46 research outputs found

    Peningkatan Kualitas Kayu Lapis (Plywood) Skala Ekspor Menggunakan Metode Seven Tools dan New Seven Tools

    Get PDF
    Perusahaan kayu lapis ini adalah perusahaan yang memproduksi kayu lapis, blockboard, dan polyester. Dalam proses pembuatan kayu lapis masih ditemukan produk cacat dengan persentase rata-rata dari bulan September 2020 sampai dengan februari 2021 (23,94%) melebihi standar perusahaan (2,5%) sehingga tidak dapat di ekspor. Metode yang digunakan untuk memecahkan permasalahan kualitas pada penelitian ini adalah Metode Seven Tools. Metode Seven Tools adalah metode yang digunakan untuk memecahkan permasalahan kualitas dalam proses produksi. Metode New Seven Tools merupakan metode untuk memetakan permasalahan kualitas secara terstruktur untuk mempermudah dalam pengambilan keputusan terhadap tindakan usulan perbaikan yang diberikan. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan cacat dominan yang menjadi prioritas perbaikan kualitas, menentukan penyebab kecacatan dominan dan hubungan sebab-akibat, menentukan usulan perbaikan yang tepat untuk meminimasi cacat dominan. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan, dapat disimpulkan bahwa jumlah cacat dominan terdapat pada jenis cacat lekang samping dengan jumlah cacat sebesar 18.976 dengan presentase cacat sebesar 61,17%. Jenis cacat dominan berikutnya adalah gembung dengan jumlah cacat sebesar 7.721 dengan presentase 24,89%. Faktor penyebab cacat lekang samping dan gembung yang paling berpengaruh terhadap kualitas kayu lapis adalah kadar air pada material kayu 21%, panas platen pada mesin hot press tidak rata, serta lem kayu tidak merata pada lembaran kayu dengan skor 9. Adapun usulan yang diberikan dan dapat diterapkan kepada perusahaan PT. Asia Forestama Raya adalah memberikan pelatihan kepada operator setiap tiga bulan, melakukan pengecekan dan perawatan mesin setiap bulan, mengganti roll pada mesin glue spreader serta melakukan inspeksi bahan baku setiap hari kerja

    USULAN PENINGKATAN KUALITAS PELAYANAN KESEHATAN DENGAN MENGGUNAKAN PENDEKATAN LEAN HEALTHCARE DI POLIKLINK KANDUNGAN DAN POLIKLINK ANAK

    Get PDF
    Poliklink Kandungan dan Poliklink Anak merupakan Poliklinkyang ada di salah satu rumah sakit swasta. Sebagian besar fasilitas layanannya diperuntukkan bagi pasien peserta BPJS. Lean adalah suatu upaya perbaikan terus-menerus untuk menghilangkan pemborosan (waste) dan meningkatakan nilai tambah (value added) baik produk maupun jasa. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui jenis waste yang terjadi selama pelayanan pasienpeserta BPJS rawat jalan dengan menggunakan konsep Lean Healthcaredan memberikan rekomendasi perbaikan yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas pelayanan. Berdasarkan nilai PCE diperoleh jenis waste  yang terbesar adalah waste waiting saat pasien menunggu untuk diperiksa oleh dokter.Nilai  PCE (Process Cycle Efficiency) Poliklink Kandungan sebesar 27,78% dan Poliklink Anak 24,26%. Setelah dilakukan perbaikan diperoleh peningkatan PCE(Process Cycle Efficiency)sebesar 74,31% diPoliklink Kandungan dan 71,33% diPoliklink Anak. Usulan tindakan perbaikan yang harus dilakukan adalah meningkatkan kecepatan dan ketepatan kerja kryawan, menjalankan peraturan yang ditetapkan, memberikan pelatihan kerja terhadap karyawan, dan membuat sistem pendaftaran ke setiap poliklinik secara online

    Optimization of Tire Production Planning Using The Goal Programming Method and Sensitivity Analysis

    Get PDF
    In Indonesia there are many companies that are engaged in tire retreading or reuse of unused used tires. One of the problems in the retread business in Indonesia is that the tire production target is often not fulfilled and the lack of available tires is used as the main raw material for retreading due to the long process of sending tires from consumers to companies. The purpose of this study is to determine the optimal needs of resources, determine the priority of achievement and determine the value of sensitivity to the optimum solution achieved. The method used in this study is the Goal Programming Method, because it is suitable for problems that have many goals because through its deviation, the method can automatically capture information about the relative achievement of the goals to be achieved. Based on the results of research that has been done, it can be concluded that the maximum income earned by the company is IDR 474,426,000 or an increase of 36% from the limit set by the company. In addition, it can also be concluded that the sensitivity range for the boundary quantity value is the distance at which the shadow price remains valid. If it increases above the upper limit of sensitivity (increases) or decreases below the lower limit (decreases), the value of the shadow price will change

    PERANCANGAN STRATEGI RISIKO RANTAI PASOK DENGAN MENGGUNAKAN METODE SUPPLY CHAIN OPERATION REFERENCE (SCOR) DAN HOUSE OF RISK (HOR) (STUDI KASUS : UKM MRP.PAYAKUMBUH)

    Get PDF
    UKM Mrp.Payakumbuh is located in Payakumbuh, West Sumatra, UKM Mrp.Payakumbuh operates in the clothing industry. The problem of delays in raw materials from suppliers causes the process to take a long time. A long supply chain process can result in the company experiencing losses. There are still many rejected products, and identification of sources of risk from suppliers, raw materials, distributors and consumers is not optimal. The aim of this research is to determine chain risk priorities. supplies that must be handled and designing a supply chain risk strategy for SMEs Mrp. Payakumbuh. The results of this research obtained thirteen risks which were prioritized in this research, UKM Mrp. Payakumbuh uses the House of Risk (HOR) method to identify existing risks. In the HOR Phase 1 method, there are 20 risk events and 20 risk agents. In HOR Phase 2, this stage requires the output results in HOR Phase 1, namely designing an appropriate risk management strategy in accordance with the 8 priority risks. In HOR Phase 2 there are 13 proposed preventive actions with codes PA1 to PA13 and a priority risk management proposal is obtained, then code PA2 is obtained. Code PA2 is Controlling storage areas every month

    Analisa Kinerja Sustainability Research and Education di Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

    Get PDF
    Penggunaan AC yang meningkat menyebabkan dampak efek rumah kaca terutama di negara tropis dan lahan hijau semakin berkurang. Pemerintah terus berupaya terutama mengajak perguruan tinggi dengan menerapkan program green campus. Kurangnya kepedulian dan kesadaran civitas akademik pada Fakultas Sains dan Teknologi UIN Suska Riau menjadi kendala dalam penerapan Green Campus. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa kinerja sustainability yang berfokus pada civitas akademik di research and education dengan pendekatan UI Green Metric World University Rangking. Hasil dari penilaian indikator menggunakan UI GreenMatric pada katogori research and education memperoleh nilai dari 460 dari 1.800 dengan akumulasi 25,5%. Rendahnya hasil nilai akhir di analisa menggunakan SWOT yang didapatkan hasil perlu adanya tim khusus dalam upaya penerapan Green Campus dan pendanaan yang masih terbatas

    Usulan peningkatan kualitas kernel dengan menggunakan metode six sigma

    Get PDF
    This company is a company engaged in the production of Crude Plam Oil (CPO) and kernel. kernel is a semi-finished product that will be processed into Plam kernel Oil (PKO). The average kernel produced is 500 tons per month, but in each production there are still defects in the kernel. Six Sigma is a quality control tool that allows companies to improve quality and control the production process. This methodology is carried out using the DMAIC approach (Define, Measure, Analyze, Improve and Control). The purpose of this study is to identify relevant elements in the kernel production process, identify the causes of kernel defects, provide recommendations for corrective actions to reduce the number of defects in the kernel, provide recommendations for SOP improvements for operators.The proposed corrective action is to improve the SOP for kernel station operators

    Analisis Lean Manufacturing Menggunakan Metode VSM dan WRM pada Lini Produksi Riau Jaya Paving

    Get PDF
    Usaha Kecil Menengah  Riau Jaya Paving bergerak dibidang percetakan yang telah beroperasi sejak tahun 2000. Penelitian pada Usaha Kecil Menengah  Riau Jaya Paving difokuskan pada jenis paving block model batu bata (conblock) mutu K-175, karena paving block model ini rata- rata permintaanya setiap bulan lebih banyak dari pada paving block model lain. Perusahaan ini melakukan perubahan pada proses produksi salah satunya menggunakan konsep lean manufacturing untuk meminimalisir waste. Tujuan penelitian adalah mengurangi persentase waste yang dianalisa menggunakan Value Stream Mapping serta memberikan usulan perbaikan berupa checksheet dan Standar Operasioal Produksi. Data diperoleh Berdasarkan pengamatan langsung dilapangan. Pengolahan data dilakukan menggunakan metode Value Stream Mapping, Waste Relationship Matrix dan tools Relationship Diagram.  Dari hasil penelitian yang telah dilakukan besar Nilai Value Added, Non Value Added, Necessary Non Value Added dan total lead time proses produksi  dapat dilihat pada Current Value State Mapping, nilai Process Cycle Efficiency adalah 67,08%. Future Value Stream Mapping merupakan hasil dari usulan perbaikan, nilai Process Cycle Efficiency adalah 75,05%

    Penilaian Kinerja Karyawan Menggunakan Metode Umpan Balik 360 Derajat dan Analitycal Hierarchy Process (Studi Kasus : PT. Riau Graindo)

    Get PDF
    Penilaian kinerja karyawan merupakan penilaian yang dilakukan oleh perusahaan terhadap karyawannya berupa evaluasi seberapa baik karyawan tersebut melakukan pekerjaan mereka. Penilaian kinerja juga bermanfaat untuk meningkatkan kualitas sumberdaya manusia di perusahaan. PT. Riau Graindo merupakan perusahaan percetakan yang terletak di Pekanbaru, Riau. Penilaian kinerja karyawan di PT. Riau Graindo masih dilakukan secara manual oleh atasan. sehingga perlu dilakukan penilaian kinerja menggunakan metode umpan balik 360 derajat dan juga metode AHP (Analytical Hierarchy Process) agar proses penilaian kinerja menjadi lebih objektif. Hasil penelitian menunjukan bahwa, ada 3 faktor dalam penilaian kinerja perusahaan yaitu karakteristik pribadi, kompetensi kerja dan juga sifat umum. Karakteristik pribadi mempunyai bobot terbesar yaitu 0,58 lalu kompetensi kerja 0,22 dan sifat umum 0,20. Setelah melakukan penilaian kinerja menggunakan metode umpan balik 360 derjat, didapatkan rata-rata penilaian kinerja sebesar 4,028 dengan skala sangat bai

    Implementasi Redesain Sistem Kerja Pengangkutan Crumb Rubber Yang Ergonomis

    Get PDF
    PT. Perindustrian & Perdagangan Bangkinang merupakan Industri yang bergerak dibidang pengolahan getah karet menjadi barang setengah jadi (Crumb Rubber). Pada proses pengolahannya, banyak terdapat kegiatan material handling khususnya pada pengangkutan karet olahan ke penjemuran. Tujuan penelitian ini adalah mendesain ulang gerobak angkut yang ergonomis berdasarkan metode OWAS dan antropometri. Perancangan dilakukan dengan menyesuaikan lebar bahu (LB), tinggi siku berdiri (TSB), dan panjang telapak tangan (PTT). Berdasarkan analisa postur kerja menggunakan OWAS, diperoleh rata-rata nilai level skala sikap awal nya 3 ( perbaikan perlu dilakukan sesegera mungkin) menjadi rata-rata 1 (tidak perlu perbaikan) setelah dilakukannya perancangan ulang. Berdasarkan waktu kerja yang awalnyawaktu siklus 117,10 detik, waktu normal 124,76 detik, waktu baku 179,65 detik menjadi lebih cepat setelah perancangan yaitu sebesar waktu siklus 86,84 detik, waktu normal 98,99 detik, waktu baku 136,60 detik. Berdasarkan analisa OWAS dan waktu kerja serta antropometri dari hasil desain ulang, bahwa sistem kerja usulan diharapkan dapat meminimalisir timbulnya cidera otot musculoskeletal sehingga pekerja dapat bekerja dengan nyaman dan aman. Kata kunci: Antropometri, Ergonomi, Metode OWAS,Musculoskeletal, Waktu Kerj

    Proactive risk assessment and management tools for manual handling in manufacturing paving blocks

    Get PDF
    This study was conducted on a business unit that manually manufactured paving blocks which led to injuries involving musculoskeletal disorders (MSDs). Data obtained from the Nordic body map of four workers, showed that 14.81% failed to fall sick, 40.74% were partly sick, 36.3% were sick, and 3.7 very sick. This study, therefore, proposed a RAMP (risk assessment and management tools) method to identify and analyse work activities. The result showed that the level of risk in paving block manufacturing activities was 7, 13, and 15 in categories of high, moderate, and low, respectively, with a total score of 80.40. After proper improvement, there was a reduction in moderate and high bending duration from 34.8 to 25 minutes and 131.55 to 95.8 minutes, respectively, with lifting frequency from 1000 to 500 times. The reduction made a total assessment score of 74.20, therefore, further study is required to conduct layout on the workspace. Keywords: Nordic body map; manual material handling; MMH; musculoskeletal disorders; MSDs; risk assessment and management tools; RAMP
    corecore