6 research outputs found

    Pembentukan karakter Religius berbasis Qurani siswa di sekolah dasar Al-Muqoddasah Ponorogo

    Get PDF
    ABSTRAK Karakter religius berbasis Qurani merupakan nilai yang sangat penting dalam membentuk sikap dan perilaku generasi Islam di masa mendatang, sehingga tercipta kepribadian manusia yang beriman dan bertakwa sesuai ajaran Agama Islam berdasarkan nilai-nilai Al-Quran. Menjadikan Al-Quran sebagai petunjuk, hukum, dan pedoman dalam berperilaku dapat membentengi siswa dari banyaknya pergaulan bebas yang dapat menurunkan kualitas muslim di masa mendatang. Dengan terbentuknya karakter religius berbasis Qurani dapat mendukung berkembangnya karakter-karakter lain dalam diri siswa, sehingga terbentuk siswa yang bukan hanya berprestasi akademik namun juga berkarakter positif. Penelitian ini dilakukan untuk menemukan bagaimana pembentukan karakter religius berbasis Qurani siswa yang ada di SD Al-Muqoddasah Ponorogo. Pendekatan dan jenis penelitian menggunakan kualitatif studi kasus tunggal. Metode pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan wawancara, observasi dan dokumentasi. Penelitian ini menggunakan teknik analisis data Miles & Huberman, yaitu pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Uji keabsahan data menggunakan metode triangulasi. Hasil penelitian ini diperoleh bahwasanya: 1) Bentuk karakter siswa di SD Al-Muqoddasah meliputi disiplin sholat berjamaah, rajin mengaji dan hafalan Al-Quran, tertib sholat dhuha dan tahajud, rajin berpuasa senin kamis, mandiri, jujur, percaya diri, toleransi, tolong menolong, tanggung jawab dan peduli lingkungan. 2) Implementasi pembentukan karakter religius berbasis Qurani siswa di SD Al-Muqoddasah dilakukan melalui kegiatan rutin, kegiatan spontan dan keteladanan. 3) Implikasi pembentukan karakter religius berbasis Qurani siswa bukan hanya mampu melahirkan generasi cinta Al-Quran namun juga meliputi: Pertama, terbentuknya akhlak terhadap Allah SWT, dengan siswa semakin taat dan patuh terhadap ajaran agama Islam, siswa semakin istiqomah dan rajin dalam beribadah, serta menjadi generasi mandiri, jujur, disiplin, percaya diri, yang selalu berpegang teguh pada nilai-nilai Al-Quran. Kedua, terbentuknya akhlak terhadap sesama manusia, dengan siswa mampu berperilaku dan bertutur kata sopan santun terhadap guru, orang tua dan sesama temannya, siswa mampu menciptakan kehidupan masyarakat yang toleransi, tolong menolong dan penuh tanggung jawab. Ketiga, terbentuknya akhlak terhadap lingkungan, dengan siswa mampu menjaga kebersihan dan kelestarian alam sekitar. مستخلص البحث كريسمونيتا فاتماواتي، 2023. تكوين الشخصية الدينية القرآنية للطلاب في المدرسة الإسلامية المقدسة بونوروجو. رسالة الماجستير. قسم تعليم المعلمين مدرسة ابتدائية لدراسة العليا،مولانا مالك إبراهيم الإسلامية الحكومية مالانج. المشرف الأول: د. محمد فهيم طاربا، الماجستير المشرف الثاني محمد زباد نور اليقين الماجستير. الكلمات المفتاحية: بناء الشخصية، ديني، قرآني. الطابع الديني القائم على القرآن هو قيمة مهمة جدا في تشكيل مواقف وسلوكيات الأجيال القادمة من الإسلام، وذلك لخلق شخصية الإنسان من الإيمان والتقوى وفقا لتعاليم الإسلام على أساس قيم القرآن الكريم. إن جعل القرآن دليلا وقانونا وإرشادا في السلوك يمكن أن يحصن الطلاب من الاختلاط العديدة التي يمكن أن تقلل من جودة المسلمين في المستقبل. مع تشكيل الشخصيات الدينية القائمة على القرآن يمكن أن تدعم تطوير الشخصيات الأخرى في الطلاب، بحيث يتم تشكيل الطلاب ليس فقط التحصيل الدراسي ولكن أيضا شخصية إيجابية. وقد أجري هذا البحث لمعرفة كيفية تشكيل الطابع الديني القائم على القرآني للطلاب في المدرسة الإبتدائية المقدسة بونوروغو. مناهج وأنواع البحث باستخدام دراسة حالة نوعية واحدة. تتم طريقة جمع البيانات باستخدام المقابلات والملاحظات والوثائق. يستخدم هذا البحث تقنيات تحليل بيانات مايلز آند هوبرمان، وهي جمع البيانات وتقليل البيانات وعرض البيانات والاستنتاج. اختبار صحة البيانات باستخدام طريقة التثليث. نتائج هذا البحث التي تم الحصول عليها: 1) تشكل شخصية الطلاب في المدرسة الابتدائية المقدسة تشمل تأديب الصلاة الجماعية، تلاوة الدؤوب وتحفيظ القرآن الكريم، ومنظم الضحى والتهجد صلاة، والصوم الدؤوب الاثنين والخميس، مستقلة وصادقة، واثق، والتسامح، والمساعدة والمسؤولية والرعاية للبيئة. 2) يتم تنفيذ تكوين الشخصية الدينية القرآنية للطلاب في المدرسة الإسلامية المقدسة من خلال الأنشطة الروتينية والأنشطة العفوية والنموذجية. 3) الآثار المترتبة على تكوين الطابع الديني القرآني للطلاب ليست فقط قادرة على ولادة جيل من الحب للقرآن ولكن تشمل أيضا: أولا، تشكيل الأخلاق تجاه الله سبحانه وتعالى، مع الطلاب أكثر طاعة وطاعة لتعاليم الإسلام، والطلاب هم أكثر استقامة والاجتهاد في العبادة، فضلا عن كونه جيل مستقل، صادقة، منضبطة، واثقة، الذين يلتزمون دائما بقيم القرآن الكريم. ثانيا، تكوين الأخلاق تجاه إخواننا من البشر، مع قدرة الطلاب على التصرف والتحدث بأخلاق جيدة تجاه المعلمين وأولياء الأمور والأصدقاء، يستطيع الطلاب خلق حياة مجتمعية متسامحة ومفيدة ومليئة بالمسؤولية. ثالثا، تكوين الأخلاق تجاه البيئة، مع قدرة الطلاب على الحفاظ على النظافة والحفاظ على الطبيعة المحيطة. ABSTRACT Quranic-based religious character is a significant value in shaping the attitudes and behavior of future generations of Muslims to create a human personality that is faithful and pious according to the teachings of Islam based on Al-Quran values. Making the Al-Quran a guide, law, and guideline for behavior can fortify students from the many promiscuous associations that can reduce the quality of Muslims in the future. With the formation of a Quranic-based religious character, it can support the development of other characters in students so that students are formed who are not only academic achievers but also have positive characters. This research was conducted to determine how the Quranic-based religious character of students at Al-Muqoddasah Ponorogo Elementary School was formed. Approach and type of research using a single qualitative case study. Data collection methods are done by using interviews, observation, and documentation. This research used Miles & Huberman's data analysis techniques: data collection, data reduction, data presentation, and drawing conclusions. Test the validity of the data using the triangulation method. The results of this study showed that: 1) The character of students at Al-Muqoddasah Elementary School includes the discipline of praying in congregation, diligently reciting and memorizing the Koran, orderly praying Duha and Tahajud, diligently fasting Mondays and Thursdays, independent, honest, confident, tolerant, helpful helping, being responsible and caring for the environment. 2) The implementation of the formation of Quranic-based religious character of students at Al-Muqoddasah Elementary School is carried out through routine, spontaneous, and exemplary activities. 3) The implications for the formation of students' Quranic-based religious character are not only capable of giving birth to generations of loving the Koran but also include: First, the formation of morals towards Allah SWT, with students becoming more obedient and obedient to Islamic religious teachings, students are increasingly consistent and diligent in worship, and become a generation of independent, honest, disciplined, confident, who always adhere to the values of the Koran. Second, the formation of morals towards fellow human beings; with students being able to behave and speak polite words towards teachers, parents, and fellow friends, students can create a society that is tolerant, helpful, and full of responsibility. Third, the formation of morals towards the environment, with students being able to maintain the cleanliness and preservation of the natural surroundings

    Produksi Media Pembelajaran Berbasis Video pada Siswa Pendidikan Tingkat Dasar

    Get PDF
    Dalam penulisan ini bertujuan untuk mendeskripsikan tentang pembuatan atu produksi media pembelajaran berbasis multimedia yang diterapkan pada siswa Sekolah Dasar atau Madrasah Ibtidaiyah. Berdasarkan dari beberapa pembahasan yang diperoleh dari beberapa kajian literatur maka, penelitian ini menggunakan penelitian pustaka (library research). Hasil dalam penelitian menunjukkan bahwa, langkah dalam memproduksi media berbasis multimedia difokuskan pada video pembelajaran karena menurut penulis, media video ini lumrah dan banyak digunakan oleh kalangan pendidik disetiap sekolah. Adapun langkah pembuatan atau produksi video pembelajaran terdiri dari 3 tahap, yaitu pertama, pra produksi yang meliputi perencanaan terkaitan ide/gagasan, analisis kebutuhan dan lainnya dan pembuatan naskah. Kedua produksi, yang meliputi pembuatan tim dan pengambilan video, bisa dengan cara melalui zoom, smartphone atau powtoon. Ketiga pada tahap pasca produksi yang meliputi editing video dan lainnya, serta pendistribusian video pembelajaran pada youtube atau media sosial lainny

    Pengembangan instrumen penilaian berorientasi hots terintegrasi Islam bagi guru MI/SD Kabupaten Malang di Madrasah Ibtidaiyah Hayatul Islam

    No full text
    Kegiatan pelatihan pengembangan instrument penilaian berorientasi HOTS terrintegrasi Islam merupakan program pengabdian masyarakat untuk mewujudkan guru yang professional serta mampu menyongsong era pembelajaran 5.0. Melalui kegiatan tersebut diharapkan dapat menumbuhkan keterampilan guru di MI Hayatul Islam Kabupaten Malang. Sehingga Melalui peningkatan keterampilan ini diharapkan mampu meninggalkan model pembelajaran tradisional yang monoton dan menjadikan model pembelajaran yang aktif sehingga siswa mampu mencapai hasil belajar yang maksimal. Kegiatan tersebut memiliki dua identifikasi masalah yakni bagaimana mengembangkan instrument penilaian berorientasi HOTS terintegrasi Islam dan bagaimana membuat kegiatan pembelajaran yang aktif. Kegiatan tersebut dilakukan dengan beberapa tahapan mulai dari penyusunan instrument dan teknis kegiatan, sosialisasi kegiatan, pelaksanaan pelatihan dan penyusunan laporan hasil kegiatan. Kegiatan pelatihan pengembangan instrument penilaian berorientasi HOTS terintegrasi Islam yang dilaksanakan di MI Hayatul Islam Kabupaten Malang, memperlihatkan hasil bahwa terkait dengan aktifitas pelatihan ini dapat dibuktikan bahwa kemampuan berpikir HOTS menjadikan siswa mampu survive dalam persaingan global yang saaat ini dihadapi serta mampu memberikan pengaruh yang signifikan terhadap peningkatan hasil belajar siswa

    Assessment kebutuhan pengembangan kurikulum program studi magister Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (MPGMI) menuju akreditasi unggul Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang

    No full text
    Penelitian assessment kebutuhan pengembangan kurikulum program studi Magister Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (MPGMI) menuju akreditasi unggul dilaksanakan di Pascasarjana Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang Program Studi Magister Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui bagaimana desain pengembangan kurikulum program studi Magister Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah menuju akreditasi unggul, bagaimana implementasi kurikulum program studi Magister Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah menuju akreditasi unggul, serta sejauhmana capaian learning outcome pada program studi Magister Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah. Penelitian ini merupakan penelitian campuran (mix) dengan pendekatan eksplanatoris sekuensial research. Hasil dari penelitian ini adalah desain pengembangan kurikulum program studi Magister Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (MPGMI) menuju akreditasi unggul dilakukan dengan melakukan peninjauan kurikulum Program Studi MPGMI dilakukan secara berkelanjutan untuk memperoleh masukan perbaikan kurikulum yang sedang dilaksanakan. Implementasi Kurikulum Program Studi Magister Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (MPGMI) Menuju Akreditasi Unggul tersaji dalam bentuk Struktur Kurikulum Program Studi MPGMI, Kegiatan dan Prospek Program Studi MPGMI, SDM Program Studi MPGMI, Sarana dan Prasarana Pendidikan yang mendukung. Capaian Learning Outcome Pada Program Studi Magister Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (MPGMI) dapat dilihat dari kiprah alumni dan hasil publikasi mahasiswa

    Assessment kebutuhan pengembangan kurikulum program studi magister Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (MPGMI) menuju akreditasi unggul Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang

    No full text
    Penelitian assessment kebutuhan pengembangan kurikulum program studi Magister Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (MPGMI) menuju akreditasi unggul dilaksanakan di Pascasarjana Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang Program Studi Magister Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui bagaimana desain pengembangan kurikulum program studi Magister Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah menuju akreditasi unggul, bagaimana implementasi kurikulum program studi Magister Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah menuju akreditasi unggul, serta sejauhmana capaian learning outcome pada program studi Magister Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah. Penelitian ini merupakan penelitian campuran (mix) dengan pendekatan eksplanatoris sekuensial research. Hasil dari penelitian ini adalah desain pengembangan kurikulum program studi Magister Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (MPGMI) menuju akreditasi unggul dilakukan dengan melakukan peninjauan kurikulum Program Studi MPGMI dilakukan secara berkelanjutan untuk memperoleh masukan perbaikan kurikulum yang sedang dilaksanakan. Implementasi Kurikulum Program Studi Magister Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (MPGMI) Menuju Akreditasi Unggul tersaji dalam bentuk Struktur Kurikulum Program Studi MPGMI, Kegiatan dan Prospek Program Studi MPGMI, SDM Program Studi MPGMI, Sarana dan Prasarana Pendidikan yang mendukung. Capaian Learning Outcome Pada Program Studi Magister Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (MPGMI) dapat dilihat dari kiprah alumni dan hasil publikasi mahasiswa

    Pengembangan instrumen penilaian berorientasi hots terintegrasi Islam bagi guru MI/SD Kabupaten Malang di Madrasah Ibtidaiyah Hayatul Islam

    No full text
    Kegiatan pelatihan pengembangan instrument penilaian berorientasi HOTS terrintegrasi Islam merupakan program pengabdian masyarakat untuk mewujudkan guru yang professional serta mampu menyongsong era pembelajaran 5.0. Melalui kegiatan tersebut diharapkan dapat menumbuhkan keterampilan guru di MI Hayatul Islam Kabupaten Malang. Sehingga Melalui peningkatan keterampilan ini diharapkan mampu meninggalkan model pembelajaran tradisional yang monoton dan menjadikan model pembelajaran yang aktif sehingga siswa mampu mencapai hasil belajar yang maksimal. Kegiatan tersebut memiliki dua identifikasi masalah yakni bagaimana mengembangkan instrument penilaian berorientasi HOTS terintegrasi Islam dan bagaimana membuat kegiatan pembelajaran yang aktif. Kegiatan tersebut dilakukan dengan beberapa tahapan mulai dari penyusunan instrument dan teknis kegiatan, sosialisasi kegiatan, pelaksanaan pelatihan dan penyusunan laporan hasil kegiatan. Kegiatan pelatihan pengembangan instrument penilaian berorientasi HOTS terintegrasi Islam yang dilaksanakan di MI Hayatul Islam Kabupaten Malang, memperlihatkan hasil bahwa terkait dengan aktifitas pelatihan ini dapat dibuktikan bahwa kemampuan berpikir HOTS menjadikan siswa mampu survive dalam persaingan global yang saaat ini dihadapi serta mampu memberikan pengaruh yang signifikan terhadap peningkatan hasil belajar siswa
    corecore