156,944 research outputs found

    Kelangsungan Hidup dan Perkembangan Larva Udang Galah (Macrobrachium Rosenbergii) Asahan pada Salinitas Berbeda

    Get PDF
    Kelangsungan hidup dan perkembangan larva udang galah asahan dipengaruhi oleh faktor internal dan eksternal, salah satu faktor eksternal yakni salinitas yang merupakan faktor pembatas bagi kelangsungan hidup dan perkembangan larva udang. Larva udang galah asahan memiliki kemampuan toleransi salinitas dengan kisaran 8-15 ppt. Kemampuan toleransi pada larva udang galah dapatdisempurnakan dengan menentukan pola adaptasi dengan Perubahan salinitas yang tepat. Setelah ditentukan salinitas yang tepat maka diharapkan kelangsungan hidup dan perkembangan larva udang galah asahan akan optimum. Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari dan menganalisis kelangsungan hidup dan perkembangan larva udang galah asahan pada salinitas berbeda (11 ppt, 13 ppt, dan 15 ppt). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemeliharaan larva udang galah asahan pada salinitas berbeda tidak memberikan pengaruh nyata terhadap kelangsungan hidup dan perkembangan larva udang galah asahan

    PENAMBAHAN PROBIOTIK KOMERSIAL PADA PAKAN TERHADAP PERTUMBUHAN DAN KELANGSUNGAN HIDUP LARVA IKAN PERES (OSTEOCHILUS SP .)

    Get PDF
    ABSTRAKPenelitian tentang penambahan probiotik komersial pada pakan terhadap pertumbuhan dan kelangsungan hidup larva ikan peres (Osteochilus sp.) telah dilakukan di Balai Benih Ikan (BBI) Lukup Badak, Kec. Pegasing, Kabupaten Aceh Tengah pada bulan 16 November sampai 02 Desember 2014. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian probiotik komersial terhadap pertumbuhan dan kelangsungan hidup larva ikan dan mengetahui dosis probiotik yang optimum dalam pakan untuk memacu laju pertumbuhan dan kelangsungan hidup larva ikan peres (Osteochilus sp.). Analisis statistik menggunakan metode Rancangan Acak Lengkap dengan 5 taraf perlakuan dan 3 ulangan. Perlakuan yang dilakukan meliputi perlakuan dosis probiotik; A (0 ml/kg ), B (2,5 ml/kg ), C (5 ml/kg), D (7,5 ml/kg ) dan E (10 ml/kg ) dalam pakan. Hasil analisis sidik ragam (ANOVA) menunjukkan bahwa penambahan probiotik komersial dalam pakan berpengaruh nyata terhadap pertumbuhan dan kelangsungan hidup larva ikan peres (Osteochilus sp.). Dosis perl akuan B (2,5 ml/kg) merupakan dosis yang terbaikuntuk pertumbuhan dan kelangsungan hidup larva ikan peres (Osteochilus sp.).Kata Kunci: Ikan peres, probiotik komersial, pertumbuhan, Osteochilus sp

    Strategi Kelangsungan Hidup Janda Cerai Gugat di Kota Makassar

    Full text link
    Strategi kelangsungan hidup janda cerai gugat menjadi latar belakang penelitian ini. Penelitian ini bertujuanuntuk mendeskripsikan proses terjadinya perceraian, mengidentifikasi dan menganalisis peran faktor strukturdan internal aktor dalam melakukan pengasuhan anak, mempertahankan kelangsungan kehidupan ekonomi dankehidupan sosial. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif jenis studi kasus denganmenggunakan instrumen wawancara mendalam, observasi tidak turut serta, dan kajian dokumen dalammelakukan pengumpulan data. Informan penelitian ini adalah janda cerai gugat yang dinilai telah berdaya(mampu) mempertahankan kelangsungan hidup mereka berdasarkan indikator keberdayaan yang telahditetapkan dalam penelitian ini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perceraian merupakan konstruksi sosialyang kemudian memicu terjadinya dorongan perceraian dari dalam diri aktor. Pada praperceraian, ada elemenmodal sosial dan sekuritas sosial yang mendukung terjadinya perceraian. Kemudian, pasca perceraian, informanmengalami tekanan sosial berupa stigma dan tekanan multi beban dalam menjalani kehidupan mereka. Faktorinternal, khususnya motivasi hidup yang kuat mengontrol perasaan informan untuk meningkatkan frekuensikegiatan, interaksi, tindakan dan resosialialisasi secara sosial untuk mengelolah kembali modal sosial dansekuritas sosial guna mendukung kelangsungan hidup mereka. Dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwafaktor internal aktor mendorong lahirnya kesadaran untuk melakukan refungsi faktor struktur untukmendukung kelangsungan hidup informan

    PERIODE PENYINARAN (FOTOPERIODE) YANG BERBEDA TERHADAP PERTUMBUHAN DAN KELANGSUNGAN HIDUP IKAN PEDIH (TOR SP.)

    Get PDF
    ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh fotoperiode terhadap pertumbuhan dan kelangsungan hidup ikan pedih. Penelitian bertempat di Unit Pelaksanaan Teknis Balai Benih Ikan Lukup Badak Kecamatan Pegasing Kabupaten Aceh Tengah pada bulan Agustus sampai September 2016. Metode penelitian yang digunakan adalah metode eksperimental dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL), terdiri dari lima perlakuan dan ulangan yang berbeda. Perlakuan yang dilakukan meliputi A (kontrol), perlakuan B (18T:6G), perlakuan C (12T:12G), perlakuan D (6T:18G) dan perlakuan E (0T:24G) dengan menggunakan lampu Light Emitting Diode (LED). Parameter pertumbuhan yang diamati adalah panjang mutlak, berat mutlak, laju pertumbuhan spesifik, koefisien keragaman panjang, kelangsungan hidup, dan fisika-kimia air. Hasil uji ANOVA menunjukkan bahwa fotoperiode berpengaruh nyata terhadap pertumbuhan berat, pertumbuhan panjang, pertumbuhan spesifik, koefisien keragaman dan kelangsungan hidup ikan pedih. Hasil penelitian menunjukkan bahwa semakin lama periode gelap maka pertumbuhan semakin tinggi. Hasil uji lanjut Duncan menunjukkan bahwa perlakuan E (0T:24G) merupakan perlakuan terbaik untuk pertumbuhan ikan pedih (Tor sp.) dan perlakuan D (6T:18G) merupakan perlakuan terbaik untuk kelangsungan hidup dengan nilai rata-rata kelangsungan hidup sebesar 97.77 %.Kata kunci : Fotoperiode, Ikan pedih (Tor sp.), Kelangsungan hidup, Pertumbuhan.

    TOKSISITAS LIMBAH CAIR NATA DE COCO TERHADAP KELANGSUNGAN HIDUP DAN STRUKTUR HISTOLOGIK HEPATOPANKREAS IKAN NILA (Oreochromis niloticus)

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh limbah cair nata de coco terhadap kelangsungan hidup dan struktur histologik hepatopankreas pada ikan nila. Jenis penelitian eksperimen dengan 1 faktor. Ikan nila yang digunakan sebagai uji toksisitas sebanyak 180 ekor dengan berat 15-20 gr dan panjang 5-7 cm. Aklimatisasi dilakukan sebelum uji pendahuluan yaitu selama 9 hari. Ambang batas atas (LC100-24 jam) sebesar 1 % dan ambang batas bawah (LC0-48 jam) sebesar 10% kemudian digunakan sebagai penentuan kadar pada uji toksisitas. Berdasarkan Skala Duodoroff diperoleh kadar limbah untuk uji toksisitas adalah 0%; 1,58%; 2,52%; 4,01%; 6,39% dan 7,95%. Limbah cair nata de coco mempengaruhi kelangsungan hidup ikan nila dimana semakin tinggi kadar limbah cair nata de coco semakin rendah tingkat kelangsungan hidup ikan nila. Analisis One Way Anova menunjukkan hasil (p < 0,05) yang artinya limbah cair nata de coco dapat menurunkan tingkat kelangsungan hidup ikan nila. Hasil uji toksisitas menunjukkan adanya kerusakan pada hepatopankreas ikan nila. Kerusakan pada hepar berupa piknosis, karioreksis dan lisis. Kerusakan pada pankreas berupa bentuk yang tidak utuh, terdapat ruang kosong dan sel asinus yang tidak beraturan

    Pertumbuhan dan Kelangsungan Hidup Gelondongan Ikan Kancra (Labeobarbus Douronensis) pada Padat Tebar yang Berbeda

    Full text link
    Penelitian pertumbuhan dan kelangsungan hidup gelondongan ikan kancra bodas (Labeobarbus douronensis) pada padat tebar yang berbeda bertujuan untuk mengetahui tingkat kepadatan yang optimal. Penelitian dilakukan dengan menggunakan wadah transparan volume 150 l. Hewan uji berasal dari benih alam dengan ukuran rata rata 5.2 cm (TL) dan 1.57 g/ind (BW). Sebagai perlakuan, empat tingkat kepadatan dengan 3 kali ulangan masing masing 10 (A), 20 (B), 30 (C) dan 40 (D) ind/tangki. Masing-masing perlakuan diberikan pakan alami (Moina sp, Daphnia sp, larva nyamuk, cyclop dan cacing) dan pakan buatan (pelet) setiap hari secara adlibitum. Untuk mengetahui pola pertumbuhan (panjang dan berat) dan kelangsungan hidup, dilakukan pengamatan setiap 2 minggu sekali. Pada akhir penelitian didapatkan pola pertumbuhan sebesar 11.47 ± 0.68 cm (TL) dan 15.17 g/ind (BW) (A), 10.33 ± 0.58 cm (TL) dan 11.68 g/ind (BW) (B), 9.54 ± 0.87 cm (TL) dan 7.86 g/ind (BW) (C), 8.67 ± 1.05 cm (TL) dan 6.17 g/ind (BW) (D). Sedangkan kelangsungan hidup masing-masing sebesar 80% (A), 70% (B), 33.3 % (C) dan 65.5 % (D). Hasil uji statistik menunjukkan bahwa tingkat kepadatan yang berbeda berpengaruh terhadap pola pertumbuhan dan kelangsungan hidup (

    PENAMBAHAN KALSIUM DENGAN DOSIS YANG BERBEDA PADA PAKAN TERHADAP PERTUMBUHAN DAN KELANGSUNGAN HIDUP UDANG GALAH (MACROBRACHIURN-ROSENBERGII) STADIA TOKOLAN

    Get PDF
    ABSTRAKPada udang galah terdapat bahan organik yang paling penting untuk proses moulting yaitu kalsium. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa pertumbuhan dan kelangsungan hidup tokolan udang galah (Macrobrachiurn rosenbergii) dengan penambahan kalsium dengan dosis yang berbeda. Penelitian ini dilaksanakan di Balai Perikanan Budidaya Air Payau (BPBAP) Ujung Batee, Aceh Besar dari bulan Juni sampai dengan Juli 2017 dengan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) faktorial yang terdiri dari 5 taraf perlakuan dengan 3 ulangan yaitu A (kontrol), B (2%), C (4%), D(6%), dan E (8%). Biota uji yang digunakan adalah tokolan udang galah dengan padat tebar 8 ekor/m2 yang dipelihara dalam wadah berwarna hitam volume 124 liter selama 35 hari. Parameter yang diukur yaitu pertumbuhan, tingkat kelangsungan hidup serta tingkat konsumsi pakan. Hasil penelitian menunjukan bahwa penambahan kalsium pada pakan berpengaruh nyata (P?0,05) terhadap pertumbuhan dan kelangsungan hidup udang galah. Hasil Uji lanjut DUNCAN menunjukkan penambahan kalsium berbeda nyata terhadap pertambahan panjang, kelangsungan hidup, Feed Convertion Ratio (FCR) dan efesiensi pakan namun tidak berbeda nyata antar dosis yang diberikan sedangkan tidak berbeda nyata terhadap parameter berat mutlak, pertumbuhan spesifik dan pertumbuhan harian Kata kunci : Udang galah (Macrobrachiurn rosenbergii), kalsium, pakan

    Pengaruh Perbedaan Konsentrasi Deterjen Bubuk Terhadap Frekuensi Bukaan Operkulum Dan Kelangsungan Hidup Ikan Mas (Cyprinus Carpio)

    Get PDF
    Peningkatan jumlah penduduk mengakibatkan permasalahan lingkungan yang salah satunya berdampak terhadap meningkatnya deterjen setiap hari. Deterjen memiliki dampak terhadap kesehatan lingkungan karena selain menimbulkan busa di permukaan air juga menghambat difusi udara bebas ke dalam kolom air dan akan berdmapak pada organisme yang hidup di kolom air. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh deterjen terhadap frekuensi bukaan operkulum dan kelangsungan hidup ikan mas (Cyprinus carpio). Penelitian diakukan pada bulan Februari-Maret 2018 di laboratorium Seafarming Fakultas Perikanan dan Ilmu Kekautan Unpatti. Penelitian bersifat observasi dan menggunakan Rancangan Acak Lengkap dengan tiga perlakukan yaitu (A) kontrol, B (deterjen 0,005 mg/l), C (deterjen 0,01 mg/l) dan D (deterjen 0,015 mg/l). Parameter yang diteliti yaitu frekuensi bukaan operkulum, mortalitas ikan dan parameter kualitas air (suhu, pH dan DO). Hasil penelitian menunjukkan bahwa perbedaan konsentrasi deterjen berdampak terhadap frekuensi bukaan operkulum dan kelangsungan hidup ikan mas. Semakin tinggi konsentrasi deterjen akan menurunkan frekuensi bukaan operkulum dan kelangsungan hidup ikan mas (C. carpio). Frekuensi bukaan operkulum terendah ditemukan pada perlakukan D (0,015 mg/l) yaitu 26 kali/menit, begitu pula dengan kelangsungan hidup yaitu 50%. Parameter kualitas air selama penelitian berada pada kisaran normal yaitu suhu (26,1-26,4°C), pH (7,42-8,68 ) dan DO (3,5-5,1 mg/l). Kata Kunci : pengaruh, surfaktan, frekuensi bukaan operculum, kelangsungan hidup, ikan ma

    Pengaruh Peran Ganda Perempuan terhadap Kelangsungan Hidup Anak pada Keluarga Berpenghasilan Rendah di Kota Makassar

    Get PDF
    Angka morbiditas dan mortalitas anak di Makassar secara umum masih tinggi, khususnya pada keluarga berpenghasilan&nbsp; rendah. Salah satu faktor penyebab yang dicurigai adalah rendahnya kelangsungan hidup anak. Penelitian ini bertujuan untuk menilai peran ganda ibu, jumlah penghasilan suami, pendidikan ibu dan tingkat pengetahuan&nbsp; ibu tentang&nbsp; upaya kesehatan akan&nbsp; kelangsungan hidup anak pada keluarga berpenghasilan rendah. Metode penelitian yang digunakan adalah observasional dengan rancangan cross-sectional study. Sampel yang dteliti adalah ibu rumah tangga pada keluarga berpenghasilan rendah (dibawah UMP/UMK) yang memiliki anak Balita. Besar sampel semuanya 92 orang yang dipilih secara purposive sampling. Analisis data dilakukan dengan bantuan komputer. Pengujian hipotesis dilakukan dengan menggunakan uji T independen, uji korelasi dan Anova. Faktor determinan&nbsp; kelangsungan hidup anak dinilai berdasarkan hasil analisis regressi ganda. Pengujian statistik menggunakan tingkat kemaknaan 0,05. Dapat disimpulkan bahwa kelangsungan hidup anak pada keluarga berpenghasilan rendah di Makassar dipengaruhi oleh dua faktor yaitu pendidikan dan pengetahuan ibu tentang KIA, namun yang dominan adalah pengetahuan ibu. Hasil penelitian menjelaskan bahwa tidak ada pengaruh yang signifikan keterlibatan ibu/perempuan dalam bekerja mencari tambahan penghasilan rumah tangga sambil mengasuh anak.Disarankan instansi terkait (khususnya dinas kesehatan)&nbsp; lebih meningkatkan upaya promosi dan kualitas pelayanan kesehatan ibu dan anak pada keluarga berpenghasilan rendah
    corecore