105 research outputs found
Pengaruh Kompetensi Kepemimpinan Kepala Sekoah terhadap Peningkatan Profesionalisme Guru di Sdn 20 Watang Sawitto
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kompetensi kepemimpinan kepala sekolah, profesionalisme guru dan untuk mengetahui pengaruh kompetensi kepala sekolah terhadap peningkatan profesionalisme guru SDN 20 Watang Sawitto.Penelitian ini merupakan penelitian verifikatif dengan populasi penelitian adalah seluruh guru SDN 20 Watang Sawitto Kabupaten Pinrang sebanyak 20 orang, sehingga penelitian ini adalah penelitian populasi. Pengumpulan data dengan teknik observasi, wawancara, angket, dan dokumentasi, sedangkan teknik analisis data adalah analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial dengan uji normalitas data, productmoment, analisis regresi linier dan uji “t”. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) secara umum kompetensi kepemimpinan kepala masih SDN 20Watang Sawitto kategori cukup tinggi (55,00%), walaupun masih perlu untuk melakukan peningkatan kompetensi kepemimpinan kepala sekolah khususnya pada prakarsa yang tinggi dan hasrat melayani bahawahn sehingga kompetensi yang dimiliki semakin tinggi nantinya akan mempengaruhi terhadap peningkatan profesionalisme guru SDN 20 Watang Sawitto Kabupaten Pinrang, (2) Guru SDN 20 Watang Sawitto Kabupaten Pinrang memiliki profesionalismeberada pada kategori cukup tinggi (55,00%),walaupun masih ada sebagain kecil masih ada guru yang meiiki profesionalisme yang rendah, dan (3) Ada pengaruh kompetensi kepemimpinan kepala sekolah terhadap peningkatan profesionalisme guru SDN 20 Watang Sawitto Kabupaten Pinrang, artinya semakin tinggi kompetensi kepemimpinan yang dimiliki oleh kepaa sekolah akan berpengaruh positif terhadap peningkatan profesinalisme
Aplikasi Web Sistem Informasi Geografis Untuk Multi Risiko Bencana Aceh
Aceh merupakan salah satu wilayah di Indonesia yang rawan terhadap bencana alam seperti gempa bumi, tanah longsor, letusan gunung api, kemarau, abrasi, tsunami, banjir dan lain-lain. Salah satu faktor pengurangan risiko bencana (PRB) adalah tersedianya informasi yang dapat diakses oleh publik. Sehingga aplikasi web sistem informasi geografis untuk multi risiko bencana sangat penting di Aceh. Aplikasi ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan kesiap-siagaan dari pengambil keputusan dan masyarakat dalam upaya PRB. Aplikasi ini dibangun dan dirancang berdasarkan arsitektur client-server dengan menggunakan software open source sebagai penyedia data geospatial yang dapat diakses melalui web berbasis sistem informasi geografis (SIG). Adapun hasil aplikasinya adalah visualisasi peta-peta multi risiko bencana alam Aceh yang dapat memberikan informasi daerah rawan bencana kepihak terkait dengan cepat, tepat dan akurat secara online melalui internet
Pengaruh Keaktifan dalam Organisasi terhadap Motivasi Belajar Matematika Siswa SMA Negeri 1 Campalagian
Penelitian ini merupakan jenis penelitian expost facto dengan pendekatan kuantitatif yang bertujuan untuk mengetahui pengaruh keaktifan dalam ornagisasi terhadap motivasi belajar matematika siswa SMA Negeri 1 Campalagian. Penelitian ini dilakukan di SMA Negeri 1 Campalagian dengan subjek penelitian siswa yang masuk dalam pengurus OSIS tahun ajaran 2016/2017 yang berjumlah 29 responden. Penelitian ini menggunakan dua variabel yaitu: variabel bebas : 1). keaktifan dalam organisasi (X), 2). variabel terikat: motivasi belajar matematika (Y). Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan angket yang terdiri atas instrumen penelitian keaktifan dalam organisasi dan motivasi belajar matematika dengan skala Likert. Keabsahan data diperoleh melalui uji validitas dan riliabilitas instrumen. Pengujian prasyarat analisis meliputi uji normalitas dan linearitas. Analisis data untuk uji hipotesis menggunakan analisis regresi linear sederhana dan untuk mengetahui besarnya kontribusi pengaruh variabel bebas terhadap variabel terikat digunakan koefisien determinasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa ada pengaruh antara keaktifan dalam organisasi terhadap motivasi belajar matematika siswa SMA Negeri 1 Campalagian. Dengan kontribusi sebesar 15,4% dan sisanya 84,6% dipengaruhi oleh variabel lain
Sistem Informasi Multi Ancaman Bencana Alam di Aceh
Propinsi Aceh mengalami banyak ancaman bencana alam seperti gempa bumi dan tsunami pada tahun 2004, banjir yang melanda beberapa daerah kabupaten, gunung merapi dan lain-lain. Bencana-bencana tersebut telah mengakibatkan kerugian yang sangat besar terhadap manusia, lingkungan dan ekonomi di Aceh. Pemeritah Aceh belum punya sistem informasi ancaman alam yang dapat digunakan sebagai tool pendukung keputusan dan untuk meningkatkan kesadaran publik dalam upaya pengurangan dampak dari ancaman tersebut. Oleh karena itu, paper ini mengusulkan desain konseptual dan pembangunan prototipe dari sistem informasi multi ancaman bencana alam (SIMABA) di Aceh. SIMABA merupakan sistem informasi berbasis Web Geographic Information System (GIS) yang mampu menyediakan peta-peta multi ancaman bencana alam sebagai acuan perencanaan pembangunan di Aceh berbasis pengurangan risiko bencana dan juga sebagai wadah disiminasi informasi daerah multi ancaman bencana alam ke publik sebagai isu peringatan dini. Peta multi ancaman bencana alam merupakan suatu proses overlay beberapa informasi ancaman alam yang saling terkait pada daerah tertentu, sehingga penanganan bencana bisa dilakukan secara komprehensif untuk daerah tersebut. Dalam membangun prototipe SIMABA, kebutuhan sistem, desain dan pengujian dibahas dalam paper ini. Hasil dari prototipe SIMABA adalah visualiasi peta multi-ancaman dari beberapa ancaman alam yang ada di Aceh. Terakhir, kesimpulan memberikan beberapa perspektif akan pentingnya sistem informasi ini untuk diimplementasikan di Aceh
Efisiensi Daya Protokol Quantize and Forward Pada Sistem Komunikasi Kooperatif Multi-relay
One of effective diversity techniques to combat fading on wireless channel is a cooperative communication system in which a source sends information through several relays and then forward it to a destination. A cooperative communication system has shown increased the system performance and reduced the energy consumption. However, it depends on the used relay mechanism that is relay protocols such as quantize and forward (QF) and amplify and forward (AF). In the previous research, energy efficiency of AF relay has investigated for a single-relay cooperative system, but multi-relay is more practical. Therefore, this research focuses on power efficiency in multi-relay cooperative communication system using QF protocol. The research method used is mathematical analysis and computer simulation for outage probability and power efficiency in the multi-relay QF. Simulation result found that multi-relay QF system could provide a high power efficiency, but the efficiency is reduced when the distance ratio increases. Power efficiency can be increased by adding the number of relays in the system. A comparison of power efficiency for QF and AF protocols has simulated, in which power efficiency of multi-relay QF is higher than that of multi-relay AF at distance ratio and power transmit. Thus, multi-relay QF system can provide high performance and power efficiency in the cooperative communication system
Desain Dan Simulasi Encoder-Decoder Berbasis Angka Sembilan Untuk Transmisi Informasi Digital
. The development of information and communication technology is growing rapidly, particularly in the transmission of digital information. The process of transmitting digital information through the communication channel will be interferenced by noise, distortion and multipath fading so that the information is likely to experience an error or incorrect detection at the receiver, which can decrease the system performance. This research proposes the design and simulation of encoder-decoder based on the number nine to transmit digital information reliably and precisely. The goal of this research is to design and simulate the encoder decoder as a scheme of error detection and correction and to reduce bit error rate that occurs during the process of transmitting digital information. The research method uses design and computer simulation where the encoder-decoder is modeled mathematically, design is structured and a computer simulation is developed for the performance of encoder-decoder based on the number nine in the transmission of digital information. The result of this research shows that the proposed encoder-decoder can detect the errors transmission and correct the errors at receiver
- …
