60 research outputs found

    MANAJEMEN TAMAN PENDIDIKAN AL-QUR’AN (TPQ) DI KECAMATAN TEMBILAHAN KABUPATEN INDRAGIRI HILIR

    Get PDF
    Perkembangan dunia pendidikan dewasa ini semakin membutuhkan manajemen atau pengelolaan yang baik. Demikian juga dalam hal pembelajaran baca tulis Al-Qur’an sangat diperlukan adanya penanganan yang serius baik dari segi ketepatan metode atau sistem, pendekatan atau perencanaan manajemen yang matang. Dalam meningkatkan kemampuan managerial dan kemampuan teknik masih mengalami berbagai hambatan yang mengakibatkan tidak terlaksana secara optimal. Berangkat dari berbagai permasalahan di atas, penulis berusaha mengadakan penelitian dengan judul Manajemen Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPQ) di Kecamatan Tembilahan Indragiri Hilir. Adapun rumusan masalah dalam tesis ini adalah bagaimana manajemen Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPQ) di Kecamatan Tembilahan Kabupaten Indragiri Hilir. Faktor-faktor apa saja yang menjadi pendukung dan penghambat terhadap pelaksanaan manajemen Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPQ) di Kecamatan Tembilahan Kabupaten Indragiri Hilir. Usaha-usaha apa yang telah dilakukan dalam manajemen Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPQ) di Kecamatan Tembilahan Kabupaten Indragiri Hilir. Tujuan dilakukannya penelitian ini adalah untuk mengetahui manajemen Taman Pendidikan al-Qur’an, upaya-upaya yang dilakukan oleh TPQ di Kecamatan Tembilahan Indragiri Hilir. Mengetahui faktor penunjang dan penghambat terhadap pelaksanaan pendidikan Taman Pendidikan al-Qur’an, dan usaha-usaha yang dilakukan dalam manajemen Taman pendidikan al-Qur’an. Metode penelitian yang penulis lakukan adalah penelitian deskriptif kualitaif. Informan penelitian ini adalah kepala TPQ, bagian kurikulum, dan ustaz-ustazah, serta data-data lain yang masih berkaitan erat dengan kajian ini. Hasil penelitian ini dapat disampaikan bahwasanya Manajemen Taman Pendidikan Al-Qur’an di Kecamatan Tembilahan Indragiri Hilir sudah dilakukan tapi belum sempurna, dengan meningkatkan program pengajaran, santri, guru, keuangan TPQ, sarana, prasarana dan sumber daya manusia. Sedangkan hambatan-hambatan pelaksanaan Manajemen Taman Pendidikan Al-Qur’an di Kecamatan Tembilahan Indragiri Hilir bersumber dari faktor internal dan eksternal. Dengan demikian, maka disarankan agar pengurus Taman Pendidikan Al-Qur’an terus berusaha menyempurnakan pelaksanaan manajemen pendidikannya

    RESISTENSI SOSIAL MASYARAKAT SUKU BAJO (Studi Kasus Atas Perlawanan Masyarakat di Pulau Masudu Kecamatan Poleang Tenggara terhadap Kebijakan Resettlement ke Desa Liano Kecamatan Mataoleo Kabupaten Bombana)

    Full text link
    Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui kemudian mendeskripsikan resistensi sosial masyarakat suku Bajo terhadap kebijakan resettlement. Faktor-faktor apa sajakah penyebab resistensi masyarakat suku Bajo terhadap kebijakan resettlement di Desa Liano Kecamatan Mataoleo Kabupaten Bombana serta bagaimanakah startegi resistensi sosial masyarakat suku Bajo terhadap kebijakan resettlement di Desa Liano Kecamatan Mataoleo Kabupaten Bombana. Waktu penelitian kurang lebih satu bulan di Pulau Masudu Kecamatan Poleang Tenggara Kabupaten Bombana. Metode penelitiaan yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus, teknik pengumpulan data dilakukan melalui pengamatan, wawancara, dan dokumentasi. Informn penelitian berjumlah lima belas orang. Jenis dan sumber data yaitu data primer dan data skunder. Teknik analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajin data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa resistensi sosial masyarakat bajo di Pulau Masudu, terdapat beberapa faktor yang menjadi penyebab resistensi: a. Faktor kultur dan ekonomi; b. Faktor struktur; c. Faktor lingkungan. Sebagai strategi yang dilakukan dalam resitensi sosial masyarakat suku Bajo di Pulau Masudu diantaranya melalui demonstrasi dan perlawanan temporer

    Hubungan Kekuatan Otot Tungkai Dan Kekuatan Otot Lengan Dengan Kemampuan Bantingan Pinggang Pada Olahraga Gulat Mahasiswa FIK UNM

    Get PDF
    Penelitian ini adalah jenis penelitian deskriptif yang menggunakan rancangan penelitian "korelasional". Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui; (1) Apakah ada hubungan kekuatan otot tungkai dengan kemampuan bantingan pinggang pada olahraga gulat mahasiswa FIK UNM; (2) Apakah ada hubungan kekuatan otot lengan dengan kemampuan bantingan pinggang pada olahraga gulat mahasiswa FIK UNM; (3) Apakah ada hubungan kekuatan otot tungkai dan kekuatan otot lengan dengan kemampuan bantingan pinggang pada olahraga gulat mahasiswa FIK UNM. Populasinya adalah seluruh mahasiswa FIK UNM. Sampel yang digunakan adalah mahasiswa putra yang telah memprogramkan mata kuliah pilihan gulat sebanyak 30 orang. Teknik penentuan sampel adalah dengan pemelihan secara acak dengan cara undian (Simple Random Sampling). Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif, analisis koefisien korelasi Pearson product moment (r), analisis regresi dan analisis korelasi ganda (R) melalui program SPSS 14 pada taraf signifikan α = 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa; (1) Ada hubungan yang signifikan kekuatan otot tungkai dengan kemampuan bantingan pinggang pada olahraga gulat mahasiswa FIK UNM, dengan nilai ρ sebesar 0,756 (Pvalue < 0,05); (2) Ada hubungan yang signifikan kekuatan otot lengan dengan kemampuan bantingan pinggang pada olahraga gulat mahasiswa FIK UNM, dengan nilai ρ sebesar 0,718 (Pvalue < 0,05); (3) Ada hubungan yang signifikan kekuatan otot tungkai dan kekuatan otot lengan secara bersama-sama dengan kemampuan bantingan pinggang pada olahraga gulat mahasiswa FIK UNM, dengan nilai RO sebesar 0,836 (Pvalue < 0,05)

    The Effect of Entrepreneurial Orientation on Native Chicken Farm Growth With The Mediating Role of Poultry Production Systems

    Get PDF
    Growth among native chickens farming is eminent to accelerate the rate of poverty reduction and improve food security and nutrition by increasing the consumption of meat and eggs as a source of high-quality protein. Furthermore, entrepreneurial orientation (EO) has been widely used as a strategic approach for enhancing farm growth through various innovations. Therefore, this study aims to determine the effect of EO and poultry production systems on the growth of native chickens and to find out how the mediating role of poultry production systems on the effect of EO on the growth of native chicken farms. This study used a quantitative study focused on direct observation and structured interviews. A probability with a simple random sampling procedure was used for collecting the data from 196 native chicken farmers across Bone Regency, South Sulawesi Province, through a questionnaire. The data obtained were analyzed using path analysis. The results showed that EO and poultry production systems positively and significantly affected native chicken farm growth. However, the contribution of the effect of EO on the native chicken farm growth was lower (5.77%). After adopting the model's poultry production systems as a moderating variable, the effect's contribution increased to 16.57%. Based on the study findings, the study concluded that the adopted poultry production systems practices serve as a moderating variable that contributes mainly to the effect of EO on native chicken farm growth. Keywords: entrepreneurial orientation, poultry production system, native chicken, farm growth, mediating variabl

    Modernisasi dan Diskontinuitas Bahasa Daerah (Studi Kasus Penggunaan Bahasa Daerah Gu di Kelurahan Lakudo Kecamatan Lakudo Kabupaten Buton Tengah

    Full text link
    Penelitian ini didasarkan pada dua tujuan penting, yaitu untuk mengetahui proses diskontinuitas bahasa daerah GU; dan untuk mengetahui faktor- faktor yang menyebabkan terjadinya diskontinuitas penggunaan bahasa daerah GU di Kelurahan Lakudo Kecamatan Lakudo Kabupaten Buton Tengah. Pendekatan yang dilakukan dalam penelitian ini yaitu deskriptif kualitatif, dimana pengumpulan data dilakukan melalui teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Wawancara dilakukan kepada 20 informan yang dipilih secara sengaja (purposive sampling) yang dikhususkan pada remaja yang mengalami diskontinuitas bahasa daerah Gu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses diskontinuitas bahasa daerah GU di Kelurahan Lakudo berlangsung melalui 4 tahapan yaitu: 1) Masuknya bahasa daerah lain (akulturasi budaya), 2) Masuknya bahasa multilingual (bahasa gaul), 3) Berkurangnya penutur bahasa daerah, 4) Hilangnya tanda-tanda bahasa daerah di kalangan remaja. Diskontinuitas bahasa daerah GU di Kelurahan Lakudo pada prinsipnya disebabkan oleh 3 faktor, yaitu: 1) Faktor keluarga, 2) Faktor pendidikan, 3) Faktor teman sebaya

    Konstruksi Sosial dalam Praktik Pengobatan oleh Dukun dan Medis (Studi di Kecamatan Lakudo Kabupaten Buton Tengah)

    Full text link
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pola konstruksi sosial dalam praktik pengobatan dukun dan medis di Kelurahan Gu Timur Kecamatan Lakudo Kabupaten Buton Tengah. Penelitian ini dilaksanakan di Kelurahan Gu Timur Kecamatan Lakudo Kabupaten Buton Tengah dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Adapun teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Informan penelitian ini berjumlah 16 orang yang dipilih secara sengaja (purposive sampling) yang selanjutnya dianalisis secara deskriptif kualitatif. Hasil penelitian ini menunjuka bahwa praktik pengobatan oleh dukun dan medis di Kelurahan Gu Timur Kecamatan Lakudo Kabupaten Buton Tengah terkostruksi dalam dua pola. Yaitu: Pertama, praktik pengobatan oleh dukun yang meliputi dukun bayi dan dukun urut, dikonstruksi oleh pemikiran teologis dan metafisika. Dalam praktiknya masyarakat memilih berobat ke dukun karena beranggapan bahwa sakit yang dialami bersifat mistik, sehingga proses penyembuhan tidak dapat dijangkau oleh pengetahuan medis karena itu akan lebih cepat sembuh jika ke dukun. Kedua, praktik pengobatan oleh medis yang meliputi bidan dan dokter yang dikonstruksi oleh pemikiran positifis yang didasarkan pada pemikiran rasional ilmiah. Masyarakat bepandangan bahwa hanya melalui pengobatan secara medis mampu mengobati masalah kesehatan

    Analisis Serapan Hara Nitrogen dan Fosfor Tanaman Kedelai

    Get PDF
    Experimental research will be executed on farm of rice field sample in BPP Palaguna at Wajo Regency. Obstetrical nutrients Analysis of crop and soil will be done in soil Fertility Laboratory, soil sciences department of Faperta Unhas. This Research aim to analyze the ability of nutrients absorption of soy and maize with the mulch application on rice field rainfed. Research will be done/conducted by using Factorial Device in Group ( RDG). First Factor that is crop type with three treatment level that is L1 = Soy; L2 = Maize; and L3 = Maize + Soy. Second Factor is with mulch (M1) and without mulch (M0). Every treatment unit repeated by 3 times, so there are 18 plot, added a plot which is not cultivated as control for the perception of dynamics of Nitrogen (N) and Phosphorous (P) without palawija cultivation. Reason of the crop election for example because both types of the crop have their own system of root and different morphology characteristic which their possibility will influence the ability of conservation N. Result of analysis indicate that ability of absorption of N and P of maize and soy is better with the mulch application on rice field rainfe

    Pergaulan Bebas di Kalangan Pelajar (Studi Kasus di Desa Masaloka Kecamatan Kepulauan Masaloka Raya Kabupaten Bomabana)

    Full text link
    Penelitian ini bertujuan untuk 1) Mengetahui penyebabkan munculnya perilaku pergaulan bebas di Desa Masaloka Kecamatan Kepulauan Masaloka Raya Kabupaten Bombana; 2) Mengetahui dampak pergaulan bebas bagi pelajar di Desa Masaloka Kecamatan Kepulauan Masaloka Raya Kabupaten Bombana. Penelitian ini dilakukan di Desa Masaloka Kecamatan Kepulauan Masaloka Raya Kabupaten Bombana; Pendekatan penelitian yang digunakan yaitu pendekatan penelitian kualititatif. Teknik pengumpulan data dengan menggunakan teknik wawancaraa, observasi, dan dokumentasi.Untuk teknik penentuan informan menggunakan teknik Snowballin Sampling. Teknik analisis data yang digunakan yaitu analisis model interaktif menggunakan tiga tahapan yaitu reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan atau verifikasi. Hasil penelitian ini menujukkan bahwa pergaulan bebasdi kalangan pelajar di Desa Masaloka Kecamatan Kepulauan Masaloka Raya Kabupaten Bombanadisebabkan oleh pergeseran budaya, kurangnya perhatian orang tua, teman dekat, dan media dari berbagai faktor tersebut berdampak pada menurunyaprestasi pelajar, putus sekolah danhamil di luar nikah

    Supply Chain Analysis and Local Beef Cattle Competitiveness in South Sulawesi

    Get PDF
    The purpose of this study is to analyze the relationship between supply chain &nbsp;and the competitiveness of native beef cattle in South Sulawesi Province.&nbsp; A conceptual model was developed to examine how supply chain, including : strategic supplier partnerships, market information sharing, knowledge technology in beef cattle production sharing are related to the competitiveness of native beef cattle. A survey questionnaire based on 64 farmers and intermediary traders from Bone Regency, South Sulawesi Province conducted to collect empirical data for testing the formulated hypothesis. Spearman's correlation coefficient analysis was conducted to test the hypothesized relationship. The study&nbsp; result showed that strategic supplier partnerships have a significant and positive relationship with competitive native beef cattle, while market share of information and knowledge technology in beef cattle production was&nbsp; not significant and positively associated with competitive native beef cattle.&nbsp; The study limitations/implications is&nbsp; other important dimensions for supply chain partnerships, namely information sharing, goal congruence, decision synchronization, incentive alignment, and resource sharing should also be involved for future research. Since this study was limited to the province of South Sulawesi, the findings of this study cannot be generalized to supply chain practices in Indonesia and developing countries. Therefore future research should be carried out in other provinces in Indonesia or in other developing countrie

    Perilaku Konsumeris Pengunjung Mall Lippo Plaza Kota Kendari

    Full text link
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bentuk perilaku konsumeris pengunjung Mall Lippo Plaza Kota Kendari dan untuk mengetahui motivasi perilaku konsumeris pengunjung Mall Lippo Plaza Kota Kendari. Dalam penelitian ini digunakan pendekatan deskriptif kualitatif dimana data dikumpulkan melalui teknik observasi, dokumentasi dan wawancara. Wawancara dilakukan kepada 20 informan yang dipilih secara accidental sampling yakni para pengunjung Mall Lippo Plaza yang memiliki motivasi konsumeris. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa bentuk perilaku konsumeris pengunjung Mall Lippo Plaza Kota Kendari, yaitu: 1) Hidup Mewah adalah pola hidup konsumtif dan boros untuk keperluan pribadi atau keluarga. 2) Mentalitas Instan artinya membawa manusia untuk tidak USAh melalui proses berbelit belit dalam hal mendapatkan suatu kebahagiaan. 3) Pola Hidup Boros adalah gaya hidup yang gemar berlebih-lebihan dalam menggunakan uang. Para pengunjung merasa termotivasi berprilaku konsumtif dengan alasan antara lain: 1) Ingin refreshing karena banyak tugas kuliah, banyak beban kerja di Kantor dan di Rumah, mereka merasa refreshing bisa membuat pikiran jernih kembali. 2) Meningkatkan Status Sosial, pengunjung Mall menjadi percaya diri ketika masuk ke Mall. Orang kaya dan orang biasa semuanya berkunjung ke Mall hanya untuk nongkrong di cafe, berbelanja dan jalan-jalan
    corecore