4 research outputs found

    Pembentukan Karakter Peduli Sosial pada Siswa di SMAN 3 Payakumbuh

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bagaimana cara yang dilakukan oleh pihak sekolah  untuk membentuk karakter peduli sosial siswa di SMAN 3 payakumbuh. Penelitian ini dilatarbelakangi bahwa penerus generasi muda indonsia sedang mengalami krisis rasa peduli sosial terhadap lingkunganya, pola interaksi antara teman sejawat serta orang lain sudah mulai berkurang akibat dari kesibukan dengan gadget. Penelitian ini berupa Deskriptif Kualitataif dengan teknik pengumpulan data berupa Observasi, Wawancara, Studi Dokumentasi. Hasil penelitian ditemukan beberapa cara yang dilakukan oleh pihak sekolah guna membentuk karakter peduli sosial seperti bentuk kegiatan Rutin berupa upacara bendera, pengumpulan infak, setoran ayat, kegiatan pramuka, dan gotong royong. Kegiatan Spontan berupa penggalangan dana, Kunjungan takziah, menjenguk teman, teguran dari pihak sekolah. Kepribadian guru dengan cara memberikan contoh yang baik terhadap siswa dan terintegrasinya pembentukan karakter dalam proses belajar mengajar yang tertuang dalam bentuk silabus dan RPP

    Designing an Expert System for Credit Rating of Real Customers of Banks Using Fuzzy Neural Networks

    Get PDF
    Currently, in Iran's banking system, non-repayment of facilities has become one of the biggest issues, and due to the lack of a proper system for proper allocation of facilities, they face a number of problems, including the problem of allocation of loans, the problem of failure to repay loans Of the central bank, or the amount of facilities increased from the amount of reimbursement. The solution of this problem is the credit rating of the customers, which is based on a model based on the theory of fuzzy sets for validation of real customers of the Maskan bank of the East Azer-baijan in Iran in 2016. In this research a structured model was obtained for deter-mination and categorization of input variables for application in the system by factorial analysis then a expert fuzzy system was modelled that consist of six steps. In the first step a fuzzy system is designed that its inputs are financial capacity, support, reliability, repayment record and its outputs is customer credit. In the second step input and outputs are partitioned, in the third step thee partitioned inputs and outputs are converted into fuzzy numbers. The fuzzy inference is compiled in step four. In step five the defuzzifier is conducted. Finally the designed model is tested in step six. These results indicate research model efficiency compared to bank credit measuring experts that they predicate applicants performance according their judgment and intuition

    TA : Rancang Bangun Aplikasi Belajar Web Hacking Berbasis Jejaring Sosial (Facebook)

    Get PDF
    Pengetahuan tentang berbagai celah keamanan aplikasi berbasis web diperlukan agar aplikasi web yang dibangun tidak berpotensi memiliki celah keamanan. Problem-based learning dikombinasikan dengan Simulation-based Learning digunakan sebagai strategi pembelajaran untuk menciptakan kondisi agar web developer belajar dengan mandiri lewat aplikasi-aplikasi bercelah yang telah disimulasikan. Aplikasi Belajar Web Hacking merupakan aplikasi berbasis web yang berisi serangkaian soal keamanan web dan berfitur jejaring sosial lewat integrasi dengan Facebook. Terdapat 22 soal dan maksimum 1000 poin, dibagi dalam tiga kategori yaitu 7 soal Basic Mission (150 poin), 8 soal Javascript Mission (150 poin) dan 7 soal Realistic Mission (700 poin). Jawaban tersebut didapat dengan cara web developer harus melakukan hacking terhadap aplikasi web yang telah disediakan. Aplikasi dikembangkan dengan menggunakan metode Agile Model-Driven Development (AMDD). Berdasarkan hasil pengujian aplikasi dapat terintegrasi dengan Facebook dan dapat menyajikan 22 misi (soal) dalam tiga kategori yaitu Basic Mission, Javascript Mission, dan Realistic Mission. Prosentase penyelesaian misi dari tiap-tiap kategori dan rata-rata perolehan poin dari 10 web developer yang diuji adalah Basic Mission 34,28% (35,7 poin), Javascript Mission 58,75% (74,4 poin) dan Realistic Mission 22,85% (61,6 poin). Dari data diatas dapat disimpulkan bahwa prosentase penyelesaian dari web developer untuk Basic Mission dan Realistic Mission masih rendah karena dibawah 50%
    corecore