13 research outputs found

    HUBUNGAN LAMA PENGGUNAAN KB SUNTIK PROGESTIN DENGAN KEJADIAN GANGGUAN SIKLUS MENSTRUASI PADA AKSEPTOR KB SUNTIK PROGESTIN DI BPM WIDYAWATI BANTUL

    Get PDF
    Latar Belakang : Berdasarkan data peserta KB secara Nasional dari Departemen Kesehatan Republik Indonesia tahun 2013, diketahui bahwa angka pengguna kontrasepsi terbesar yaitu suntik sebanyak 2.396.818 peserta (49,35%) dibandingkan dengan kontrasepsi lainya. Angka Kejadian gangguan siklus mestruasi 68,4 %, sindrom premenstruasi didapatkan pada 40% wanita, dengan gejala berat pada 2-10% penderita. Apabila gangguan siklus menstruasi akibat penggunaan kontrasepsi yang tidak ditangani dengan benar atau tidak ditangani dengan segera akan mengakibatkan gangguan kesuburan. Tujuan : Diketahuinya hubungan lama penggunaan KB suntik progestin dengan kejadian gangguan siklus menstruasi pada akseptor KB suntik Progestin di BPM widyawati Bantul. Metode Penelitian: Metode penelitian ini menggunakan metode survey analitik dengan studi dokumentasi. Sampel penelitian sejumlah 130 responden dengan teknik total sampling. Instrumen yang digunakan format pengambilan data dan analisis data yang digunakan adalah Chi-Square. Hasil : Hasil analisis data didapatkan adanya hubungan antara lama penggunaan KB suntik progestin dengan kejadian gangguan siklus menstruasi pada akseptor KB suntik Progestin di BPM widyawati Bantul dengan nilai signifikasi 0.00 dari 0,05 maka Ho ditolak dan Ha diterima, serta keeratan hubungan menunjukan nilai koefisien kontingensi yaitu 0,730 yang artinya keeratan hubungan kuat. Simpulan dan Saran : Ada hubungan yang signifikan antara lama penggunaan KB suntik progestin dengan kejadian gangguan siklus menstruasi pada akseptor KB suntik Progestin di BPM widyawati Bantul. Sehingga diharapkan akseptor KB suntik progestin dapat mengetahui efek samping KB suntik progestin sehingga dapak mengelola gangguan dengan baik

    GAMBARAN KEHAMILAN RISIKO TINGGI

    Get PDF
    Kehamilan resiko tinggi (High Risk Pregnancy) merupakan suatu kehamilan yang membawa ancaman bagi jiwa dan kesehatan ibu dan bayi. kehamilan dengan faktor kehamilan resiko tinggi akan menghadapai suatu ancaman morbiditas maupun mortalitas bagi ibu dan janinnya. Kematian ibu Isbih besar terjadi pada ibu yang sudah mempunyai faktor risiko atau ibu hami! dengan risiko tinggi karena faktor risiko bisa menimbulkan komplikasi daiarr, kehamilan yang bisa menjadi penyebab kematian ibu. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran kehamilan risiko tinggi pada ibu hamil. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian dengan metode literature review atau tinjauan pustaka. Studi literature review adalah penelitian yang berkaitan dengan metode pengumpulan data pustaka, atau pengumpulan sumber kepustakaan yang berhubungan pada sebuah topik tertentu yang bisa didapat dari berbagai sumber, sumber yang dipakai dalam penelitian ini adalah jurnal ilmiah. Hasil pembahasan jurnal yang direview menunjukkan bahwa umur yang terlalu muda atau terlalu tua sangat mempengaruhi kehamilan resiko pada ibu hamil dan ibu primipara, dan jarak kehamilan <1 tahun merupakan kehamilan risiko tinggi. Bagi ibu hamil agar mengatur jumlah anak yang dilahirkan dan menjaga jarak kehamilan <1 tahun, dan bagi tenaga medis agar lebih sering memberikan informasi kepada ibu hamil tentang risiko tinggi kehamilan. Selain itu juga dari jurnal yang telah direview menunjukan adanya pengaruh dari riwayat kehamilan yang lalu dengan kehamilan sekarang dengan kejadian kehamilan resiko. Dan adapun penyakit penyerta yang dapat memicu terjadinya seorang ibu hamil tersebut menjadi kehamilan risiko

    FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PENGGUNAAN KB SUNTIK 3 BULAN

    Get PDF
    Penggunaan alat kontrasepsi merupakan salah satu variabel yang mempengaruhi fertilitas, akseptor memerlukan kontrasepsi dengan kemampuan yang dapat di percayai untuk mencegah kehamilan. Salah satunya adalah pemilihan KB suntik 3 bulan. Hal ini merupakan perkembangan kependudukan dan pembangunan keluarga yang menyebutkan bahwa keluarga berencana adalah upaya untuk mengatur kelahiran anak, jarak dan usia ideal melahirkan, mengatur kehamilan, melalui promosi perlindungan dan bantuan sesuai hak reproduksi untuk mewujudkan keluarga yang berkualitas. Tujuan penelitian ini adalah diketahuinyafaktor-faktor yang berhubungan dengan penggunaan KB suntik 3 bulan. Jenis penelitian ini adalah literature review dimana peneliti akan meneliti hubungan antara faktor umur, pendidikan, paritas dengan penggunaan KB suntik 3 bulan. Pendekatan dalam literature review ini menggunakan strategi secara komprehensif baik nasional maupun internasional, seperti artikel dalam database jurnal penelitian, pencarian melalui internet, tinjauan ulang artikel antara lain Proquest, EBSCO, dan juga Google Scholer. Hasil literature review 10(sepuluh) jurnal menunjukkan bahwa: 1) Ada hubungan faktor umur dengan penggunaan KB suntik 3 bulan, 2) Ada hubungan faktor pendidikan dengan penggunaan KB suntik 3 bulan, dan 3) Ada hubungan faktor paritas dengan penggunaan KB suntik 3 bulan. Simpulan penelitian ini sebagai berikut: 1) Ada hubungan faktor umur dengan penggunaan KB suntik 3 bulan, 2) Ada hubungan faktor pendidikan dengan penggunaan KB suntik 3 bulan, 3) Ada hubungan faktor paritasdengan penggunaan KB suntik 3 bulan. Saran untuk pelaksanaan literature review bagi penelitian selanjutnya adalah dengan menggunakan data base yang lebih banyak sehingga bisa mendapatkan artikel yang lebih banyak dan komprehensif dan batasan tahun pencarian artikel dengan kata kunci uang ditetapkan adalah lima tahun terakhir supaya literature lebih update

    LITERATUR RIVIEW PENGARUH PENYULUHAN SADARI TERHADAP KEMAMPUAN PRAKTIK SADARI REMAJA

    Get PDF
    SADARI ( Pemeriksaan Payudara Sendiri ) merupakan pemeriksaan pada payudara sendiri untuk menemukan benjolan yang abnormal. Banyak wanita yang mengira bahwa pemeriksaan payudara sendiri untuk mendeteksi adanya kanker, pada kenyataan pemeriksaan payudara sendiri yang dilakukan secara rutin memungkinkan wanita untuk mengenali bentuk normal payudaranya, sehingga adanya kelainan atau perubahan pada payudara dapat segera diketahui. Tujuan penelitian yaitu untuk melihat adakah pengaruh penyuluhan SADARI terhadap kemampuan Praktik SADARI. Metode yang digunakan yakni literature review. Jurnal penelitian ini melakukan penyaringan dari google scholar, Pubmed dan JIB sebanyak 10 jurnal masuk kedalam kategori inklusi sehingga dilakukan review jurnal. Kesimpulan penelitian ini yaitu ada pengaruh penyuluhan terhadap kemampuan melakukan SADARI pada remaja putri. Pihak institusi pendidikan dan petugas perencana program di pelayanan kesehatan disarankan saling meningkatkan kerjasama untuk membuat program pendidikan kesehatan khususnya SADARI yang mana masih minimnya pengetahuan remaja

    HUBUNGAN PENGETAHUAN TENTANG DISMINORE DENGAN SIKAP MENGHADAPI DISMINORE PADA SISWI KELAS VIII SMP NEGERI 3 MLATI SLEMAN

    Get PDF
    Dismenorea (nyeri haid) yang berasal dari kram rahim dan terjadi selama menstruas, tahun 2016 angka kejadian dismenore didunia sangat besar menurut data lebih dari 50% perempuan disetiap dunia mengalaminya. Angka kejadian dismenore di Indonesia sebesar 64,52%. Angka kejadian disminore di Provinsi Yogyakarta yang dialami wanita usia produktif sebanyak 52%, Daerah Sleman angka kejadian dysminorhea diperoleh data bahwa yang mengalami dysminorhea sebanyak 88,64% dan yang 11,36% mengatakan tidak mengalami nyeri pada saat menstruasi (Prasetia, 2015). Hubungan pengetahuan tentang disminorea denan sikap menghadapi disminorea pad siswi kelas VIII SMP Negeri 3 Mlati Sleman. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan desain Cross Sectional. Metode pengumpulan data menggunakan data primer dengan instrument kuisioner. Populasi dalam penelitian ini berjmlah 61 siswi kelas VIII SMP negeri 3 Mlati Sleman, teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini adalah total sampling. Analisa data menggunakan uji Spearman`s Rho.Hasil analisa uji statistik diperoleh nilai P-Value yaitu 0,046 yang memiliki nilai <0,05 dengan Correlation Coefficien sebesar 0,257. Saran untuk responden diharapkan dapat siswi-siswi SMP Negeri 3 Mlati Sleman untuk lebih bisa menyikapi dalam menghadapi disminor

    LITERATURE REVIEW FAKTOR – FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEJADIAN PERSALINAN PREMATUR

    Get PDF
    Organisasi kesehatan dunia WHO Mendefinisikan kelahiran prematur sebagai kelahiran yang terjadi sebelum 37 minggu kehamilan. Kelahiran prematur berdampak pada buruknya kualitas hidup bayi. Kelahiran prematur merupakan salah satu penyumbang terbesar pada mortalitas perinatal dan mordibitas neonatus, baik jangka pendek maupun jangka panjang. Sekitar 19% kematian neonatal di indonesia disebabkan oleh komplikasi kelahiran prematur. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor – faktor yang mempengaruhi kejadian persalinan prematur. Metode penelitian ini adalah literature review menggunakan 10 jurnal sesuai kriteria dengan judul dan dianalisis, kata kunci yaitu kesesuaian dengan faktor – faktor yang mempengaruhi kejadian persalinan prematur seperti usia ibu, paritas, riwayat kelahiran prematur sebelumnya, jarak hamil yang terlalu dekat, anemia. Hasil : Literature review sepuluh jurnal didapatkan hasil bahwa terdapat pengaruh faktor usia ibu, faktor paritas, terdapat pengaruh faktor riwayat persalinan prematur sebelumnya, terdapat pengaruh faktor jarak hamil terlalu dekat, dan terdapat pengaruh faktor anemia dengan kejadian persalinan prematur. Kesimpulan penelitian ini adalah faktor usia ibu, paritas, riwayat kelahiran prematur sebelumnya, jarak hamil yang terlalu dekat dan anemia merupakan faktor yang mempengaruhi kejadian persalinan prematur. Saran: pada penelitian ini diharapkan dapat berguna untuk menambah wawasan tentang faktor – faktor yang mempengaruhi persalinan prematur

    HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN TENTANG PERSONAL HYGIENE DENGAN KEJADIAN KEPUTIHAN PADA SISWI KELAS XI DI SMA NEGERI 2 YOGYAKARTA TAHUN 2009

    Get PDF
    Kesehatan reproduksi pada remaja tidak jauh dari kesehatan dibidang kebidanan dan kandungan. Hingga sampai saat ini masih banyak dijumpai berbagai macam penyakit infeksi yang mengganggu alat reproduksi (alat genital) wanita. Pada masa remaja harus ditekankan bagaimana cara menghindari bahaya infeksi alat reproduksi seperti ISK(Infeksi Saluran Kencing), endometriosis, ca serviks dan keputihan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan tingkat pengetahuan tentang personal hygiene dengan kejadian keputihan pada siswi kelas XI di SMA Negeri 2 Yogyakarta tahun 2009. Penelitian ini menggunakan metode observasi korelasi dengan pendekatan cross sectional. Pengumpulan data menggunakan kuesioner. Populasi yang diambil dalam penelitian ini adalah siswi putri kelas XI SMA Negeri 2 Yogyakarta tahun 2009 sebanyak 130 siswi. Metode pengambilan sample dengan cara sampling random , sehingga didapatkan jumlah sample 33 orang. Uji statistik non parametris yaitu dengan teknik korelasi kendall tau didapatkan τsebesa r -0,374 dengan taraf signifikansi (p) 0,024 sehingga memberikan kesimpulan bahwa terdapat hubungan yang signifikan dan negatif antara tingkat pengetahuan tentang personal hygiene dengan kejadian keputihan pada siswi kelas XI di SMA Negeri 2 Yogyakarta tahun 2009. Saran bagi responden yaitu Agar dapat meningkatkan pengetahuan tentang personal hygiene terutama untuk mencegah terjadinya keputihan. Bagi Guru SMA Negeri 2 Yogyakarta agar menyediakan sumber-sumber informasi tentang kesehatan reproduksi terutama tentang personal hygiene dan keputiha

    FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI POLA MAKAN PADA ANAK BALITA DI POSYANDU “DAHLIA” DUSUN LODOYONG LUMBUNGREJO TEMPEL SLEMAN YOGYAKARTA

    Get PDF
    Masalah gizi ganda yaitu gizi kurang dan lebih sampai saat ini merupakan salah satu faktor penyebab tingginya angka morbiditas dan angka mortalitas pada anak balita. Kedua masalah gizi tersebutdapat disebabkan oleh akibat pola makan yang tidak baik. Penelitian ini dilakukan di Posyandu “Dahlia” Dusun Lodoyong, Lumbungrejo, Tempel, Sleman, Yogyakarta. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan diketahuinya faktor-faktor yang mempengaruhipola makan pada anak balita ditinjau dari faktor internal dan eksternal di Posyandu “Dahlia” dusun Lodoyong, Lumbungrejo, Tempel, Sleman, Yogyakarta tahun 2012. Penelitian ini bersifat deskriptif dengan pendekatan waktu cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ibu yang mempunyai anak balita di dusun Lodoyong ,Lumbungrejo, Tempel, Sleman, Yogyakarta. Sampel yang diambil sebanyak 31 responden. Alat pengumpulan data yang digunakan adalah kuisioner, analisis datanya menggunakan uji statistic univariat yaitu prosentase dihubungkan dengan teori dan penelitian lain. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa faktor yaitu faktor umur anak adalah sebagian besar anak berusia 1-3 tahun yaitu berjumlah 23 anak (74,20%), dan sisanya adalah berumur 4-5 tahun yaitu 8 anak (25,80%). Aktivitas anak, seluruh balita yang berjumlah 31 anak (100 %) anak aktif, banyak melakukan aktivitas seperti bermain, berlari dan berolahraga. Kesehatan anak, sebagian besar atau 23 anak (74,20%) dalam 2 bulan terakhir jarang atautidak pernah sakit dan ada 8 anak (25,80% ) sering menderita penyakit yang mempengaruhi nafsu makan. Faktor eksternalnya yaitu tingkat pendapatan ibu yang sebagian besar dibawah UMR, sebagian besar ibu tidak bekerja, tingkat pendidikan ibu yang tamatan SMA, jumlah anak dalam keluarga 1-2 dan tingkat pengetahuan ibu yang pernah mendapatkan penyuluhan tentang gizi. Saran bagi ibu yang mempunyai anak balita agar meningkatkan dalam pengasuhan anak terutama pada pola makannya agar gizi anak sesuai dengan usianya

    GAMBARAN FAKTOR-FAKTOR YANG MENDUKUNG PERILAKU MEROKOK PADA REMAJA KELAS X DI SMK MUHAMMADIYAH 3 YOGYAKARTA TAHUN 2011

    Get PDF
    INTISARI Perilaku merokok sudah menjadi fenomena yang sering terjadi khususnya di usia remaja. Setiap tahunnya jumlah perokok remaja bukan mengalami penurunan akan tetapi semakin bertambah banyak karena perilaku merokok pada remaja umumnya semakin lama akan semakin meningkat sesuai dengan tahap perkembangannya. Penelitian dilakukan di SMK Muhammadiyah 3 Yogyakarta yang sebagian besar siswanya merokok dan merupakan sekolah yang kental dengan ajaran agamanya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi perilaku merokok pada remaja. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif (non analitik) dengan metode pengambilan data cross sectional. Penelitian ini dilakukan pada tanggal 27 Februari 2012. Populasi penelitian adalah remaja kelas X yang merokok sebanyak 108 remaja, dan jumlah sampel penelitian sebanyak 34 remaja yang diambil secara cluster random sampling yang setiap kelasnya diambil 2 responden. Pengambilan data menggunakan kuesioner tertutup. Data dianalisa menggunakan distribusi frekuensi. Hasil penelitian diperoleh 79,4% faktor lingkungan pergaulan, 82,4% faktor lingkungan keluarga, 94,1% faktor lingkungan sekolah, dan 50% faktor spiritual tidak mendukung perilaku merokok pada remaja kelas X di SMK Muhammadiyah 3 Yogyakarta. Sedangkan faktor citra rokok mendukung perilaku merokok pada remaja kelas X di SMK Muhammadiyah 3 Yogyakarta dengan jumlah 11,8%. Kata kunci: lingkungan, pergaulan, keluarga, sekolah, citra rokok, spiritual, perilaku merokok remaj

    HUBUNGAN KEPATUHAN MINUM TABLET ZAT BESI DENGAN KADAR HEMOGLOBIN PADA IBU HAMIL TRIMESTER III DI BPS YUNI ASTUTI BAEROZI TAHUN 2010

    Get PDF
    Angka Kematian Ibu (AKI) dan Angka Kematian Bayi (AKB) di Indonesia menurut Survei Demografi Kesehatan Indonesia (SDKI) tahun 2007, AKI sebanyak 228 per 100.000 kelahiran hidup dan AKB sebanyak 26 per 1.000 kelahiran hidup. Anemia merupakan salah satu penyebab kematian ibu saat hamil ataupun melahirkan. Salah satu faktoryang mempengaruhi anemia pada kehamilan adalah kepatuhan minum tablet zat besi. Penelitian ini dilaksanakan di BPS Yuni A. Baerozi pada bulan April sampai bulan Juli 2010 yang bertujuan untuk diketahuinya hubungan kepatuhan minum tablet zat besi dengan kadar hemoglobin pada ibu hamil trimester III di BPS Yuni A. Baerozi tahun 2010. Jenis penelitian ini non eksperimen korelasional, dengan metode survey dengan pendekatan waktu cross-sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ibu hamil trimester III yang memeriksakan kadar hemoglobinnya. Teknik pengambilan sampel yaitu menggunakan Accidental sampling dengan jumlah responden ada 15 responden. Alat pengumpulandata adalah kuisioner telah di uji validitas dan reliabilitasnya dan pengukuran kadar hemoglobin secara langsung dengan Hb Sahli. Analisa hubungan dua variabel menggunakan rumus Kendal Tau. Hasil penelitian menunjukan ada hubungan kepatuhan minum tablet zat besi dengan kadar hemoglobin pada ibu hamil trimester III di BPS Yuni A. Baerozi, dengan nilai τ hitung 0,644 (τhitung > τtabel), dengan nilai signifikansi 0,011 (p<0,05). Saran bagi tenaga kesehatan khususnya bidan untuk lebih memperhatikan bagaimana kepatuhan ibu hamil dalam minum tablet zat besi, salah satunya dengan menggunakan lembar pemantauan kadar Hb
    corecore