44 research outputs found
EVALUASI AKTIVITAS NON VALUE ADDED DENGAN MENGGUNAKAN METODE VALUE STREAM MAPPING DAN PROCESS ACTIVITY MAPPING
Samsul Blacksmith is a blacksmith who produces palm harvesting tools (dodos), in the production process there is still waste which causes the daily production target not to be achieved, this study aims to determine the root causes of waste and provide alternative improvements. This research was conducted with 4 stages, first mapping all production activities using value stream mapping (VSM), the second stage identifying waste using the Process activity mapping (PAM) method, the third stage identifying the root causes of waste using the 5 whys method, the last stage providing alternative improvements to reduce or eliminate waste. The results showed that waste occurred due to the absence of workpiece transfer tools and long transfer distances, simple furnaces without the use of heat shields, and inefficient workbenches, the proposed alternative re-layout of the production floor, designing furnaces, and designing work areas, was able to reduce the lead time of the production process from 6.260 seconds to 4.907,8 seconds (improvement with MOST and MTM), and increased the PCE value from 51.6% to 65.8%
Analisis Postur Kerja Di Bengkel Las Sakty Jaya Dengan Metode RULA dan OWAS
Bengkel Las Sakty Jaya adalah UMKM di bidang jasa pengelasan dan konstruksi logam. Aktivitas pengelasan dan pengecatan sering menyebabkan keluhan muskuloskeletal (MSDs) akibat postur kerja yang tidak ergonomis. Penelitian ini menganalisis postur kerja menggunakan metode RULA dan OWAS serta memberikan rekomendasi perbaikan. Skor RULA menunjukkan angka 5 (Action Level 3) pada pengelasan dan 4 (Action Level 2) pada pengecatan. Sementara itu, OWAS menunjukkan skor kombinasi 2-1-6-1 dan 2-1-2-1 yang mengindikasikan perlunya perbaikan. Analisis dilakukan melalui observasi langsung dan pengukuran sudut postur tubuh. Postur membungkuk dan jongkok menjadi faktor risiko utama MSDs, terutama akibat tinggi meja kerja yang tidak sesuai dan kurangnya alat bantu ergonomis. Rekomendasi perbaikan meliputi penyesuaian tinggi meja, penggunaan kursi ergonomis, dan pelatihan postur kerja. Setelah diterapkan, terjadi penurunan signifikan pada skor RULA dan OWAS
Optimization of Tire Production Planning Using The Goal Programming Method and Sensitivity Analysis
In Indonesia there are many companies that are engaged in tire retreading or reuse of unused used tires. One of the problems in the retread business in Indonesia is that the tire production target is often not fulfilled and the lack of available tires is used as the main raw material for retreading due to the long process of sending tires from consumers to companies. The purpose of this study is to determine the optimal needs of resources, determine the priority of achievement and determine the value of sensitivity to the optimum solution achieved. The method used in this study is the Goal Programming Method, because it is suitable for problems that have many goals because through its deviation, the method can automatically capture information about the relative achievement of the goals to be achieved. Based on the results of research that has been done, it can be concluded that the maximum income earned by the company is IDR 474,426,000 or an increase of 36% from the limit set by the company. In addition, it can also be concluded that the sensitivity range for the boundary quantity value is the distance at which the shadow price remains valid. If it increases above the upper limit of sensitivity (increases) or decreases below the lower limit (decreases), the value of the shadow price will change
Mitigasi Risiko Untuk Meningkatkan Kualitas Produk Pada Proses Produksi Pinting Cup
Utama Cup Printing merupakan salah satu perusahaan yang berbentuk industri rumahan dan bergerak dibidang sablon. Permasalahan yang ada di perusahaan ini yaitu banyaknya terdapat produk cacat yang dihasilkan pada setiap produksi sehingga menyebabkan kerugian dan menurunkan kualitas dari produk tersebut. Hasil produk cacat yang ditemukan pada bulan Oktober 2021 – September 2022 mencapai 5% dan melebihi batas toleransi perusahaan yaitu 2% dengan 8 jenis cacat produk. Penelitian ini ditujukan untuk mengidentifikasi risiko dan smber dari risiko tersebut sehingga mampu meminimalisir kecacatan dengan melakukan memberi usulan aksi mitigasi. Setelah diakukan identifikasi risiko didapatkan 11 kejadian risiko Utama Cup Priting. Terdapat 3 risk agent prioritas yang diberi aksi mitigasi yaitu A2 Screen yang digunakan bocor, A4 Terdapat kerusakan dan kesalahan settingkomponen mesin, A8 Operator memasukkan cup yang sudah tersablon 2 kali ke molding. Terdapat 5 aksi mitigasi yang dapat dilakukan perusahaan untuk meminimalisir risiko cacat yaitu PA1 Melakukan pemeriksaan dan perawatan layar screen setelah selesai digunakan, PA2 Melakukan pemeriksaan dan pemeliharaan rutin terhadap setiap komponen mesin produksi minimal 1 kali dalam 1 bulan, PA3 membuat SOP produksi (tertulis), PA4 Meningkatkan kualitas SDM (Sumber Daya Manusia) di Utama Cup Printing dengan cara menerapkan pelatihan screen printing pada karyawan, PA5 melakukan breafing sebeum memulai produksi.
 
Pengendalian Persediaan Bahan Baku Produksi Surat Kabar Menggunakan Metode Economic Order Quantity (EOQ) Probabilistik Pada PT. X
Pengendalian persediaan merupakan tahapan kebijakan pengendalian untuk menentukan tingkat persediaan yang harus dijaga, kapan pesanan untuk menambah persediaan harus dilakukan dan berapa besar pesanan harus diadakan, jumlah atau tingkat persediaan yang dibutuhkan berbeda-beda untuk setiap perusahaan pabrik. Berdasarkan hasil survei, perusahaan ini dapat memproduksi ±1.200 surat kabar dalam sehari, sehingga dalam sebulan dapat mencapai angka produksi ±26.400 surat kabar dengan 22 hari kerja dalam sebulan. Angka tersebut berkategorikan berfluktuasi dikarenakan untuk produksi produk tersebut tergantung dari demand konsumen. Selanjutnya, terkait penyediaan bahan baku berupa kertas kalkir, plat, dan kertas koran tersebut memiliki sebuah kelemahan. Pada periode tertentu, proses produksi mengalami penurunan dikarenakan tidak dapat menangani fluktuasi dari demand konsumen akibat kekurangan bahan baku. Hal tersebut disebabkan karena perusahaan ini mengadopsi metode manajemen persediaan yang sederhana, yaitu dengan melakukan pemesanan bahan baku kembali di saat persediaannya hampir habis (acak atau tidak konsisten). Persediaan hampir habis dikarenakan perusahaan tidak memesan banyak stok bahan baku dan sesuai demand konsumen Selain itu, dalam pemesanan kembali perusahaan mengalami waktu tunggu (lead time) yang berbeda-beda
Analisis Sustainable Campus Berdasarkan Kriteria Setting dan Infrastructure (SI)
Pemanansan global menyebabkan kondisi bumi yang semakin mengkhawatirkan akibat dari panas yang berlebihan. Langkah antisipasi yang dapat dilakukan adalah dengan menerapkan konsep keberlanjutan di berbagai sektor termasuk Perguruan Tinggi. Kampus UIN Suska Riau merupakan salah satu Perguruan Tinggi terbesar di Propinsi Riau yang terletak di Kota Pekanbaru. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pembangunan keberlanjutan di kampus UIN Suska Riau dengan menggunakan pendekatan UI GreenMatric. Penelitian ini fokus pada kriteria Setting and Infrastructure (SI) yang terdiri dari 11 indikator. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa skor yang didapatkan adalah 425 (28,33%). Ini artinya masih kurang 1.075 (71,66%) dari target 1.500 yang harus dicapai. Penyebab dari perolehan nilai yang jauh dari target ini adalah banyaknya Setting and Infrastructure yang masih belum menerapkan sustainability karena keterbatasan anggaran
Risk Mitigation of Workplace Accidents in Oil Palm Plantations Using the HIRADC and FTA Approaches (Case Study: PT. XYZ)
This study addresses the mitigation of occupational accident risks in oil palm plantations using the Hazard Identification, Risk Assessment, and Determining Control (HIRADC) and Fault Tree Analysis (FTA) approaches. A case study was conducted at PT. XYZ with the aim of identifying potential hazards, assessing risk levels, and determining effective control measures to reduce workplace accidents. The HIRADC method was used to identify and assess the risk levels of various work activities in the plantation, while FTA was applied to analyze the root causes of workplace accidents in depth. The results of the study indicate that the main hazards in the plantation include the use of heavy equipment, contact with chemicals, and hazardous environmental conditions. The proposed mitigation measures include safety training, the use of appropriate personal protective equipment (PPE), and enhanced supervision in operational procedures. The implementation of HIRADC and FTA has proven effective in significantly reducing the level of workplace accident risks
Penilaian Kinerja Karyawan Menggunakan Metode Umpan Balik 360 Derajat dan Analitycal Hierarchy Process (Studi Kasus : PT. Riau Graindo)
Penilaian kinerja karyawan merupakan penilaian yang dilakukan oleh perusahaan terhadap karyawannya berupa evaluasi seberapa baik karyawan tersebut melakukan pekerjaan mereka. Penilaian kinerja juga bermanfaat untuk meningkatkan kualitas sumberdaya manusia di perusahaan. PT. Riau Graindo merupakan perusahaan percetakan yang terletak di Pekanbaru, Riau. Penilaian kinerja karyawan di PT. Riau Graindo masih dilakukan secara manual oleh atasan. sehingga perlu dilakukan penilaian kinerja menggunakan metode umpan balik 360 derajat dan juga metode AHP (Analytical Hierarchy Process) agar proses penilaian kinerja menjadi lebih objektif. Hasil penelitian menunjukan bahwa, ada 3 faktor dalam penilaian kinerja perusahaan yaitu karakteristik pribadi, kompetensi kerja dan juga sifat umum. Karakteristik pribadi mempunyai bobot terbesar yaitu 0,58 lalu kompetensi kerja 0,22 dan sifat umum 0,20. Setelah melakukan penilaian kinerja menggunakan metode umpan balik 360 derjat, didapatkan rata-rata penilaian kinerja sebesar 4,028 dengan skala sangat bai
Analisis Risiko Kegagalan Produksi Di UMKM Kenanga Menggunakan Metode Fuzzy Failure Mode and Effect Analysis
Jumlah kecacatan pada UMKM kenanga mengalami ketidakstabilan setiap bulannya dan pada 4 bulan terakhir jumlah persentase meningkat, kecacatan yang terjadi karena berbagai sebab yang perlu untuk diketahui. Penelitian dilakukan dengan tujuan untuk menganalisis terjadinya risiko dalam proses produksi di UMKM Kenanga menggunakan metode Fuzzy FMEA, untuk mengukur prioritas risiko dalam proses produksi, untuk merancang usulan perbaikan proses produksi. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode Fuzzy Failure Mode and Effect Analysis yang didukung dengan software MATLAB. Hasil dari penelitian ini yaitu didapatkan 14 jenis kegagalan yang terjadi dengan 23 penyebab kegagalan pada proses produksinya. Dengan nilai FRPN tertinggi yaitu 840 pada jenis kegagalan melempem dan yang terendah yaitu 304 pada jenis kegagalan tidak seragam. Usulan tindakan perbaikan dengan 5W+1H difokuskan pada peningkatan proses produksi dan pelatihan pekerja. Pelatihan dan kesadaran mereka tentang prosedur kerja yang baik dapat mengurangi kemungkinan terjadinya risiko-risiko yang akan terjadi.
Kata Kunci: Pengendalian Kualitas, Fuzzy FMEA, MATLAB, 5W+1
Analisis Brand Image terhadap Minat Mahasiswa Masuk Perguruan Tinggi menggunakan Metode Cochrand Q Test dan Marketing Mix (Studi Kasus: Mahasiswa S-1 Teknik Industri UIN Suska Riau)
This research aims to analyze the factors that form the brand image of the Department of Industrial Engineering, UIN Suska Riau and design promotional strategies using the Cochran test and Marketing Mix methods. Data was obtained from 100 respondents through a questionnaire. The research results show that there are significant differences between the attributes tested, with the Q value being greater than the X² table value in all tests. The main factors that shape a brand image include reputation, accreditation, teaching staff, quality of education, and student comfort. 7P-based promotional strategy to improve brand image and attract more students
