244 research outputs found

    Manajemen Penyakit Lingkungan Berbasis Wilayah

    Full text link
    New Emerging and Re Emerging Infectious Diseases based ofenvironment, were concern of public health, affect the socioeconomic loss, political aspect and others. Existence of tripleburden of disease, environmental pollution, management thehealth which not full support to national development representsome factors causing damage health nation.Through literature review this writing make solution alternativeby management environment disease which evidences basedapproach collected periodical, systematic and planned tospecific area.Keywords: management of disease, new emerging and reemerging infectious disease

    COVID-19 and the City: A Healthy City Strategy for Pandemic Challenges, from Planning to Action

    Get PDF
    COVID-19 is a respiratory disease caused by SARS-CoV-2, a new coronavirus discovered in 2019. WHO declared COVID-19 is a respiratory disease caused by SARS-CoV-2 as a pandemic that the detection level of cases changed daily, and it can track almost in real-time. This paper used a narrative literature review to address issues of urban quality and lack of exercise. The specific aim was to discuss the concept of a healthy city, indicate a new urban model, and advocate for the increased use of bicycles, outdoor gym/outdoor exercise, walking to reducing pollution, and improving physical, psychological, and social fitness. A healthy city can improve residents’ health by improving conditions of life to face COVID-19 pandemics. It needs the local capacity to prevent the spread of the diseases and design public health concepts concerning the built environment and contemporary towns in a new urban model. Dialogue opportunities in public health can provide essential guidance for designers (architects and town planners), decision-makers, public health experts, and health agencies locally, promoting the actions and policies to transform the city into a healthier neighborhood and salutogenesis

    MANAJEMEN PENYAKIT LINGKUNGAN BERBASIS WILAYAH

    Get PDF
    New Emerging and Re Emerging Infectious Diseases based ofenvironment, were concern of public health, affect the socioeconomic loss, political aspect and others. Existence of tripleburden of disease, environmental pollution, management thehealth which not full support to national development representsome factors causing damage health nation.Through literature review this writing make solution alternativeby management environment disease which ”evidences based”approach collected periodical, systematic and planned tospecific area.Keywords: management of disease, new emerging and reemerging infectious disease

    ELIMINASI MALARIA DI BERBAGAI NEGARA: LITERATURE REVIEW

    Get PDF
    Pendahuluan: Malaria merupakan masalah kesehatan di seluruh dunia. Pada tahun 2020, hampir setengah dari populasi dunia berisiko terkena malaria. Melihat permasalahan tersebut maka peneliti tertarik untuk melakukan studi literatur review tentang “Eliminasi Malaria di Berbagai Negara: Literature Review”. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melihat Faktor apa saja yang berperan dalam program eliminasi malaria di berbagai negara. Metode : Penelitian ini adalah penelitian deskriptif observasional dengan memakai desain literature review. Dimana ulasan, rangkuman, dan pemikiran dari beberapa sumber pustaka dibahas sesuai topik yang ditentukan, rentang waktu artikel yang dipilih dalam studi ini adalah 9 tahun terakhir. Hasil dan Pembahasan : Artikel yang dipilih berdasarkan beberapa kriteria inklusi dan eksklusi yang ditetapkan oleh peneliti. Dari artikel yang telah ditetapkan peneliti mengenai eliminasi malaria di berbagai negara diperoleh 25 artikel yang digunakan dalam studi ini. Diantara 25 artikel tersebut diperoleh 12 artikel membahas mengenai pengendalian vektor, 9 artikel membahas surveilens malaria, 4 artikel membahas tentang pengobatan malaria. Kesimpulan : Studi lebih lanjut dibutuhkan guna memperoleh metode yang paling tepat dan efektif dalam mencapai eliminasi malaria di seluruh dunia

    Hubungan Faktor Pejamu terhadap Kejadian Tuberkulosis Paru : Literatur Review

    Get PDF
    Tuberkulosis (TB) adalah penyakit menular yang merupakan penyebab utama kesehatan yang buruk dan salah satu penyebab utama kematian di seluruh dunia. Angka kejadian TB di Indonesia menduduki urutan kedua tertinggi di dunia. Penularan TB dapat disebabkan karena perilaku yang kurang seperti tidak menutup mulut saat batuk, bersin, berbicara, meludah, atau mengeluarkan dahak secara sembarangan, sehingga mereka memercikkan kuman TB atau bacilli ke udara. Tujuan dari studi ini untuk mengetahui hubungan faktor pejamu terhadap kejadian tuberkulosis paru. Penelitian ini menggunakan metode literatur review. Database artikel yang digunakan berasal dari Crossref, Google Scholar, Semantic Scholar dan Pubmed. Artikel penelitian dipilih dari tahun 2016-2022. Sampel dari penelitian ini didapatkan 11 artikel terkait factor pejamu terhadap kejadian tuberculosis paru. Variabel yang berpengaruh secara signifikan terhadap kejadian tuberkulosis yaitu variabel umur sebanyak 3 artikel, variabel jenis kelamin sebanyak 2 artikel, variabel pengetahuan 4 artikel, variabel sikap sebanyak 2 artikel, dan variabel perilaku sebanyak 5 artikel. Peneliti berharap hasil penelitian ini dapat dijadikan sebagai rujukan dalam peningkatan pelayanan keperawatan sehingga dapat dilakukan pencegahan terlebih dini

    BERBAGAI METODE INTERVENSI UNTUK PENGENDALIAN VEKTOR MALARIA: NARATIF REVIEW

    Get PDF
    Pendahuluan: Pengendalian vektor malaria merupakan strategi yang penting dalam upaya pengendalian dan eliminasi malaria karena sangat efektif dalam mencegah infeksi dan mengurangi penularan penyakit. Terdapat dua metode intervensi yang utama dalam pengendalian vektor malaria yaitu Indoor Residual Spraying (IRS) dan Insecticide-Treated Nets (ITNs). Meskipun demikian, beberapa intervensi lain juga terus dikembangkan untuk pengendalian vektor malaria. Melihat hal tersebut maka peneliti tertarik untuk melakukan studi literatur review tentang “Berbagai Metode Intervensi untuk Pengendalian Vektor Malaria:  A Narrative Review”. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melihat gambaran berbagai metode intervensi untuk pengendalian malaria. Metode: Metode penelitian ini adalah penelitian deskriptif observasional dengan menggunakan desain literature review dengan pendekatan naratif review. Dimana ulasan, rangkuman, dan pemikiran dari beberapa sumber pustaka dibahas sesuai topik yang ditentukan, rentang waktu artikel yang dipilih dalam studi ini adalah 5 tahun terakhir. Artikel yang dipilih berdasarkan beberapa kriteria inklusi dan eksklusi yang ditetapkan oleh peneliti. Hasil dan Pembahasan: Dari artikel yang telah ditetapkan peneliti tentang berbagai metode intervensi untuk pengendalian vektor malaria sehingga diperoleh 21 artikel yang digunakan dalam studi ini. Dari 21 artikel tersebut diperoleh 8 artikel membahas tentang pengedalian vektor malaria dengan metode IRS, 4 artikel membahas metode LLINs, 4 artikel membahas metode larvasida, 4 artikel membahas metode ITNs dan 8 artikel membahas berbagai metode lainnya.. Kesimpulan: Adanya resistensi yang merupakan dampak akibat penggunaan insektisida pada beberapa intervensi dapat mengancam keberhasilan program pencegahan malaria sehingga perlu dikembangkan dan diteliti lebih lanjut guna memperoleh intervensi yang tepat dalam upaya pengendalian vektor malaria

    Analysis of Diabetes Mellitus Determinants in Indonesia: A Study from the Indonesian Basic Health Research 2013

    Get PDF
    Background: diabetes mellitus is a silent-killer. Its prevalence and impact on health expenses increase from year to year. This study aims to investigate the characteristics and the risk factors that affect  diabetes mellitus in Indonesia.Methods: this is a cross sectional study. Data were obtained from the Basic Health Research (RISKESDAS) in 2013. The samples were individuals aged ≥15 years, whose fasting blood glucose and 2 hours blood glucose after the imposition have been measured. 38.052 individuals were selected for this study. The variables of age, sex, marital status, level of education, employment status, living area, regional status, hypertension, obesity, smoking habit, and dyslipidemia are analyzed as risk factors for diabetes mellitus. Bivariate analysis was using chi-square test with significance level of p55 years (OR=5.10; 95%CI 4.42 to 5.89; p<0.001), female (OR=1.37; 95%CI 1.26 to 1.49; p<0.001), rural (OR=1.16; 95%CI 1.08 to 1.26; p<0.001), married (OR=1.31; 95%CI 1.07 to 1.58; p<0.05), unemployed (OR=1.14; 96%CI 1.05 to 1.23; p<0.05), obesity (OR=1.46; 95%CI 1.35 to 1.58; p<0.001), hypertension (OR=1.68; 95%CI 1.55 to 1.81; p<0.001) and dyslipidemia (OR=1.53; 95%CI 1.39- 1.68; P<0.001).Conclusion: as many as 13% of individuals have diabetes mellitus in 2013. Age, gender, living area, employment status, obesity, hypertension, and dyslipidemia are the contributing factors to diabetes mellitus

    Analysis of COVID-19 Prevention Behavior in Diabetes Mellitus Patients: A Literature Review

    Get PDF
    The Coronavirus Disease 2019 (COVID-19) is a new human-infected coronavirus causing respiratory problems. The COVID-19 can affect people of all ages, but those with a record of chronic disease (comorbidity) are at higher risk of poor outcomes with the COVID-19. This study aimed to review COVID-19 preventative behavior in diabetes patients. Diabetes Mellitus (DM) is one of the comorbidities that aggravates COVID-19 in patients. Such patients are at risk of deteriorating critical conditions in the intensive care units (ICUs) and even death. Prevention is the best measure to avoid COVID-19, although it is currently considered adequate. This article reviewed 22 papers focusing on COVID-19, DM, COVID-19 in DM patients, COVID-19 preventive behavior, and COVID-19 knowledge, attitude, and practice in patients with chronic disease, while primary focusing on DM. It is revealed that diabetes patients at high risk of COVID19 need to practice good preventive behaviors. Furthermore, it emphasizes that improving knowledge, encouraging positive attitudes, and implementing good COVID-19 preventive behaviors in DM patients requires education and access to the COVID-19 related health information

    Analisis Implementasi Kebijakan Vaksinasi Covid-19 pada Ibu Hamil dan Lansia di Kabupaten Batanghari

    Get PDF
    Risiko komplikasi akibat COVID-19 lebih tinggi pada kelompok masyarakat rentan, seperti lansia dan ibu hamil. Pemutusan rangkaian penularan dan perlindungan terhadap masyarakat dari penularan COVID-19 dapat dilakukan dengan pembentukan herd immunity melalui vaksinasi. Distribusi vaksin tidak merata di seluruh dunia, termasuk Indonesia mengakibatkan keterlambatan vaksinasi dan menyebabkan muncul varian baru. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis implementasi kebijakan vaksinasi COVID-19 pada ibu hamil dan lansia di Kabupaten Batanghari. Metode penelitian yang digunakan kualitatif dengan studi kasus dan analisis tematik yaitu Braun & Clarke. Penelitian ini sebanyak 17 informan yaitu Kepala Dinas Kesehatan, Kepala Puskesmas, Vaksinator, Ibu Hamil, dan Lansia. Lokasi penelitian di Puskesmas Penerokan, Puskesmas Sungai Rengas, Puskesmas Kuranji dan Puskesmas Batin. Waktu penelitian Maret-Mei 2022. Hasil penelitian ditemukan lima tema yaitu komunikasi, sumber daya, disposisi, struktur birokrasi, dan dukungan masyarakat. Peran komunikasi terdapat tiga yaitu transmisi, kejelasan dan konsistensi, dari faktor transmisi terdapat subtema yaitu koordinasi antara Dinas Kesehatan dengan Puskesmas sudah efektif. Peran disposisi dijalani secara konsisten. Peran struktur birokrasi yaitu adanya Standar Operating Prosedures Permenkes RI. Peran dukungan masyarakat yaitu sebagian masyarakat mendukung adanya vaksinasi Covid-19, namun masih ada masyarakat yang tidak bersedia di vaksin. Diharapkan staf Puskesmas menyadari akan pentingnya screening sebelum melakukan vaksin kepada pasien dan menambah sumber daya yang dapat digunakan untuk mendukung keberhasilan implementasi kebijakan program vaksinasi Covid-19 pada ibu hamil dan lansia
    • …
    corecore