138 research outputs found

    NUMBER SENSE GAMES UNTUK MENINGKATKAN LITERASI NUMERIK PADA SISWA TK RA AL JIHAD KOTA MALANG

    Get PDF
    Literasi numerik merupakan kemampuan seseorang dalam menggunakan penalaran yang berfokus pada kemampuan siswa pada bidang matematis dalam berbagai konteks kehidupan Sebagai upaya meningkatkan literasi numerik pada anak, dibutuhkan intervensi yang berkaitan dengan keterampilan numerik, intervensi yang diberikan merupakan intervensi yang berbasis permainan. Permainan dapat memberikan lingkungan yang memotivasi bagi anak-anak, mengingat kombinasi antara belajar dan bermain, terutama pada anak-anak yang mungkin berisiko mengalami kesulitan matematika, oleh karena itu maka rancangan intervensi yang akan diberikan ialah Number Sense Games. Number Sense Games merupakan kegiatan pembelajaran yang berbasis permainan yang terdiri dari 8 permainan yang berkaitan dengan topik operasi bilangan, pola, bentuk geometri, konsep pengukuran, konsep bilangan, perbandingan. Proses pelaksanaan penelitian ini dilakukan dengan menyusun instrument Pre-test dan Post-test serta rancangan modul permainan, dan selanjutnya menyusun permainan sesuai dengan tiap topik pada literasi numerik. Hasil penelitian ini duji menggunakan Independent Sample T-test menunjukkan  P (0,017) < 0,05 sehingga dapat dinyatakan bahwa hasil uji hipotesis signifikan, terdapat perbedaan mean pada pre test dan pos test siswa TK RA Al Jihad disebabkan efektivitas permainan literasi numerik. Dapat disimpulkan bahwa bahwa number sense game efektif untuk meningkatkan literasi numerik pada siswa TK dan pembelajaran menggunakan metode permainan merupakan salah satu cara yang menarik dan menyenangkan yang dapat dilakukan oleh anak

    Analisis dan Rekonstruksi Lembar Kerja Praktikum Terintegrasi Literasi Numerik pada Materi Ekologi

    Get PDF
    Pembelajaran Biologi di Sekolah tidak lepas dari kegiatan praktikum baik di dalam maupun di luar Laboratorium. Kegiatan praktikum tentunya harus selaras dengan tuntutan kurikulum, sehingga lembar kerja praktikum perlu dianalisis dan dikaji lebih lanjut. Analisis lembar kerja praktikum dilakukan melalui metode deskriptif kualitatif menggunakan dua instrumen penilaian. Instrumen penilaian mengacu pada konstruksi pengetahuan diagram vee dan relevansi struktur lembar kerja praktikum terhadap kurikulum. Sebanyak 15 lembar kerja praktikum pada materi ekologi di kelas X dianalisis yang nantinya menjadi acuan dalam rekonstruksi ulang lembar kerja praktikum. Rekonstruksi lembar kerja praktikum juga diintegrasikan dengan keterampilan literasi numerik. Hasil analisis menunjukkan bahwa hanya terdapat empat lembar kerja praktikum yang mencapai skor > 61 dengan kategori layak. Rekonstruksi akhir menghasilkan lembar kerja praktikum pada materi ekologi yang mampu melatihkan keterampilan literasi numerik siswa serta sesuai dengan kurikulum dan konstruksi pengetahuan diagram vee

    MENUMBUHKEMBANGKAN JIWA SOSIAL ENTERPRENEUR MURID MELALUI INOVASI PROGRAM PANJIWIRA BERAKSI

    Get PDF
    This research reveals the innovation of the "PANJIWIRA BERAKSI" program which aims to develop a social entrepreneurial spirit in students through a series of activities focused on entrepreneurship, numerical literacy, collaboration and relationships. The research method used is a descriptive qualitative method with a focus on explaining the innovative program at SD Negeri Semarangan 1 and its impact. The research subjects consisted of 53 students in grades 4 and 5, and data was collected through documentation, observation and interviews. The "PANJIWIRA IN ACTION" program consists of three main activities: Motivational Training, Buddy Guard BUMS, and Market Day. This activity can develop a social entrepreneurial spirit, learn to collaborate with school residents and build relationships with the community. The BAGJA approach (Create Main Questions, Take Lessons, Explore Dreams, Describe Plans, and Organize Execution) is used in implementing this program, showing that educators can plan and implement changes in a structured manner. The research results show that the "PANJIWIRA BERAKSI" program has been successful in forming an entrepreneurial spirit in students. Motivational Training encourages changes in students' mindset towards entrepreneurship, while Buddy Jaga BUMS and Market Day provide real experience in entrepreneurship and collaboration. This program makes a positive contribution in preparing students to face the challenges of the 21st century with the necessary skills, while demonstrating a systematic approach in facing changes in the world of education

    MEMBANGUN LITERASI NUMERIK DAN SAINS PAUD UNTUK MENERAPKAN PEMBELAJARAN YANG MENYENANGKAN

    Get PDF
    Pendidikan untuk anak usia dini tidak hanya menjadi tanggung jawab orang tua, melainkan juga guru PAUD sebagai orangtua siswa di sekolah. Literasi yang penting untuk dikuasai oleh anak usia dini adalah literasi numerasi. Literasi numerasi dapat membuat anak memiliki kepekaan terhadap numerasi itu sendiri. Literasi sains untuk dapat pembentukan pola pikir, perilaku, dan membangun karakter manusia. Adapun tujuan pengabdian diantaranya guru-guru PAUD dapat memahami gerakan literasi nasional (GLN), dapat memahami literasi numerasi dan literasi sains, dan dapat menerapkan gerakan literasi numerasi dan sians pada pembelajaran anak usia dini di sekolah. Metode pelaksanaan pengabdian ini terdapat beberapa tahapan yaitu persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Pelaksanakan kegiatan pengabdian ini, dapat dihasilkan bahwa guru-guru PAUD lebih memahami gerakan literasi nasional (GLN), guru-guru PAUD lebih memahami mengenai literasi numerasi dan sains, dan guru-guru PAUD tertarik untuk menerapkan gerakan literasi numerasi dan sians pada pembelajaran anak usia dini di sekolah

    PENDAMPINGAN MENGAJAR LITERASI NUMERASI BAGI GURU SLB

    Get PDF
    Kesempatan memperoleh pengetahuan literasi harus merata kesemua lini tak terkecuali untuk sekolah Luar Biasa (SLB). Tujuan program pengabdian kepada masyarakat ini adalah memberikan pengetahuan literasi numerik dan mendampingi guru-guru SLB BC Bina Kasih dalam  mengajar literasi numerasi kepada siswa. pengabdian ini telah dilaksanakan dengan dua tahap, pertama tahap pengenalan literasi numerasi, pada tahap ini disampaikan dengan tatap muka tranfer pengetahuan dan penguatan pemahaman konsep numerasi. Tahap kedua pendampingan dalam mengajar literasi numerasi, pada tahap ini guru didampingi dalam mengajar literasi numerasi kepada  siswa SLB. Hasil yang diperoleh pada pengabdian ini, guru SLB BC Bina Kasih menujukkan antusias yang besar dan menunjukkan bertambahnya pemahaman dalam literasi numerasi, serta mendapat pengetahuan baru dalam mengajarkan literasi numerasi untuk siswanya

    MENINGKATKAN LITERASI DAN NUMERASI BERBASIS BIMBEL KEPADA SISWA SD NEGERI NO. 102058 DOLOK MASIHUL

    Get PDF
    The purpose of this Community Service (PkM) program is to learn about the process of making child-friendly school-based reflective module products that can improve numeracy literacy skills and self-confidence in elementary school students in Dolok Masihul District in grades IV, V, and VI. This activity is carried out by the Serdang Bedagai II team and is carried out every Monday to Wednesday. The PkM activity was held from February 2 – 26, 2022 at SDN 102058 Dolok Masihul. The target of this PkM program is students in grades IV, V and VI of SDN 102058 Dolok Masihul. The form of activities in the implementation of this service includes free tutoring activities for English, Mathematics, Indonesian and PkN subjects which are carried out at SDN 102058 Dolok Masihul. The impact of the implementation of this PkM activity is 1) Produce reflective modules based on child-friendly schools that are ideal for strengthening numeracy literacy abilities and self-confidence of Dolok Masihul District grade IV, V, and VI primary school pupils, 2) Knowing the impact of child-friendly school-based reflective modules on numeracy literacy abilities and self-confidence in Dolok Masihul District grade IV, V, and VI primary school pupils. Keywords: Literacy, numeracy, tutoring, improvemen

    PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN BERBANTUAN APLIKASI KODULAR UNTUK MENGIDENTIFIKASI RESPON SISWA

    Get PDF
    Learning in post-pandemic schools is experiencing a transition where students are used to operating gadgets for learning while teachers are inexperienced in developing application-based media. In addition, students are also not used to solving AKM types of questions. Therefore, this study aims to describe the development of learning media using codular applications to identify student responses in solving AKM questions contained in the media. This study uses a 4D development model with a limited stage of disseminating development results. The test subjects of this study were junior high school students where the test data obtained was analyzed qualitatively from the response results after operating the media. The results of the research show that at the defining analysis stage it is done by distributing online questionnaires to teachers. The results of the questionnaire show that schools need learning media so that mathematics learning is integrated with technology. The learning media should be practical to learn and access anywhere and anytime. This resulted in the selection of learning media to be application-based and accessible through student gadgets. Next, at the design stage. Next, look for references about using Kodular applications and designing media. The results of the validation show that the media is feasible to be tested on students. Media trials as a development stage show a variety of responses. The results of identifying student responses based on questionnaires show that students like application-based learning media because they are easy to operate and practical to use for learning on various occasions. Students also stated that all navigation buttons function properly and the layout is consistent. The dissemination stage was carried out by training teachers in making application-based learning media and the result was that 2 teachers produced media

    Materi pendukung literasi numerasi

    Get PDF
    Buku ini berisi materi-materi yang diharapkan dapat menunjang kegiatan literasi numerik sebagai kecakapan hidup yang dilaksanakan di sekolah, di keluarga, dan di masyarakat

    Kemampuan Literasi Numerasi Ditinjau dari Jenis Kelamin Tipe Adversity Quotient

    Get PDF
    Kemampuan literasi numerasi adalah suatu kemampuan untuk menggunakan berbagai angka dan simbol yang berkaitan dengan matematika dasar bertujuan untuk memecahkan masalah dalam kehidupan sehari-hari sehingga mereka dapat menganalisis informasi yang mereka terima dalam bentuk grafik dan tabel untuk membuat dan menentukan keputusan dari analisis tersebut. Adversity quotient merupakan kerangka konseptual baru untuk memahami dan meningkatkan semua aspek kesuksesan, mengidentifikasi kesulitan, dan untuk meningkatkan respon ketika muncul kesulitan. Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan kemampuan literasi numerasi siswa laki-laki dan perempuan kelas V berdasarkan tipe adversity quotient climber. Adapun indikator yang akan dicapai antara lain: kemampuan menggunakan simbol dalam materi grafik, tabel dan diagram, kemampuan menganalisis informasi dari grafik, tabel, dan diagram, dan kemampuan menyimpulkan hasil penyelesaian masalah. Penelitian ini menggunakan metode deskripsi kualitatif dengan analisis data yang dilakukan meliputi uji validitas dan hasil wawancara dengan menggunakan formulai Aiken’s dan model Miles dan Model Huberman. Subyek penelitian adalah 9 Siswa kelas V tipe climber yang terbagi atas 3 subjek laki-laki tipe climber dan 6 subjek perempuan tipe climber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) Siswa laki-laki dengan tipe climber mempunyai kemampuan literasi numerasi yang baik, terlihat tercapainya ketiga indikator penilaian serta mereka sudah mampu memberikan penjelasan alasan dengan mengembangkan kalimatnya sendiri 2) Siswa perempuan dengan tipe climber mempunyai kemampuan literasi baca-tulis yang baik, Hal ini dikarenakan tipe climber ini merupakan tipe dimana subjek tidak pernah menyerah dan merasa puas begitu saja ketika dihadapkan dengan permasalahan yang harus diselesaikannya
    • …
    corecore