18 research outputs found

    Development of Learning Management System Model and Numerical Literacy-based Message Content

    No full text
    The objective of this research was how to efficiently create message content that will be given to primary students through LMS (Learning Management System). The research method used was a sequential mixed method by combining qualitative and quantitative research. The qualitative method used Research and Development research with the ADDIE model to see the quality of the products being developed, while the quantitative method was done to see the effectiveness of the product through testing the average similarity and proportions through. Some instruments such validation sheet, questionnaires, and learning achievement test were used to collect the data. 84 second grade elementary students from three different schools were involved in this research whereby they were selected by using convenient sampling. Results of this research revealed that the validity of LMS model was valid for learning tools, and very valid for model books, media presentations, and e-learning. Additionally, the practicality test showed that teacher assessment in one-to-one, small group, and field was very practical for each of assessment. Meanwhile, z test showed that the proportion of students who had learning outcomes above the minimum passing criteria at the posttest was higher than at the pretest in Classes A, B, or C

    Peningkatan produktivitas pada lantai produksi dengan metode OMAX dan FTA di PT. Berlian Eka Sakti Tangguh

    No full text
    Kemampuan berkompetisi di dalam bidang industri di Indonesia semakin pesat. Perusahaan atau UMKM dituntut untuk semakin meningkatkan kualitas serta pelayanan untuk meningkatkan daya tarik terhadap konsumen. PT. Berlian Eka Sakti Tangguh adalah perusahaan yang bergerak dibidang perusahaan yang bergerak dibidang pengolahan minyak kelapa sawit menjadi minyak goreng dan sabun. Pengendalian input yang belum maksimal akibat dari permintaan yang tidak menentu dari konsumen menyebabkan produktivitas naik turun setiap bulannya yang menyebabkan masalah pada lantai produksi di PT. Berlian Eka Sakti Tangguh, maka oleh karena itu dilakukan pendekatan dengan menggunakan metode OMAX (Objective Matrix) dan FTA (Fault Tree Analisys). Dengan menghitung seluruh input yang berhubungan di lantai produksi maka dihasilkan bahwa pada bulan November dengan nilai paling tinggi 417,86 dan bulan Maret dengan nilai paling rendah 121,5

    Pengembangan Media Pembelajaran Berbasis Softwere Blender Materi Jaring-Jaring Bangun Ruang di Kelas V Sekolah Dasar

    No full text
    Media pembelajaran berbasis teknologi sangat penting dikembangkan pada pendidikan saat ini untuk mengembangkan kemampuan berpikir dan minat belajar peserta didik. Pengembangan media pembelajaran salah satunya dapat menggunakan softwere Blender. Penelitian pengembangan media pembelajaran berbasis softwere Blender merupakan inovasi baru pada materi jaring-jaring bangun ruang sederhana (kubus dan balok) di kelas V Sekolah Dasar yang valid dan praktis. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian pengembangan (R&D) dengan model pengembangan ADDIE. Data validitas didapatkan dari lembar validasi ahli media, ahli materi, dan ahli bahasa. Data praktikalitas diperoleh dari lembar angket respon guru dan peserta didik. Subjek uji coba terdiri dari 21 orang peserta didik kelas V SDN 24 Parupuk Tabing pada tanggal 3 Juni 2022. Hasil penelitian pengembangan  media pembelajaran diperoleh hasil uji validitas sebesar 93,33% dengan kategori sangat valid, dan hasil uji praktikalitas peserta didik memperoleh hasil 91,43% dengan kategori sangat praktis. Dengan demikian media pembelajaran berbasis softwere Blender telah valid dan praktis digunakan di Sekolah Dasar

    PENERAPAN MODEL PROBLEM BASED LEARNING UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA SEKOLAH DASAR

    Get PDF
    Abstrak: Hasil penelitian menunjukan peningkatan pada siklus I ke siklus II dan ke siklus III. Hasil pengamatan RPP pada siklus I rata-rata 87,% dengan kualifikasi sangat baik (A) meningkat menjadi 87,5% dengan kualifikasi sangat baik (A) pada siklus II dan meningkat menjadi 92,5 % pada siklus III dengan kualifikasi sangat baik (A). Pada hasil observasi dari aspek guru siklus I rata-rata 73,1% dengan kualifikasi cukup (C) meningkat menjadi 87 % dengan kualifikasi sangat baik (A) pada siklus II dan meningkat menjadi 96 % pada siklus III dengan kualifikasi sangat baik (A). Pada hasil obsevasi dari aspek peserta didik siklus I rata-rata 64,2% dengan kualifikasi cukup (C) meningkat menjadi 78 % dengan kualifikasi s baik (B) pada siklus II dan meningkat menjadi 88,85 % pada siklus III dengan kualifikasi sangat baik (A). Sedangkan hasil belajar peserta didik siklus I memperoleh persentase 62,1 % dengan kualifikasi kurang (D) meningkat menjadi 89,2 % dengan kualifikasi sangat baik (A) pada siklus II dan meningkat menjadi 94,6 % pada siklus III dengan kualifikasi sangat baik (A). Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa model Problem Based Learning (PBL) dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik dalam pembelajaran keliling dan luas bangun datar dan hubungan pangkat dua dengan akar pangkat dua di kelas IV Disekolah Dasar

    Pengaruh Pendekatan Pendidikan Matematika Realistik (PMR) Terhadap Hasil Belajar Pecahan Di Sekolah Dasar

    No full text
    AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pendekatan Pendidikan MatematikaRealistik (PMR) terhadap hasil belajar Penjumlahan dan Pengurangan Pecahan di kelas VSD. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan jenis eksperimen dan desainpenelitian quasi eksperimen dengan rancangan penelitian nonequivalent control groupdesign. Pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling. Data dianalisissecara deskriptif menggunakan rumus t-test yang didahului dengan uji prasyarat analisismenggunakan uji normalitas dan uji homogenitas. Berdasarkan hasil analisis data daripengujian hipotesis dengan menggunakan uji-t diperoleh thitung 2,853 sedangkan ttabel padataraf signifikan ? 0,05 adalah 2,042. Maka diperoleh thitung > ttabel yaitu 2,853 > 2,042 sehingga Ha diterima atau Ho ditolak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh Pendekatan Pendidikan Matematika Realistik terhadap hasil belajar penjumlahan danpengurangan pecahan di kelas V SD

    Pengaruh Pendekatan Contextual Teaching And Learning (CTL) Terhadap Hasil Belajar FPB dan KPK di Sekolah Dasar

    No full text
    Abstrak   Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar pengaruh penggunaan pendekatan Contextual Teaching and Learning (CTL) terhadap hasil belajar FPB dan KPK di kelas IV SD. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu (quasi experiment) dengan rancangan penelitian adalah nonequivalent control group design. Teknik sampel yang digunakan teknik cluster sampling dengan sampel siswa kelas IV A sebagai kelas eksperimen dengan jumlah 30 siswa dan kelas IV B sebagai kelas kontrol dengan jumlah 30 siswa di SDN 12 Gunung Tuleh. Data hasil belajar FPB dan KPK dikumpulkan dengan instrumen tes hasil belajar dalam bentuk pilihan ganda sebanyak 25 butir soal. Data dianalisis secara deskriptif menggunakan rumus t-test yang didahului dengan uji prasyarat analisis menggunakan uji normalitas dan uji homogenitas.  Hasil perhitungan data penelitian yang digunakan adalah uji-t yang didahului dengan uji prasyarat kelompok eksperimen dan kelompok kontrol dinyatakan kelompok eksperimen dan kontrol berdistribusi normal dan homogen. Berdasarkan perhitungan uji-t (t-test) diperoleh  thitung 5,084  sedangkan ttabel pada taraf signifikan ? 0,05 adalah 1,67155, sehingga thitung > ttabel.. Hal ini dapat disimpulkan bahwa terdapat  perbedaan yang signifikan antara kedua kelompok, d terbukti bahwa pendekatan Contextual Teaching and Learning (CTL) berpengaruh positif terhadap hasil belajar FPB dan KPK di kelas IV SD Gugus II Kecamatan Gunung Tuleh, Pasaman Barat

    PENINGKATAN KEMAMPUAN GURU DALAM MENDESAIN EDUGAMES PADA PEMBELAJARAN MATEMATIKA SD

    Get PDF
    With the development of technology in the 21st century it has been able to provide pro-active learning, easy to understand and comprehensive as a learning environment, so it needs to be created IT-based learning media, namely edugames to help the learning process in elementary schools. The problem encountered in this study is that a small portion of teachers do not understand how to design edugames learning. The purpose of this study is to improve the ability of teachers to design edugames learning in mathematics learning. The type of research used is development using the Plomp model. The subjects in this study were teachers of Bukittingi City 02 Pilot School. The instrument in this study was edugames learning media. This research produces edugames media in the learning process created by the teache

    E-LEARNING BERBASIS SCHOOLOGY PADA PEMBELAJARAN MATEMATIKA SD

    Get PDF
    The purpose of this study is to develop digital class learning models using social learning network Schoology in elementary mathematics learning that is practical, valid and effective so that it can improve the quality of learning being carried out. This study focuses on designing learning tools used in digital classes in elementary schools, learning frameworks are expected to be valid and practical and effective. This research development uses the ADDIE model. Targeted outputs in research are digital class learning models using social learning network workogy and learning tools in the form of lesson plans, student activity sheets, student books, teacher books, and learning assessments. Digital class learning models using social learning netrwork schoology are targeted to be valid, practical, and effective in increasing the competency of elementary school students. In addition to learning models and tools, research output targets are JME (Journal on Mathematics Education / Scopus) international journals, accredited national journals namely International of Trends in Mathematics Education Research (IJTMER), proceedings of international seminars Journal of Physics and Astronomy, and proceedings of national seminars . The proposed level of technological readiness (TKT) of the proposed research is 3. The target of the TKT to be achieved in this study is 4. The results of the study can add references about models and learning tools for Digital Class
    corecore