320 research outputs found

    PENERAPAN RELAKSASI AUTOGENIK PADA PASIEN GAGAL JANTUNG DENGAN MASALAH KEPERAWATAN CEMAS DI RUANG AZZAHRA 2 RS ISLAM JEMURSARI SURABAYA

    Get PDF
    Gagal jantung adalah suatu kondisi fisiologis ketika jantung tidak dapat memompa darah yang cukup untuk memenuhi kebutuhan metabolik tubuh (ditentukan sebagai konsumsi oksigen). Klien dengan gagal jantung sering megalami cemas, ketakutan, dan depresi. Tindakan yang dapat diberikan untuk menurunkan kecemasan adalah teknik Relaksasi Autogenik. Penerapan ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh teknik Relaksasi Autogenik terhadap penurunan tingkat kecemasan pada pasien gagal jantung di Ruang Azzahra 2 RSI Jemursari Surabaya. Metodenya yaitu studi kasus dengan melakukan asuhan keperawatan meliputi pengkajian, diagnosa, intervensi, implementasi dan evaluasi dengan memfokuskan intervensi pada tehnik Relaksasi Autogenik. Berdasarkan hasil penerapan teknik relaksasi autogenik selama tiga hari, skor tingkat kecemasan pasien yang dinilai menggunakan Depression Anxiety Stress Scale (DASS) didapatkan skor 67 yaitu cemas sedang menjadi 49 yaitu cemas ringan. Relaksasi Autogenik mampu mengurangi kecemasan. Perawat diharapkan dapat memotivasi dan mengajari tehnik Relaksasi Autogenik terhadap pasien maupun keluarga pasien gagal jantung

    DAMPAK KEBIJAKAN FISKAL REGIONAL TERHADAP OUTPUT DAN INFLASI DI KOTA BANDA ACEH

    Get PDF
    ABSTRAKJudul: Dampak Kebijakan Fiskal Regional Terhadap Output dan Inflasi di Kota Banda AcehNama: Eva DayantiNIM: 1201101010029Fakultas/Jurusan: Ekonomi/Ekonomi PembangunanDosenPembimbing: Dr. Muhammad Nasir, S.E, M.Si, M.APenelitian ini bertujuan untuk melihat dampak dari kebijakan fiskal regional sebelum dan sesudah perubahan qanun pengelolaan keuangan daerah Kota Banda Aceh terhadap output dan inflasi di Kota Banda Aceh. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dan paired sample t test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa adanya pengaruh yang signifikan pada PDRB sesudah perubahan qanun pengelolaan keuangan daerah, sedangkan inflasi tidak. Pada uji Paired samples correlations menunjukkan bahwa korelasi variabel PDRB adalah sebesar 0,999 dengan nilai probabilitas sebesar 0,027. Hal ini menyatakan korelasi antara PDRB sebelum dan sesudah perubahan qanun pengelolaan keuangan daerah berhubungan secara nyata yaitu kuat dan signifikan. Nilai thitung adalah sebesar -157,819 dengan signifikasi 0,000, artinya rata-rata PDRB sebelum dan sesudah perubahan qanun adalah tidak sama atau berbeda secara nyata. Sedangkan korelasi variabel inflasi adalah sebesar 0,221 dengan nilai probabilitas 0,858 yang berarti bahwa korelasi antara inflasi sebelum dan sesudah perubahan qanun adalah rendah. Nilai nilai thitung pada variable inflasi -0,403 pada taraf kepercayaan 95 persen (? = 5%). Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa besaran dampak kebijakan fiskal regional Kota Banda Aceh dapat dilihat dari tingkat PDRB rata-rata lebih besar dan dan tingkat inflasi rata-rata lebih sedikit setelah dari perubahan qanun pengelolaan keuangan daerah Kota Banda Aceh. Hasil tersebut memberikan pengertian bahwa pengeluaran belanja pegawai, belanja barang dan jasa dan belanja modal memberikan pengaruh pada PDRB tetapi tidak pada inflasi. Untuk itu, diharapkan kepada pemerintah Kota Banda Aceh agar dapat menetapkan kebijakan fiskal yang tepat guna meningkatkan pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.Kata Kunci: PDRB,Inflasi, Belanja Pegawai, Belanja Barang dan Jasa,Belanja Modal, Qanun Pengelolaan Keuangan Daera

    PENGARUH PENDAPATAN ASLI DAERAH (PAD) DAN RETRIBUSI WISATA TERHADAP PENGEMBANGAN FASILITAS OBJEK WISATA (Study Kasus Pantai Minajaya, Pantai Ujung Genteng, dan Pantai Geopark Ciletuh)

    Get PDF
    Nurma Dayanti (1430611117) Muhammadiyah University of Sukabumi. of the Effect of Original Income (PAD) and Retribution of Tourism Against Development of Tourism Objects. Study of Khasus Minajaya Beach, Ujung Genteng Beach and Geopark Ciletuh Beach are brerada in Surade Subdistrict, Ciracap Subdistrict and Ciemas Subdistrict Sukabumi Regency. (Advisors Chofiuddin Muchlis, M.Ak and Ade Sudarma SE. M., M This study aims to determine the influence of local revenue (PAD) and retribution of Tourism Tourism Development Facility Development. The Development of Tourism Objects is an effort to increase the Original Revenue through Retribution of Tourism and simultaneously increase the economic activity in the tourist attractions. Development Any tourism development of type and name requires a creative and innovative management function based on careful planning, consistent implementation, and measurable and constructive evaluation. Tourism development of any kind and name requires a creative and innovative management function based on mature planning, consistent implementation, and measurable and constructive evaluation of this research using descriptive quantitative method of tools used in this research is a questionnaire with Likert scale. The result of partial test in this research shows that the influence of local income is influential but not significant to the development of tourism object of statistical result t table at the significant level of 5% from the sig value or 0.368> the significant level of 0.05 (5%), while the local levy has an effect significantly to the development of tourism facilities at a significant level of 5% of the sig value or 0.000 f table (9,677>2,783)

    PENGARUH PENDAPATAN ASLI DAERAH (PAD) DAN RETRIBUSI WISATA TERHADAP PENGEMBANGAN FASILITAS OBJEK WISATA (Study Kasus Pantai Minajaya, Pantai Ujung Genteng, dan Pantai Geopark Ciletuh)

    Get PDF
    Nurma Dayanti (1430611117) Muhammadiyah University of Sukabumi. of the Effect of Original Income (PAD) and Retribution of Tourism Against Development of Tourism Objects. Study of Khasus Minajaya Beach, Ujung Genteng Beach and Geopark Ciletuh Beach are brerada in Surade Subdistrict, Ciracap Subdistrict and Ciemas Subdistrict Sukabumi Regency. (Advisors Chofiuddin Muchlis, M.Ak and Ade Sudarma SE. M., M This study aims to determine the influence of local revenue (PAD) and retribution of Tourism Tourism Development Facility Development. The Development of Tourism Objects is an effort to increase the Original Revenue through Retribution of Tourism and simultaneously increase the economic activity in the tourist attractions. Development Any tourism development of type and name requires a creative and innovative management function based on careful planning, consistent implementation, and measurable and constructive evaluation. Tourism development of any kind and name requires a creative and innovative management function based on mature planning, consistent implementation, and measurable and constructive evaluation of this research using descriptive quantitative method of tools used in this research is a questionnaire with Likert scale. The result of partial test in this research shows that the influence of local income is influential but not significant to the development of tourism object of statistical result t table at the significant level of 5% from the sig value or 0.368> the significant level of 0.05 (5%), while the local levy has an effect significantly to the development of tourism facilities at a significant level of 5% of the sig value or 0.000 f table (9,677>2,783)

    Analisis Efektivitas dan Kontribusi Pajak Reklame Terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Padang dari Tahun 2014 sampai dengan Tahun 2018

    Get PDF
    Pajak dan Retribusi Daerah merupakan sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD). Salah satu pajak yang berpotensi dalam meningkatkan PAD dalah Pajak Reklame. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis seberapa efektif pajak yang diperoleh untuk dikelola dan seberapa besar kontribusi yang diberikan pajak reklame terhadap peningkatan Pendapatan Asli Daerah Kota Padang. Metode penelitian yang digunakan adalah studi literatur dan studi lapangan dengan melakukan wawancara dan dokumentasi yang diperoleh dari Dinas Pendapatan Daerah (DISPENDA) Kota Padang. Penelitian ini bersifat deskriptif kuantitatif yaitu penelitian dengan menganalisis besar kecilnya hubungan antara variabel yang dinyatakan dengan angka-angka. Hasil penelitian ini menunjukkan Pajak Daerah merupakan penyumbang terbesar dalam PAD Kota Padang dari total keseluruhan PAD. Efektivitas dari Pajak Reklame dari lima tahun ini menunjukkan kriteria sangat efektif dan hasil dari kontribusi Pajak Reklame belum mencapai kriteria cukup. Kata kunci: Pajak Reklame, Efektivitas Pajak Reklame, Kontribusi Pajak Reklame, Pendapatan Asli Daera

    EFEKTIVITAS RELAKSASI NAFAS DALAM TERHADAP PENURUNAN INTENSITAS NYERI PADA PASIEN GASTRITIS DI RS ISLAM A. YANI SURABAYA

    Get PDF
    Nyeri merupakan pengalaman subjektif yang tidak menyenangkan yang sering dirasakan oleh pasien gastritis. Pasien dan anggota tim kesehatan cenderung memandang obat sebagai satu-satunya metode untuk menghilangkan nyeri. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui efektivitas teknik relaksasi nafas dalam terhadap penurunan intensitas nyeri pada pasien gastritis di RSI A. Yani Surabaya. Desain penelitian ini menggunakan Pra Experiment dengan pendekatan One Group Pretest Posttest Design. Populasinya adalah seluruh pasien gastritis yang mengalami nyeri dengan sampel sebesar 10 responden, diambil dengan cara simple random sampling. Variabel independen adalah teknik relaksasi nafas dalam dan variabel dependen adalah penurunan intensitas nyeri gastritis. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner dan SOP, dianalisis menggunakan uji Wilcoxon sign rank test. Hasil penelitian menunjukkan sebelum diberikan relaksasi nafas dalam sebagian besar yaitu 6 (60%) responden tingkat nyerinya berat dan setelah diberikan relaksasi nafas dalam hampir setengahnya yaitu 4 (40%) responden tingkat nyerinya sedang. Hasil analisis didapatkan nilai nilai maka H0 ditolak berarti ada efektivitas relaksasi nafas dalam terhadap penurunan intensitas nyeri pada pasien gastritis. Teknik relaksasi nafas dalam adalah salah satu strategi yang dapat digunakan untuk mengurangi nyeri yang dirasakan oleh pasien gastritis. Disarankan bagi perawat dapat memberikan asuhan keperawatan pada pasien tentang relaksasi nafas dalam guna mengurangi nyeri dan diharapkan pasien dapat melakukan metode ini secara mandiri

    Pengaruh Kualitas Produk, Harga, Promosi dan Lokasi Terhadap Minat Beli Ulang Pada Pelanggan Wonder Bakery Semarang

    Get PDF
    Era pasar bebas berdampak pada adanya persaingan yang sangat ketat bagi para pelaku bisnis, sehingga berdampak pada adanya tuntutan bagi setiap manajemen perusahaan untuk lebih cermat dalam menentukan strategi pemasaran agar dapat memenangkan persaingan yang dihadapi. Strategi pemasaran yang dimaksud harus mengarah pada terciptanya suatu kesetiaan yang tinggi dari konsumen terhadap produk yang ditawarkan oleh perusahaan. Populasi adalah seluruh pelanggan yang membeli Roti Wonder bakery. Jadi sampel yang diambil dalam penelitian ini adalah responden yang membeli Roti Wonder Bakery. Teknik pengambilan sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah purposive sampling yaitu teknik sampling berdasarkan kriteria. Kriteria yang digunakan dalam penelitian ini adalah responden telah melakukan pembelian lebih dari 2 kali. Alat analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkn bahwa terdapat pengaruh kualitas produk, harga promosi dan lokasi terhadap minat beli ulang secara parsialmaupun simultan

    PERBANDINGAN KEBERADAAN MIKORIZA ANGGREK DI DALAM JARINGAN AKAR CALANTHE TRIPLICATA (WILLEM.) AMES DAN PHOLIDOTA IMBRICATA HOOK.

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbandingan persentase keberadaan mikoriza di dalam jaringan akar pada anggrek terestrial Calanthe triplicata dan anggrek epifit Pholidota imbricata. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah Kualitatif Deskriptif. Sampel yang digunakan berupa akar dari anggrek terestrial Calanthe triplicata dan anggrek epifit Pholidota imbricata dengan masing-masing 3 kali ulangan. Parameter yang diamati adalah panjang akar yang terwarnai, persentase mikoriza yang menginfeksi sel secara penuh dan tidak penuh, serta persentase keberadaan mikoriza di dalam jaringan akar Calanthe triplicata dan Pholidota imbricata. Hasil penelitian menunjukkan bahwa panjang akar yang terwarnai dari anggrek Calanthe triplicata mencapai 38,76 cm (87,3%) dari panjang rata-rata akar 57,5 cm dan panjang akar yang terwarnai dari anggrek Pholidota imbricata mencapai 19,8 cm (64,4%) dari panjang rata-rata akar 30,7 cm. Persentase mikoriza yang menginfeksi sel secara penuh lebih banyak ditemukan pada Pholidota imbricata (anggrek epifit) dan persentase mikoriza yang menginfeksi sel secara tidak penuh lebih banyak ditemukan pada Calanthe triplicata (anggrek terestrial). Persentase keberadaan mikoriza di dalam jaringan akar secara keseluruhan paling banyak terdapat pada Pholidota imbricata (anggrek epifit) dibandingkan dengan Calanthe triplicata (anggrek terestrial).Kata Kunci: Mikoriza, Calanthe triplicata, Pholidota imbricata.This study aims to compare the percentage of mycorrhizal presence in the root tissue in the Calanthe triplicata terrestrial orchid and the Pholidota imbricata epiphytic orchid. The data analysis used in this research was descriptive qualitative. The sample used was roots of terrestrial orchid Calanthe triplicata and Pholidota imbricata epiphytic orchid with 3 replications each. The parameters observed were the length of the stained root, the percentage of mycorrhizae that infect cells fully and not fully, and the percentage of mycorrhizal presence in the root tissue of Calanthe triplicata and Pholidota imbricata. The results showed that the root length colored from the Calanthe triplicata reached 38.76 cm (87.3%) of the average root length of 57.5 cm and the root length colored from the Pholidota imbricata reached 19.8 cm (64, 4%) of the average root length of 30.7 cm. The percentage of mycorrhizae that infected cells in full is more found in Pholidota imbricata (epiphytic orchids) and the percentage of mycorrhiza that infected cells incompletely is more found in Calanthe triplicata (terrestrial orchids). The percentage of mycorrhiza in the root tissue as a whole is most common in Pholidota imbricata (epiphytic orchids) compared to Calanthe triplicata (terrestrial orchids).Keyword: Mycorrhiza, Calanthe triplicata, Pholidota imbricata
    corecore