85,972 research outputs found

    Guru pembelajar modul matematika SMP: kelompok kompetensi I pemanfaatan media dan pengembangan materi pembelajaran

    Get PDF
    Ruang lingkup penulisan modul KK I pedagogik yaitu pengertian dan macam media pembelajaran;fungsi dan manfaat media dalam pembelajaran matematika SMP/MTs;pemilihan media dalam pembelajaran matematika SMP/MTs; dan pemanfaatan media dalam pembelajaran matematika SMP/MTs. Sedangkan untuk modul KK I profesional disusun dalam beberapa kegiatan belajar/pembelajaran, yang meliputi: karakteristik matematika SMP; ruang lingkup materi pembelajaran matematika dalam kurikulum SMP; prinsip pengembangan, cakupan, dan urutan materi pembelajaran matematika SMP; analisis materi pembelajaran matematika SMP dan peta konsep; pemilihan dan pengolahan materi pembelajaran matematika SMP

    WEB BASED WORKSHOP: MEDIA UNTUK MATEMATIKA KREATIF SEKOLAH MENENGAH

    Get PDF
    Tujuan pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk melatih keterampilan masyarakat dalam membuat media pembelajaran matematika sekolah menengah yang kreatif melalui workshop berbasis website. Metode pelaksanaan menggunakan langkah-langkah yang terdiri dari 1) Pemahaman tentang teori media pembelajaran matematika; 2) Analisis materi ajar dan media pembelajaran matematika yang tepat; 3) Desain konsep materi ajar untuk media pembelajaran matematika kreatif; 4) Pembuatan rencana media pembelajaran matematika kreatif; 5) Pembuatan media pembelajaran kreatif matematika; 6) Simulasi penggunaan media pembelajaran matematika kreatif; 7) Revisi media pembelajaran matematika; 8) Penyusunan panduan penggunaan media pembelajaran matematika; 9) Diseminasi media pembelajaran matematika. Kegiatan pengabdian diikuti oleh 310 peserta dari seluruh Indonesia dan yang berhasil hingga tahap diseminasi media pembelajaran berjumlah 29 peserta dari kalangan guru dan dosen matematika

    Efektivitas Pembelajaran Matematika Secara Online Siswa Kelas IV SDK Marga Bhakti Kota Malang

    Get PDF
    Tujuan penelitian ini untuk mengetahui efektivitas pembelajaran matematika secara online terhadap siswa kelas IV SDK Marga Bhakti Kota Malang. Penelitian ini dilakukan dengan penggunaan pendekatan kualitatif sementara jenis penelitian ialah penelitian lapangan. Subjek penelitian yaitu guru kelas IV dan 8 orang siswa kelas IV. Teknik pengumpulan data dalam penelitian yaitu dengan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Indikator yang dipergunakan pada penelitian ini meliputi pemahaman pembelajaran matematika secara online saat pandemi Covid-19, efektivitas pembelajaran matematika secara online, media yang dipergunakan siswa ketika pembelajaran online, model pembelajaran matematika yang efektif saat pembelajaran online, kendala pembelajaran matematika secara online. Hasil penelitian menunjukan efektivitas pembelajaran matematika pada siswa kelas IV di SDK Marga Bhakti Kota Malang diperoleh persentase 42%  dengan kategori kurang baik dengan permasalahan yang dihadapi siswa saat belajar yaitu terkait pemahaman siswa dalam pembelajaran matematika secara online. (1) pemahaman pembelajaran matematika secara online saat pandemi Covid-19 sebesar 25% dikategorikan kurang baik. (2) Efektivitas pembelajaran matematika secara online sebesar 50% dikategorikan cukup baik. (3) Media pembelajaran matematika secara online pada preferensi penggunaan media belajar menggunakan buku yakni sangat baik dengan persentase 100% lebih efektif untuk siswa dibandingkan dengan youtube ataupun video-video pembelajaran lainnya (5) Kendala pembelajaran matematika secara online pada alat komunikasi dan fasilitas pembelajaran dinilai telah mampu untuk diminimalisir

    KEBIASAAN BELAJAR MATEMATIKA SISWA DAN PEMBELAJARAN MATEMATIKA BERBASIS MASALAH

    Get PDF
    Pembelajaran matematika berbasis masalah merupakan salah satu pembelajaran matematika yang dianggap inovatif, bahkan disebut-sebut sebagai pembelajaran matematika yang dapat mencapai atau meningkatkan kemampuan berpikir matematis tingkat tinggi siswa. Beberapa hasil penelitian telah mengemukakan bahwa pencapaian atau peningkatan kemampuan berpikir matematis tingkat tinggi siswa melalui pembelajaran matematika berbasis masalah lebih baik dari pada pencapaian atau peningkatan kemampuan berpikir matematis tingkat tinggi siswa melalui pembelajaran konvensional. Akan tetapi, pencapaian atau peningkatannya itu belum dianggap memuaskan atau belum sesuai dengan harapan. Ini berarti menunjukkan adanya masalah atau hal lain yang harus diperhatikan ketika guru akan menerapkan pembelajaran matematika berbasis masalah. Paper ini akan mengulas kebiasaan belajar matematika siswa yang diduga kuat memberikan kontribusi terhadap kelancaran proses pembelajaran matematika berbasis masalah dalam mencapai atau meningkatkan hasil belajar matematika siswa yang sesuai dengan harapan. Kata kunci: Kebiasaan belajar matematika dan pembelajaran matematika berbasis masalah

    Pengaruh Penggunaan Multimedia Interaktif dalam Pembelajaran Matematika untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa SD

    Full text link
    Mata pelajaran matematika merupakan mata pelajaran yang perlu diberikan kepada peserta didik mulai dari sekolah dasar (SD), dengan tujuan untuk membekali peserta didik dengan kemampuan berfikir logis, analitis, sintetis, kritis dan kreatif, serta kemampuan bekerjasama. Beberapa hal yang diperoleh di lapangan berkaitan dengan pembelajaran matematika adalah anggapan siswa bahwa pembelajaran matematika itu membosankan, susah, dan sulit dipahami. Selain itu, dalam pembelajaran matematika kurangnya motivasi siswa dalam belajar. Hal ini akan berdampak pada kurangnya antusiasme sehingga siswa sulit memahami pelajaran. Oleh karena itu, perlu adanya sebuah inovasi dalam pembelajaran matematika. Media pembelajaran khususnya komputer sebagai salah satu sarana untuk menunjang proses pembelajaran dan meningkatkan hasil belajar dapat menjadi sebuah solusi allternatif dalam pembelajaran matematika di SD. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran matematika menggunakan multimedia interaktif berpengaruh secara signifikan terhadap peningkatan hasil belajar siswa. Selain itu, siswa juga mempunyai sikap yang positif terhadap pembelajaran matematika menggunakan multimedia interaktif. Pada pembelajaran menggunakan multimedia interaktif siswa merasa senang belajar matematika, dan termotivasi untuk belajar matematika. Oleh karena itu, penggunaan multimedia interaktif dapat dijadikan sebagai solusi alternatif dalam pembelajaran matematika di SD

    PENGARUH SELF ESTEEM TERHADAP STRES AKADEMIK SISWA DALAM PEMBELAJARAN MATEMATIKA DI SMP NEGERI 2 PLERED KABUPATEN CIREBON

    Get PDF
    MELITA (2013): “Pengaruh Self Esteem terhadap Stres Akademik Siswa dalam Pembelajaran Matematika di SMP Negeri 2 Plered Kabupaten Cirebon.” Sebagian besar siswa dalam menjalani kegiatan pembelajaran matematika di sekolah, seringkali merasakan stres. Stres yang dialami siswa cenderung disebabkan oleh perasaan tidak mampu yang dimiliki siswa itu sendiri dalam menghadapi berbagai situasi, kejadian dan tantangan yang ada selama kegiatan pembelajaran matematika berlangsung. Adanya self esteem yang tinggi dalam diri siswa dapat menghilangkan atau mengurangi stres yang dirasakan siswa akibat berbagai tekanan yang dialami siswa berkaitan dengan pembelajaran matematika di sekolah. Penelitian ini bertujuan antara lain untuk mengetahui seberapa besar self esteem siswa dalam pembelajaran matematika, seberapa besar stres akademik yang dirasakan siswa dalam pembelajaran matematika, serta mengetahui apakah terdapat pengaruh self esteem terhadap stres akademik siswa dalam pembelajaran matematika. Self esteem merupakan penilaian positif seseorang untuk dirinya sendiri, evaluasi global seseorang mengenai dirinya. Stres akademik dalam pembelajaran matematika respon tubuh seseorang, baik fisik maupun mental terhadap pembelajaran matematika yang dianggap mengganggu dan mengancam. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dan termasuk ke dalam jenis penelitian korelasional. Teknik analisis yang digunakan adalah analisis regresi sederhana. Populasi target dalam penelitian ini seluruh siswa SMP Negeri 2 Plered yang berjumlah 1060 siswa, sedangkan populasi terjangkaunya kelas VIII SMP Negeri 2 Plered yang jumlahnya 351 siswa. Untuk penentuan sampelnya dilakukan dengan teknik cluster random sampling. Kelas VIII H yang berjumlah 40 siswa merupakan sampel dari penelitian ini. Hasil penelitian pada uji persyaratan analisis menunjukkan bahwa data dari kedua variabel berdistribusi normal, homogen dan mempunyai hubungan linier. Hasil deskripsi data menunjukkan bahwa self esteem siswa dalam pembelajaran matematika termasuk ke dalam kategori tinggi dengan persentase skor 70,35%. Sedangkan stres akademik dalam pembelajaran matematika termasuk ke dalam kategori sedang dengan persentase skor 55,98%. Adapun persamaan regresi yang diperoleh adalah Y� = 97,92 − 1,13X. Tanda negatif (−) pada koefisien regresi menunjukkan hubungan yang negatif. Uji koefisien determinasi menghasilkan nilai 61% yang artinya self esteem dalam pembelajaran matematika berpengaruh sebesar 61% terhadap stres akademik siswa dalam pembelajaran matematika dan sebesar 39% sisanya dipengaruhi oleh faktor lain seperti self control, self efficacy dan self concept. Uji hipotesis menunjukkan nilai –thitung< −ttabel atau –7,78< −2,03, sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh self esteem terhadap stres akademik siswa dalam pembelajaran matematika secara signifikan. Kata kunci: Self Esteem, Stres Akademi

    Pembelajaran Matematika dengan Melibatkan Manajemen Otak (Suatu Alternatif Pembalajaran Interaktif)

    Get PDF
    Tulisan ini bertujuan mengembangkan pembelajaran interaktif dalam pelajaran matematika melalui manajemen otak. Pembelajaran dengan melibatkan Manajemen Otak (Brain Management) merupakan kegiatan pembelajaran yang memperhatikan keaktifan otak kiri dan otak kanan. Agar pembelajaran matematika dapat melibatkan manajemen otak, maka dalam pembelajaran matematika dapat dilakukan antara melalui: menggunakan warna, alat peraga, imajinasi, pendekatan Pembelajaran Matematika Realistik, Komputer, dan Mind Map. Kata Kunci : Pembelajaran Matematika, Manajemen Otak, Interakti

    Pengaruh Pembelajaran Matematika Realistik dan Pembelajaran Matematika Realistik dengan Metode Kooperatif Tipe Teams Games Tournaments (TGT) terhadap Motivasi, Sikap, dan Kemampuan Pemecahan Masalah pada Materi Pokok Geometri Kelas VII Siswa SMP Budi Mulia Dua Yogyakarta

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan: 1) keefektifan pendekatan pembelajaran matematika realistik dan pembelajaran matematika realistik dengan metode kooperatif tipe TGT ditinjau dari motivasi, sikap, dan kemampuan pemecahan masalah; 2) apakah terdapat perbedaan pengaruh antara pembelajaran matematika realistik dan pembelajaran matematika reliastik dengan metode kooperatif tipe TGT ditinjau dari motivasi, sikap, dan kemampuan pemecahan masalah; dan 3) apakah pengaruh pembelajaran matematika realistik dengan metode kooperatif tipe TGT lebih baik dari pada pembelajaran matematika realistik terhadap motivasi, sikap, dan kemampuan pemecahan masalah pada materi pokok Geometri pada siswa kelas VII SMP Budi Mulia Yogyakarta. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu dengan rancangan pretest-postest non–equivalent group design. Populasi penelitian ini meliputi seluruh siswa kelas VII SMP Budi Mulia Dua Yogyakarta yang terdiri dari tiga kelas. Kemudian diambil dua kelas secara acak untuk ditentukan sebagai sampel. Kelas yang diperoleh adalah kelas VII Halmahera dan kelas VII Sumbawa. Kelas VII Halmahera diberi perlakuan berupa pembelajaran matematikaa realistik sedangkan VII Sumbawa diberi perlakuan berupa pembelajaran matematika realistik dengan metode kooperatif tipe TGT. Instrumen yang digunakan untuk mengumpulkan data adalah angket motivasi belajar, angket sikap, dan tes kemampuan pemecahan masalah matematika. Pengukuran validasi instrumen menggunakan validasi isi dan validasi konstruk, sedangkan pengukuran reliabilitas instrumen menggunakan rumus Alpha Cronbach. Untuk mengetahui keefektifan pembelajaran matematika realistik dan pembelajaran matematika realistik dengan metode kooperatif tipe TGT pada masing-masing variabel, data dianalisis secara univariat dengan statistik uji t-test one sample pada taraf signifikansi 5%. Kemudian untuk membandingkan pengaruh dari keduanya maka data dianalisis secara multivariat dengan statistik uji two group manova pada taraf signifikansi 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) pembelajaran matematika realistik dan pembelajaran metematika realistik dengan metode kooperatif tipe TGT efektif ditinjau dari motivasi, sikap dan kemampuan pemecahan masalah matematika; 2) pembelajaran matematika realistik dan pembelajaran metematika realistik dengan metode belajar kooperatif tipe TGT memiliki pengaruh yang sama terhadap motivasi, sikap dan kemampuan pemecahan masalah matematika; dan 3) pembelajaran matematika realistik dengan metode kooperatif tipe TGT tidak lebih baik dari pada pembelajaran matematika realistik ditinjau dari motivasi, sikap, dan kemampuan pemecahan masalah pada materi pokok Geometri pada siswa kelas VII SMP Budi Mulia Yogyakarta

    Upaya Meningkatkan Prestasi Belajar Siswa Melalui Pembelajaran Matematika Realistik (PMR) Pada Kelas IX.E Semester Gasal MTSN Seyegan Tahun Pembelajaran 2011-2012

    Get PDF
    ions yang pernah dikembangkan di Negeri Belanda, yang kini sedang dikembangkan di Indonesia, yang dikenal dengan PMR (Pembelajaran Matematika Realistik). Hal yang sangat menarik dari Pembelajaran Matematika Realistik (PMR) adalah teknik tersebut memiliki karakteristik yang meliputi: (a) pembelajaran kontekstual, (b) Menggunakan model, (c) menggunakan kontribusi siswa, (d) terjadinya komunikasi interaktif, (e) terintegrasi (mengarah pada tujuan yang diharapkan). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sejauh mana efektifitas tindakan peningkatan prestasi belajar melalui pembelajaran matematika realistik dalam pembelajaran matematika siswa kelas IX.E pada semester gasal MTs Negeri Seyegan tahun pembelajaran 2011-2012. Penelitian ini menggunakan model deskriptif sebagai metode pokok. Dari penelitian ini diketahui bahwa metode tersebut terbukti efektif sebagai upaya meningkatkan prestasi belajar dalam pembelajaran matematika siswa kelas IX.E pada semester gasal MTsN Seyegan tahun pembelajaran 2011-2012. Dari hasil penelitian ini maka diharapkan: (a) guru matematika dapat memanfaatkan hasil penelitian ini (b) guru mau melakukan penelitian sederhana pada objek yang berbeda (c) siswa dapat mengikuti pembelajaran matematika dengan nyaman (d) siswa dapat memanfaatkan waktu sebaik- baiknya untuk saling bertukar pengalaman dalam pembelajaran matematika dalam kehidupan sehari-hari Kata kunci : 1.Pendidikan 2. matematika realisti
    corecore