50 research outputs found
Pengembangan Instrumen Penilaian Kemampuan Kognitif Menggunakan Kalimat Efektif pada Tunarungu Tingkat Slta
Instructional technology as the evaluation area has a role in solving the problems of education, one of them on aspects of problem analysis. Deaf problem is communication. Communication will be discussed in this study is the language in nonvocal verbal communication (written). Proficiency apparent from the ability to write, word USAge, sentence structure and vocabulary election. The method used is the method of development. The results of this research product in the form of cognitive ability assessment instrument using the effective sentence is reliable and valid through expert testing and reliability testing.Teknologi pembelajaran sebagai kawasan evaluasi memiliki peran dalam memecahkan masalah pendidikan, salah satunya pada aspek analisis masalah. Masalah tunarungu adalah komunikasi. Komunikasi yang akan dibahas pada penelitian ini adalah bahasa dalam komunikasi verbal non vokal (tertulis). Kemampuan berbahasa tampak dari kemampuan menulis, penggunaan kata, struktur kalimat, dan pemilihan kosakata. Metode yang digunakan adalah metode pengembangan. Hasil penelitian ini produk berupa instrumen penilaian kemampuan kognitif menggunakan kalimat efektif yang reliabel dan valid melalui uji ahli dan uji reliabilitas
Pengembangan Bahan Ajar Muatan Lokal Bahasa Buol Untuk Sekolah Dasar Kelas 1 Semester 1 Di Kabupaten Buol
Abstrak: Penelitian pengembangan bahan ajar muatan lokal bahasa Buol didasarkan pada kondisi bahasa Buol yang terpenetrasi dengan bahasa daerah lain serta kebutuhan daerah dalam implementasi pembelajaran muatan lokal yang sesuai dengan karateristik daerah. Tujuan pengembangan bahan ajar muatan lokal bahasa Buol adalah untuk menghasilkan bahan ajar bahasa Buol yang dapat memfasilitasi pembelajaran dalam rangka pembentukan minat belajar Bahasa Buol dan kemampuan berbahasa Buol, sehingga bahan ajar ini dikembangkan berdasarakan kegiatankegiatan kognitif. Dari hasi validasi ahli bahan ajar muatan lokal bahasa Buol dikategorikan layak dan hasil uji coba telah memenuhi kriteria yang diharapkan. Sehingga bahan ajar muatan lokal bahasa Buol sudah suseuai dengan kreiteria kelayakan untuk digunakan oleh siswa kelas 1 semeseter 1 Sekolah Dasar di Kabupaten Buol.Abstract: Research on the development of local content materials for the Buol language is based on Buol language conditions penetrated with other regional languages and regional needs in the implementation of local content learning in accordance with regional characteristics. The purpose of developing Buol language local content teaching materials is to produce Buol language teaching materials that can facilitate learning in the context of forming Buol Language learning interests and Buol language skills so that these teaching materials are developed based on cognitive activities. From the results of the validation of local content teaching experts the Buol language is categorized as feasible and the results of the trials have met the expected criteria. So that the local content material for the Buol language has been in accordance with the literacy of eligibility to be used by grade 1 students at the rate of 1 Elementary School in Buol District
Unplugged Activity and Cognitive Style on The Speaking Abilities of Early Children
The ability to speak well and purposefully must be instilled in children from an early age. This is possible through the learning process at school using interesting learning methods and media according to the child's cognitive style. Because spoken language conveyed through speaking is a tool for expressing thoughts and feelings and a means of communication between humans. This will help improve children's speaking ability. This research aims to determine the differences in speaking abilities between students using the unplugged activity method and those using the beyond center and circle times (BCCT). Determine the differences in speaking ability between students with a field-dependence cognitive style and those with a field-independence cognitive style. The researcher tests the interaction between learning methods and cognitive style regarding speaking ability. This research uses an experimental design. The subjects were PGRI Jambon Kindergarten students (TK B1) and (TK B2) who studied the theme of Animals, totaling 44 children. The cognitive style was measured using a questionnaire based on the Children Embedded Figure Test (CEFT). Data analysis of relationships and interactions between variables used the two-way ANOVA test. The research results show that differences influence speaking ability between students using unplugged activity learning and BCCT. Some differences influence the student’s speaking abilities with a field-independence cognitive style and those with a field-dependence cognitive style. There is an interaction between learning methods and cognitive style regarding speaking ability
“Mobile Seamless Learning” sebagai Model Pembelajaran Masa Depan
Proses pembelajaran yang timbul secara alamiah adalah salah satu penekanan pembelajaran yang terjadi di abad 21 ini. Perkembangan teknologi bergerak seperti smartphone mendukung pembelajaran terjadi diluar konteks, yaitu dapat terjadi kapan dan dimana saja tanpa terikat waktu dan ruang. Hal ini berpeluang menciptakan pembelajaran yang timbul secara alamiah. Pebelajar dapat diakomodasi untuk dapat belajar kapan saja dan dimana saja sesuai dengan keinginan atau learning mood pebelajar. Oleh sebab itu dibutuhkan konsep dan rancangan yang tepat dalam menyediakan lingkungan belajar yang efektif. Mobile Seamless Learning adalah model pembelajaran yang memuat konsep kontinuitas dan kesinambungan dalam proses pembelajaran yang terjadi tanpa batas waktu dan ruang. Pada tulisan ini menggambarkan konsep umum dalam mengembangkan pembelajaran berbasis Mobile Seamless Learning
Pengembangan Multimedia Tutorial untuk Mendukung Generative Learning By Self Explaining
Students needed a media that can visualize an abstract material and draw their attention in order for them to be active in taking Biology class. The purpose of this development is to produce a tutorial multimedia product in the form of learning media application with a Learning by Self-Explaining generative learning theory that can be used at SMAN 1 Kedungadem Bojonegoro Regency learning process. The product generated is a valid tutorial multimedia application (.exe.) that contains material such as texts, figures, audio, animations and videos. This research and development model is adapted from multimedia development research model by Lee and Owens. The result of this research showed that from the media experts, the material experts, and the students involved in the research, stated that this multimedia tutorial type brings positive impacts on the students. Therefore, it can be concluded that this tutorial media product on human respiratory system is eligible to be used in the teaching and learning process.AbstrakPebelajar membutuhkan media yang dapat memvisualkan materi yang bersifat abstrak dan menarik perhatian mereka sehingga dapat aktif dalam mengikuti pelajaran Biologi. Tujuan dari pengembangan ini adalah untuk menghasilkan produk multimedia yang berjenis tutorial berupa aplikasi media pembelajaran dengan teori belajar generative Learning by Self-Explaining yang dapat digunakan dalam proses pembelajaran di SMAN 1 Kedungadem Kabupaten Bojonegoro. Produk yang dihasilkan yaitu berupa multimedia yang berjenis tutorial berupa aplikasi (.exe.) yang valid didalamnya terdapat materi berupa teks, gambar, audio, animasi dan video. Model penelitian dan pengembangan ini diadaptasi dari model penelitian pengembangan multimedia menurut Lee dan Owens. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada ahli pada media, ahli pada materi dan murid diperoleh hasil bahwa multimedia yang berjenis tutorial ditanggapi secara positif. Jadi dapat disimpulkan bahwa produk multimedia yang berjenis tutorial sistem pernapasan manusia ini termasuk dalam kriteria layak digunakan dalam kegiatan pembelajaran
Pengembangan Mobile Learning Mata Pelajaran Biologi Berbasis Science, Technology, And Society (STS) untuk Kelas X SMAN 1 Kampak Trenggalek
Pengembangan mobile learning mata pelajaran biologi berbasis Science, Technology and Society (STS) menawarkan solusi akibat keterbatasan waktu tanpa menghilangkan keterampilan proses sains dalam pembelajaran. Tujuan pengembangan adalah menghasilkan produk mobile learning yang valid dan efektif untuk digunakan dalam pembelajaran. Metode pengembangan ini menggunakan model ASSURE, tahapannya meliputi analyze learner; state objectives; select methods, media and materials, utilize media and materials; require learner participation; evaluate and revise. Instrumen penelitian menggunakan angket tanggapan dari ahli materi, ahli media, uji perorangan, uji kelompok kecil, uji lapangan, dan rubrik penilaian. Berdasarkan analisis data hasil penelitian mobile learning mata pelajaran biologi berbasis STS dinyatakan valid dan efektif untuk digunakan dalam pembelajaran serta domain-domain STS telah tercapai
Pengembangan Media Pembelajaran Interaktif Materi Sistem Pernapasan pada Manusia untuk Sekolah Dasar
Penelitian dan pengembangan ini bertujuan untuk menghasilkan produk berupa Media Pembelajaran Interaktif (MPI) pada materi sistem pernapasan manusia. Penelitian dan pengembangan merupakan metode penelitian yang digunakan untuk menghasilkan produk. Metode pengembangan produk yang dipakai mengacu pada model 4D yang telah disesuaikan oleh kebutuhan (define, design, development, disseminate). Namun pada penerapan di lapangan, hanya sampai tahap development disebabkan keterbatasan waktu dan masih dalam kondisi pandemi yang tidak disarankan untuk melakukan pembelajaran tatap muka. Dalam penerapannya MPI menjadi pelengkap dalam pembelajaran materi sistem pernapasan pada manusia, media sebagai pelengkap berarti media diterapkan untuk melengkapi materi yang diterima siswa di dalam kelas. Hasil dari uji kelayakan produk yang telah diujikan kepada ahli media, ahli materi dan siswa mendapatkan respon positif dan layak. Berdasarkan hasil yang telah diperoleh, MPI tentang sistem pernapasan pada manusia layak digunakan sebagai media pembelajaran di dalam kelas, dengan adanya MPI memberikan kemudahan dalam pembelajaran, menstimulus siswa untuk belajar, menghasilkan produk yang unik dan menarik terhadap siswa
