16 research outputs found

    ANALISIS TINGKAT KEPUASAN KONSUMEN TERHADAP BERAS MERAH MEREK GERI DI KOTA PADANG

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk mendiskripsikan karakteristik konsumen beras merah merek Geri di Kota Padang dan menganalisis tingkat kepuasan konsumen terhadap beras merah merek Geri di Kota Padang. Metode pengambilan sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik non probability yaitu dengan cara Purposive Sampling. Sedangkan metode analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif, Importance Performance Analysis (IPA) dan Customer Satisfaction Index (CSI). Karakteristik demografi konsumen beras merah merek Geri sebagian besar berjenis kelamin perempuan, berusia 36-45 tahun, sudah menikah, jumlah anggota keluarga 4 orang, pendidikan terakhir sarjana, pekerjaan PNS, dan berpendapatan lebih dari Rp 2.500.000 per bulan. Konsumen beras merah merek Geri sebagian besar mengetahui gizi yang terkandung di dalam beras merah dan semua konsumen mengetahui manfaat yang terkandung di dalam beras merah. Hasil Importance Performance Analysis (IPA) menjelaskan atribut yang harus diperbaiki adalah daya tahan beras untuk disimpan. Berdasarkan nilai indeks kepuasan pelanggan atau Customer Satisfaction Index (CSI), diketahui bahwa nilai CSI adalah sebesar 71,8 persen atau 0,718, yaitu berada pada range 0,60 – 0,80. Dengan demikian, keseluruhan atribut beras merah merek Geri dapat dikatakan sudah memuaskan konsumennya. Kata Kunci : Beras Merah, Karakteristik Konsumen, Kepuasan Konsume

    STUDI KOMPARASI MEDIA PEMBELAJARAN GAMBAR DAN VIDEO TERHADAP HASIL BELAJAR MATA PELAJARAN IPA PADA SISWA KELAS V SD

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan hasil belajar siswa dengan menggunakan media pembelajaran gambar dan media pembelajaran video. Populasi penelitian adalah seluruh siswa-siswi kelas V SDNU Munggugebang tahun ajaran 2020/2021. Teknik pengambilan sampel menggunakan media gambar dan media video. Jumlah sampel sebanyak 24 siswa-siswi. Berdasarkan hasil analisis yang telah diuraikan bahwa terdapat perbedaan hasil belajar siswa kelas V dalam mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) yang menggunakan media pembelajaran gambar dan media pembelajaran video. Hasil belajar siswa kelas V SDNU Munggugebang yang menggunakan media pembelajaran video lebih tinggi dibandingkan dengan siswa yang menggunakan media pembelajaran gambar

    Studi Komparasi Media Pembelajaran Gambar dan Video terhadap Hasil Belajar Mata Pelajaran IPA Pada Siswa di Sekolah Dasar

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan hasil belajar siswa dengan menggunakan media pembelajaran gambar dan media pembelajaran video. Populasi penelitian adalah seluruh siswa-siswi kelas V SDNU Munggugebang tahun ajaran 2020/2021. Teknik pengambilan sampel menggunakan media gambar dan media video. Jumlah sampel sebanyak 24 siswa-siswi. Berdasarkan hasil analisis yang telah diuraikan bahwa terdapat perbedaan hasil belajar siswa kelas V dalam mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) yang menggunakan media pembelajaran gambar dan media pembelajaran video. Hasil belajar siswa kelas V SDNU Munggugebang yang menggunakan media pembelajaran video lebih tinggi dibandingkan dengan siswa yang menggunakan media pembelajaran gambar

    UJI AKTIVITAS ANTIOKSIDAN HASIL FREEZE DRY DARI EKSTRAK AIR DAUN KELOR (Moringa oleifera), UMBI BIT (Beta vulgaris L.) DAN BROKOLI (Brassica oleracea L.) SEBAGAI BAHAN TAMBAHAN MINUMAN SUPLEMEN

    Get PDF
    Efforts to prevent COVID-19 infection in the elderly are carried out by increasing body resistance, one of which is the consumption of supplements or health drinks containing antioxidants. Natural antioxidants can be obtained from active compounds from plants, including Moringa leaves, beetroot, and broccoli which were extracted using the freeze-drying method. The purpose of this study was to determine the antioxidant activity of the extract of Moringa leaves, beetroot, and broccoli from freeze-dried. Testing the antioxidant activity of UV-Vis spectrophotometer via free radical fishing methods 1, 1 -diphenyl-2-picrylhydrazyl (DPPH). The results showed the IC50 value of Moringa leaf extract from freeze-dried results of 162.98 ppm classified as weak antioxidant category, beetroot extract of 231.25 ppm classified as very weak antioxidant category, and broccoli extract of 379.11 ppm classified as a very weak antioxidant category.Upaya pencegahan infeksi covid-19 pada lansia dilakukan dengan peningkatan daya tahan tubuh salah satunya dengan konsumsi suplemen atau minuman kesehatan yang mengandung antioksidan. Antioksidan alami dapat diperoleh kandungan senyawa aktif dari tumbuhan, diantaranya daun kelor, umbi bit dan brokoli yang diekstraksi dengan metode freeze dry. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui aktivitas antioksidan dari ekstrak daun kelor, umbi bit dan brokoli hasil freeze dry. Pengujian aktivitas antioksidan dilakukan dengan spektrofotometer UV-Vis melalui metode penangkapan radikal bebas bebas 1,1-difenil-2-pikrilhidrazil (DPPH). Hasil penelitian menunjukkan nilai IC50 dari ekstrak daun kelor hasil freeze ary sebesar 162,98 ppm tergolong antioksidan kategori lemah, ekstrak buah bit sebesar 231,25 ppm ppm tergolong antioksidan kategori sangat lemah dan ekrstak brokoli sebesar 379,11 ppm tergolong antioksidan kategori sangat lemah

    Peningkatan Kapasitas Sumber Daya Manusia Tentang Mitigasi Bencana Desa Sekotong Tengah Menuju Desa Tangguh Bencana

    Get PDF
    Bencana diartikan sebagai peristiwa atau rangkaian peristiwa yang mengancam dan menganggu kehidupan dan penghidupan masyarakat yang disebabkan oleh faktor alam dan faktor manusia sehingga mengakibatkan timbulnya korban jiwa, kerusakan lingkungan, kerugian harta benda, dan dampak psikologis (Perke BNPB No. 02 Tahun 2021). Banjir merupakan salah satu bencana yang sering terjadi di Indonesia, salah satunya di Desa Sekotong Tengah. Desa Sekotong Tengah merupakan salah satu desa yang ada di Kabupaten Lombok Barat, Provinsi Nusa Tenggara Barat. Permasalahan banjir yang terjadi di Desa Sekotong Tengah merupakan bencana musiman yang kerap terjadi setiap tahunnya pada musim hujan. Untuk itu, upaya yang perlu dilakukan dalam menanggulangi banjir adalah meminimalkan dampak/resiko yang ditimbulkan akibat bencana banjir atau yang disebut dengan mitigasi. Salah satu bentuk mitigasi yang dapat dilakukan untuk mengurangi dampak risiko banjir yaitu dilakukan penyuluhan dan sosialisasi serta ditindaklanjuti kerja bakti. Berdasarkan hasil penyuluhan bahwa sebagian besar masyarakat Sekotong Tengah masih belum memahami dampak banjir. Data banjir yang terjadi pada awal tahun 2021 merendam 13 dari 18 dusun di Desa Sekotong Tengah. Hal ini menunjukkan bahwa dampak bencana banjir yang terjadi di awal tahun 2021 di Desa Sekotong Tengah yaitu sebesar 72%. Data tersebut menunjukkan sekotong 1 menjadi dusun yang paling tinggi terdampak banjir sampai dengan dusun mekar sari paling rendah. Berdasarkan hasil sosialisasi didapatkan bahwa sebagian masyarakat masih membuang sampah sembarangan di saluran drainase. Hasil pengamatan sebelum sosialisasi terhadap sampel sebanyak 14 KK di Dusun Sekotong II Desa Sekotong Tengah menunjukkan 10 KK (71%) yang membuang sampah sembarangan dan 4 KK (29%) yang tidak membuang sampah sembarangan. Setelah dilakukan sosialisasi, mulai terlihat perubahan masyarakat tidak lagi membuang sampah sembarangan di saluran drainase yaitu sebanyak 8 KK (57%) yang tidak membuang sampah sembarangan dan 6 KK (43%) yang masih membuang sampah sembarangan. Hal ini dapat disimpulkan bahwa sosialisasi yang dilakukan cukup berhasil memberikan kesadaran kepada masyarakat untuk tidak membuang sampah sembarangan. Setelah kegiatan sosialisasi ditindaklanjuti dengan kegiatan kerja bakti membersihkan saluran drainase seperti selokan. Keterlibatan masyarakat dalam kegiatan ini tidak maksimal karena bersamaan dengan kesibukan masyarakat yang berkebun di pengunungan

    Keanekaragaman Collembola pada budidaya tanaman cabai dalam polibag dengan media tanam yang berbeda

    No full text
    Collembola adalah insekta yang hidupnya berada di bagian atas permukaan tanah yang lembab dan berperan penting sebagai hewan tanah sebagai pememecah bahan organik yang ada dalam tanah atau sebagai pakan alternatif bagi predator. Collembola sangat besar peranannya dan bergantung pada jenis atau kelompoknya masing-masing dan menempati berbagai macam perubahan ekosistem. Tujuan dari penelitian ini, yaitu mengetahui keanekaragaman Collembola yang ada pada media tanam tanaman cabai yang menggunakan media tanam sekam bakar, sekam biasa dan tanah. Lokasi penelitian ini dilakukan pada tiga lokasi yang berbeda yaitu antara lokasi 1, lokasi 2 dan lokasi 3. Colembolla yang ditemukan pada penelitian ini yaitu spesies Lobella sp, Lepidocytrus sp, Tomocerus elongates sp, Pseudosinella sp dan Folsomides sp. yang terdiri dari 5 spesies yang paling banyak ditemukan yaitu jenis spesies Lepidocytrus sp, Tomocerus elongates sp, Pseudosinella sp dan Folsomides sp dan jumlah Collembola yang paling sedikit ditemukan yaitu jenis spesies Lobella sp. Kata kunci : Collembola, Tanaman Cabai, Sekam Bakar,Sekam Mentah dan Tanah

    Pengembangan Komunitas Lokal Melalui Daur Ulang Limbah Industri Manufaktur Logam

    No full text
    Abstrak Isu permasalahan limbah bermuatan B3 pada industri manufaktur logam berupa debu aluminium yang berpotensi merugikan mendorong ide kreatif dan inovatif. Kondisi sosial-ekonomi yang tidak menentu akibat masih bergantungnya pada sektor pertanian dan keunikan cara pandang masyarakat lokal mendorong perkembangan usaha daur ulang limbah industri manufaktur logam yang dikelola menjadi batangan aluminium dengan di dukung peningkatan kapasitas berbasis konteks lokal hingga terarahkan dalam proses pengembangan komunitas lokal (indigenous community development) pada komunitas pengrajin batangan aluminium. Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan proses indigenous community development melalui daur ulang limbah industri manufaktur logam. Pendekatan penelitian menggunakan kualitatif dengan jenis penelitian studi deskriptif. Teknik penentuan informan adalah purposive. Teknik pengumpulan data diantaranya wawancara, observasi, dan dokumentasi. Teknik analisis data meliputi reduksi data, penyajian data, penarikan kesimpulan dan verifikasi. Teknik keabsahan data menggunakan triangulasi sumber. Hasil penelitian menunjukkan proses indigenous community development pada komunitas pengrajin batangan aluminium memuat tahapan dan strategi yang diantaranya tahapan pengembangan awal dengan strategi penanaman motivasi diri dan keterbukaan hubungan kerja sama. Tahapan transformasi pengetahuan dan keterampilan dengan penerapan langkah learning by doing. Tahapan pengembangan insiatif lokal yang merupakan penyempurna dari praktik pemberdayaan dengan penerapan pendekatan inovatif, memelihara jaringan kerja regular dan pengembangan konsesus dengan industri manufaktur logam hingga pemerintah. Seiring proses indigenous community development yang dilakukan telah mendorong pelembagaan tata kelola daur ulang limbah industri manufaktur logam dengan didasarkan pada unsur regulasi disertai prinsip partisipatif, prinsip edukatif, dan prinsip sinergis yang secara berkelanjutan menjadikannya unsur pendukung dalam menjaga stabilitas dari eksistensi proses indigenous community development dalam mewujudkan peningkatan kesejahteraan

    Pengembangan Media Motion Graphic Pada Mata Pelajaran IPA Materi Peredaran Darah Kelas 5 Sekolah Dasar Negeri Pandak 1 Sidoharjo Sragen

    No full text
    AbstrakBerdasarkan hasil observasi ditemukan permasalahan pembelajaran yang dialami peserta didik, diantaranyayaitu kurangnya pemahaman peserta didik terhadap materi yang terlalu abstrak, sehingga peserta didikmudah merasa bosan dalam melaksanakan pembelajaran, serta kurangnya penggunaan teknologi dalampembelajaran merupakan salah satu faktor yang dimana membuat aktivitas pembelajaran terasa sangatmembosankan di era sekarang ini. Maka dari itu, Tujuan penelitian ialah 1) untuk mengembangkan sebuahproduk berupa media pembelajaran motion graphic dan 2) untuk mengetahui kelayakan media. Mediadikembangkan pada materi Peredaran Darah, mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam kelas V SekolahDasar Negeri Pandak 1 Sidoharjo Sragen. Metode penelitian ini adalah penelitian pengembangan, Modelyang digunakan ialah model ADDIE (Analyze, Design, Development, Implementation, Evaluation). Jenisdata yang diambil ialah data kuantitatif dan kualitatif, data kuantitatif diperoleh dari data angket kemudiandiolah menggunakan rumus persentase sedangkan data kualitatif diperoleh dari hasil wawancara ahli yangkemudian dilakukan analisis. Langkah pertama yang dilakukan ialah analisis masalah, setelah masalahditemukan selanjutnya melakukan perancangan desain media yang akan dikembangkan yang sudahdisesuaikan dengan karakteristik materi, peserta didik dan media, kemudia melakukan pengembangan.Untuk tahapan penerapan dan evaluasi tidak dilaksanakan dikarenakan masa pandemi covid-19. Untukmengetahui kelayakan, dilakukan validasi oleh tiga ahli, yakni ahli RPP, ahli materi dan ahli media. Darihasil validasi diperoleh persentase sebagai berikut : 97,5% dari ahli RPP, 90% dari Ahli Materi dan 97,5%dari Ahli Media. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa media yang dikembangkan layak digunakandalam pembelajaran.Kata Kunci:. pengembangan, motion graphic, peredaran darah AbstractAccording to the result of the observation, there was a learning problem that happened to the students likethey had no good understanding to the material, so they were easy to feel bored in learning and lack ofusing technology in learning process became one of factor that make learning activities becomes a boringactivity. So, The aim of this research is 1) to develop a motion graphic-based learning media and 2) todetermine whether it is qualified or not. The learning media is developed on the Blood Circulation Systemmaterial of the 5th grade students of Pandak State Elementary School. The method used in this research isResearch and Development (R&D) and the model is Analyze, Design, Development, Implementation, andEvaluation (ADDIE). The types of the collected data are quantitative and qualitative: the quantitative dataare taken from questionnaire then it was processed using percentage formula while the qualitative data aretaken from interview from the expert which will be analyzed. The research started by analyzing theproblem and then designing the blueprint of the learning media that is adjusted to the characteristics oflearning material, students, and learning media. The following step is developing the learning media. Theimplementation and evaluation step could not be conducted due to the situation caused by the covid-19pandemic. Validation is conducted to determine the qualification of the learning media. It is done by threeexperts: lesson plan experts, learning material experts, and learning media experts. The percentages ofvalidation are 97.5% from the lesson plan expert, 90% from the learning material expert, and 97,5% fromthe learning media expert. Therefore, it can be concluded that the developed learning media is qualified inlearning.Keywords: Research and Development, Motion Graphic, Blood Circulation Syste
    corecore