33 research outputs found
PENGARUH HARGA, KUALITAS PELAYANAN, DAN PROMOSI TERHADAP LOYALITAS PELANGGAN PADA PENGGUNA GO-RIDE DI KOTA SAMARINDA
The internet is an information technology that is growing very rapidly because the internet has become a necessity and also provides convenience in everyday life, one of which is online transportation. Go-Ride is an online transportation service that uses the internet to make it easier for people to carry out activities safely and comfortably, so that consumers are loyal to the products offered.This study aims to determine the effect of price, service quality, and promotion on customer loyalty for Go-Ride users in Samarinda. Price (X1), Service Quality (X2), Promotion (X3) are used as independent variables while Customer Loyalty (Y) is the dependent variable. Primary data were obtained by conducting interviews with 100 respondents using a questionnaire. Data were analyzed using multiple linear regression analysis techniques with the help of statistical software SPSS version 20.The results of this study indicate that service quality and promotion partially have a significant effect on customer loyalty, while price does not partially have a significant effect on customer loyalty to Go-Ride users in Samarinda
PENGEMBANGAN BAHAN AJAR BERORIENTASI PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN KOMUNIKASI MATEMATIS SISWA
ABSTRACTThis study aims to determine whether problem-based learning-oriented teaching materials are valid and practical in improving mathematical communication skills. Materials that do not relate problems in real-world contexts and students' low mathematical communication skills are the reasons this research was conducted. This type of research is development (development research). This study uses a 4-D development model Thiagarajan, Semmel and Semmel by developing teaching materials oriented to problem-based learning approaches. The teaching materials developed are teacher books and student books. The trial was carried out on 32 students of class VII-4 and VII-5 at SMP Negeri 1 Pangkalan Susu. From the results of trial I and trial II it was obtained: The validity of teaching materials according to the expert team was valid, and practicality teaching materials have met the practical criteria in terms of: a) the validator states the teaching materials can be used with minor revisions; b) the results of observations of the implementation of teaching materials have been said to be good. Keywords: teaching materials, Problem Based Learnin
PERANAN MANAJEMEN PENDIDIKAN KHUSUS DALAM PEMBELAJARAN MATEMATIKA BAGI PESERTA DIDIK DENGAN HAMBATAN INTELEKTUAL DI SLB NEGERI BONTANG KALIMANTAN TIMUR
Pendidikan adalah proses kerjasama antara lembaga dan individu untuk meningkatkan kepribadian dan kompetensi peserta didik baik secara rohani maupun jasmani. Undang-Undang Sistem Pendidikan Nasional Republik Indonesia menggarisbawahi pentingnya menciptakan suasana belajar yang mendukung pengembangan potensi peserta didik. Manajemen pendidikan, terutama dalam konteks peserta didik berkebutuhan khusus (PDBK), memerlukan pendekatan yang inklusif, terencana, dan berkelanjutan. Penelitian deskriptif kualitatif ini mengkaji manajemen pembelajaran matematika bagi peserta didik hambatan intelektual di Sekolah Luar Biasa (SLB) Negeri Bontang, Kalimantan Timur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) menjadi pedoman utama bagi guru, meskipun harus disesuaikan secara fleksibel dengan kebutuhan peserta didik. Pembelajaran matematika mengedepankan pendekatan inklusif dan pengalaman langsung, di mana guru berperan penting dalam menyusun materi yang sederhana dan repetitif. Evaluasi pembelajaran tidak hanya mengukur hasil akhir, tetapi juga memperhatikan kemajuan dan respons peserta didik selama proses pembelajaran. Manajemen pendidikan khusus di SLB mencakup aspek kepegawaian, kurikulum, serta sarana dan prasarana. Kolaborasi antara sekolah, keluarga, praktisi pendidikan, dan komunitas mendukung terciptanya lingkungan pembelajaran inklusif. Dengan pendekatan yang tepat, pembelajaran matematika bagi peserta didik hambatan intelektual dapat membantu pengembangan keterampilan kognitif, sosial, dan kehidupan sehari-hari mereka
Peningkatan Penjualan Toko Barang Antik “Retrorika” Surabaya Dalam Pendekatan Business Model Canvas (BMC)
Antiques can be an option for running a business. The public is starting to pay attention to the antique goods business because it has its own value. Many antique collectors use it to do business. This research aims to find out what elements have been implemented by the Retrorika Surabaya antique shop and to find out the elements of the right business model to implement the strategy at the Retrorika Surabaya antique shop. The data sources in this research are primary data and secondary data. Primary data was obtained from interviews and observations carried out at the location. Secondary data is data owned and processed by researchers. The research method used is the qualitative phenomenological method. The problem experienced by the Retrorika antique shop is in its efforts to increase sales and distribution of goods from sellers to buyers. The approach used is a business canvas model in which there are nine elements as a reference in planning and continuing a business. Based on the results of research conducted using qualitative phenomenological methods, it was found that Retrorika has implemented most of the BMC elements such as Value proposition, Channels, Cost Structure, Key Resources and Customer Relationships. However, other elements such as Key Activities, Key Partnerships, and Customer Segments are still not fully optimized. The use of social media and e-commerce platforms has helped in increasing visibility and sales, but a more holistic strategy is still needed to optimize all aspects of BMC. Further discussion revealed that although Retrorika stores have utilized several digital marketing strategies, there are several challenges in terms of inventory management and developing more personalized customer relationships
Hubungan Kesulitan Makan Dengan Status Gizi Pada Anak 3-5 Tahun Di Kelurahan Jati Kota Padang Tahun 2019
Berbagai masalah makan dapat menyebabkan anak kehilangan nafsu makan hingga mengalami kesulitan makan. Kesulitan makan mempengaruhi jumlah asupan nutrisi yang dikonsumsi. Asupan nutrisi yang kurang menyebabkan keadaan status gizi menjadi kurang baik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan kesulitan makan dengan status gizi pada anak 3-5 tahun di kelurahan Jati kota Padang tahun 2019. Metode penelitian ini menggunakan desain potong lintang. Populasinya adalah anak usia prasekolah (3-5 tahun) di Kelurahan Jati Kota Padang dengan jumlah sampel 110 anak yang diambil dengan teknik simple random sampling. Instrumen penelitian adalah kuesioner kesulitan makan, food recall 2x24 jam, FFQ, pengukuran berat badan dan tinggi badan. Analisis data dengan uji statistik Chi-square dan regresi logistik dengan derajat kepercayaan 95%. Hasil penelitian didapatkan bahwa 55,5% responden mengalami sulit makan kategori tinggi, 21,8% status gizi kurang, 25,5% status gizi pendek dan 10% status gizi kurus. Hasil uji statistik menunjukkan adanya hubungan kesulitan makan dengan status gizi BB/U (p = 0,016) dan status gizi BB/TB (p = 0,021). Tidak terdapat hubungan kesulitan makan dengan status gizi TB/U (p= 0,651). Hasil analisis multivariat menunjukan bahwa variabel jumlah asupan energi dan pengetahuan gizi ibu merupakan confounding terhadap status gizi BB/U, TB/U dan BB/TB. Daftar Pustaka : 78 (1998-2018), Kata Kunci : Kesulitan makan, status gizi, anak usia prasekolah (3-5 tahun
THE IMPACT OF PRODUCT DIFFERENTIATION STRATEGY AND CUSTOMER SATISFACTION ON CUSTOMER LOYALTY AT ENHAI SOERABI BANDUNG RESTAURANT
This study investigates the impact of product differentiation strategies and customer satisfaction on customer loyalty at Enhai Soerabi Bandung Restaurant in Padang. Using a sample of 130 respondents, the research explores the influence of three dimensions of product differentiation—service offering differentiation, service delivery differentiation, and image differentiation—on customer satisfaction and loyalty. The data were analyzed using Structural Equation Modeling (SEM) with SmartPLS 2.0. The results show that both service offering differentiation and image differentiation significantly affect customer satisfaction, while service delivery differentiation did not have a significant impact. Furthermore, customer satisfaction was found to have a strong positive effect on customer loyalty. The findings suggest that Enhai Soerabi Bandung should focus on enhancing its service offerings and brand image to foster customer satisfaction and loyalty. The study also highlights the importance of maintaining high-quality service delivery but recognizes that factors like food quality and pricing also contribute to customer loyalty. Limitations of the study include its focus on a single restaurant and a relatively small sample size. Future research should explore these factors across different locations and with larger samples to generalize the findings further
Kemampuan Pemecahan Masalah Matematika Siswa melalui Metode Pembelajaran Fishbowl di Kelas X SMK Negeri 1 Ampek Angkek
Penelitian ini didorong oleh lemahnya kemampuan siswa dalam memecahan masalah matematika, disebabkan oleh pembelajaran yang masih berpusat pada guru dan metode yang tidak beragam. Salah satu solusi yang diusulkan adalah penerapan metode pembelajaran fishbowl. Tujuan dari penelitian ini ialah guna mengevaluasi apakah kemampuan pemecahan masalah matematika siswa yang memakai metode fishbowl lebih unggul dibandingkan dengan metode kovensional di kelas X SMK Negeri 1 Ampek Angkek. Jenis penelitian ini ialah pra-eksperimen dengan desain The Static Group Comparison. Populasi penelitian mencakup semua kelas X di SMK Negeri 1 Ampek Angkek, dimana kelas eksperimen ialah X AKL dan kelas kontrol ialah X Busana 1. Hasil uji hipotesis menunjukkan dan , yang berarti sehingga ditolak. Kesimpulannya, kemampuan pemecahan masalah matematika siswa yang diajar memakai metode fishbowl lebih baik dibandingkan yang diajar memakai metode kovensional di kelas X SMK Negeri 1 Ampek Angkek
PENGARUH CAMPURAN COCOPEAT DAN ROCK PHOSPHATE TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TIGA VARIETAS PADI GOGO (Oryza sativa L.) PADA MEDIUM ULTISOL
The research aims to study the effect of mixture of cocopeat and rock phosphate on growth and yield of three varieties of upland rice in Ultisols medium. The research was conducted at the Green House of the Faculty of Agriculture, University of Riau, Pekanbaru from March to August 2017. The research used Split Plot Design. The main plot were upland rice consist of three varieties (Situ Bagendit, Situ Patenggang and Inpago 8). The subplots were mixture of cocopeat 10 t ha-1 with rock phosphate (RP) doses 0, 30, 45, and 60 P2O5 kg ha-1. The parameters observed were plant height, number of maximum tillers and productive tillers, panicle length, flowering age, number of grain panicle-1, weight of dry milled grain and weight of 1000 grain. The results showed that the application of mixture of cocopeat doses 10 t ha-1 and RP doses 30 – 60 P2O5 kg ha-1 have effect to plant height, panicle length, and weight 1000 grain for Situ Bagendit, Situ Patenggang and Inpago 8 compare to without RP, but tended increase number of maximum and productive tillers and decrease flowering age. The application cocopeat doses 10 t ha-1 and RP doses 30 P2O5 kg ha-1 increased number of filled grain panicle-1 and weight of dry milled grain on three varieties, weight of dry milled grain Situ Patenggang > Inpago 8 > Situ Bagendit on each doses of RP and have number of productive tillers of these varieties 1,5 – 2 is greater than its descriptions.Keywords : rock phosphate, ultisol, upland ric
PEMBERIAN MEJA POTONG KAIN ERGONOMIS UNTUK MENINGKATKAN PRODUKSI KERJA USAHA JAHIT
Usaha Jahit yang berada di Kota Medan sangat berkembang dengan pesat. Hal ini disebabkan oleh tingginya minat masyarakat untuk menjahitkan bahan dasar pakaian sehingga akhirnya didapat sebuah desain yang sesuai dengan keinginan pelanggan. Demi mendapatkan ukuran dan desain yang susai tersebut, maka tiap usaha jahit harus menggunting kain sesuai dengan pola yang telah ditetapkan. Dalam proses kerja penjahitan, pemotongan pola merupakan bagian yang paling menentukan tingkat kesesuaian antara model pakaian dan hasil akhir berupa produk pakaian. Berdasarkan hasil observasi awal dengan mitra, mereka sering kesulitan pada saat proses pemotongan kain tersebut dikarenakan sempit dan terbatasnya ukuran meja potong kain. Dampak dari terbatasnya meja potong adalah pola kain yang digunting menjadi tidak sesuai dengan ukuran yang telah ditetapkan. Target yang telah tercapai adalah tersedianya meja potong ergonomis yang sesuai dengan dimensi dan ukuran tubuh pekerja sehingga dapat mendukung proses kerja jahit dan nantinya dapat mkeningkatkan kualitas produksi usaha jahit
MENGENAL PENGOLAHAN SAMPAH ORGANIK MENJADI ECO ENZYME DI KAMPUNG TEMATIK KELURAHAN ANDALAS
Eco enzyme adalah cairan multifungsi yang dihasilkan dari proses fermentasi 3 bulan dengan bahan sederhana, gula merah/tetes tebu, limbah atau sampah organik dengan menggunakan komposisi 1:3:10. Selama proses fermentasi eco enzyme ini, akan menghasilkan ozon dan oksigen, ini setara dengan yang dihasilkan oleh 10 pohon. Beberapa manfaat Eco enzyme yaitu dapat membersihkan sungai yang tercemar, seperti antiseptik, menyuburkan tanah dan pengganti produk kimia rumah tangga harian. Tujuan dari kegiatan ini adalah: 1) Memberikan gambaran bentuk partisipasi masyarakat dalam pelaksanaan program pemberdayaan Kampung Tematik. 2) Menganalisis faktor yang mendorong keberhasilan pola pemberdayaan Kampung Tematik. 3) Untuk mengetahui analisis karakteristik sampah, nilai jual sampah organik dan marketing margin dalam pemasaran sampah padat yang menjadi daur ulang di Kampung Tematik Kelurahan Andalas Kota Padang. Metode pelaksanaan dalam kegiatan PKL kampung tematik ini akan dilakukan dalam bentuk pendampingan serta adanya dukungan sosial dan pemberdayaaan masyarakat terhadap hasil olahan daur ulang sampah organik. Secara keseluruhan, program pelaksanaan kegiaan ini berhasil dilaksanakan dengan bai
