51 research outputs found
Pengembangan Program Perkuliahan Zoologi Invertebrata (P3ZI) Berbasis Keterampilan Berpikir Kritis
ABSTRACT- A study deals with critical thinking based model for Invertebrate Zoology
instruction conducted in Biology Education of Teachers Training College was aimed to
improve critical thinking of the biology prospective teachers. This study employed
research and development design. This study was intended to mainly provide the
prospective teachers with: a developed model of critical thinking based instructial
program, and its evaluation. The study resulted in a model of critical thinking-based
instructional program used for teaching Invertebrate Zoology. The proposed model has it
strength in improving students’ both deductive and inductive thinking skills. In addition,
this model is also effective to improve critical thinking in the teaching practice of certain
subject covering structural morphology and anatomy. Yet, the developed model has it
limitation in terms of enhancing/promoting students’/trainees’of making assumptions and
arguments.
Key Words: instructional program of Invertebrate Zoology, critical thinking skill, model
of teachin
Mengembangkan Model Pembelajaran Berbasis Masalah untuk Mendukung Pembangunan Karakter Kreatif (suatu Studi pada Perkuliahan Zoologi Invertebrata)
Studi tentang implementasi model pembelajaran Zoologi Invertebrata berbasis masalah (MPZIBM) berfokus pada upaya peningkatan keterampilan berpikir kreatif mahasiswa calon guru biologi. Studi ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pengaruh MPZIBM terhadap peningkatan keterampilan berpikir kreatif. Metoda yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian pengembangan. Penelitian ini menghasilkan model pembelajaran yang dapat membekali calon guru Biologi untuk bisa merancang pembelajaran Biologi berbasis keterampilan berpikir kreatif, dan evaluasi pembelajaran Biologi yang menekankan pada pengembangan keterampilan berpikir kreatif. MPZIBM unggul dalam meningkatkan keterampilan berpikir pada kelompok/unit materi pelajaran yang memiliki struktur morfologi/anatomi yang berkembang secara jelas. MPZIBM dapat meningkatkan keterampilan berpikir kreatif dengan kategori sedang (%g= 43 %)
PENGARUH KEMAMPUAN BERPIKIR LOGIS, BERPIKIR KRITIS, DAN BERPIKIR KREATIF TERHADAP PEMAHAMAN KONSEP ZOOLOGI INVERTEBRATA
Penelitian dilatarbelakangi oleh adanya pola ketidakteraturan antara keterampilan berpikir kritis, kreatif, dan pemahaman konsep pada Zoologi Invertebrata (Rusyana, 2013). Subjek penelitian adalah mahasiswa calon guru Biologi semester III Program Studi Pendidikan Biologi Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan tahun akademik 2012/2013 pada salah satu PTS di Priangan Timur (N=34). Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian deskriptif analisis dan teknik analisis jalur dengan model satu persamaan struktural (a single equation path model).Hipotesis penelitian: (1) Terdapat hubungan yang signifikan antara kemampuan berpikir logis, berpikir kritis dan berpikir kreatif; (2) Kemampuan berpikir logis, berpikir kritis, dan berpikir kreatif berpengaruh baik secara parsial maupun bersama-sama terhadap pemahaman konsep Zoologi Invertebrata. Simpulan penelitian ini adalah: (1) Kemampuan berpikir logis, kritis, dan kreatif saling berhubungan secara tidak signifikan (Pada α=0,01 diperoleh sign >0,05). (2) Kemampuan berpikir logis, kritis, dan kreatif berpengaruh secara signifikan baik secara parsial (akan tetapi tidak berpengaruh langsung) maupun bersama-sama terhadap pemahaman konsep Zoologi Invertebrata. Kata Kunci: berpikir logis, berpikir kritis, berpikir kreatif, pemahaman konsep Zoologi Invertebrat
PENGARUH PENGGUNAAN TABEL KLADISTIK TERHADAP PEMAHAMAN MATERI ZOOLOGI INVERTEBRATA
Penelitian ini bertujuan untuk mecari model pembelajaran efektik guna meningkatkan pemahaman mahasiswa dalam mempelajari Zoologi Invertebrata. Subjek penelitian terdiri atas 25 orang mahasiswa Program Studi Pendidikan Biologi pada salah satu PTS di Provinsi Jawa Barat Semester V tahun akademik 2020-2021 yang sedang menempuh matakuliah Zoologi Invertebrata. Metoda penelitian ini adalah deskriptif analitik dengan teknik analisis data: (1) uji Uji One Sample Test; (2) Uji Paired Sample Test (IBM SPSS Statistic 24); dan Tingkat pengaruh dihitung dengan rata-rata capaian pemahaman (RCP), RCP = skor rata:skor rata maximum. Hipotesis penelitian: (1) Penggunaan tabel kladistik berpengaruh terhadap pemahaman materi Zoologi Invertebrata; (2) Terdapat perbedaan yang signifikan pengaruh penggunaan tabel kladistik terhadap pemahaman materi Zoologi Invertebrata pada takson kelas dan family. Simpulan dari penelitian ini adalah : (1) Penggunaan tabel kladistik berpengaruh positif dan signifikan terhadap pemahaman materi Zoologi Invertebrata dengan tingkat pengaruh 68 %; (2) Terdapat perbedaan pengaruh yang signifikan penggunaan tabel kladistik terhadap pemahaman Zoologi Invertebrata pada takson kelas dan family (takson kelas=78% sedangkan takson family= 58%). Kata Kunci:Tabel Kladistik, Zoologi Invertebrat
ANALIS KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS DAN KREATIF PADA MAHASISWA BERKEMAMPUAN TINGGI, SEDANG, DAN RENDAH (Studi Deskriptif Analitik pada Mahasiswa Pendidika Biologi FKIP Unigal)
Latar belakang penelitian ini adalah: (1) selama ini para pemerhati pendidikan lebih mengutamakan hasil belajar kognitif dari pada hasil belajar berupa keterampilan berpikir kritis dan kreatif; (2) para pemerhati pendidikan beranggapan bahwa keterampilan berpikir itu berkorelasi positif dengan hasil belajar kognitif, sedangkan pernyataan tersebut belum didukung oleh hasil kajian empirik. Hipotesis penelitian ini adalah: (1) Tidak terdapat perbedaan yang signifikan keterampilan berpikir kretaif dan kritis pada mahasiswa berkemampuan tinggi, sedang, dan rendah; (2) Terdapat perbedaan yang signifikan keterampilan berpikir kreatif dan kritis pada mahasiswa berkemampuan tinggi, sedang, dan rendah. Metode penelitian ini adalah studi deskriptif analitik. Objek penelitian adalah mahasiswa Program Studi Pendidikan Biologi (N=27) yang sedang menempuh mata kuliah Zoologi Invertebrata. Kelompok kemampuan mahasiswa tinggi, sedang, dan rendah ditentukan berdasarkan skor tes pemahaman mahasiswa pada materi Zoloogi Invertebrata (Filum Protozoa, Porifera, dan Coelenterata). Intrumen keterampilan berpikir kritis terdiri tinggi tes inferensi, assumsi, dan integrasi masalah. Instrumen keterampilan berpikir kreatif terdiri tinggi tes essay terbuka (mengukur kemampuan mahasiswa dalam membuat tatanan unik dan bertingkat antara faktor-faktor yang kelihatannya tidak berhubungan). Data diolah dengan menggunakan Test T (Program SPSS). Simpulan dalam penelitian ini adalah: (1) Terdapat perbedaan yang signifikan keterampilan berpikir kreatif mahasiswa pada kelompok tinggi/sedang/rendah; (2) Terdapat perbedaan yang signifikan keterampilan berpikir kritis mahasiswa pada kelompok tinggi/sedang/rendah; (3) Tidak selamanya kemampuan kognitif mahasiswa rendah memiliki keterampilan berpikir rendah; (4) Diprediksi bahwa tidak ada korelasi positif antara keterampilan berpikir kritis dengan keterampilan berpikir kreatif Kata Kunci: Keterampilan Berpikir Kritis, Keterampilan Berpikir, Kemampuan Kognitif
HUBUNGAN ANTARA PENGUASAAN STRUKTUR MAKRO & MIKRO DENGAN PENGUASAAN JUDUL TEKS
Tujuan penelitian ini adalah: (1) menganalisis kelebihan dan kekurangan mahasiswa yang memiliki keterampilan superior berpikir kreatif dalam penguasaan judul teks, struktur makro, dan struktur mikro, (2) menguji hubungan antara penguasaan struktur makro & mikro dengan penguasaan judul teks. Hipotesis dalam penelitian ini adalah: (1) penguasaan struktur makro mempunyai hubungan yang signifikan dengan penguasaan struktur mikro, (2) penguasaan struktur makro mempunyai hubungan yang signifikan dengan penguasan judul teks, (3) penguasaan struktur mikro mempunyai hubungan yang signifikan dengan penguasaan judul teks, (4) penguasaan struktur makros & mikro berhubungan secara simultan dan signifikan dengan penguasaan judul teks. Subjek penelitian terdiri atas mahasiswa Prodi. Biologi semester VI pada salah satu PTS Swasta di wilayah Provinsi Jawa Barat tahun akademik 2019 (N=28). Metoda penelitian ini adalah deskriptif analitik dan uji korelasi ganda. Simpulan dalam penelitian ini adalah: (1) Mahasiswa yang memiliki keterampilan superior berpikir kreatif memiliki keunggulan dalam penguasaan struktur makro dan lemah dalam penguasaan struktur mikro & judul teks, (2) Tetdapat hubungan yang signifikan anatra penguasaan struktur makro dan mikro, (3) Tidak terdapat hubungan yang signifikan antara penguasaan struktur makro dan judul teks, (4) tidak terdapat hubungan yang signifikan antara penguasaan struktur mikro dan judul teks, (4) penguasaan struktur makros & mikro tidak berhubungan secara simultan dan tidak signifikan dengan penguasaan judul teks
MENGEMBANGKAN MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH UNTUK MENDUKUNG PEMBANGUNAN KARAKTER KREATIF (Suatu Studi pada Perkuliahan Zoologi Invertebrata)
ABSTRAK Studi tentang implementasi model pembelajaran Zoologi Invertebrata berbasis masalah (MPZIBM) berfokus pada upaya peningkatan keterampilan berpikir kreatif mahasiswa calon guru biologi. Studi ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pengaruh MPZIBM terhadap peningkatan keterampilan berpikir kreatif. Metoda yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian pengembangan. Penelitian ini menghasilkan model pembelajaran yang dapat membekali calon guru Biologi untuk bisa merancang pembelajaran Biologi berbasis keterampilan berpikir kreatif, dan evaluasi pembelajaran Biologi yang menekankan pada pengembangan keterampilan berpikir kreatif. MPZIBM unggul dalam meningkatkan keterampilan berpikir pada kelompok/unit materi pelajaran yang memiliki struktur morfologi/anatomi yang berkembang secara jelas. MPZIBM dapat meningkatkan keterampilan berpikir kreatif dengan kategori sedang (%g= 43 %). Kata Kunci: MPZIBM, keterampilan berpikir kreatif
ANALISIS KETERAMPILAN BERPIKIR BERDASARKAN GENDER, USIA, DAN TEMPAT TINGGAL
ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan keterampilan berpikir mahasiswa PPG Prajabatan sekaligus untuk menentukan jenis tugas (workable assignments) yang tepat diberikan dosen kepada mahasiswa PPG Prajabatan sesuai dengan karakteristik keterampilan berpikir mahasiswa. Subjek penelitian adalah mahasiswa PPG prajabatan Prodi.Pendidikan Biologi FKIP Unigal tahun akademik 2022/2023 (N=27).Metoda penelitian ini adalah deskriptif analitik dengan teknik analisis data: (1) uji mean dan (2) Uji One Sample Test. Hipotesis penelitian: (1) Ha: µ≠1,64; (2) Keterampilan berpikir perempuan dan laki-laki berbeda secara signifikan;(3) Keterampilan berpikir pada berbagai usia adalah berbeda secara signifikan;(4) Keterampilan berpikir antara mahasiswa asal kampung dan kota berbeda secara signifikan. Simpulan penelitian ini adalah: (1) Skor rata-rata keterampilan berpikir mahasiswa adalah berkategori A/superior berpikir kreatif; (2) terdapat perbedaan yang signifikan score ketarampilan berpikir antara perempuan dan laki, antara jenjang usia, dan asal tempat tinggal; (3) perempuan, usia 22-26 tahun, asal kampung lebih tinggi score keterampilan berpikirnya bila dibandingkan dengan laki-laki, usia 27-30 tahun, asal kota. Kata Kunci: Keterampilan berpikir, PPG Prajabata
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN OPEN ENDED PROBLEMS TERHADAP PENINGKATAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS
Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui bagaimana pengaruh dan peningkatan kemampuan berpikir kritis siswa dengan menerapkan model pembelajaran open ended problems. Objek penelitian adalah siswa kelas X MIPA SMAN 1 Rancah (n= 28). Teknik pengambilan sampel dengan teknik purposive sample. Metode yang digunakan adalah quasi experiment dengan teknik pengolahan data menggunakan uji Z (uji pengaruh) dan N-gain (untuk mengetahui kategori pengaruh). Instrumen yang digunakan untuk mengetahui kemampuan berpikir kritis tes tertulis dalam bentuk uraian (essay). Simpulan dalam penelitian ini adalah: penerapan model pembelajaran open ended problems berpengaruh secara signifikan terhadapn peningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa dengan kategori sedang (N-gain=0,65
PENGARUH PENERAPAN MODEL DISCOVERY LEARNING DENGAN METODE SYNERGETIC TEACHING TERHADAP HASIL BELAJAR KOGNITIF SISWA
an Model Discovery Learning dengan Metode Synergetic Teaching terhadap hasil belajar kognitif siswa yang dilakukan secara online. Metode penelitian yang dilakukan adalah Pre-experimental designs dengan One group pretest posttest design. Sampel penelitian adalah siswa kelas X IPA 3 dengan teknik purposive sampling. Rerata skor pretest yaitu 34,71. Setelah dilakukan proses pembelajaran dengan menggunakan model Discovery Learning dengan metode Synergetic Teaching diperoleh rerata skor posttest 82,06. Kelas X IPA 3, dilihat dari hasil uji normalitas data dan data tersebut berdistribusi normal dengan hasil 5,307,dilakukan dengan menggunakan Uji Hipotesis (Uji Z) dengan menentukan nila
- …
