kulintang semakin berkurang dalam adat pernikahan suku Komering. Berdasarkan kenyataan tersebut maka penelitian ini bertujuan untuk mengungkap faktor-faktor yang mempengaruhi eksistensi musik kulintang di OKU Timur. Selain itu, penelitian ini juga untuk melakukan analisis bentuk dan struktur musik kulintang dalam perannya pada setiap tahapan adat pernikahan suku Komering. Analisis meliputi unsur-unsur musikal yang terdapat dalam bentuk dan struktur penyajian musik kulintang. Tehnik pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara, studi data tertulis dan dokumen. Dalam analisis digunakan metode analisis bentuk dan struktur musik. Selain itu agar penjelasan keberadaan serta dinamika perkembangan musik kulintang tidak hanya bersifat deskriptif semata, maka penelitian ini meminjam konsep-konsep pemikiran tentang kebudayaan, musik, dan sosial kemasyarakatan guna menghasilkan suatu perspektif yang bersifat analitis. Hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa penyebab awal menurunnya eksistensi musik kulintang di OKU Timur karena dihapuskannya sistem marga-marga pada tahun 1979. Sistem marga yang berubah menjadi kecamatan membuat tidak adanya sebuah kepatuhan lagi terhadap proses adat pernikahan yang menggunakan musik kulintang. Faktor internal dan eksternal juga membuat eksistensi musik kulintang semakin meredup. Faktor internal dan eksternal itu antara lain manajemen, penguasaan garap, motivasi, keuangan, peran pemerintah, dan pengaruh budaya luar. Kata Kunci: Kulintang; adat pernikahan; dinamika; bentuk dan struktur musi

    Kajian Pemilihan Rute Angkutan Wisata dalam Mendukung Pariwisata Kabupaten Kebumen dengan Metode All or Nothing

    Get PDF
    Salah satu daerah pariwisata yang sedang berkembang di Jawa Tengah adalah Kabupaten Kebumen. Namun, ada beberapa problematika terkait pengembangan wisata tersebut, salah satunya adalah aksesibilitas. Permasalahan aksesibilitas merupakan hal pokok yang menyebabkan wisatawan kesulitan untuk mengunjungi lokasi wisata di Kabupaten Kebumen. Berdasarkan permasalahan tersebut, diperlukan kajian terhadap kebutuhan angkutan wisata, seperti halnya pemilihan rute angkutan wisata. Metode penelitian dilakukan dengan pemilihan moda secara sederhana dengan menggunakan metode pembebanan pemilihan rute All or Nothing Assignment. Berdasarkan hasil analisis Matriks Asal Tujuan (MAT), sebanyak 89,55% wisatawan di Kabupaten Kebumen bersedia untuk memilih angkutan wisata sebagai moda transportasi menuju lokasi wisata. Hal ini dikarenakan pertimbangan faktor biaya dan kenyamanan. Terdapat 3 alternatif rute angkutan wisata terpilih yang memiliki jarak tempuh lebih dekat dan optimal dari segi biaya dan waktu untuk distribusi. Rute tersebut adalah A dengan jarak tempuh 49,6 km, rute B sejauh 32,80 km, dan rute C dengan jarak 51,40 km

    Penataan Artistik Pertunjukan Teater Dul Muluk Tunas Harapan di Palembang

    Get PDF
    Artistic arrangement is important in theater performances, as is Dul Muluk theater. "Decoration (scenery) is a background scene (background) where to play the play". Dul Muluk Theater is inseparable from the elements that support the show. The elements are divided into two parts, namely the main elements and supporting elements of the show. The main elements consist of: director, script, performer (actor / actress) and audience, while supporting elements of the show include: dress, property set, musical system, and stage decoration / decoration set. But in discussing this research journal, the writer discusses the supporting elements of his performance. The object of study in the research journal was the traditional arts group Dul Muluk Tunas Harapan, Pemulutan District, which was staged in Palembang. The theory used in this research journal is through Dramaturgi Harymawan's approach as grand theory. This type of research used in this research journal uses descriptive qualitative analysis. Data collection techniques carried out by observation, literature study, interviews, and documentation. The results of the research include; 1) Clothing that is useful to reinforce the character in accordance with the needs of the play, 2) Property as supporting elements of equipment in a theater performance, 3) Music Arrangement; apart from being a accompanist, illustrations, both as opening all the plays, opening scenes, giving effect to the play, and as a closing act also to give color and impression to the scene depicted on stage, 4) Tata Performances; the atmosphere of a place where the human soul can fly freely. A place where art is given breath

    Perancangan Ruang Henti Khusus (RHK) Sepeda Motor di Simpang APILL Kota Magelang

    Get PDF
    Masyarakat pada umumnya memilih moda sepeda motor karena memiliki harga yang relatif lebih murah dari pada kendaraan lainnya seperti mobil, ukuran yang lebih efisien tidak perlu memerlukan tempat yang luas, penggunaan bahan bakar yang lebih irit, pajak yang lebih murah, dan perawatan yang lebih mudah dan murah dibandingkan mobil. Faktor mobilitas serta fleksibelnya pergerakan sepeda motor dalam menggunakan ruang memaksa pengendara melakukan pergerakan yang lebih variatif dibandingkan dengan kendaraan bermotor lainnya. Ketika memasuki persimpangan, pengendara sepeda motor memiliki keinginan memilih ruang paling dekat dengan garis henti dari pada di belakang kendaraan lain. Hal ini juga terjadi pada persimpangan APILL Alun-alun Kota Magelang. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi simpang tersebut kemudian direncanakan Ruang Henti Khusus sesuai dengan banyaknya penumpukan sepeda motor selama fase merah di persimpangan tersebut. Evaluasi simpang dilakukan berdasarkan data sekunder. Metode perhitungan berpedoman pada Pedoman Kapasitas Jalan Indonesia (PKJI) 2014 dan Pedoman Perencanaan Teknis Ruang Henti Khusus (RHK) Sepeda Motor pada Persimpangan Bersinyal di Kawasan Perkotaan. Kinerja lalu lintas simpang APILL kondisi eksisting adalah, kapasitas pendekat selatan 2570 skr/jam, DJ (Derajat Kejenuhan) 0,667 dan tundaan rata-rata 28,2 detik/skr. Kapasitas pendekat barat 113 skr/jam, DJ (Derajat Kejenuhan) 0,24 dan tundaan rata-rata 29,4 detik/skr. Kapasitas pendekat timur 643 skr/jam, DJ (Derajat Kejenuhan) 0,24 dan tundaan rata-rata 30,4detik/skr. Desain Ruang Henti Khusus pada pendekat selatan yaitu 2 lajur dengan lajur pendekat dan luasnya 85 m2

    ANALISIS MODEL TARIKAN PERGERAKAN KENDARAAN KE UNIVERSITAS TIDAR DI MAGELANG

    Get PDF
    Universitas merupakan salah satu jenis tata guna lahan yang mempunyai daya tarik cukup besar bagi masyarakat. Universitas sebagai zona aktivitas merupakan zona-zona penarik pergerakan. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui model yang dapat digunakan untuk memperkirakan besar tarikan pergerakan ke Universitas Tidar dan mengetahui tingkat validitas pengaruh antara variabel bebas dan variabel terikat dari model akhir yang memenuhi persyaratan hasil uji statistik dan pengujian model. Pengambilan data pada penelitian ini dilakukan dengan cara menghitung jumlah pergerakan kendaraan yang memasuki masing-masing fakultas di Universitas Tidar. Variabel yang diteliti antara lain luas lahan (X1), luas total bangunan (X2), jumlah karyawan (X3), jumlah dosen (X4), dan jumlah mahasiswa (X5). Dari penelitian tarikan pergerakan kendaraan ke Universitas Tidar dapat disimpulkan bahwa model yang didapatkan setelah dilakukan analisis persamaan regresi dan pengujian terhadap model, seperti uji Homoskedastisitas, uji Normalitas, dan uji Linearitas adalah Y = 69,514 + 0,029 X1 dengan Y adalah tarikan pergerakan kendaraan ke Universitas Tidar dan X1 adalah luas lahan. Tingkat validitas antara variabel tarikan pergerakan kendaraan dan luas lahan dari model yang dihasilkan yaitu sebesar 0,814; sehingga dapat disimpulkan bahwa persamaan regresi yang dihasilkan baik untuk mengestimasi nilai variabel terikat
    corecore