564 research outputs found

    EFEK CIRI KEPRIBADIAN TERHADAP INTENSI KEWIRAUSAHAAN HIJAU YANG DIMODERASI OLEH NILAI LINGKUNGAN : Survei Pada Mahasiswa Universitas Pendidikan Indonesia

    Get PDF
    Tantangan global yang ditimbulkan oleh perubahan iklim dan kerusakan lingkungan semakin mendorong kegiatan kewirausahaan menuju green entrepreneurship. Kurangnya studi empiris tentang green entrepreneurship membuat pemahaman kita saat ini tentang faktor-faktor yang berkontribusi untuk memelihara niat kewirausahaan hijau terbatas. Dengan menggunakan Theory of Planned Behaviour, penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi hubungan antara prediktor green entrepreneurial intention seperti ciri kepribadian terhadap intensi kewirausahaan hijau, serta bagaimana nilai lingkungan memoderasi hubungan tersebut. Metode penelitian yang digunakan adalah survey explanatory dengan teknik pengumpulan data berupa kuisioner yang disebar kepada 385 mahasiswa Universitas Pendidikan Indonesia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ciri kepribadian berkontribusi secara positif terhadap intensi kewirausahaan hijau, serta nilai lingkungan memoderasi hubungan antara kepribadian terhadap intensi kewirausahaan hijau. Penelitian ini memberikan wawasan yang berguna bagi praktisi pendidikan dan pembuat kebijakan dalam mengembangkan intensi kewirausahaan hijau di kalangan mahasiswa serta memberikan arah dalam mempersiapkan wirausahawan hijau masa depan

    FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI INTENSI WIRAUSAHA MAHASISWA UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PONOROGO

    Get PDF
    Perguruan tinggi seharusnya lebih fokus pada bagaimana lulusan mampu menciptakan pekerjaan. Niat kesungguhan untuk berwirausaha harus tertanam dalam benak mahasiswa. Intensi wirausaha telah terbukti menjadi prediktor baik bagi perilaku kewirausahaan Penelitian ini menguji pengaruh faktor demografi, lingkungan, dan kepribadian dalam mempengaruhi intensi wirausaha mahasiswa Universitas Muhammadiyah Ponorogo. Dengan menggunakan analisis regresi linear sederhana dan sampel sebanyak 127 mahasiswa penelitian ini memberikan bukti bahwa ada perbedaan intensi wirausaha mahasiswa fakultas ekonomi dan mahasiswa fakultas non ekonomi. Intensi wirausaha mahasiswa yang pernah mengikuti pelatihan kewirausahaan ditemukan lebih tinggi daripada mahasiswa yang belum pernah mengikuti pelatihan kewirausahaan. Namun hasil analisis regresi linear berganda menunjukkan bahwa variable latar belakang pendidikan, pelatihan, gender, keinginan untuk pencapaian dan lingkungan kontekstual tidak berpengaruh terhadap intensi wirausaha mahasiswa. Variabel efikasi diri berpengaruh terhadap intense wirausaha pada tingkat signifikansi 10%. Secara keseluruhan variable independen yang digunakan dalam model hanya mampu menjelaskan intensi wirausaha mahasiswa sebesar 14,5% (R2= 0.145) Hasil penelitian ini dapat digunakan untuk mengembangkan program pendidikan yang dapat mendorong semangat kewirausahaan di kalangan mahasiswa

    Kebutuhan Akan Prestasi Dan Kesiapan Instrumentasi Sebagai Prediktor Intensi Kewirausahaan Mahasiswa (Studi Pada Mahasiswa Peminatan Kewirausahaan Program Studi Manajemen Fakultas Ekonomi Universitas Tarumanagara)

    Full text link
    This study examined the influence of the need for achievement, and readiness instrumentation in influencing entrepreneurial intentions of students. The research employed quantitative approach. The population of the research was students of the management study program, the Economics Faculty, Tarumanagara University that were registered in the odd semester 2013/2014 and had taken entrepreneurship course. Samples involved in the research used purposive sampling. The data collection was conducted using the inquiry method, while multiple linear regression analysis was employed to analyze the data. The finding of the research indicates that (1) the need for achievement positively affects the entrepreneurial intention of students (2) the result of readiness instrumentation affects significantly the entrepreneurial intention of students, (3) the need for achievement and readiness instrumentation jointly influence the entrepreneurial intentions of students. The finding of the research implies that what has been indicated by a theory that predicts the result of the need for achievement, and readiness instrumentation that is assumed to affect the interest to make business through entrepreneurial intention prevail completely for the students of the entrepreneurship course of the management study program at the Economics Faculty, Tarumanagara University. Based on the finding of the research, it is suggested that efforts to improve the entrepreneurial intention of students can be conducted by improving their need for achievement, and readiness instrumentation. This will need a curriculum design of entrepreneurship course that can create or improve the students’ need for achievement since it will have effect on the improvement of entrepreneurial intention in making business

    Faktor-faktor yang Mempengaruhi Intensi Entrepreneurial pada Siswa dan Mahasiswa di Surabaya

    Get PDF
    This study aims to look at the early stages of the birth of a business or at the stage of conception and preparation. Specifically, the purpose of this study is to develop and test empirically the determinants of entrepreneurial intentions using entrepreneur characteristic variables such as age, education, competence, gender, job status, parental background, ability to see persuasion and persistence as a predicting factor. The sample of this research is students and students who get formal education about entrepreneurship in Surabaya city. The analysis is based on a binary logistic regression model that estimates the effect of a set of predictor variables on entrepreneurship intentions. Logistic regression results show that only the age, competence, network relations, and ability to see the opportunities that affect the intention of entrepreneurship. Out-of-the-box results are the background of the parents not impacting the entrepreneurship intentions.Penelitian ini bertujuan untuk melihat pada tahap awal lahirnya sebuah bisnis atau pada tahapan konsepsi dan persiapan. Secara lebih spesifik, tujuan dari penelitian ini adalah mengembangkan dan menguji secara empiris determinan intensi kewirausahaan menggunakan variabel karakteristik entrepreneur seperti umur, pendidikan, kompetensi, jenis kelamin, status pekerjaan, background orang tua, kemampuan melihat peluah dan kegigihan sebagai faktor yang memprediksi. Sampel penelitian ini adalah siswa dan mahasiwa yang mendapatkan pendidikan tentang kewirausahaan secara formal di kota Surabaya. Analisis dilakukan berdasarkan model regresi logistik biner yang memperkirakan pengaruh dari serangkaian variabel prediktor pada intensi berwirausaha. Hasil regresi logistik menunjukkan hanya variabel usia, kompetensi, relasi network, dan kemampuan melihat peluang yang berpengaruh terhadap intensi berwirausaha. Hasil yang diluar perkiraan adalah background orang tua tidak berdampak pada intensi berwirausaha

    Perbandingan Intensi Kewirausahaan Mahasiswa Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Malang: Jurusan Akuntansi, Manajemen dan Ekonomi Pembangunan

    Full text link
    Penelitian ini dilakukan untuk membandingkan intensi kewirausahaan mahasiswa Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Malang pada tiga jurusan yaitu Akuntansi, Manajemen dan Ekonomi Pembangunan. Survei yang dilakukan terhadap 300 mahasiswa pada ketiga jurusan tersebut menunjukkan temuan bahwa intensi kewirausahaan diantara seluruh mahasiswa tidak dipengaruhi secara signifikan oleh pengalaman kerja. Sementara itu, efikasi diri mempengaruhi intensi kewirausahaan hanya pada mahasiswa jurusan Akuntansi. Disisi lain, hasil dari penelitian ini mengindikasikan bahwa kesiapan insrtrumen menjadi kunci utama yang mempengaruhi intensi kewirausahaan bagi mahasiswa jurusan Manajemen dan Ekonomi Pembangunan. Temuan dalam penelitian ini juga mengindikasikan bahwa kebutuhan akan prestasi tidak memiliki dampak signifikan. Lebih jauh lagi, hasil dari penelitian ini diharapkan mampu menjadi tilikan bagi universits dan pemerintah

    Model Intensi Berwirausaha Pada Mahasiswa Ditinjau Dari Dukungan Sosial Dan Motivasi Berprestasi

    Get PDF
    The purpose of this study is to examine the modeling of the relationship between social support of parents with entrepreneurial intentions mediated by need for achievement. Subjects in this study were students of Muhammadiyah University of Surakarta. The number of samples in this study there are 245 subjects. Methods of collecting data collection using Likert scale. data collection processed and tested using structural model equation analysis with computer application program aids called Analysis Moment of Structure. The result of collecting data analysis is total effect if through need for achievement is 0,727 with effective contribution as much 52,9% to entrepreneurship intention, whereas if direct social support to entrepreneurship intention only have total effect 0,213 with effective contribution equal to 4,5%, so need for achievement effective as a mediator to increase the intention of entrepreneurship, to create entrepreneurship intent on the students needed a strong need for achievement in students, while the need for achievement of strong will be maximal again if there is support from the nearest parent, with the support of parents against need for achievement of student, then students who have need for achievement will be more excited so that the intention of entrepreneurship in the student will be higher. Keywords: Social support, Need for achievement, Entrepreneurial intention

    Penerapan Model Multinomial Logistik Dalam Memprediksi Intensi Berwirausaha Mahasiswa

    Get PDF
    The main thing that must be considered by universities today is no longer encouraging students to quickly graduate and get jobs, but how students are able to create jobs. Therefore an effort is needed to increase entrepreneurial intention among students. The purpose of this study is to analyze the use of personal financial management, self-efficacy, parental, entrepreneurship education and e-commerce to predict entrepreneurial intentions. The population in this study were all students of the UNARS Faculty of Economics Management Study Program who had taken Entrepreneurship courses (I and II), which were 211 students in 7th semester. The sampling technique used is simple random sampling, where the determination of the number of samples using the Slovin model. The number of samples is 68 students, which are analyzed using multinomial logistics analysis to find out which of the five independent variables can be used to predict student entrepreneurial intentions. The results of this study concluded that personal financial management, self-efficacy and entrepreneurship education can consistently be used to predict medium and large entrepreneurial intentions. Parental can only be used to predict medium-sized entrepreneurial intentions. While e-commerce can only be used to predict the intention of large-scale entrepreneurship

    Menguji Dampak Latar Belakang Pendidikan Pada Intensi Kewirausahaan Mahasiswa Menggunakan Theory of Planned Behavior

    Get PDF
    By taking a Theory of Planned Behavior (TPB), this study examines the relationship between students' entrepreneurial, attitude (AT), subjective norms (SN), and perceived behavior control (PBC). The data used in the analysis is from 150 graduate students from 12 universities in Yogyakarta. The results indicate that attitudes and perceived behavior control significantly influenced students' entrepreneurial intentions, but not subjective norms. This study helps understand the role of a qualified educational background, namely the Master of Management in shaping entrepreneurial intentions. Finally, this study reveals the importance of examining students' entrepreneurialism in today's digital age

    PENDEKATAN PSIKOLOGIS DALAM MENENTUKAN MINAT BERWIRAUSAHA MAHASISWA

    Get PDF
    Entrepreneurship plays a real role in economic development and job creation. Research purposes; explain the influence of psychological factors on the interest in entrepreneurship, and find the best combination model of psychological factors that can be used as a predictor of interest in entrepreneurship. Respondents were students who had or were taking entrepreneurship courses at FEB Unud. The sample size was determined as many as 120 people by purposive sampling and data were analyzed using multiple linear regression. Analysis of the enter method found that psychological factors had a significant effect on entrepreneurial interest, and only the need for achievement and internal locus of control had a positive and significant effect on entrepreneurial interest. Based on the stepwise method, it was found that the combination of need for achievement, internal locus of control, and tolerance for ambiguity is the best predictor of entrepreneurial interest. The implication is that strengthening psychological factors for students can be approached with entrepreneurial motivation training by involving successful entrepreneurial role models. Future researchers, need to examine and identify other psychological factors, to further strengthen the results of the analysis, such as creativity and communication.Kewirausahaan memainkan peran yang semakin nyata, karena dapat berkontribusi pada pembangunan ekonomi dan penciptaan lapangan kerja. Tujuan penelitian adalah menjelaskan pengaruh faktor-faktor psikologis terhadap minat berwirausaha, dan menemukan model dengan kombinasi faktor-faktor psikologis terbaik di dalam model yang dapat dijadikan prediktor minat berwirausaha. Responden adalah mahasiswa yang pernah atau sedang mengikuti mata kuliah kewirausahaan di FEB Unud. Ukuran sampel ditentukan sebanyak 120 orang dengan purposive sampling dan data dianalisis menggunakan regresi linier berganda. Analisis metode enter menemukan bahwa faktor psikologis berpengaruh signifikan terhadap minat berwirausaha, dan hanya kebutuhan untuk berprestasi serta lokus kontrol internal berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat berwirausaha. Berdasarkan metode stepwise, ditemukan bahwa kombinasi antara kebutuhan untuk berprestasi, lokus kontrol internal, dan toleransi terhadap ambiguitas adalah prediktor terbaik dari minat berwirausaha. Implikasinya, penguatan faktor psikologis bagi mahasiswa dapat didekati dengan pelatihan motivasi wirausaha dengan melibatkan role model wirausaha sukses. Peneliti selanjutnya, perlu mengkaji dan mengidentifikasi faktor psikologid lain, untuk lebih memperkuat hasil analisis, seperti kreativitas dan komunikasi

    Pengaruh Perceived Desirability,Perceived Feasibility, Propensity To Act terhadap Intensi Berwirausaha

    Full text link
    Students are the most promosing sources of entrepreneurship, and universities are a good place to develop ideas and creativities that can create new young and enlighted entrepreneurs. The objectice of this researh is to analize the influence of Perceived Desirabily, Perceived Feasibility and Propensity to act toward Entrepreneurial Intention. Sample consisted of 72 students of economics and business faculty of University of 17 Agustus 1945 (UNTAG) Semarang. Data were analyzed with A Multiple Linier Regression. The result showed that Perceived Desirabily, Perceived Feasibility and Propensity to act positively and significance influenced on Entrepreneurial Intention. Theory of Entrepreneurial Events supported positive contribution towards entrepreneurial research. Developing model with some other suppoting factors are needed to give higher contribution towards entrepreneurial intention
    corecore