9 research outputs found

    Desain Agro Park Ruang Terbuka Hijau Kecamatan Tomilito

    Get PDF
    ABSTRACT.Green open space (GOS) as the lungs of the city is one aspect of the ongoing recycling function between carbon dioxide (CO2) and oxygen (O2) gases. Other functions of green open space include aesthetic functions, recreation and space for social interaction between communities. The Green Open Space Agro Park in Tomilito District, North Gorontalo Regency aims to create a more quality, beautiful, comfortable, organized, healthy and sustainable urban space. The method in designing green open space with the theme of Agro Park is the method of the glass block design process with the following stages: data collection, analysis, synthesis, concept formulation and pre-design. Based on the results of data processing, analysis and synthesis, the basic ideas of development are: 1Integrating Green Open Spaces with functions and activities around the park, 2Maximizing the ecological functions of Green Open Spaces. Agro park is a theme that is determined as a response to the existing environmental conditions of the site which is located between community plantations and close to the Agricultural Extension Center Office so that it will become an integrated part to create an agricultural and plantation area for the people around it. Zonning Agro Park is divided into 1Zone for main, companion and supporting plants and 2Zones for social activities and entertainment. The functions that are accommodated are: ecological, social/cultural, educational and aesthetic. Circulation consists of the concept and design of circulation of the garden with the surrounding environment and the concept and design of circulation between zones within the Park. Types of vegetation based on the criteria for environmental parks and city parks according to the theme are the main plants consisting of: vegetables, bean plants, family medicinal plants, spice plants, and supporting plants consisting of: Flower and Leaf Plants, Shade Plants, Surface Cover Plants, plants barrier.Keywords: Agro Park, Green Open Space; North Gorontalo ABSTRAKRuang terbuka hijau (RTH) sebagai paru-paru kota merupakan salah satu aspek berlangsungnya fungsi daur ulang antara gas karbondioksida (CO2) dan oksigen (O2). Fungsi lain RTH diantaranya fungsi estetika, rekreasi dan ruang interaksi sosial antar masyarakat. Agro Park RTH di Kecamatan Tomilito Kabupaten Gorontalo Utara bertujuan untuk mewujudkan ruang kota yang lebih berkualitas, indah, nyaman, tertata, sehat dan berkelanjutan. Metode dalam mendesain RTH dengan tema Agro Park adalah metode proses desain glass block dengan tahapan: Pendataan, Analisis, sisntesis, rumusan konsep dan pra design. Berdasarkan hasil pengolahan data, analisis dan sintesis maka ide dasar pengembangan adalah: 1Mengintegrasikan Ruang Terbuka Hijau dengan fungsi dan aktifitas disekitar taman, 2Memaksimalkan fungsi ekologi Ruang Tebuka Hijau. Agro park adalah tema yang ditentukan sebagai respon terhadap kondisi eksisting lingkungan site yang berada di antara perkebunan masyarakat dan dekat dengan Kantor Balai Penyuluh Pertanian sehingga akan menjadi bagian yang saling terintegrasi untuk mewujudkan sebuah kawasan pertanian dan perkebunan bagi rakyat di sekitarnya. Zonning Agro Park terbagi atas 1Zona untuk tanaman utama, pendamping dan pendukung dan 2Zona untuk aktifitas sosial dan hiburan. Fungsi yang diwadahi adalah: ekologis, sosial/budaya, edukatif dan estetika. Sirkulasi terdiri dari konsep dan desain sirkulasi taman dengan lingkungan sekitar dan konsep dan desain sirkulasi antar zona di dalam Taman. Jenis vegetasi berdasarkan kriteria taman lingkungan dan taman kota sesuai tema adalah tanaman utama yang terdiri dari: sayuran, tanaman kacang, tanaman obat keluarga, tanaman rempah, dan Tanaman Pendukung yang terdiri dari: Tanaman Bunga dan Daun, Tanaman Peneduh, tanaman Penutup Permukaan, tanaman Pembatas.Kata kunci: Agro Park, Ruang Terbuka Hijau; Gorontalo Utar

    Perancangan Taman Hiburan Rakyat Gorontalo

    Get PDF
    Gorontalo adalah Provinsi di Indonesia yang lahir pada tanggal 5 Desember 2000 dan memiliki ibu kota provinsi bernama sama, yakni Kota Gorontalo. Luas wilayah provinsi ini 12.435,00 km² dengan jumlah penduduk sebanyak 1.166.142 jiwa (2018), dengan laju pertumbuhan penduduk sebesar 0,91 % (BPS kota Kota Gorontalo 2018). Tingkat kepadatan yang tinggi diikuti dengan aktifitas yang padat dan melelahkan menjadi perilaku sehari-hari dari masyarakat Gorontalo yang membuat jenuh, bosan, dan stress. Rekreasi dalam hal ini menjadi fokus utama dalam tugas akhir ini. Rekreasi merupakan kebutuhan psikis manusia yang dapat mendorong kembali kesegaran tubuh dan fikiran. Belum adanya fasilitas rekreasi atau taman hiburan rakyat di Gorontalo, maka perlu untuk menyediakan ruang sebagai tempat rekreasi berupa taman hiburan rakyat yang mewadahi semua kebutuhan bermain, sebagai salah satu bentuk rekreasi

    PENERAPAN ARSITEKTUR MODERN PADA PERANCANGAN PELABUHAN PENYEBERANGAN KELAS III SALAKAN KABUPATEN BANGGAI KEPULAUAN

    Get PDF
    Pelabuhan sebagai salah satu unsur dalam penyelenggaraan pelayaran memiliki peranan yang sangat penting dan strategis sehingga penyelenggaraannya dikuasai oleh negara dan pembinaannya dilakukan oleh pemerintah dalam rangka menunjang, menggerakkan dan mendorong pencapaian tujuan nasional.Pelabuhan penyeberangan adalahpelabuhan yang khusus dipergunakan untuk angkutan penyeberangan dengan menggunakan kapal ro-ro. Pelabuhan penyeberangan Salakan merupakan pelabuhan yang terletak di desa Bongganan Kec.Tinangkung Kab.Banggai Kepulauan, dengan tujuan Luwuk Kab.Banggai. Pada perancangan pelabuhan penyeberangan salakan menggunakan penekanan arsitektur modern, hal ini didasari karena gaya arsitektur modern adalah sederhana serta desain lebih menekankan pada fungsi dari bangunan tersebut.Metode penelitian yang digunakan dalam perancangan ini adalah metode deskriptif. dengan menganalisis kondisi lokasi serta mengumpulkan data-data fisik ataupun non fisik. Tujuan perancangan pelabuhan salakan adalah untuk mengatasi persoalan yang ada pada pelabuhan saat ini dan dapat meningkatkan fungsi pelayanan Pelabuhan Salakan sebagai pelabuhan kelas III. manfaat dari perancangan ini adalah tampilan dari terminal pelabuhan yang terlihat lebih modern yang terlihat pada fasad bangunan, trestle dan dermaga sandar kapal

    PENERAPAN ARSITEKTUR ISLAM PADA RANCANGAN RUMAH SAKIT ISLAM GORONTALO

    Get PDF
    ABSTRACT. Gorontalo Islamic Hospital is a type D general hospital as part of a social organization located on Jalan Prof. HB. Jassin in Gorontalo City. This hospital serves patients both from Gorontalo City and from outside of it. However, the current hospital facilities are inadequate, particularly for inpatient facilities, both in terms of buildings and indoor facilities. According to one of the hospital staff/employees, several buildings are old, one of which is the inpatient building, so leaks often occur when raining. Additionally, many other problems emerge, such as the absence of parking facilities, narrow and hot emergency rooms, too narrow circulation among buildings/corridors, absence of eye care and hemodialysis facilities, and often clogged drains. In reference to these problems, it is indispensable to redesign the Gorontalo Islamic Hospital using a quantitative method based on measurement results in the form of standard results for room size and hospital capacity. Also, it employs qualitative methods in the form of words that contain meaning, instead of numbers, esppecially in the form of any theory or information, standard hospital room facilities, hospital room activities, and room function requirements. The Gorontalo Islamic Hospital was redesigned by directed it to the concept of Islamic Architecture, which employed three principles, including Habluminallah (the human relationship with Allah SWT), Habluminannas (the human relationship with fellow human beings) and Habluminal'alam (the human relationship with nature). The application of Islamic Architecture was also Motivated by the fact that it was in accordance with the Vision of the Gorontalo Islamic Hospital, namely "To become the first and leading Hospital of Gorontalo with quality services in accordance with Islamic values".¬†Keywords: Islamic Hospital, Islamic Architecture, Gorontalo¬†ABSTRAK. Rumah sakit Islam Gorontalo merupakan rumah sakit umum organisasi sosial tipe D yang berada di jalan Prof. HB. Jassin, Kota Gorontalo. Rumah sakit ini melayani pasien baik dari Kota Gorontalo maupun dari luar Kota Gorontalo. Akan tetapi, untuk fasilitas rumah sakit saat ini belum memadai terutama untuk fasilitas rawat inap baik dari segi bangunan maupun fasilitas dalam ruangannya. Menurut salah satu staf/pegawai rumah sakit ada beberapa fasilitas gedung yang sudah tua salah satunya gedung rawat inap sehingga sering terjadi kebocoran apabila saat hujan datang dan masih banyak permasalahan lain seperti tidak ada fasilitas untuk parkir, ukuran ruang gawat darurat terlalu sempit dan panas, sirkulasi antar gedung/koridor terlalu sempit, tidak ada fasilitas perawatan mata, tidak ada fasilitas hemodialisa, serta saluran air dan pembuangan sering tersumbat.Melihat permasalahan tersebut maka Rumah Sakit Islam Gorontalo perlu dirancang kembali dengan menggunakanmetode kuantitatif yang berdasarkan hasil pengukuran berupa hasil standar untuk ukuran ruangan dan kapasitas rumah sakit, dan juga menggunakan metode kualitatif yang berupa kata-kata yang mengandung makna bukan angka, khususnya berupa segala teori atau informasi, standar fasilitas ruang rumah sakit, kegiatan ruang rumah sakit dan kebutuhan fungsi ruang.Dalam merancang kembali Rumah Sakit Islam Gorontalo diarahkan pada konsep Arsitektur Islam yang menggunakan tiga prinsip yaitu prinsip Habluminallah, Habluminannas dan Habluminal‚Äôalam. Penerapan Arsitektur Islam ini juga dikarenakan sesuai dengan Visi Rumah Sakit Islam Gorontalo yaitu ‚ÄúMenjadi Rumah Sakit Pilihan pertama dan terkemuka di Gorontalo dengan pelayanan yang berkualitas berdasarkan nilai-nilai Islami‚ÄĚ.¬†Kata Kunci: Rumah Sakit Islam, Arsitektur Islam, Gorontal
    corecore